<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752</id><updated>2012-02-15T23:49:09.824-08:00</updated><title type='text'>CIPOHO - KOTA SUKABUMI DAN KUALA ALAM -  KOTA BENGKULU(SUNDA - SERAWAI)</title><subtitle type='html'>---------------&amp;gt; IMAH PANGANCIKAN RAGA, BASA PANGANCIKAN RASA, SUNDA PENGANCIKAN KULA&amp;lt;----------------- SUKABUMI : Jalan Pelabuhan Gang Sejahtera IV No. 44 CIPOHO-SUKABUMI 43142 PROPINSI JAWA BARAT, (ALAMAT SEKARANG DI BENGKULU : Jalan Batang Hari VI NO. 8 KUALA ALAM - PADANG HARAPAN - KOTA BENGKULU - PROVINSI BENGKULU</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>560</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3275439196202994067</id><published>2012-01-27T03:53:00.000-08:00</published><updated>2012-01-27T04:03:20.185-08:00</updated><title type='text'>Mendikbud Lantik Dirjen PAUD dan Tiga Rektor PTN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-agONB2CPwu8/TyKRjKOzlCI/AAAAAAAABBA/6Eq_4BGKSeA/s1600/Prof.%2BHawadi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-agONB2CPwu8/TyKRjKOzlCI/AAAAAAAABBA/6Eq_4BGKSeA/s200/Prof.%2BHawadi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702280111432373282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh melantik Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Prof. Lydia Freyani Hawadi, Jumat (27/01), di gedung Kemdikbud. Berbarengan dengan pelantikan tersebut, dilantik juga Anna Erliyana, sebagai Staf Ahli Bidang Hukum Kemdikbud,  Kacung Marijan sebagai Staf Ahli Bidang Kerjasama Internasional Kemdikbud, dan tiga pimpinan perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pimpinan perguruan tinggi tersebut adalah Aulia Tasman sebagai Rektor Universitas Jambi masa jabatan 2012-2016, menggantikan Kemas Arsyad Somad, Moh Hasan sebagai Rektor Universitas Jember masa jabatan 2012-2016 menggantikan Tarsicius Sutikto, dan RD Kusumanto kembali dilantik sebagai Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya masa jabatan 2012-2016 yang merupakan masa jabatan ke-dua kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Mendikbud meminta Dirjen PAUD yang baru untuk menjiwai tugas barunya. Dari 29 juta anak-anak berusia di bawah lima tahun, angka partisipasinya sekarang baru 58 persen, ditargetkan menjadi 75 persen pada 2015 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Karena anak-anak itu adalah generasi yang kita siapkan sebagai penerus kita nanti, dan kado untuk 100 tahun kemerdekaan kita pada 2045 nanti,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendikbud juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rektor-rektor yang telah usai masa jabatannya. Mendikbud berharap agar para rektor dan direktur yang baru saja dilantik ini bisa meneruskan perjuangan mereka, dan menghasilkan dunia perguruan tinggi yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perguruan tinggi adalah jenjang tertinggi di dunia pendidikan, pusat kemuliaan negara,” ujar mantan Menkominfo ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendikbud menekankan agar perguruan tinggi menjaga keramahan sosialnya. Jangan sampai ada mahasiswanya yang dikeluarkan karena tidak mampu secara ekonomi. “Tidak boleh mereka (mahasiswa) didrop-out karena miskin, mereka bisa di DO jika tidak mampu secara akademik,” tegas mantan Rektor ITS ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain masalah keramahan sosial, Mendikbud juga menginginkan agar perguruan tinggi bisa lebih intensif berdialog dengan mahasiswanya. Karena menurutnya, mahasiswa merupakan anak bangsa yang patut diberi kasih sayang, perhatian, dan didengarkan aspirasinya. &lt;br /&gt;Lydia Freyani Hawadi, Prof, Dr, Psikolog &lt;br /&gt;Tempat Tanggal Lahir : Bandung, 22 Maret 1957&lt;br /&gt;Email                 : akbarhawadi@yahoo.com&lt;br /&gt;Matakuliah yang diajarkan: Manusia dalam Perspektif Psikologi Barat(Aline)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3275439196202994067?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3275439196202994067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3275439196202994067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3275439196202994067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3275439196202994067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2012/01/mendikbud-lantik-dirjen-paud-dan-tiga.html' title='Mendikbud Lantik Dirjen PAUD dan Tiga Rektor PTN'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-agONB2CPwu8/TyKRjKOzlCI/AAAAAAAABBA/6Eq_4BGKSeA/s72-c/Prof.%2BHawadi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6664092165202096170</id><published>2012-01-19T07:27:00.000-08:00</published><updated>2012-01-19T07:36:12.245-08:00</updated><title type='text'>Pentingnya PAUD dalam Tumbuh Kembang Anak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-0vyhor8BnWA/Txg4S350k7I/AAAAAAAABAo/UeCgO9j46t8/s1600/bayi%2Blucu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 139px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-0vyhor8BnWA/Txg4S350k7I/AAAAAAAABAo/UeCgO9j46t8/s200/bayi%2Blucu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5699367225332634546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat anak dilahirkan, ia sudah dibekali Allah SWT dengan struktur otak yang lengkap, namun baru mencapai kematangannya pada saat setelah di luar kandungan. Bayi yang baru dilahirkan memiliki lebih dari 100 miliar neuron dan sekitar satu triliyun sel glia yang berfungsi sebagai perekat serta synap (cabang – cabang neuron) yang akan membentuk bertrilyun – trilyun sambungan antar neuron yang jumlahnya melebihi kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya sambungan antar sel otak inilah yang akan menentukan tingkat kompleksitas kemampuan berpikir atau kecerdasan seseorang. Dengan kata lain, semakin banyak sambungan antar otak yang terjadi, akan semakin cerdaslah pemiliknya. Sebaliknya apabila ada bagian otak yang tidak digunakan, maka sel – sel bagian otak itu akan termusnahkan (antrophy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbentuknya sambungan sel–sel otak anak itu harus ada rangsangan dari luar. Rangsangan tersebut diterima oleh indera, selanjutnya dapat mengaktifkan sel–sel otak. Semakin banyak indera yang diaktifkan, semakin banyak pula rangsangan yang dapat diterima oleh anak. Menurut teori lama, diantara lima indera yang biasa disebut sebagai ‘pancaindera’ indera penglihatan yaitu mata, mempunyai peran yang paling besar. Jika misalnya indera mata tidak dapat berfungsi lagi, misalnya buta, maka fungsi dari mata tersebut didistribusikan ke indera – inderayang lain, hingga fungsinya semakin kuat. Kejadian seperti ini di dalam ilmu jiwa dikenal dengan istilah ‘fikariat pancaindera’. Dalam contoh sehari–hari orang ynag matanya tidak berfungsi lagi mempunyai kelebihan dapat mendengarkan secara lebih cermat, misalnya mampu menjadi penyetem alat musik. Pemijat tuna netra dapat merasakan dengan indera rabaannya lebih cermat dibanding dengan orang awas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan–permainan yang diciptakan oleh para ahli dimaksudkan untuk memperkuat fungsi indera. Ditinjau dari pemberian rangsangan untuk mendukung perannya meningkat kecerdasan anak, latihan tersebut sungguh sangat relevan dengan peran yang lebih yaitu belajar, penambahan ilmu pengetahuan dan perolehan hasil pembelanjaran yang lain. Apabila indera fungsi secara maksimal ketika anak mengikuti pengembangan diri, pasti apa yang diperoleh menjadi maksimal pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalihan Tugas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipungkiri bahwa kian hari semakin banyak yang tidak diajarkan orang tua kepada anak – anaknya. Terutama yang masih berusia dini. Hanya selang 3–4 bulan sejak kelahirannya, bayi – bayi mungil itu sudah ‘diserahkan’ oleh ibunya kepada para pengasuh anak atau baby sitter. ‘ harus kembali sibuk mencari uang ( untuk anaknya/), itulah alasan yang kerap diuangkapakan. Benarkah demikian? Denghan logika sederhana, alasan ini sangat mudah dipatahkan. Karena bila sang ibu sampai harus ikut mencari uang, berarti keluarga tersebut sedang kekurangan uang. Dengan kondisi seperti ini, pastilah ia tidak akan mampu menggaji pembantu, tetapi kenyataannya mereka tinggal di perumahan yang layak bahkan mewah dan bisa menggaji pe,bantu (bahkan lebih dari satu). Lalu mengapa mereka tetap sibuk mencari uang? Tidak tertutup kemungkinan, karena tidak ingin obsesi privadinya terganggu oleh kesibukan mengasuh dan mendidik anak. Akibatnya, segeralah bayi mungilnya melewatkan hari – hari bersama si pengasuh asyik menonton sinetron atau acara tv yang tidak sesuai untuk pandangan si kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua hanya bisa terkaget – kaget ketika bayi mungilnya mengucapkan kata – kata atau pun melakukan tindakan yang tidak pantas diucapkan / dilakukan oleh anak seusianya. Tidaklah aneh bila anak menjadi lebih mendengarkan kata pengasuhnya dari pada nasihat orang tuanya. Bila tidak demikian, proses pendidikan anaknya, diserahkan pada guru. Semakin trend, anak–anak usia 4 tahun sudah disibukkan dengan aneka jadwal les. Bahkan anak – anak (tepatnya bayi) yang belum juga genap 1 tahun sudah dimasukkan sekolah. Mereka mempelajari keterampilan hidup seperti berjalan, makan, minum, tidur, buang air kecil,dsb. Dari para guru. Sangat menyedihkan. Sebab sesungguhnya, orang tualah guru terbaik bagi anak usia dini. Ada sentuhan kasih, yang tidak dapat digantikan ibu guru. Sambil mandi ibu bisa mengajar anak tentang kebersihan, kesehatan, anatomi tubuh, berbahasa (asing), berhitung, menulis bahkan pelajaran agama. Sambil memasak, ibu bisa berhitung, mengenal warna, mengenal bentuk, mencintai tanaman,dsb. Sambil menonton televisi, ibu bisa mengasah imajinasi anak,meningkatkan kesokatannya,dsb. Karena semua tu diajarkan dirumah, dalam suasana bermain, oleh sosok yang sangat dekat dengan anak, dalam suasana yang santai dan penuh kasih sayang, yang tidak terbatasi oleh waktu dan sangat fleksibel maka potensi keberhasilannya lebih besar. Terl;ebih bila hal – hal tersebut diajarkan pada saat tepat, yaitu masa pekanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuh Kembang Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua dan orang–orang yang terdekat dengan kehidupan anak, memberi pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbyhan dan perkembangan anak. Hasil penelitian yang dilakukan The Reiner Foundation,menyebutkan 10 hal yang dapat dilakukan orang tua untuk meningkatkan status kesehatan dan perkembangan otak. Hal itu dilakukan dengan cara memberi pengalaman langsung dengan menggunakan inderanya (penglihatan, pendengaran, perasa, peraba, penciuman), interaksi melalui sentuhan, pelukan, senyuman, nyanyian, mendengarkan dengan penuh perhatian, menanggapi ocehan anak, mengajak bercakap–cakap dengan suara yang lembut, dan memberikan rasa aman. Sentuhan – sentuhan tersebut sangat membantu dalam menstimulasi otak menghasilkan hormon yang diperlukan dalam perkembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertitik tolak dari hal ini, pendidikan dalam kerangka pembentukan kebisaan berpikir dan bertindak anak haerus mensinergikan aspek–aspek tumbuh kembang anak. Aspek–aspek tumbuh kembang anak yang harus dikembangkan mencakup aspek : a) perkembangan keimanan dan ketaqwaan, b) perkembangan budi pekerti, c) perkembangan sosial – emosional, d) perkembangan disiplin, e) perkembangan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi, f) perkembangan daya pikir, g) perkembangan seni dan kreativitas, serta, h) perkembangan kesehatan jasmani, termasuk fisik. Pengelompokkan aspek–aspek tumbuh kembang sebagaimana disebutkan di atas adalah untuk mempermudah pengukuran hasil belajar dalam upaya pembentukan kebiasaan berpikir dan bertindak sebagai hasil dari proses pembelanjaran dalam mencapai tujuan pendidikan. Kebiasaan berpikir dan bertindak sebagai refleksi dari pemiliknya sejumlah kemampuan berupa pengetahuan, keterampilan, dan nilai – nilai dasar perlu dilakukan sejak tahun – tahun pertama kehidupan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Pengamatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengamatan menjadi langkah penting yang dilakukan dalam PAUD. Pengamatan ketika anak diajar mengambil air minum, yang mengamati btul atau salah bukan hanya guru saja, tetapi beberapa anak yang lain disuruh mengamati. Sesudah itu anak ditanya, apakah langkahnya benar, apakah cara tiap – tiap langkah juga sudah benar. Dengan metode pengamatan seperti ini anak akan mendapatkan nilai tambah yang lain. Ketika masing – masing anak ditanya apakah cara mengambil air minum sudah benar atau belum, selain anak lebih memahami cara yang benar, juga ada kesempatan untuk berlatih mengeluarkan pendapat, atau lebih sederhananya, berlatih berbicara. Dalam berlatih berbicara tersebut, pasti mau tidak mau akan tergeraklah kerja otak anak yang bersangkutan. Pengamatan terhadap kegiatan , guru dapat menggunakannya terhadap hampir semua perilaku anak di sekolah. Misalnya di kelas, setiap kegiatan dapat diamati oleh anak lain. Waktu makan kue,tidak lupa guru dapat meminta anak untuk mengunyahnya secara pelan – pelan sambil dirasakabn, ada rasa apa sajakah yang terdapat di dalam kue, asin, asam, manis , pedas. Di luar negeri, metode pengamatan bagi anak usia dini sangat diutamakan dan ditekankan sekali dalam kebijakan pendidikan. Dalam kegiatan bermain misalnya, anak bukan hanya diberi alat – alat langsung bermain, tetapi terlebih dahulu diminta mengamati alat – alat yang akan dipakai, disuruh menyebutkan apa warnanya. Bentuk alat itu seperti apa, dan bagaimana cara menggunakan dalam permainan. Diyakini oleh mereka, bahwa dengan mengamati secara cermat apa yang dilihat, otak anak pasti akan aktif, sehingga sambungan sel otak dengan sel yang akan menjadi efektif. Demikian juga dengan peningkatan fungsi pendengaran, perabaan, dan fungsi indera yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan berpikir melalui penajaman pengamatan ini dapat dilakukan dengan maksud melatih satu indera atau semua indera sekaligus. Pada waktu guru memberi sebuah alat untuk bermain, misalnya bel yang digunakan untuk memperhatikan bentuknya, kemudian dibunyikan untuk mendengarkan suara bel mulai dari yang kurang nyaring, berangsur – angsur makin nyaring, dan dari pelan menuju cepat. Jadi dari media bel saja guru dapat menyuruh anak usia dini mengamati dengan menggunakan indera mata, telinga, dan perabaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode pengamatan ini dapat dilakukan melalui kerjasama antara guru dengan orang tua. Dalam catatan prestasi dari guru. Mungkin ada sebaiknya terdapat rincian tentang kemampuan anak usia dini dalam mengucap, mengamati, dengan mata, dengan indera telinga, dan sebagainya. Mungkin untuk sementara waktu orang tua kurang menyetujui penggunaan metode ini, tetapi apabila sudah mulai diperkenalkan, lama kelamaan akan diterima, dan akan ikut membiasakannya di rumah. Sumber : Karangasem&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6664092165202096170?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6664092165202096170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6664092165202096170' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6664092165202096170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6664092165202096170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2012/01/pentingnya-paud-dalam-tumbuh-kembang.html' title='Pentingnya PAUD dalam Tumbuh Kembang Anak'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-0vyhor8BnWA/Txg4S350k7I/AAAAAAAABAo/UeCgO9j46t8/s72-c/bayi%2Blucu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-7953288248477145936</id><published>2012-01-05T03:25:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T03:27:18.302-08:00</updated><title type='text'>Mantan Wakil Ketua KPK Jabat Plt Irjen Kemdikbud</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-UwuxQY7aiCw/TwWJD8122TI/AAAAAAAABAc/EcCxoTffokc/s1600/haryono-umar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-UwuxQY7aiCw/TwWJD8122TI/AAAAAAAABAc/EcCxoTffokc/s200/haryono-umar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5694108004844493106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;akarta – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Haryono Umar akan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur  Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2 Januari 2012.  “Alhamdulillah kami kedatangan satu tenaga baru, yaitu Pak Haryono Umar,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh saat jumpa pers, Jumat (30/12) pagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pelaksana tugas, Haryono diberi tugas untuk membangun sistem antikorupsi di Kemdikbud, dengan pendidikan antikorupsi sebagai bagian dari karakter yang selama ini telah dibangun dan dirintis. Mendikbud meminta agar karakter antikorupsi diperkuat melalui proses pembudayaan di dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Menteri Nuh, dunia pendidikan melekat pada diri Haryono. “Beliau rencananya mau mengajar kembali, jadi sekalian juga jadi Irjen,” ujarnya. Haryono telah menyelesaikan pendidikan jenjang doktoralnya di Universitas Padjajaran di bidang ilmu akuntansi. Sebelumnya, Haryono meraih gelar master of science di bidang akuntansi dari Universitas Houston, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan antikorupsi penting ditanamkan terutama di dunia pendidikan. Jika setiap lulusan bisa dibekali dengan pendidikan antikorupsi, hasilnya diharapkan akan luar biasa.  Menteri Nuh berharap, generasi mendatang akan menganggap korupsi merupakan hal yang aneh dan terbentuk identitas baru yang bersih dari korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya mengenai diangkatnya Haryono menjadi Irjen terkait dengan adanya beberapa kasus korupsi di Kemendikbud, Menteri Nuh membantahnya. "Kami tidak akan intervensi proses hukum di kejaksaan, kepolisian maupun di KPK. Kami mengedepankan preventif, jangan sampai kawan-kawan kita terjebak dalam proses hukum tersebut. Kehadiran Pak Haryono untuk mendampingi kami agar tetap pada koridor dan sesuai aturan," kata Nuh. (Aline)&lt;br /&gt;Sumber : http://kemdiknas.go.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-7953288248477145936?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/7953288248477145936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=7953288248477145936' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7953288248477145936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7953288248477145936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2012/01/mantan-wakil-ketua-kpk-jabat-plt-irjen.html' title='Mantan Wakil Ketua KPK Jabat Plt Irjen Kemdikbud'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-UwuxQY7aiCw/TwWJD8122TI/AAAAAAAABAc/EcCxoTffokc/s72-c/haryono-umar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3262282383817660596</id><published>2012-01-01T01:41:00.000-08:00</published><updated>2012-01-01T01:46:57.830-08:00</updated><title type='text'>TAHUN BARU 2012</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-v-W5UjIZzUg/TwAriSbfHeI/AAAAAAAABAQ/CeGq1nWPih8/s1600/blogger.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 122px; height: 159px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-v-W5UjIZzUg/TwAriSbfHeI/AAAAAAAABAQ/CeGq1nWPih8/s200/blogger.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692597797058977250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, pergantian tahun merupakan saat yang dinanti-nanti, namun bagi sebagian lagi masih diliputi tanda tanya bagaimana kondisi tahun depan. Setiap pergantian tahun, selalu diikuti dengan refleksi dan resolusi baru. Luangkan waktu untuk melihat kembali apa yang sudah kita raih dalam satu tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIDUPKAN IMPIAN BARU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tahun baru, sebaiknya segera menetapkan impian baru. Apakah itu menghidupkan kembali impian lama yang belum terwujud atau benar-benar menetapkan impian baru yang hendak diraih di tahun 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah menetapkan impian. Menghidupkan impian akan memberikan banyak manfaat bagi kita. Karena memiliki impian akan memberi motivasi bagi kita untuk bertindak mewujudkannya. Memiliki impian dapat menjadi arah bagi kita untuk melangkah kedepan. Bahkan menghidupkan impian seperti membangkitkan energi dari dalam diri, dapat menjadi pendorong bagi kita untuk memperkuat diri dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.Memiliki impian dapat memberi kita dorongan untuk hidup lebih terencana, hidup lebih efisien guna merealisasikan mimpi kita. Mimpi dapat menjadi pendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang terarah demi merealisasikan impian.Dengan impian akan menghidupkan harapan. Dengan harapan akan melahirkan tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RENCANA DAN TINDAKAN&lt;br /&gt;Setelah memiliki impian, langkah berikutnya yang sangat penting adalah memvisualisasikan impian tersebut menjadi sebuah tujuan yang jelas dan rinci. Kemudian mulailah menyusun rencana dan strategi untuk melakukan tindakan-tindakan dalam merealisasikan impian tersebut. Dengan demikian memiliki kejelasan impian sangatlah penting dalam membantu memudahkan menyusun rencana rinci dan tindakan yang diperlukan.Ingatlah bahwa impian tanpa rencana dan tindakan hanyalah sekedar impian. Ketika sudah menetapkan impian, menyusun rencana, berusahalah dalam tindakan selalu fokus pada impian dan rencana kita. Dengan fokus akan menjadi lebih bersemangat, lebih terarah dan melahirkan kreativitas untuk mencari berbagai cara baru dalam merealisasikannya. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hal itu dilakukan secara konsisten dan terarah, kita akan menikmati hasilnya di tahun mendatang. Arahkan hati dan pikiran kita tentang indahnya meraih kesuksesan dalam merealisasikan impian kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3262282383817660596?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3262282383817660596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3262282383817660596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3262282383817660596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3262282383817660596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2012/01/tahun-baru-2012.html' title='TAHUN BARU 2012'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-v-W5UjIZzUg/TwAriSbfHeI/AAAAAAAABAQ/CeGq1nWPih8/s72-c/blogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3344722874196467650</id><published>2011-12-26T21:04:00.000-08:00</published><updated>2011-12-26T21:07:11.180-08:00</updated><title type='text'>Pendidikan dan Proses Humanisasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-5gAnLMUOVjc/TvlScl_5NwI/AAAAAAAABAE/nkYdvbALGIQ/s1600/cs-67-anaksufi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-5gAnLMUOVjc/TvlScl_5NwI/AAAAAAAABAE/nkYdvbALGIQ/s200/cs-67-anaksufi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5690670255349249794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah sebagai makhluk sosial ( Homo Sosius ), yang dibekali Tuhan dengan akal, di mana akal akan menjadikan manusia mengetahui segala sesuatu. Sesuatu yang sepele terkadang terlupakan begitu saja dalam kehidupan. Manusia sering terfokus kepada persoalan besar, namun sering kali terlena pada permasalahan yang sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal bila ditinjau secara filosofis, akan menjadi fondasi untuk membangun kesadaran intelektual. Maka dari itu manusia seharusnya memahami hakekat diri dan lingkungan dalam proses perubahan. Proses penyadaran di sini menjadi amat penting di dalam kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan merupakan proses yang dilakukan oleh sebagian masyarakat di belahan dunia manapun. Namun pendidikan yang diharapkan sebagai bagian dari proses kehidupan yang dapat mengentaskan manusia dari penindasan dan kesengsaraan ternyata menjadi bagian yang menindas manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu bagaimana sekarang memposisikan proses pembelajaran sebagai hal yang suci dan sesuai dengan harapan masyarakat, yaitu sebuah proses pembelajaran yang tidak menindas dan tidak ada yang tertindas. Ketika seseorang merasakan hak-haknya dirampas, maka seharusnya ia menuntut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya tidak ada yang dapat mengubah nasib kita kecuali diri kita sendiri. Oleh karena itu, setiap manusia harus berusaha keluar dari segala bentuk penindasan dan berusaha memerangi setiap bentuk penindasan. Selama ini kita melihat penindasan justru lahir dari dunia pendidikan yang selama ini kita banggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah selama ini dijadikan sebuah pabrik, di mana lulusan-lulusannya siap menjadi tenaga kerja siap pakai. Maka sebagian fungsi sekolah yang ada di Indonesia tidak lebih hanya sebagai cara untuk mencari bekal untuk kerja. Tidak mengherankan ketika siswa tidak menjadi semakin cerdas, tapi menjadi semakin beringas dan brutal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawuran pelajar terjadi dimana-mana dan banyak sekali penyalahgunaan NARKOBA yang dilakukan oleh pelajar. Hal itu merupakan bukti ketidakberhasilan sekolah untuk membentuk siswa menjadi manusia pembelajar. Pembelajar adalah individu-individu yang dapat memilah dan memilih mana yang baik dan yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh di atas merupakan pertanda bahwa pendidikan hanya dijadikan ajang penindasan bagi siswa. Erat kaitannya dengan hal tersebut, Freire yang adalah seorang tokoh pendidikan menggagas adanya concientizacao ( kesadaran untuk melakukan ). Concientizacao adalah kesadaran untuk melakukan pembelaan kemanusiaan. Dapat memberantas buta huruf di kalangan orang dewasa misalnya, dimaknai sebagai usaha membebaskan manusia dari belenggu kebodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freire mengklarifikasikan kesadaran dalam tiga hal. Pertama, kesadaran magis ( magical conciousness ) yaitu kesadaran yang tidak mampu melihat kaitan antara satu faktor dengan yang lainnya, dalam hal ini melihat faktor di luar manusia. Kedua, kesadaran naf ( Naival consciousness ) yaitu manusia menjadi akar penyebab masalah masyarakat. Ketiga, kesadaran kritis ( critical conciousness ) yaitu sistem dan struktur sebagai sumber masalah. Kritis penyadaran struktur dan sistem politik, sosial, ekonomi, budaya pada masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa kritisme sangatlah penting di dalam pelembagaan penyadaran masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kenyataan tidak harus menjadi suatu keharusan. Jika kenyataan menyimpang dari keharusan, maka tugas manusia untuk merubahnya, agar sesuai dengan apa yang seharusnya. Kenyataan tersebut sering disebut dengan fitrah. Fitrah manusia sejati adalah pelaku ( subyek ), bukan obyek atau penderita. Fitrah manusia adalah menjadi merdeka dan menjadi bebas. Kesemuanya itu sering disebut dengan tujuan humanisasi Freire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freire juga menyebutkan pendidikan seharusnya berorientasi kepada pengenalan realitas dari manusia dan dirinya. Hal itu berarti bahwa pendidikan bukan hanya sebagai ajang transfer of knowledge akan tetapi bagaimana ilmu pengetahuan dijadikan sarana untuk mendidik manusia agar mampu membaca realitas sosial. Hal ini juga didukung oleh Lodge yang menyatakan life is education, education is life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penulis adalah Benny Setiawan, mahasiswa fakultas Syari'ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3344722874196467650?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3344722874196467650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3344722874196467650' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3344722874196467650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3344722874196467650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/12/pendidikan-dan-proses-humanisasi.html' title='Pendidikan dan Proses Humanisasi'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5gAnLMUOVjc/TvlScl_5NwI/AAAAAAAABAE/nkYdvbALGIQ/s72-c/cs-67-anaksufi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3763147914892969222</id><published>2011-12-25T02:16:00.000-08:00</published><updated>2011-12-26T21:01:21.519-08:00</updated><title type='text'>Istriku Bukan Bidadari, Tapi Aku Pun Bukan Malaikat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-BYI9_aFDOpM/TvlRHAfSPiI/AAAAAAAAA_4/nsYOKqupySQ/s1600/Foto016.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-BYI9_aFDOpM/TvlRHAfSPiI/AAAAAAAAA_4/nsYOKqupySQ/s200/Foto016.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5690668784991485474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda telah berkeluarga? Bagaimana pengalaman Anda selama mengarungi bahtera rumah tangga? Semulus dan seindah yang Anda bayangkan dahulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja Anda menjawab, “Tidak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, izinkan saya berbeda dengan Anda, “Ya,” bahkan lebih indah daripada yang saya bayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kehidupan rumah tangga memang penuh dengan dinamika, lika-liku, dan pasang surut. Kadang Anda senang, dan kadang Anda bersedih. Tidak jarang, Anda tersenyum di hadapan pasangan Anda, dan kadang kala Anda cemberut dan bermasam muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah demikian, Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai tantangan dan tanggung jawab dalam rumah tangga senantiasa menghiasi hari-hari Anda. Semakin lama umur pernikahan Anda, maka semakin berat dan bertambah banyak perjuangan yang harus Anda tunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab terhadap putra-putri, pekerjaan, karib kerabat, masyarakat, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara tanggung jawab yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan Anda ialah tanggung jawab terhadap pasangan hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menikah, sah-sah saja Anda sebagai calon suami membayangkan bahwa pasangan hidup Anda cantik rupawan, bangsawan, kaya raya, patuh, pandai mengurus rumah, penyayang, tanggap, sabar, dan berbagai gambaran indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah demikian, Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Biasanya, seorang wanita dinikahi karena empat pertimbangan: harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, hendaknya engkau lebih memilih wanita yang beragama, niscaya engkau beruntung.” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qurthubi menjelaskan makna hadits ini dengan berkata, “Empat pertimbangan inilah yang biasanya mendorong seorang lelaki untuk menikahi seorang wanita. Dengan demikian, hadits ini sebatas kabar tentang fakta yang terjadi di masyarakat, dan bukan perintah untuk menjadikannya sebagai pertimbangan. Secara tekstual pun, hadits ini menunjukkan bahwa dibolehkan menikahi seorang wanita dengan keempat pertimbangan itu. Akan tetapi, hendaknya pertimbangan agama lebih didahulukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan al-Qurthubi ini semakna dengan hadits yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Amr al-’Ash radhiyallahu ‘anhu, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ تَزَوَّجُوا النِّسَاءَ لِحُسْنِهِنَّ فَعَسَى حُسْنُهُنَّ أَنْ يُرْدِيَهُنَّ وَلاَ تَزَوَّجُوهُنَّ لِأَمْوَالِهِنَّ فَعَسَى أَمْوَالُهُنَّ أَنْ تُطْغِيَهُنَّ وَلَكِنْ تَزَوَّجُوهُنَّ عَلَى الدِّينِ وَلَأَمَةٌ خَرْمَاءُ سَوْدَاءُ ذَاتُ دِينٍ أَفْضَلُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Janganlah engkau menikahi wanita hanya karena kecantikan parasnya, karena bisa saja parasnya yang cantik menjadikannya sengsara. Jangan pula engkau menikahinya karena harta kekayaannya, karena bisa saja harta kekayaan yang ia miliki menjadikan lupa daratan. Akan tetapi, hendaklah engkau menikahinya karena pertimbangan agamanya. Sungguh, seorang budak wanita berhidung pesek dan berkulit hitam, tetapi ia patuh beragama, lebih utama dibanding mereka semua.’” (Hr. Ibnu Majah; oleh al-Albani dinyatakan sebagai hadits yang lemah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, sekarang, setelah Anda menikah, terwujudkah seluruh impian dan gambaran yang dahulu terlukis dalam lamunan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benar-benar seluruh impian Anda terwujud pada pasangan hidup Anda, maka saya turut mengucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat. Bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati atau kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, besarkan hati Anda, karena nasib serupa tidak hanya menimpa Anda seorang, tetapi juga menimpa kebanyakan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِى مُوسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَمُلَ مِنَ الرِّجَالِ كَثِيرٌ، وَلَمْ يَكْمُلْ مِنَ النِّسَاءِ إِلاَّ آسِيَةُ امْرَأَةُ فِرْعَوْنَ، وَمَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَإِنَّ فَضْلَ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Musa radhiyallahu ‘anhu menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Banyak lelaki yang berhasil menggapai kesempurnaan, sedangkan tidaklah ada dari wanita yang berhasil menggapainya kecuali Asiyah istri Fir’aun dan Maryam binti Imran. Sesungguhnya, kelebihan Aisyah dibanding wanita lainnya bagaikan kelebihan bubur daging [1] dibanding makanan lainnya.” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, berbahagia dan berbanggalah dengan pasangan hidup Anda, karena pasangan hidup Anda adalah wanita terbaik untuk Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak percaya? Silakan Anda membuktikannya. Bacalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini, lalu terapkanlah pada istri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak pantas bagi lelaki yang beriman untuk meremehkan wanita yang beriman. Bila ia tidak menyukai satu perangai darinya, pasti ia puas dengan perangainya yang lain.” (Hr. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, Anda kecewa karena istri Anda kurang pandai memasak? Tidak perlu khawatir, karena ternyata istri Anda adalah penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda kurang puas dengan istri Anda yang kurang pandai mengurus rumah dan kurang sabar? Tidak usah berkecil hati, karena ia begitu cantik rupawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berkecil hati karena istri Anda kurang cantik? Segera besarkan hati Anda, karena ternyata istri Anda subur sehingga Anda mendapatkan karunia keturunan yang shalih dan shalihah. Coba Anda bayangkan, betapa besar penderitaan Anda bila Anda menikahi wanita cantik akan tetapi mandul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak etis dan tidak manusiawi bila Anda hanya pandai mengorek kekurangan istri, namun Anda tidak mahir dalam menemukan kelebihan-kelebihannya. Buktikan Saudaraku, bahwa Anda benar-benar seorang suami yang berjiwa besar, sehingga Anda peka dan lihai dalam membaca kelebihan pasangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu peka dan mahir dalam membaca segala hal, termasuk suasana hati istrinya. Aisyah mengisahkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: إِنِّي لَأَعْلَمُ إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً، وَإِذَا كُنْتِ عَلَيَّ غَضْبَى . قَالَتْ: فَقُلْتُ مِنْ أَيْنَ تَعْرِفُ ذَلِكَ، فَقَالَ: أَمَّا إِذَا كُنْتِ عَنِّي رَاضِيَةً فَإِنَّكِ تَقُولِيْنَ لاَ وَرَبِّ مُحَمَّدٍ، وَإِذَا كُنْتِ غَضْبَى قُلْتِ لاَ وَرَبِّ إِبْرَاهِيمَ. قَالَتْ: قُلْتُ أَجَلْ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَهْجُرُ إِلاَّ اسْمَكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada suatu hari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, ‘Sungguh, aku mengetahui bila engkau ridha kepadaku, demikian pula bila engkau sedang marah kepadaku.’ Spontan, Aisyah bertanya, ‘Darimana engkau dapat mengetahui hal itu?’ Rasulullah menjawab, ‘Bila engkau sedang ridha kepadaku, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Muhammad. Adapun bila engkau sedang dirundung amarah, maka ketika engkau bersumpah, engkau berkata, ‘Tidak, demi Tuhan Ibrahim.’’ Mendengar penjelasan ini, Aisyah menimpalinya dan berkata, ‘Benar, sungguh demi Allah, wahai Rasulullah, ketika aku marah, tiada yang aku tinggalkan, kecuali namamu saja.’” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah teladan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau begitu peka dengan suasana hati istrinya, sehingga beliau bisa membaca isi hati istrinya dari ucapan sumpahnya. Walaupun Aisyah berusaha untuk menyembunyikan isi hatinya, tetap bermanis muka, senantiasa berada di sanding Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan berbicara seperti biasa, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dapat menebak suasana hatinya dari perubahan cara bersumpahnya. Luar biasa, perhatian, kejelian, dan kepekaan yang tidak ada bandingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengherankan, bila beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang terbaik di antara kalian ialah orang yang terbaik dalam memperlakukan istrinya, dan aku adalah orang terbaik di antara kalian dalam memperlakukan istriku.” (Hr. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda, Saudaraku? Dengan apa Anda dapat mengenali dan meraba suasana hati pasangan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, tidak ada salahnya bila sejenak Anda kembali memutar lamunan dan gambaran tentang istri ideal dan idaman yang pernah singgah dalam benak Anda. Selanjutnya, bandingkan gambaran istri idaman Anda dengan gambaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang kaum wanita berikut ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْمَرْأَةُ كَالضِّلَعِ ، إِنْ أَقَمْتَهَا كَسَرْتَهَا، وَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita itu bagaikan tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah, dan bila engkau bersenang-senang dengannya, niscaya engkau dapat bersenang-senang dengannya, sedangkan ia adalah bengkok.” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada riwayat lain, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ تَسْتَقِيمُ لَكَ الْمَرْأَةُ عَلَى خَلِيقَةٍ وَاحِدَةٍ وَإِنَّمَا هِيَ كَالضِّلَعُ إِنْ تُقِمْهَا تَكْسِرْهَا وَإِنْ تَتْرُكْهَا تَسْتَمْتِعْ بِهَا وَفِيهَا عِوَجٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak mungkin istrimu kuasa bertahan dalam satu keadaan. Sesungguhnya, wanita itu bak tulang rusuk. Bila engkau ingin meluruskannya, niscaya engkau menjadikannya patah. Adapun bila engkau biarkan begitu saja, maka engkau dapat bersenang-senang dengannya, (tetapi hendaklah engkau ingat) ia adalah bengkok.” (Hr. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang, silakan Anda mengorek memori Anda tentang wanita pendamping hidup Anda. Temukan berbagai kelebihan padanya, dan selanjutnya tersenyumlah, karena ternyata istri Anda memiliki banyak kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bila pada suatu hari Anda merasa tergoda oleh kecantikan wanita lain, maka ketahuilah bahwa sesuatu yang dimiliki oleh wanita itu ternyata juga telah dimiliki oleh istri Anda. Maka, bergegaslah untuk membuktikan hal ini pada istri Anda. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ مَعَهَا مِثْلَ الَّذِي مَعَهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila engkau melihat seorang wanita, lalu ia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu! Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh hal yang dimiliki oleh wanita yang engkau lihat itu.” (Hr. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah caranya agar Anda dapat senantiasa puas dan bangga dengan pasangan hidup Anda. Anda selalu dapat merasa bahwa ladang Anda tampak hijau, sehijau ladang tetangga, dan bahkan lebih hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berbahagia dengan pasangan hidup yang telah Allah karuniakan kepada Anda. Semoga Allah memberkahi bahtera rumah tangga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, sebagai calon istri, Anda juga berhak untuk mendambakan pasangan hidup yang tampan, gagah, kaya raya, pandai, berkedudukan tinggi, penuh perhatian, setia, penyantun, dermawan, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indahnya gambaran rumah tangga Anda, dan betapa istimewanya pasangan hidup Anda, andai gambaran Anda ini dapat terwujud. Bukankah demikian, Saudariku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, setelah Anda menikah, benarkah seluruh kriteria suami ideal yang pernah menghiasi lamunan Anda ini terwujud pada pasangan hidup Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benar terwujud, maka saya ucapkan selamat berbahagia di dunia dan akhirat, dan bila tidak, maka tidak perlu berkecil hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarkan hatimu, wahai Saudariku! Percayalah, bahwa pada pasangan hidup Anda ternyata terdapat banyak kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila selama ini, Saudari ciut hati karena suami Anda miskin harta, maka tidak perlu khawatir, karena ia penuh dengan perhatian dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila selama ini, Saudari kecewa karena suami Anda ternyata kurang tampan, maka percayalah bahwa ia setia dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai selama ini, Saudari kurang puas karena suami Anda kurang perhatian dengan urusan dalam rumah, tetapi ia begitu membanggakan dalam urusan luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, andai selama ini, sikap suami Anda terhadap Anda kurang simpatik, maka tidak perlu hanyut dalam duka dan kekecawaan, karena ia masih punya jasa baik yang tidak ternilai dengan harta. Ternyata, selama ini, suami Anda telah menjaga kehormatan Anda, menjadi penyebab Anda merasakan kebahagiaan menimang putra-putri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, Anda tidak perlu hanyut dalam kekecewaan karena suatu hal yang ada pada diri suami Anda. Betapa banyak kelebihan-kelebihan yang ada padanya. Berbahagia dan nikmatilah kedamaian hidup rumah tangga bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlarut-larut dalam kekecewaan terhadap suatu perangai suami Anda dapat menghancurkan segala keindahan dalam rumah tangga Anda. Bukan hanya hancur di dunia, bahkan berkelanjutan hingga di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, simaklah peringatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini. Agar anda dapat menjadikan bahtera rumah tangga Anda seindah dambaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أُرِيتُ النَّارَ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ يَكْفُرْنَ، قِيلَ: أَيَكْفُرْنَ بِاللَّهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ، وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا، قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku diberi kesempatan untuk menengok ke dalam neraka, dan ternyata kebanyakan penghuninya ialah para wanita, akibat ulah mereka yang selalu kufur/ingkar.” Spontan, para shahabat bertanya, “Apakah yang engkau maksud adalah mereka kufur/ingkar kepada Allah?” Beliau menjawab, “Mereka terbiasa ingkar terhadap perilaku baik, dan ingkar terhadap jasa baik. Andai engkau berbuat baik kepada mereka seumur hidupmu, lalu ia mendapatkan suatu hal padamu, niscaya mereka begitu mudah berkata, ‘Aku tidak pernah mendapatkan kebaikan sedikit pun darimu.’” (Muttafaqun ‘alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mendambakan kebahagian dalam rumah tangga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukanlah bahwa kebahagian hidup dan berumah tangga terletak pada genggaman tangan suami Anda. Pandai-pandailah membawa diri, sehingga suami Anda rela membentangkan kedua telapak tangannya, dan memberikan kebahagian berumah tangga kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah Saudariku, suami Anda adalah pasangan terbaik untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا اُدْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila seorang istri telah mendirikan shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadan, menjaga kesucian dirinya, dan taat kepada suaminya, niscaya kelak akan dikatakan kepadanya, ‘Silakan engkau masuk ke surga dari pintu mana pun yang engkau suka.’” (Hr. Ahmad dan lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah Anda mendambakan termasuk orang-orang mukminah yang mendapatkan kebebasan masuk surga dari pintu yang mana pun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci Keberhasilan Rumah Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, mungkin selama ini Anda bersama pasangan hidup Anda, terus berusaha mencari pola rumah tangga yang dapat mendatangkan kebahagiaan untuk Anda berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berhasil menemukannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda berhasil, maka saya ucapkan selamat berbahagia. Adapun bila belum, maka segera temukan kunci keberhasilan rumah tangga Anda pada firman Allah berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.” (Qs. al-Baqarah: 228)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak pasangan Anda setimpal dengan kewajiban yang ia tunaikan kepada Anda. Semakin banyak Anda menuntut hak Anda, maka semakin banyak pula kewajiban yang harus Anda tunaikan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shahabat Abdullah bin ‘Abbas memberikan contoh nyata dari aplikasi ayat ini dalam rumah tangganya. Pada suatu hari, beliau berkata, “Sesungguhnya, aku senang untuk berdandan demi istriku, sebagaimana aku pun senang bila istriku berdandan demiku, karena Allah Ta’ala telah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tidak ingin menuntut seluruh hakku atas istriku, karena Allah juga telah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Akan tetapi, para suami mempunyai kelebihan satu tingkat daripada istrinya.’” (Hr. Ibnu Abi Syaibah dan ath-Thabari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan dirimu, wahai saudara dan saudariku? Kapankah Anda berdandan? Ketika sedang berada di rumah atau ketika hendak keluar rumah? Selama ini, sejatinya, untuk siapa Anda berdandan? Benarkah Anda berdandan untuk pasangan Anda, ataukah Anda berdandan dan tampil menawan untuk orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, bahu-membahu, saling melengkapi kekurangan, dan saling pengertian adalah salah satu prinsip dasar dalam membangun rumah tangga. Tidak layak bagi Anda untuk berperan sebagai penonton setia ketika pasangan Anda sedang mengerjakan pekerjaannya. Usahakan sebisa Anda untuk turut menyelesaikan pekerjaannya. Demikianlah, dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan dalam rumah tangga beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَانَ فِي مِهْنَةِ أَهْلِهِ، فَإِذَا سَمِعَ الأَذَانَ خَرَجَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan sebagian pekerjaan istrinya, dan bila beliau mendengar suara azan dikumandangkan, maka beliau bergegas menuju ke mesjid.” (Hr. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constance Gager, ketua studi sekaligus asisten profesor di Montclair State University, Montclair, New Jersey, mengadakan penelitian tentang hubungan perilaku suami-istri dengan keromantisan dalam bercinta. Ia mengelompokkan para suami yang menjadi objek penelitiannya ke dalam dua kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok pertama adalah suami-suami yang tidak peduli dan jarang membantu pekerjaan istri. Kelompok kedua adalah suami-suami yang sering turut serta dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya luar biasa! Suami di kelompok kedua, yaitu yang sering membantu pekerjaan istrinya, terbukti lebih romantis dan lebih sering memadu cinta dengan pasangannya. Hubungan yang harmonis dan indah, begitu kental dalam rumah tangga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, penemuan ini bukanlah hal baru, karena secara logika, suami yang dengan rendah hati membantu pekerjaan istrinya pastilah lebih dicintai oleh istrinya. Tentunya, ini memiliki hubungan erat dengan keromantisan suami-istri dalam bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, istri yang peduli dengan pekerjaan suami, pun akan mengalami hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan diri Anda, wahai Saudaraku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membuktikan resep manjur ini! Semoga berbahagia, dan hubungan Anda berdua semakin romantis dan harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Wallahu a’lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Ustadz Arifin Badri, Lc., M.A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;catatan kaki:&lt;br /&gt;[1] Para ulama pensyarah hadits menjelaskan bahwa bubur daging adalah makanan paling istimewa di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih-lebih bubur daging mudah pembuatannya dan selanjutnya mudah pula menelannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PengusahaMuslim.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3763147914892969222?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3763147914892969222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3763147914892969222' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3763147914892969222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3763147914892969222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/12/istriku-bukan-bidadari-tapi-aku-pun.html' title='Istriku Bukan Bidadari, Tapi Aku Pun Bukan Malaikat'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-BYI9_aFDOpM/TvlRHAfSPiI/AAAAAAAAA_4/nsYOKqupySQ/s72-c/Foto016.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-2820476950749915883</id><published>2011-12-14T20:44:00.000-08:00</published><updated>2011-12-14T20:52:33.642-08:00</updated><title type='text'>Do'a Wanita (Memperingati Hari Ibu tanggal 22 Desember 2011)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-FL3eB3A7LFo/Tul9Bsh8DAI/AAAAAAAAA_o/JohdwqzfuTg/s1600/10092010%2528013%2529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FL3eB3A7LFo/Tul9Bsh8DAI/AAAAAAAAA_o/JohdwqzfuTg/s200/10092010%2528013%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5686213472618810370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Doa wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda: “Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Wanita yang salehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takutkan Allah S.W.T. dan orang yang takut akan Allah S.W.T. akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W.) di dalam syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Daripada Aisyah r.a. “Barang siapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Aisyah r.a. berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W., siapakah ang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, “Suaminya.” “Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah&lt;br /&gt;S.A.W.”Ibunya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dia kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T. memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang lelaki Saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1,000 lelaki yang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. 2 rakaat shalat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Wanita yang melayan dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Wanita yang memerah susu binatang dengan “bismillah” akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Wanita yang menguli tepung gandum dengan “bismillah”, Allah akan berkatkan rezekinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Jika wanita memijit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memijit suami bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya yaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan Doa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Fiqhus Sirah karya Syekh Muhammad al-Ghazali, Imam Muslim meriwayatkan bahwa sewaktu Perang Badar, Rasulullah SAW berdoa di dalam kemah. Rasulullah berdoa dengan penuh khusyuk dan merendah diri seraya menengadahkan kedua telapak tangannya ke langit memohon supaya diberi kekuatan untuk mengalahkan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara doa yang beliau ucapkan adalah: ”Ya Allah, kalau pasukan kaum Muslimin ini sampai binasa, maka Engkau tidak akan disembah lagi oleh manusia di muka bumi ini.” Kemudian beliau memperkeras suaranya, ”Ya Allah, tunaikanlah janji yang telah Engkau berikan kepadaku, ya Allah pertolongan-Mu ya Allah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau mengangkat kedua belah tangannya sedemikian tinggi hingga burdahnya jatuh dari pundaknya tanpa disadarinya, sehingga Abu Bakar menyampirkan kembali burdah itu di atas pundak beliau seraya berkata dengan perasaan haru, ”Ya Rasulallah, kurangilah kesedihan Anda dalam berdoa kepada Allah! Allah pasti akan memenuhi janji yang telah diberikan kepada Anda!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah begitu banyaknya musibah dan bencana yang menerpa dan mendera bangsa Indonesia saat ini, baik itu berupa krisis ekonomi, politik, hukum, dan moral, serta bencana alam berupa banjir, kebakaran hutan, kemarau panjang, pertumpahan darah di banyak wilayah negeri ini, serta musibah-musibah lainnya, kisah di atas selayaknya dapat memberikan pelajaran kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa itu senjata dan kekuatan orang beriman (HR Al-Hakim dari Ali bin Abi Thalib). Ibnu Qayyim mengatakan, ”Jika perisai doamu lebih kuat dari musibah maka ini akan menolaknya, tetapi jika musibah lebih kuat dari perisai doamu, maka ia akan menimpamu, namun doa itu sedikitnya tetap akan mengurangi efeknya. Dan jika perisai doamu seimbang dengan kekuatan musibah, maka keduanya akan bertarung.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada gunanya waspada menghadapi takdir, namun doa bermanfaat menghadapi takdir sebelum dan sesudah ia turun dan sesungguhnya ketika musibah itu ditakdirkan turun dari langit maka ia akan segera disambut oleh doa di bumi lalu keduanya bertarung sampai hari kiamat (HR Ahmad, al-Hakim dan Thabarani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kekuatan doa, ketika segala daya dan upaya telah kita lakukan untuk mengatasi berbagai macam persoalan kehidupan, maka sudah selayaknya kita tetap berdoa kepada Allah SWT. Ketika seorang sahabat Rasulullah selalu langsung meninggalkan masjid setelah selesai shalat tanpa berdoa, Nabi pun menegurnya dengan pertanyaan, ”Apakah kamu sama sekali tidak mempunyai kebutuhan kepada Allah?” Sahabat itu pun terperanjat dan mulai memahami arti doa, maka setelah itu ia pun rajin berdoa kepada Allah. ”Bahkan,” katanya di kemudian hari, ”garam pun kuminta kepada Allah SWT.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, marilah kita berdoa, sebagaimana yang diperintahkan di dalam firman-Nya, ”Dan Tuhanmu berkata, ‘berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kupenuhi permintaanmu’.” (QS Al Ghafir ayat 60)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-2820476950749915883?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/2820476950749915883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=2820476950749915883' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2820476950749915883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2820476950749915883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/12/doa-wanita-memperingati-hari-ibu.html' title='Do&apos;a Wanita (Memperingati Hari Ibu tanggal 22 Desember 2011)'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FL3eB3A7LFo/Tul9Bsh8DAI/AAAAAAAAA_o/JohdwqzfuTg/s72-c/10092010%2528013%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-7214418798754530217</id><published>2011-12-11T20:42:00.000-08:00</published><updated>2011-12-11T20:44:13.014-08:00</updated><title type='text'>Rp 1,8 Triliun untuk Peningkatan Lembaga PAUD</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Kz7IA3H0dyU/TuWGitLyoCI/AAAAAAAAA_c/aN3npQ0Y4ZY/s1600/anak%2BPAUD.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Kz7IA3H0dyU/TuWGitLyoCI/AAAAAAAAA_c/aN3npQ0Y4ZY/s200/anak%2BPAUD.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685098035427844130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan Nasional akan menggelontorkan dana sebesar Rp 1,8 triliun untuk mendorong terciptanya peningkatan mutu dan akses PAUD yang terpadu dengan tempat pendidikan anak dan lembaga keagamaan, serta jaminan kesejahteraan bagi para tenaga pendidiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Kemdiknas Hamid Muhammad mengatakan, konsentrasi pemerintah pusat terhadap PAUD merupakan salah satu upaya mempersiapkan 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Menurutnya, generasi mendatang sangat ditentukan oleh pendidikan bermutu yang diterapkan sejak usia sedini mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pusat (Kemdikbud) menyiapkan Rp 1,8 triliun untuk PAUD, kabupaten/kota juga mulai memiliki anggaran untuk itu. Jangan lupa, jika 99 persen PAUD adalah milik masyarakat dan mereka yang memiliki budget lebih besar," kata Hamid, di Gedung Kemdiknas, Jakarta, Jumat lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai program untuk peningkatan akses lembaga PAUD, termasuk jaminan kesejahteraan para tenaga pendidiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk peningkatan akses, Kemdiknas akan segera membuat  program rintisan PAUD untuk daerah-daerah terpencil dan kurang mampu, serta mendorong lembaga-lembaga PAUD nonformal menjadi taman kanak-kanak (TK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kita melakukan itu, kita akan memiliki 65.000 TK. Jika dikali 20 anak per-TK, kita akan memiliki 1,2 juta tambahan siswa," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, Kemdiknas  juga akan membangun gerakan PAUD berbasis lembaga keagamaan yang memanfaatkan tempat peribadatan untuk menunjang kegiatan pembelajarannya. Menurutnya, gerakan ini akan sangat bermanfaat. Jika menggunakan 100.000 tempat ibadah untuk menampung masing-masing 20 anak, jumlah anak-anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut akan mencapai dua juta orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak hanya itu, standar pelayanan minimal juga ditetapkan agar layanan PAUD tidak sekedarnya dan bisa maksimal. Walau pendekatan di setiap daerah berbeda, tapi tetap menggunakan standar kurikulum yang seragam," ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-7214418798754530217?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/7214418798754530217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=7214418798754530217' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7214418798754530217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7214418798754530217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/12/rp-18-triliun-untuk-peningkatan-lembaga.html' title='Rp 1,8 Triliun untuk Peningkatan Lembaga PAUD'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Kz7IA3H0dyU/TuWGitLyoCI/AAAAAAAAA_c/aN3npQ0Y4ZY/s72-c/anak%2BPAUD.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-7084182185261716261</id><published>2011-12-11T20:40:00.000-08:00</published><updated>2011-12-11T20:41:59.874-08:00</updated><title type='text'>Nuh: PAUD Wajib? Bagus, tetapi...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-hJNjnTvOqKs/TuWGEUPUATI/AAAAAAAAA_Q/5SPIf_sNiHU/s1600/m.%2Bnuh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-hJNjnTvOqKs/TuWGEUPUATI/AAAAAAAAA_Q/5SPIf_sNiHU/s200/m.%2Bnuh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685097513335652658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mendukung usulan Ibu Negara Ani Yudhoyono, yang juga merupakan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Nasional, untuk mendorong PAUD menjadi pendidikan prapendidikan dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuh mengatakan, PAUD merupakan penopang pendidikan dasar dan pendidikan selanjutnya. Namun, jika PAUD benar-benar diwajibkan, harus dilakukan kajian yang mendalam apakah wajib dalam arti dipenuhi seluruh kebutuhannya seperti pada pendidikan dasar, atau hanya sekedar wajib sebagai program pendidikan utama yang dikhususkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini pemikiran menarik, tapi tetap harus dikategorikan wajib seperti apa," kata Nuh, seusai mengikuti Puncak Gebyar PAUD, di Taman Mini Indonesia Indah, di Jakarta, Senin (12/12/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, PAUD sebaiknya hanya diwajibkan dalam arti menjadi utama dan mendapatkan perhatian khusus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada aspek legal, dan ada undang-undangnya. Tapi hanya kita khususkan, ada anggaran dan gurunya juga kita berikan tunjangan profesi dengan catatan telah menempuh program D4 atau S1," kata Nuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-7084182185261716261?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/7084182185261716261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=7084182185261716261' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7084182185261716261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7084182185261716261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/12/nuh-paud-wajib-bagus-tetapi.html' title='Nuh: PAUD Wajib? Bagus, tetapi...'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-hJNjnTvOqKs/TuWGEUPUATI/AAAAAAAAA_Q/5SPIf_sNiHU/s72-c/m.%2Bnuh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-8336648153357575579</id><published>2011-12-11T20:05:00.000-08:00</published><updated>2011-12-11T20:26:05.698-08:00</updated><title type='text'>Tiga Pesan Ani Yudhoyono untuk PAUD</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com - Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, yang hari ini resmi didaulat menjadi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nasional pada Puncak Gebyar PAUD 2011, Senin (12/12/2011), memberikan tiga pesan untuk pengembangan mutu PAUD yang lebih baik pada masa mendatang. Hal ini, menurutnya, sekaligus sebagai upaya memberikan kado 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya sesaat setelah resmi menjadi Bunda PAUD Nasional, Ani menyampaikan tiga pesan tersebut. Pertama, ia menyerukan agar PAUD dijadikan sebagai pendidikan prapendidikan dasar yang harus diikuti oleh seluruh anak Indonesia. Menurutnya, hal itu akan membawa dampak positif setidaknya dalam waktu empat tahun mendatang sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan peran dan usahanya dalam rangka memajukan PAUD. Ia menilai, banyaknya lembaga PAUD saat ini merupakan cerminan minatnya masyarakat terhadap PAUD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Minat besar masyarakat tentu sangat saya hargai. Pemerintah juga perlu memfasilitasi, agar jangkauan layanan PAUD semakin meningkat," kata Ani, dalam puncak Gebyar PAUD, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kata Ani, peran Bunda PAUD merupakan profesi sukarela yang berlandaskan pada cinta dan kasih sayang. Untuk itu, ia mengajak agar seluruh Bunda PAUD di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota untuk menjadi lokomotif dalam mewujudkan PAUD yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sehingga semua bisa berjalan sinergis dalam mengemban tugas mulia ini. Para Bunda PAUD, guru PAUD, dan orangtua agar terus mendidik dengan penuh kasih sayang serta merangsang pendidikan secara jasmani dan rohani agar anak-anak memiliki kesiapan yang tangguh," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Negara juga berpesan, agar semua pihak tidak segan melakukan diskusi dan memanfaatkan potensi budaya serta kekayaan alam yang terdapat di sekitarnya dalam melakukan kegiatan PAUD. Dalam Puncak Gebyar PAUD 2011, Ani Yudhoyono juga menyempatkan diri melakukan senam dan bermain angklung bersama sekitar 5000 anak usia dini dan Taman Kanak-kanak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-8336648153357575579?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/8336648153357575579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=8336648153357575579' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8336648153357575579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8336648153357575579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/12/tiga-pesan-ani-yudhoyono-untuk-paud.html' title='Tiga Pesan Ani Yudhoyono untuk PAUD'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-73594107997341015</id><published>2011-12-07T20:16:00.000-08:00</published><updated>2011-12-07T20:39:27.512-08:00</updated><title type='text'>PEMIMPIN YANG MAMPU MEMBANGKITKAN BANGSA</title><content type='html'>Peringatan hari kebangkitan nasional ke 103 pada tanggal 20 Mei 2011, dinilai cukup berbeda. Karena momentum ini diperingati menjelang pemilihan Walikota dan wakil Walikota 15 juli tahun mendatang. Dari peringatan ini kita berharap menumbuhkan kesadaran kepada seluruh warga Kota Bengkulu, bahwa hari ini Kota Bengkulu membutuhkan pemimpin yang mampu mebangkitkan Kota Bengkulu agar bias keluar dari segala persoalan yang tengah melanda.&lt;br /&gt;Kondisi bengkulu hari ini mungkin jauh lebih maju dibandingkan 103 tahun lalu.  Pada saat itu Kondisi Bengkulu berada dalam kekurang mengertian, dera penjajahan membuat rakyat menjadi miskin dan menderita. Kaum penjajah memandang kita sebagai bangsa yang tidak bermartabat dan lebih parah lagi tidak sedikit pejabat pangreh praja  memikirkan kepentingan sendiri dan jabatannya semata- terutama demi keselamatan dan eksistensi jabatannya . Dalam praktik, mereka pun terkesan menindas rakyat dan bangsa sendiri, hanya sekedar untuk menyenangkan hati atasan dan para penguasa Belanda.&lt;br /&gt;Mari kita bandingkan dengan kondisi Kota Bengkulu hari ini, tampaknya  tidak juga lebih baik dari 103 tahun lalu. Saat ini Kota Bengkulu belum benar-benar terlepas dari penjajahan. Kapitalisme sebagai model penajajahan di era modern, tengah membelenggu kita dengan krisis global yang berkepanjangan. Kondisi perekonomian dan pendidikan rakyat belumlah membaik. Tingginya tingkat pengangguran berbanding lurus dengan tingginya ratting korupsi pejabat. Masih banyak sekali  rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Angka putus sekolah karena kurang biaya tidak kunjung menurun. Alih-laih mendapatkan keadilan dan kesejahteraan, harga kebutuhan bahan pokok naik tak terkendali.&lt;br /&gt;Dari catatan sejarah, kita melihat proses berdirinya Boedi Utomo sangatlah sederhana dan alamiah. Budi Utomo lahir dari pertemuan-pertemuan dan diskusi yang sering dilakukan di perpustakaan School tot Opleiding van Inlandsche Artsen oleh beberapa mahasiswa, di sela-sela kewajiban kuliah. Deklarasi pendirian Boedi Utomo tahun 1908 jauh dari hiruk pikuk kemewahan, dukungan, spanduk ataupun baliho. Akan tetapi gerakan ini mampu membangkitkan kesadaran rakyat Indonesia, serta memberikan bentuk perubahan yang berarti bagi bangsa ini.&lt;br /&gt;Berbeda sekali dengan kondisi beberapa kubu pengusung Walikota dan wakil Walikota sekarang ini. Mereka terdiri dari para ahli dari berbagai ragam keilmuan. Walaupun yang mereka suarakan adalah pemberantasan kemiskinan dan  membela kaum tertindas, akan tetapi acara yang mereka gelar selalu germelap dengan kemewahan. Dukungan, spanduk, serta iklan di berbagai media gencar mereka lakukan.&lt;br /&gt;Siapapun Walikota yang akan terpilih nanti, akan dihadapkan pada persoalan besar yang tengah melanda kota ini. Tidak  mudah untuk membangkitkan Kota Bengkulu dari amukan gelombang krisis global, yang menyebabkan lumpuhnya sector-sektor ekonomi dan berimbas meenggunungnya penganguran di kota ini. Masyarakat yang hidup diabawah garis kemiskinan masih begitu banyak. Harga bahan pokok tidak kunjung stabil, Program pendidikan dan kesehatan gratis dirasakan belum tepat sasaran. Cita-cita terciptanya masyarakat adil dan makmur masih jauh untuk dirasakan rakyat . Dalam upaya membangkitakn Kota Bengkulu dari kondisi tersebut, para calon pemimpin kita harus banyak belajar dari boedi oetomo.&lt;br /&gt;Pertama : konsep kebangkitan bangsa lahir dari sebuah niat yang tulus untuk memperbaiki kondisi bangsa dan rakyat Indonesia, bukan dari ambisi untuk berkuasa. Niat yang tulus untuk mencerdaskan rakyat Indonesia dan membangun kesadaran untuk bangkit melawan penjajahan adalah kunci utama keberhasilan Boedi Oetomo. Sejarah mencatat lahirnya Boedi Oetomo mengilhami lahirnya gerakan-gerakan perlawan terhadap penjajah di tanah air. Membuka kesadaran masyarakat bukanlah memberi janji politik untuk menarik simpati rakyat, seperti yang dilakukan Partai-partai politik hari ini.&lt;br /&gt;Kedua : Gerakan kebangkitan bangsa lahir dari diskusi-diskusi para tokoh yang konsern memikirkan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia, bukan dari lobi-lobi politik untuk berbagi kekuasaan. Dalam benak para pendiri Boedi Oetomo tidak terbersit sedikitpun ambisi untuk memperoleh kedudukan jika Indonesia merdeka. Gerakan yang dibangun betul-betul untuk sebuah perjuangan menumbuhkan jiwa nasionalisme dalam diri bangsa Indonesia, dengan satu tujuan kemerdekaan.&lt;br /&gt;Ketiga : Gerakan Boedi Oetomo lebih mengedepankan perjuangan  bukan sekedar flatform. Kesederhanaan dalam bersikap dan prilaku organisasi yang mereka tunjukan adalah bentuk perasaan senasib sepenangggungan terhadap kondisi bangsa ini, bukan pembentukan citra untuk menarik simpati.&lt;br /&gt;Mungkin semua prilaku tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan oleh elit-elit politik ditanah air. Kelompok yang mengklaim dirinya sebagai pejuang kepentingan rakyat ini,  mengobral janji kemakmuran ditengah pola hidup mereka yang serba mewah, menabur harapan kesejahteraan di tengah keserakahan mereka menginefesiensikan APBD.  Dalam kondisi seperti ini kita masih berharap para pemimpin kita mau belajar dari apa yang telah dilakukan Boedi Oetomo, dan para pendahulu kita yang telah mengorbankan jiwa raga, serta pemikiran mereka demi terciptanya kemerdekaan di negeri ini. Karena dengan semangat dan niat yang tulus untuk mengedepankan kepentingan bangsa, negeri ini akan segera bangkita dari segala permasalahan yang tengah melanda.&lt;br /&gt;Akan tetapi jika para calon pemimpin kita lebih focus kepada opera rutin yang mereka biasa lakukan, kita hanya akan melihat bagaiman para aktor politik dan pemimpin kita, secara perlahan merobohkan negeri ini dan mengubur rakyatnya dalam penjajahan dan penderitaan tanpa akhir. Eric Hoffer sudah menuliskan itu sejak tahun 1951: ”Bila gerakan massa mulai menarik bagi orang yang lebih berminat memupuk kedudukannya sendiri saja, ini suatu tanda bahwa gerakan itu sudah tidak lagi bergairah mencipta dunia baru tetapi lebih condong merangkul dan memelihara masa kini. Gerakan itu tidak lagi merupakan suatu gerakan massa tetapi telah menjadi suatu usaha” Jelas sekali kondisi seperti ini sangat tidak kita harapkan. Mari Saudaraku kita harus cerdas dalam menentukan pilihan agar tujuan masyarakat adil dan makmur segera terwujud. Semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-73594107997341015?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/73594107997341015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=73594107997341015' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/73594107997341015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/73594107997341015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/12/pemimpin-yang-mampu-membangkitkan.html' title='PEMIMPIN YANG MAMPU MEMBANGKITKAN BANGSA'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6233835892731275189</id><published>2011-11-26T06:29:00.000-08:00</published><updated>2011-11-26T06:38:18.254-08:00</updated><title type='text'>MALIOBORO, DULU DAN SEKARANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-srHTjBEurmw/TtD5xlcjNJI/AAAAAAAAA90/krXUfHnPLbI/s1600/malaiboro-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-srHTjBEurmw/TtD5xlcjNJI/AAAAAAAAA90/krXUfHnPLbI/s200/malaiboro-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679313760374961298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-RhMZbw5M0ME/TtD5xn9a25I/AAAAAAAAA9s/tB8Dtl28rjA/s1600/jalan-malioboro.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-RhMZbw5M0ME/TtD5xn9a25I/AAAAAAAAA9s/tB8Dtl28rjA/s200/jalan-malioboro.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679313761049697170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;jalan Malioboro adalah nama salah satu jalan dari tiga jalan di Kota Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Secara keseluruhan terdiri dari Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Malioboro dan Jalan Jend. A. Yani. Jalan ini merupakan poros Garis Imajiner Kraton Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa obyek bersejarah di kawasan tiga jalan ini antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung, Pasar Beringharjo,Benteng Vredeburg dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas jogja dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg khas jogja serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para Seniman-seniman-seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim dan lain-lain disepanjang jalan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malioboro 2009 Malioboro 2010.Nama Malioboro berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga. Konon, jalan ini memang selalu dipenuhi bunga saat perayaan atau upacara tertentu. Malioboro 2011. Suasana kuno Malioboro masih terasa dengan masih berdirinya gedung-gedung dan bangunan tua peninggalan jaman Belanda. Malioboro 2012. Renovasi gedung-gedung baru membuat romantika Malioboro kuno makin tak terasa. Malioboro kini adalah Malioboro yang modern dan semrawut. Tapi Malioboro tetap saja membuat rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing Tugu Keliling 1755 Tugu Golong Gilig yang tingginya 25 m dibangun Sultan Hamengkubuwono I sebagai simbol miyos sinewaka. 1867 ambruk diguncang gempa dahsyat yang dinamai “Obah terus pitung bumi”. 1889 direnovasi Belanda, dengan tinggi 15 m. Makna tugu Golong Gilig sebagai simbol kekalahan Belanda jadi kabur. Sampai sekarang maknanya belum dikemukakan.&lt;br /&gt;Jogjakarta, 26 November 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6233835892731275189?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6233835892731275189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6233835892731275189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6233835892731275189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6233835892731275189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/malioboro-dulu-dan-sekarang.html' title='MALIOBORO, DULU DAN SEKARANG'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-srHTjBEurmw/TtD5xlcjNJI/AAAAAAAAA90/krXUfHnPLbI/s72-c/malaiboro-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-1894099869616935534</id><published>2011-11-26T05:55:00.000-08:00</published><updated>2011-11-26T06:16:21.135-08:00</updated><title type='text'>Cerita dan Rute Perjalanan Bengklu-Jakarta-Jogja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-WI-nw0jvOs8/TtD0c1x8M7I/AAAAAAAAA9g/5HOqSd9LijA/s1600/lion.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 88px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-WI-nw0jvOs8/TtD0c1x8M7I/AAAAAAAAA9g/5HOqSd9LijA/s200/lion.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679307906424255410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-fxuwNT2gbQI/TtD0H08HQ9I/AAAAAAAAA9U/KGj7qxQu854/s1600/batavia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 139px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-fxuwNT2gbQI/TtD0H08HQ9I/AAAAAAAAA9U/KGj7qxQu854/s200/batavia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679307545421235154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah perjalanan perdanaku ke kota Jogjakarta dan terlebih istimewanya lagi perjalanan itu aku lakukan dengan sesepuh Penilik. Berbekal surat tugas dari Disdik Provinsi dan sedikit was-was, akhirnya aku dan sesepuh tadi putuskan untuk berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ke Jogja dalam rangka melaksanakan koordinasi dan evaluasi di Hotel "Inna GARUDA" dengan sesepuh seperjuanganku Bapak Pa'im. S kami berangkat jam 16.20 wib dari Bengkulu ke Jakarta, berdasarkan prediksi di perjalanan dari Bengkulu-Jakarta “hanya” sekitar 50 menit. Sedikit tersenyum mendengar angka tersebut sehingga kami bisa memperhitungkan seberapa pegal badan dan seberapa panas pantat duduk di atas pesawat. Namun ternyata prediksi kami melenceng jauh sehingga kami harus merasakan ketenangan di atas pesawat Batavia Air. ( itu dibahas nanti deh…. hehe )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari lanjutkan ceritanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan si Burung Besi ( batavia Air ) berangkatlah kami ke kota yang akan kami “curi” ilmunya tersebut. Kilometer demi kilometer kami lewati dengan masih diselingi candaan khas, namun semakin banyak kilometer kami lalui rasa capek mulai menghampiri dan candaan pun hilang tak berulang lagi. Rute Bengkulu-Jakarta masih santai,.. masuk kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta bibirpun mulai berkicau karena tiket tujuan Jakarta-Jogja sudah habis, jadi jalan yang kami lewati… ( nginap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan bobo di kursi sambil cuci mata, masuk angin, perut lapar, haha......kasian deh lu.... ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*PENTING untuk diperhatikan bagi para pembaca yang akan mengikuti jejak saya, hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalan lintas kota yang dilewati sampai tulisan ini diterbitkan banyak duka dan suka yang dilalui di sana-sini sehingga perlu sedikit waspada untuk kenyamanan perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar-benar pengalaman tak terlupakan untuk kami…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kembali ke rute yang sebenarnya penantian panjang kami lanjutkan kembali dengan menumpang pesawat LION AIR pukul 05.55 Wib Jakata tujuan Jogja hingga akhirnya kami sampai didaerah Jogja pada pukul 07.10 Wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah akhir dari cerita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Rute yang kami gunakan :&lt;br /&gt;(BENGKULU – JAKARTA) SANGAT LANCAR..........PESAWAT BATAVIA AIR&lt;br /&gt;(JAKARTA - JOGJA) LANCAR SIH (PESAWAT LION AIR) CUMA NGINAP SEMALAM DIBANDARA SOETA JAKARTA...heee....he....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-1894099869616935534?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/1894099869616935534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=1894099869616935534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1894099869616935534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1894099869616935534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/cerita-dan-rute-perjalanan-bengklu.html' title='Cerita dan Rute Perjalanan Bengklu-Jakarta-Jogja'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-WI-nw0jvOs8/TtD0c1x8M7I/AAAAAAAAA9g/5HOqSd9LijA/s72-c/lion.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5718989777553430908</id><published>2011-11-26T05:48:00.000-08:00</published><updated>2011-11-26T05:50:31.682-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH BERDIRINYA KOTA YOGYAKARTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-vKCYRvitM8o/TtDuoWDYp6I/AAAAAAAAA9I/9En7wfOcBJQ/s1600/keraton-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 190px; height: 136px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-vKCYRvitM8o/TtDuoWDYp6I/AAAAAAAAA9I/9En7wfOcBJQ/s200/keraton-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679301506996152226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Kota Yogyakarta tidak bisa lepas dari keberadaan Kasultanan Yogyakarta. Pangeran Mangkubumi yang memperjuangkan kedaulatan Kerajaan Mataram dari pengaruh Belanda, merupakan adik dari Sunan Paku Buwana II. Setelah melalui perjuangan yang panjang, pada hari Kamis Kliwon tanggal 29 Rabiulakhir 1680 atau bertepatan dengan 13 Februari 1755, Pangeran Mangkubumi yang telah bergelar Susuhunan Kabanaran menandatangani Perjanjian Giyanti atau sering disebut dengan Palihan Nagari . Palihan Nagari inilah yang menjadi titik awal keberadaan Kasultanan Yogyakarta. Pada saat itulah Susuhunan Kabanaran kemudian bergelar Sri Sultan Hamengku Buwana Senopati Ing Ngalaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Kalifatullah Ingkang Jumeneng Kaping I. Setelah Perjanjian Giyanti ini, Sri Sultan Hamengku Buwana mesanggrah di Ambarketawang sambil menunggui pembangunan fisik kraton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan setelah ditandatanganinya Perjanjian Giyanti tepatnya hari Kamis Pon tanggal 29 Jumadilawal 1680 atau 13 Maret 1755, Sultan Hamengku Buwana I memproklamirkan berdirinya Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dengan ibukota Ngayogyakarta dan memiliki separuh dari wilayah Kerajaan Mataram. Proklamasi ini terjadi di Pesanggrahan Ambarketawang dan dikenal dengan peristiwa Hadeging Nagari Dalem Kasultanan Mataram – Ngayogyakarta. Pada hari Kamis Pon tanggal 3 sura 1681 atau bertepatan dengan tanggal 9 Oktober 1755, Sri Sultan Hamengku Buwana I memerintahkan untuk membangun Kraton Ngayogyakarta di Desa Pacethokan dalam Hutan Beringan yang pada awalnya bernama Garjitawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan ibu kota Kasultanan Yogyakarta ini membutuhkan waktu satu tahun. Pada hari Kamis pahing tanggal 13 Sura 1682 bertepatan dengan 7 Oktober 1756, Sri Sultan Hamengku Buwana I beserta keluarganya pindah atau boyongan dari Pesanggrahan Ambarketawan masuk ke dalam Kraton Ngayogyakarta. Peristiwa perpindahan ini ditandai dengan candra sengkala memet Dwi Naga Rasa Tunggal berupa dua ekor naga yang kedua ekornya saling melilit dan diukirkan di atas banon/renteng kelir baturana Kagungan Dalem Regol Kemagangan dan Regol Gadhung Mlathi. Momentum kepindahan inilah yang dipakai sebagai dasar penentuan Hari Jadi Kota Yogyakarta karena mulai saat itu berbagai macam sarana dan bangunan pendukung untuk mewadahi aktivitas pemerintahan baik kegiatan sosial, politik, ekonomi, budaya maupun tempat tinggal mulai dibangun secara bertahap. Berdasarkan itu semua maka Hari Jadi Kota Yogyakarta ditentukan pada tanggal 7 Oktober 2009 dan dikuatkan dengan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2004.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Risalah Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No 6 Tahun 2004.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5718989777553430908?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5718989777553430908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5718989777553430908' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5718989777553430908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5718989777553430908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/sejarah-berdirinya-kota-yogyakarta.html' title='SEJARAH BERDIRINYA KOTA YOGYAKARTA'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vKCYRvitM8o/TtDuoWDYp6I/AAAAAAAAA9I/9En7wfOcBJQ/s72-c/keraton-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5414091433296795066</id><published>2011-11-13T04:36:00.000-08:00</published><updated>2011-11-13T04:43:52.833-08:00</updated><title type='text'>Dalam Pilkada Kota Bengkulu Tahun 2012 Siap Menang Ya Harus Siap Kalah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Iz0tajtGwOE/Tr-7Spy_VSI/AAAAAAAAA8M/r_HrPDAd4nE/s1600/pilkada.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Iz0tajtGwOE/Tr-7Spy_VSI/AAAAAAAAA8M/r_HrPDAd4nE/s200/pilkada.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5674459984641873186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Kebanyakan bentrokan pilkada terjadi setelah pemilihan berlangsung, tatkala hasil pencoblosan mulai dihitung dan tanda-tanda kemenangan jatuh pada salah satu pasangan calon walikota dan wakilnya. Kerusuhan lebih banyak terjadi setelah pencoblosan daripada tatkala berlangsung kampanye. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang, alasan, sebab protes, kerusuhan, dan bentrokan itu hampir-hampir klasik, ya itu-itu juga, yakni tuduhan terjadinya kecurangan dan pelanggaran hukum. Penghitungan suara dinilai oleh salah satu pasangan cela, digelembungkan, direkayasa. Panwaslu, panitia pengawasan pilkada, tidak independen dan netral. Bahkan KPU Kota/Kab, Komisi Pemilihan Umum, pun digugat. Protes muncul disertai unjuk rasa. Unjuk rasa melanggar aturan karena tak terkontrol, maka terjadilah bentrokan dengan petugas ketertiban umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa juga bentrok antar pendukung peserta pilkada. Kejadian itu tentu saja disiarkan oleh media massa karena peristiwa itu menarik ataupun karena itulah cara media melakukan kontrol. Kesan dan dampak pun terbuka, serentak, dan interaktif. &lt;br /&gt;Harapan kita adalah demokrasi yang damai tidak disertai unsur kekerasan. Termasuk juga kebebasan menyampaikan pendapat termasuk melalui unjuk rasa yang damai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sampai terjadi ekses bentrokan dan kekerasan, tentunya hal itu menjadi perhatian yang serius bagi semua pihak yang terlibat dan berkepentingan. Sebab, demokrasi tentu saja tidak menghendaki dan menjauhi kekerasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, inilah tugas dari pihak-pihak yang terlibat dalam pilkada untuk bekerja sesuai dengan jalur hukum yang berlaku tanpa adanya penyimpangan dan kecurangan yang disengaja atau karena kelalaian dalam seluruh proses pilkada. Kedewasaanlah faktor utama dalam hal ini, terutama siap menang dan siap kalah. Bagaimanapun juga, kemenangan salah satu kontestan adalah kemenangan kita. &lt;br /&gt;Oleh : Akang Perantau&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5414091433296795066?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5414091433296795066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5414091433296795066' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5414091433296795066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5414091433296795066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/dalam-pilkada-kota-bengkulu-tahun-2012.html' title='Dalam Pilkada Kota Bengkulu Tahun 2012 Siap Menang Ya Harus Siap Kalah'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Iz0tajtGwOE/Tr-7Spy_VSI/AAAAAAAAA8M/r_HrPDAd4nE/s72-c/pilkada.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-2824721242304515243</id><published>2011-11-10T02:20:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T02:44:08.743-08:00</updated><title type='text'>Pil kada dan Pil Istri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-X3JoxWtG02Y/Truq9KKcYyI/AAAAAAAAA8A/Qhc7A2RY5aw/s1600/kota%2Bbengkulu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 197px; height: 131px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-X3JoxWtG02Y/Truq9KKcYyI/AAAAAAAAA8A/Qhc7A2RY5aw/s200/kota%2Bbengkulu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673316123280171810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu kedepan di Kota Bengkulu akan mengadakan Pilkada. Disana-sini orang sibuk berargumen seperti di terminal angkot, pangkalan ojek, loket travel, loket bus, loket pembayaran PDAM/Listrik/Telpon, antrian di teller Bank, pasar tradisional, Bengkulu Indah Mall (BIM), Mega Mall (Memo), warung pangsit, pecel lele lesehan, pasar ikan dan ayam serta sayur. Ratusan bahkan ribuan orang bercerita ditempat tersebut mengemukakan pendapatnya masing-masing hingga terdengar keras suara mereka sehingga membuat sebagian lain tersenyum. Sebenarnya secara teoritis manajemen merupakan luapan perasaan rakyat akan harapan dan asa di masa datang agar ekonomi berjalan dengan baik dan menguntungkan semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemilih yang berhak memilih yaitu yang sudah nikah serta sudah berumur 17 tahun keatas. Padahal sengketa Pilkada dari beberapa daerah lainnya masih berlarut-larut. Sidang PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Mahkamah Konstitusi (MK) terus berlangsung untuk menegakan keadilan bagi pihak yang bersengketa. Puluhan para pendukung kandidat yang kalah bersaksi dan memberikan argumentasinya agar pasangan mereka bisa menang di Mahkamah Konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau menang Pilkada memang terkait dengan jumlah pemilih, lihatlah program KB (Keluarga berencana) dimana bertujuan umum membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak, agar diperoleh suatu keluarga bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya serta pengaturan kelahiran, pendewasaan usia perkawinan, peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah dalam KB alat kontrasepsi sangat berperan penting, salah satunya adalah PIL KB. Telad minum Pil KB pasti akan mengakibatkan kehamilan dan akan menambah penduduk. Banyak penduduk pasti akan memenangkan pilkada bagi pasangan tertentu, sedangkan sedikit penduduk (pemilih) pasti pasangan itu akan kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita berkata, “Sudah minum Pil KB mengapa bisa hamil, apa yang salah dengan pil KB”. Wah…sudah pastilah karena ya…ya…ya… iya lah. Pil KB-nya baru sampai tenggorokan, celananya udah sampai lutut!” Dijamin 100 persen pasti hamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah ledakan penduduk menurut perkiraan pada tahun 2060 akan ada 475 juta penduduk seluruh Indonesia, Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) sekarang sangat serius untuk menyukseskan program KB untuk mencegah penduduk bertambah tetapi ini khabar buruk bagi Pilkada karena kekurangan pemilih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-2824721242304515243?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/2824721242304515243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=2824721242304515243' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2824721242304515243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2824721242304515243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/pil-kada-dan-pil-istri.html' title='Pil kada dan Pil Istri'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-X3JoxWtG02Y/Truq9KKcYyI/AAAAAAAAA8A/Qhc7A2RY5aw/s72-c/kota%2Bbengkulu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3645344838589462932</id><published>2011-11-10T02:07:00.001-08:00</published><updated>2011-11-10T02:15:03.823-08:00</updated><title type='text'>Angkot Padang Nan Unik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-5TAG3kRAKUo/TrukIKmNiDI/AAAAAAAAA70/e1D_UzWCxAg/s1600/angkota%2Bpadang-4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-5TAG3kRAKUo/TrukIKmNiDI/AAAAAAAAA70/e1D_UzWCxAg/s200/angkota%2Bpadang-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673308615793805362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-2w9-mV87NBY/TrukHs_vZNI/AAAAAAAAA7o/Q4-IHwE5vCQ/s1600/angkota%2Bpadang-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-2w9-mV87NBY/TrukHs_vZNI/AAAAAAAAA7o/Q4-IHwE5vCQ/s200/angkota%2Bpadang-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673308607847818450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-24fbF7pVlTk/TrukHnHu6DI/AAAAAAAAA7c/_ZTFkTo6f_Q/s1600/angkot%2Bpadang-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-24fbF7pVlTk/TrukHnHu6DI/AAAAAAAAA7c/_ZTFkTo6f_Q/s200/angkot%2Bpadang-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673308606270728242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-_mNUCNoPz7Q/TrujUAjRdDI/AAAAAAAAA7Q/BAQdK_awsUk/s1600/Angkot%2BUnik%2BPadang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-_mNUCNoPz7Q/TrujUAjRdDI/AAAAAAAAA7Q/BAQdK_awsUk/s200/Angkot%2BUnik%2BPadang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673307719743927346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Sebut saja kota Bogor yang sering dijuluki kota seribu angkot. Di Padang mungkin bisa ditambahkan, Kota seribu angkot modis. Begitulah kira-kira saya menamakannya hehehe. bukan HOAX atau nge-junk aja nih, tapi fenomena ini bisa anda buktikan sendiri atau teman-teman lihat sendiri. Hal ini sungguh jarang saya lihat baik di Jakarta maupun Bandung beserta kota-kota besar lainnya di Indonesia. Semuanya hanya mengharapkan ongkos dari penumpang tanpa memberi fasilitas apa-apa selain mengantarkan penumpang. Tak tanggung-tanggung, angkutan umum di Padang bisa mengalahkan aksesoris mobil-mobil pribadi, bisa dibayangkan angkot-angkot di Padang seperti mobil balap, gaul, modis. mulai dari tempelan-tempelan di badan mobil, kaca film, bodi rendah (ceper), sound system yahud, DVD, LCD, tempat duduk yang empuk dan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang baru datang ke Padang pasti terheran-heran melihat modisnya angkutan umum di kota Padang. Sudah banyak TV swasta nasional yang meliput fenomena ini, di luar mereka dipuji, dikagumi dan mencengangkan semua orang. Tapi di dalam mereka mempunyai musuh perda mengenai penertiban angkutan umum aksesoris berlebihan. Ironis memang.&lt;br /&gt;Oleh : Akang Rustandi yang baru tandang Ke Kota Padang (7 s.d. 9 Novmber 2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3645344838589462932?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3645344838589462932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3645344838589462932' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3645344838589462932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3645344838589462932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/angkot-padang-nan-unik_10.html' title='Angkot Padang Nan Unik'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5TAG3kRAKUo/TrukIKmNiDI/AAAAAAAAA70/e1D_UzWCxAg/s72-c/angkota%2Bpadang-4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-2692281377361079584</id><published>2011-11-10T02:07:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T02:08:00.474-08:00</updated><title type='text'>Angkot Padang Nan Unik</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-2692281377361079584?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/2692281377361079584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=2692281377361079584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2692281377361079584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2692281377361079584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/angkot-padang-nan-unik.html' title='Angkot Padang Nan Unik'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-8872453731240019342</id><published>2011-11-10T01:59:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T02:04:02.808-08:00</updated><title type='text'>Makna Hari Pahlawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-42CryPTRxUE/Truhi_PYkfI/AAAAAAAAA7E/SQJO5bqcEI4/s1600/hari%2Bpahlawan"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 191px; height: 136px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-42CryPTRxUE/Truhi_PYkfI/AAAAAAAAA7E/SQJO5bqcEI4/s200/hari%2Bpahlawan" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673305778066854386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Bangsa kita setiap tahun merayakan Hari Pahlawan pada 10 November. Pada saat itulah kita mengenang jasa para pahlawan yang telah bersedia mengorbankan harta dan nyawanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Kita memilih 10 November sebagai Hari Pahlawan karena pada tanggal tersebut 65 tahun silam para pejuang kita bertempur mati-matian untuk melawan tentara Inggris di Surabaya.&lt;br /&gt;Saat itu kita hanya mempunyai beberapa pucuk senjata api, selebihnya para pejuang menggunakan bambu runcing. Namun para pejuang kita tak pernah gentar untuk melawan penjajah. Kita masih ingat tokoh yang terkenal pada saat perjuangan itu yakni Bung Tomo yang mampu menyalakan semangat perjuangan rakyat lewat siaran-siarannya radionya. Ruslan Abdul Gani yang meninggal beberapa waktu lalu, adalah salah seorang pelaku sejarah waktu itu.&lt;br /&gt;Setiap tahun kita mengenang jasa para pahlawan. Namun terasa, mutu peringatan itu menurun dari tahun ke tahun. Kita sudah makin tidak menghayati makna hari pahlawan. Peringatan yang kita lakukan sekarang cenderung bersifat seremonial. Memang kita tidak ikut mengorbankan nyawa seperti para pejuang di Surabaya pada waktu itu.&lt;br /&gt;Tugas kita saat ini adalah memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman. Saat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan, rakyat telah mengorbankan nyawanya. Kita wajib menundukkan kepala untuk mengenang jasa-jasa mereka. Karena itulah kita merayakan Hari Pahlawan setiap 10 November.&lt;br /&gt;Akan tetapi kepahlawanan tidak hanya berhenti di sana. Dalam mengisi kemerdekaan pun kita dituntut untuk menjadi pahlawan. Bukankah arti pahlawan itu adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran? Bukankah makna pahlawan itu adalah pejuang gagah berani? Bukankah makna kepahlawanan tak lain adalah perihal sifat pahlawan seperti keberanian, keperkasaan, kerelaan berkorban, dan kekesatriaan?&lt;br /&gt;Menghadapi situasi seperti sekarang kita berharap muncul banyak pahlawan dalam segala bidang kehidupan. Dalam konteks ini kita dapat mengisi makna Hari Pahlawan yang kita peringati setiap tahun pada 10 November, termasuk pada hari ini. Bangsa ini sedang membutuhkan banyak pahlawan, pahlawan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, Indonesia yang adil dan demokratis, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;Kita mencatat beberapa wilayah Indonesia masih dihantui tindakan teror. Kita membutuhkan orang yang berani untuk menangkap pelakunya. Negeri kita sedang dililit kanker korupsi yang sudah mencapai stadium terakhir. Kita membutuhkan orang-orang berani untuk memberantasnya. Seorang ilmuwan pun bisa menjadi pahlawan dalam bidangnya berkat penemuannya yang dapat menyejahterahkan orang banyak. Seorang petugas pemadam kebakaran yang tewas saat berjuang mematikan api yang sedang membakar rumah penduduk adalah pahlawan juga.&lt;br /&gt;Setiap orang harus berjuang untuk menjadi pahlawan. Karena itu, hari pahlawan tidak hanya pada 10 November, tetapi berlangsung setiap hari dalam hidup kita. Setiap hari kita berjuang paling tidak menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri dan keluarga. Artinya, kita menjadi warga yang baik dan meningkatkan prestasi dalam kehidupan masing-masing. Mahasiswa Universitas Trisakti yang tewas ditembak dalam perjuangan reformasi sewindu lalu adalah pahlawan, meskipun negara belum menobatkan mereka sebagai pahlawan.&lt;br /&gt;Memang tidak mudah untuk menjadi pahlawan. Mungkin lebih mudah bagi kita menjadi pahlawan bakiak, yaitu suami yang patuh (takut) kepada istrinya. Atau menjadi pahlawan kesiangan, yakni orang yang baru mau bekerja (berjuang) setelah peperangan (masa sulit) berakhir atau orang yang ketika masa perjuangan tidak melakukan apa-apa, tetapi setelah peperangan selesai menyatakan diri pejuang.&lt;br /&gt;Hari ini kita merayakan Hari Pahlawan untuk mengenang jasa para pejuang pada masa silam. Kita bertanya pada diri sendiri apakah kita rela mengorbankan diri untuk mengembangkan diri dalam bidang kita masing-masing dan mencetak prestasi dengan cara yang adil, pantas dan wajar. Itulah pahlawan sekarang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-8872453731240019342?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/8872453731240019342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=8872453731240019342' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8872453731240019342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8872453731240019342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/makna-hari-pahlawan.html' title='Makna Hari Pahlawan'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-42CryPTRxUE/Truhi_PYkfI/AAAAAAAAA7E/SQJO5bqcEI4/s72-c/hari%2Bpahlawan' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-1408443894646304759</id><published>2011-11-09T06:56:00.000-08:00</published><updated>2011-11-09T07:25:15.150-08:00</updated><title type='text'>Dari Legenda menjadi Jembatan nan Megah  (Jembatan Siti Nurbaya)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-8uUL5CnmdQ4/TrqaZUAX5LI/AAAAAAAAA64/PLeTAeoBgSg/s1600/jembatan%2Bsiti%2Bnurbaya.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8uUL5CnmdQ4/TrqaZUAX5LI/AAAAAAAAA64/PLeTAeoBgSg/s200/jembatan%2Bsiti%2Bnurbaya.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673016440284243122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;B&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;erdiri megah membelah Batang Arau, tepatnya berada di daerah kota tua Padang, Jembatan Siti Nurbaya menjadi jalan menuju Taman Siti Nurbaya, di mana ia dan Syamsul Bahri dimakamkan&lt;/span&gt;.  Hujan lebat sedang berlangsung siang itu, ketika saya menginjakkan kaki di Jalan Dobi, Padang. Di depan, jalan ini terbagi tiga; di tengah adalah jalan menuju sebuah jembatan yang menghubungkan Kota Padang dengan Gunung Padang, dan sungai kecil Batang Arau yang bermuara ke Samudera Hindia di sepanjang Pantai Padang, memisahkan kedua daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Siti Nurbaya diambil dari nama tokoh cerita rakyat, seorang perempuan korban kawin paksa bernama Siti Nurbaya. Cerita ini sudah dituangkan dalam novel karya Marah Rusli dan sudah ditayangkan pula dalam sinetron berseri di TVRI dan sempat menjadi tontonan favorit yang ditunggu-tunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Palembang terkenal dengan Jembatan Ampera, dan Banjarmasin dengan Jembatan Barito, maka Padang memiliki Jembatan Siti Nurbaya. Jembatan ini terbentang sepanjang 60 meter menghubungkan daerah Muaro dengan Kampung Seberang Padang yang berada di kaki Gunung Padang. Pembangunannya selesai pada tahun 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kota Tua Padang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Siti Nurbaya terletak di Kecamatan Padang Selatan, sekitar satu kilometer arah barat dari Pasar Raya Padang, atau sekitar 25 km dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Dari bandara, untuk menuju lokasi ini, Anda bisa menyewa taksi. Jika pandai menawar, tarifnya bisa di bawah Rp 100 ribu. Atau, jika mau yang lebih murah, bisa juga dengan Bus Damri jurusan Pasar Raya Padang dengan ongkos Rp 15 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Pasar Raya, Anda harus menyambung naik angkutan kota menuju Muaro dengan membayar Rp 2.000. Turun di sekitar Muaro, Jembatan Siti Nurbaya sudah di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jalan Nipah, ketika mulai memasuki Jembatan Siti Nurbaya, di depan berdiri Gunung Padang dengan kokoh menghadap lautan Samudera Hindia. Sedang di bawah jembatan, kapal-kapal berlabuh di Dermaga Muaro Padang. Hingga akhir abad ke-19, dermaga ini merupakan pelabuhan besar yang terkenal sebagai salah satu dermaga tersibuk di Sumatera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bukti kebesaran Dermaga Muaro Padang di zaman dulu, di sepanjang pelabuhan ini berdiri kota tua Padang dengan bangunan-bangunan megah berarsitektur klasik Eropa walaupun sekarang (8-11-2011) agak rusak karena dilanda gempa setahun yang lalu. Bangunan-bangunan tua ini dulunya adalah peninggalan kolonialis Belanda untuk mendukung perdagangan rempah-rempah dengan para saudagar dari negeri Timur dan Eropa. Bangunan-bangunan tua ini ikut menjadi bagian pemandangan dari atas jembatan, berjejer megah sepanjang pelabuhan menghadap ke Batang Arau. Begitu majunya Kota Padang dulu dengan pelabuhan besar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, bangunan-bangunan tua itu umumnya ditempati warga Tionghoa. Makanya daerah kota tua ini juga dikenal sebagai China Town-nya Padang. Kawasan Pecinan ini berada agak ke barat dari Jembatan Siti Nurbaya, dengan jalan utamanya, Pondok. Terdapat sebuah kelenteng tua bergaya arsitektur China Selatan yang berusia lebih dari 200 tahun dan masih berfungsi hingga sekarang. Di seberang Batang Arau, juga terdapat bekas kuburan China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke arah timur dari kota tua ini, ditemui Pasa Batipuah dan Pasa Gadang, bekas pasar yang sekarang menjadi gudang-gudang penyimpanan rempah-rempah dan bahan-bahan bangunan. Tercium aroma rempah-rempah yang segar ketika saya melewati daerah ini. Sedangkan di sisi kanan, bangunan tua Bank Indonesia dengan arsitektur klasik masih berdiri kokoh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kopi dan Jagung Bakar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam hari, suasana Jembatan Siti Nurbaya jauh lebih mempesona. Lampu-lampu kecil dari rumah-rumah penduduk di kaki Gunung Padang tampak seperti titik-titik cahaya dari kejauhan. Lampu-lampu kapal dan bangunan-bangunan tua di sekitar dermaga juga ikut meramaikan, menambah romantis suasana malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan lampu-lampu itu dari kejauhan. Lampu-lampu Jembatan Siti Nurbaya akan tampak membentuk kombinasi gonjong Rumah Gadang, ciri khas bangunan di Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk di kursi-kursi plastik warna-warni di pinggir jalan di Jembatan Siti Nurbaya pada malam hari adalah kegiatan yang menyenangkan. Sambil mencium aroma laut, Anda bisa memesan secangkir kopi, jagung bakar manis, dan roti bakar yang masih hangat. Para pedagang makanan ringan menyediakan itu semua di Jembatan Siti Nurbaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga anak-anak muda yang berkumpul di sini, sembari mengobrol dengan teman-teman. Makanya tak heran, suasana Jembatan Siti Nurbaya pada siang hari akan jauh berbeda dengan suasana di malam hari. Pada malam minggu, jalanan akan macet saking banyaknya kendaraan yang parkir di sepanjang jembatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin bermalam minggu di sini, lebih baik tidak membawa mobil pribadi (cerita tukang sate). Lebih baik naik sepeda motor, atau sekali-sekali coba naik angkutan kota atau taksi. Paling, hanya akan merogoh kocek Rp 2.000 saja untuk angkot, atau sekitar Rp 30 ribu jika naik taksi dari pusat kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, sekalian saja naik bendi (delman, bahasa Padang) dari Pasar Raya Padang. Suasananya akan terasa lebih romantis, menikmati angin pantai di sepanjang jalan sembari mendengarkan sepatu kuda. Ongkosnya juga tak mahal, hanya sekitar Rp 30 ribu saja. Coba tawar pak kusirnya, mungkin bisa lebih murah. Apalagi kalau Anda bisa menawar dengan bahasa Minang. “Duo puluah ribu se yo, Pak!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Legenda Siti Nurbaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, di bukit yang disebut dengan nama Gunung Padang, Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri dimakamkan. Di Indonesia, siapa yang tak mengenal kisah cinta Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri yang berakhir tragis? Kisah mereka selalu diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia di SD hingga SMP. Mereka merupakan tokoh yang dikisahkan dalam Roman Siti Nurbaya karangan Marah Rusli, diterbitkan Balai Pustaka pada tahun 1922.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tua muda, lelaki perempuan, pejabat, hingga kalangan papa, menikmati kisah ini sebagai bagian sejarah dan budaya dari Indonesia. Cinta dari kedua insan ini disanjung sedemikian rupa, karena tetap kukuh meski tentangan dari orang tua maupun upaya Datuk Maringgih merebut hati Siti Nurbaya sangat besar. Sebuah kisah Romeo dan Juliet dari Ranah Minang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hanya tokoh fiksi yang tak nyata, tapi masyarakat mempercayai legenda tersebut sempat hidup di Padang pada zaman penjajahan Belanda. Begitu juga makam Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri, telah dianggap nyata berada di puncak Gunung Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menuju puncak Gunung Padang, di bagian kaki dan lerengnya terdapat pemukiman masyarakat, sekitar lima menit perjalanan dari Jembatan Siti Nurbaya. Di sana terdapat juga meriam tua dan benteng peninggalan Perang Dunia II yang moncongnya mengarah ke Muaro Padang. Di sekitar puncak terdapat beberapa lubang bekas tempat persembunyian dan pengintaian (bunker) peninggalan tentara Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuju puncak, jalan setapak bertangga-tangga telah menanti, namun kondisinya tidak sebaik lima belas tahun silam. Gunung Padang berada di ketinggian sekitar 400 meter dari permukaan laut. Dari puncaknya, keindahan panorama Batang Arau dan Dermaga Muaro Padang dengan Jembatan Siti Nurbaya, serta aktivitas Kota Padang menjadi pemandangan yang terhampar luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Christine Hakim &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum pulang, saya tak lupa membeli oleh-oleh. Tak jauh dari Jembatan Siti Nurbaya, di sepanjang sisi kiri Jalan Nipah, ditemukan toko-toko yang menjual oleh-oleh makanan khas Minangkabau. Toko-toko seperti Christine Hakim dan Nipah menyediakan keripik balado, sanjai, kue dakak-dakak, galamai dan makanan ringan lainnya. Bahkan rendang pun tersedia di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit bercerita tentang Keripik Balado Christine Hakim, ini tak ada hubungannya dengan artis senior Christine Hakim yang juga berdarah Minang. Awalnya Saya sempat berpikiran bahwa toko keripik balado ini milik Christine Hakim, sang artis. Namun ternyata tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Christine Hakim adalah nama sang pemilik toko keripik balado tersebut, yang ternyata keturunan Tionghoa dengan nama asli Kheng Kim. Sama seperti Christine Hakim artis, Kheng Kim juga lahir pada 1956. Pada tahun 1990, ia mengganti namanya menjadi Christine Hakim, karena pemerintah saat itu mewajibkan warga keturunan Tionghoa yang berada di Indonesia untuk mengganti nama sesuai dengan Bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak tahu juga, apakah Keripik Balado Christine Hakim ini terkenal karena kebetulan bernama sama dengan artis Christine Hakim, atau memang karena enaknya keripik balado tersebut. Tapi yang jelas, Christine Hakim, sang pengusaha keripik balado, telah berhasil mengelola 150 usaha kecil menengah (UKM) dan mampu mengangkat makanan tradisional Minangkabau hingga ke mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah, lupakan Christine Hakim. Saya sudah menjinjing sekardus kecil keripik balado, sanjai, kue dakak-dakak, dan galamai. Oya, satu lagi. Jika pergi ke Jembatan Siti Nurbaya di malam hari, jangan lupa menyusuri jalan sepanjang pesisir Pantai Padang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, kesempatan langka ini akan menjadi salah satu pengalaman tersendiri yang akan saya kenang dan ingat sampai hayat nanti. (Padang, Hotel Pangeran City, 09-11-2011).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-1408443894646304759?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/1408443894646304759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=1408443894646304759' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1408443894646304759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1408443894646304759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/dari-legenda-menjadi-jembatan-nan-megah.html' title='Dari Legenda menjadi Jembatan nan Megah  (Jembatan Siti Nurbaya)'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-8uUL5CnmdQ4/TrqaZUAX5LI/AAAAAAAAA64/PLeTAeoBgSg/s72-c/jembatan%2Bsiti%2Bnurbaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3286844316525041978</id><published>2011-11-09T06:51:00.000-08:00</published><updated>2011-11-09T06:55:16.377-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH BIM (Bandaara International Minangkabau)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-wCfb6nng8rg/TrqUSdcQmCI/AAAAAAAAA6s/KpbgFYQxOXE/s1600/bandar%2Budara%2Bminangkabau-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-wCfb6nng8rg/TrqUSdcQmCI/AAAAAAAAA6s/KpbgFYQxOXE/s200/bandar%2Budara%2Bminangkabau-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673009725488273442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-O0CJA492ofU/TrqULzK7lWI/AAAAAAAAA6g/2IdJjNommGw/s1600/bandar%2Budara%2Bminangkabau-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-O0CJA492ofU/TrqULzK7lWI/AAAAAAAAA6g/2IdJjNommGw/s200/bandar%2Budara%2Bminangkabau-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673009611062089058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bandara baru di Ketaping yang diberi nama Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah dioperasikan sejak 22 juli 2005.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; bandara ini didesign dengan arsitetur tradisional Minangkabau dengan ciri khas Bagonjong atau atap berbentuk tanduk dan interior terminal penumpang yang dihiasi dengan ukiran Minangkabau tradisional sebagai aksen interior modern yang penuh imajinasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandara Internasional Minangkabau merupakan bandara pertama dan satu – satunya di negara ini bahkan di dunia yang menggunakan nama etnik sebagai nama bandaranya. Fasilitas pendukungnya yang semuanya menggunakan nama dan istilah Minang dan gedung terminal penumpangnya merupakan gedung terbesar di Indonesia dengan arsitektur Minangkabau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandara Internasional Minangkabau terletak 23 km dari pusat Kota Padang, menempati lahan seluas ± 427 hektare sebagai pintu gerbang utama Sumatera Barat. Bandara ini mulai dibangun tahun 2001 menggantikan Bandara Tabing yang telah beroperasi selama 34 tahun. Dipindahkannya Bandara Tabing ke Bandara Internasional Minangkabau karena sudah tidak lagi memenuhi persyaratan dari segi keselamatan penerbangan. Bandara baru yang pembangunannya menghabiskan dana sekitar 9,4 miliar Yen yang merupakan pinjaman lunak dari Japan Bank Internasional Coorporation (JICB) dan APBN sekitar Rp. 97,6 miliar (10%-nya) melibatkan kontraktor Shimizu dan Marubeni JO dari Jepang serta Adhi Karya dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah penerbangan yang melayani rute dari dan ke Bandara Internasional Minangkabau seperti di Bandara Tabing menghubungkan Padang dengan Jakarta, Medan, Batam dan Pekanbaru untuk domestik, sedangkan untuk pelayanan transportasi udara ke luar negeri (internasional) yaitu Singapura dan Kualalumpur. Hingga saat ini tercatat sebanyak sepuluh maskapai penerbangan nasional dan dua maskapai penerbangan asing beroperasi di Bandara Internasional Minangkabau. Bandara Internasional Minangkabau dapat menampung pesawat udara berbadan lebar seperti A 330 atau MD 11 dan kelengkapan fasilitas yang jauh berbeda dengan Bandara Tabing dapat lebih menggairahkan aktifitas penerbangan di bandara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandara Internasional Minangkabau merupakan bandara kedua setelah Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng yang pembangunannya benar – benar dari awal. Rencana induk (masterplan) bandara ini akan dibangun dalam tiga fase, fase keduanya akan dimulai pada tahun 2010. bila seluruh fase telah diselesaikan panjang landasan Bandara Internasional Minangkabau akan bertambah hingga 3.600 meter yang dilengkapi dengan parallel taxiway disertai dengan pembangunan fasilitas pendukung lainnya, seperti gedung terminal penumpang. Mengingat kondisi saat ini, jumlah penumpang yang sudah mencapai 1,3 juta pertahun, sudah dua kali lipat lebih dari yang direncanakan dulu, yang menargetkan 622.000 penumpang pertahun untuk dapat dipenuhi pada tahun 2010. Bandara Internasional Minangkabau harus secepatnya dikembangkan agar dapat menampung peningkatan jumlah penumpang dan barang dimasa yang akan datang, sehingga kenyamanan dan kepuasan pengguna jasa dapat tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan pembangunan bandara, Pemerintah daerah membangun sebuah jembatan layang (fly over) di perempatan jalan masuk ke bandara, yang sampai saat ini belum selesai pengerjaannya, serta pelebaran ruas jalan Tabing – Duku sepanjang 10 km yang terletak pada ruas jalan Padang – Bukit Tinggi. Dengan status jalan Nasional ini, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang bertujuan disamping untuk meningkatkan kapasitas pelayanan mobilitas penumpang dan barang, juga dalam rangka menunjang Bandara Internasional Minangkabau. PT. (Persero) Kereta Api juga berencana membuka akses kereta api masuk ke Bandara Internasional Minangkabau dengan menambah rel baru sepanjang 4 km masuk ke bandara ini. nantinya dengan dukungan prasarana yang memadai, Bandara Internasional Minangkabau mudah dicapai dengan bermacam moda transportasi. Untuk public transportation saat ini baru tersedia bus dan taksi yang melayani rute Bandara Internasional Minangkabau – Kota Padang dan kota – kota lain di Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandara Internasional Minangkabau membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, yang sekaligus merupakan tantangan baru yang harus dihadapi. Dalam konsep ekonomi pembangunan, prasarana publik harus lebih dulu dipersiapkan. Karena nantinya prasarana pendukung lainnya akan terstimulator dengan sendirinya. Sumatera barat memiliki keunggulan dari segi alam dan Budayanya serta pendidikan yang tinggi, menjadi suatu prospek yang bagus untuk mengembangkan perekonomian Sumatera barat. Terlebih lagi dari segi pariwisata Sumatera Barat yang memang cukup potensial untuk menumbuh kembangkan daerah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3286844316525041978?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3286844316525041978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3286844316525041978' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3286844316525041978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3286844316525041978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/sejarah-bim-bandaara-international.html' title='SEJARAH BIM (Bandaara International Minangkabau)'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-wCfb6nng8rg/TrqUSdcQmCI/AAAAAAAAA6s/KpbgFYQxOXE/s72-c/bandar%2Budara%2Bminangkabau-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-4175923709209621719</id><published>2011-11-09T06:31:00.000-08:00</published><updated>2011-11-09T06:33:50.915-08:00</updated><title type='text'>Lah Jatuah, Diimpok Baban Pulo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-QTlMLhZ6waY/TrqPSNN3rII/AAAAAAAAA6U/TRW8GhA5pdk/s1600/banjir%2Bpesisir.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 136px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-QTlMLhZ6waY/TrqPSNN3rII/AAAAAAAAA6U/TRW8GhA5pdk/s200/banjir%2Bpesisir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673004223574813826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dunsanak-dunsanak awak nan manjadi korban banjir di Pasisia dan di Pasaman Barat kini iduiknyo sabana susah di ateh susah. Bak kecek pepatah urang tuo-tuo saisuak juo, lah jatuah diimpok dek baban barek pulo.&lt;br /&gt;Dari barita koran ‘Singgalang’ dikatahui dek urang-urang di lapau Uwo Pulin baraso korban banjir di pasisia kini kakurangan bareh. Ijankan di rumah-rumah atau di kadai, di gudang pun indak ado lai bareh.&lt;br /&gt;Di Pasaman Barat, kini korban-korban banjir lah mulai pulo kanai sakik paruik. Dalam istilah kasehatannyo, kanai diare.&lt;br /&gt;“Iko iyo lah sabana jatuah diimpok janjang nampaknyo mah,” kato Udin Kuriak.&lt;br /&gt;“Kini indak banyak rumah nan pakai janjang lai doh Din. Kurang pas istilah tu untuak zaman kini mah,” sorak Mak Pono.&lt;br /&gt;“Apo nan pas manuruik Mamak?” Tanyo Udin.&lt;br /&gt;“Lah jatuah diimpok dek baban barek. Baban barek ko pakai singguluang batu pulo. Cubo bayangkan barek dan sakiknyo dek Udin. sumah abih, haratao tandeh, nan ka dimakan indak ado pulo,” jawek Mak Pono.&lt;br /&gt;“Tunggu Mak. Den bayangan nta lu!” Potong Kari Garejoh.&lt;br /&gt;“Iko indak untuak garah doh. Harusnyo awak marasoan baa parasaan dunsanak awak di kampuang Uncu Labai kini. Rumah, sawah sarato tampek usao lah anyuik dek banjir. Dalam kondisi bantuak itu indak pulo ado bareh untuak ditanak. Kiro-kiro apo nan ka dimakan dek masyarakaik? Bayangkanlah baa anak-anak indak lalok di rumah dan indak pulo ado nasi. Jujur se, den iyo ndak talok mambayangkannyo doh,” kecek Udin.&lt;br /&gt;“Batua mah Din. Kapatang Uncu sempat ma-es-em-es den. Keceknyo kalau ado kawan-kawan nan nio mambantu, rancak makanan dikirim ka situ. Salain itu salimuik jo ubek-ubek,” kecek Uwo Pulin pulo indak katinggalan basuaro.&lt;br /&gt;“Saandainyo ado bareh, dima ka batanak? Rumah tu bana nan indak ado. Lah anyuik. Kok ado bana tenda, baa maiduik-an api? Nagari tu taganang dan hujan indak baranti turun. Kabanyo kayu api ndak lo ado,” Angah Piyan lah sato pulo mangecek.&lt;br /&gt;“Baitu juo dunsanak awak di Pasaman Barat, Ngah. Rumah tarandam, sakik paruik tibo pulo. Ijankan untuak baubek, untuak nan ka dimakan se indak ado,” kato Udin baliak.&lt;br /&gt;“Samo badoa se awak, mudah-mudahan nagari tu capek bangkik dan indak ado lai musibah. Ciek lai awak harus tabah dan saba. Karano Allah indak ka manimpokan musibah ka suatu kaum, kalau kaum itu indak sanggup manarimonyo. Satiok musibah pasti ado hikmahnyo,” kecek Malin Kacindin. (eSPe St.Soeleman)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-4175923709209621719?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/4175923709209621719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=4175923709209621719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4175923709209621719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4175923709209621719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/lah-jatuah-diimpok-baban-pulo.html' title='Lah Jatuah, Diimpok Baban Pulo'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-QTlMLhZ6waY/TrqPSNN3rII/AAAAAAAAA6U/TRW8GhA5pdk/s72-c/banjir%2Bpesisir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6702128145241967592</id><published>2011-11-06T01:12:00.000-07:00</published><updated>2011-11-06T01:15:13.762-07:00</updated><title type='text'>Enam Belas Tokoh Sastra Sunda yang Berpengaruh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-stbFpzVHtgQ/TrZCCzqjUwI/AAAAAAAAA6I/waL2MH0LOYw/s1600/hasan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 151px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-stbFpzVHtgQ/TrZCCzqjUwI/AAAAAAAAA6I/waL2MH0LOYw/s200/hasan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671793396715574018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEJAUH dapat dilacak&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, buku atau penelitian tentang tokoh sastra Sunda yang telah diusahakan masih bisa dihitung jari. Sekadar contoh, penelitian Tini Kartini dkk. yang berjudul Biografi dan Karya Sastrawan Sunda Masa 1945-1965 (1978), Yuhana dengan Sastrawan Sunda (1979), Daéng Kanduruan Ardiwinata, Sastrawan Sunda (1979), dan Biografi dan Karya Pujangga Haji Hasan Mustapa (1985). Juga Ajip Rosidi dengan Haji Hasan Mustapa jeung Karya-karyana (1989). Adapun yang paling mutakhir adalah Ensiklopedi Sunda (2000) dan Apa Siapa Orang Sunda (2003) yang keduanya karya Ajip Rosidi dkk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dokumen yang sedikit itulah, untuk sementara dapat dibentangkan kiprah beberapa tokoh sastra Sunda. Menurut pengamatan saya, sedikitnya ada 16 tokoh yang berpengaruh dalam sastra Sunda yang mewakili zaman dan genre karya yang dihasilkannya. Adapun pemilihan dan penempatan urutan tokoh diniati hanya mengenalkan saja, tidak untuk menilai, apalagi mengesampingkan tokoh lain. Pertimbangannya pun didasarkan pada popularitas dan dominasi hasil karya yang besar pengaruhnya dalam jagat sastra Sunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh pertama dan kedua adalah P. H. H. Mustapa (1852-1930) dan Muh. Musa (1822-1886). Keduanya tokoh sastra Sunda terbesar pada zaman kolonial yang banyak menulis dangding dan wawacan. Sekitar tahun 1900-an, misalnya, P.H.H. Mustapa sempat menulis lebih dari 10.000 bait dangding yang kualitas literernya dianggap bermutu tinggi. Selain itu ia pun banyak menulis anekdot dan prosa. Namun kebesarannya baru disebut-sebut pada tahun 1950-an oleh Ajip Rosidi, yang selanjutnya memicu para peneliti untuk mendalaminya. Tahun 1965 P. H. H. Mustapa mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dan pada tahun 1977 Presiden RI memberikan Anugerah Seni kepadanya sebagai sastrawan daerah Sunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Muh. Musa (1822-1886) adalah pelopor sastrawan Sunda pada paruh kedua abad 19. Karya-karyanya dalam bentuk wawacan (11 judul) dan prosa (33 judul), baik asli maupun terjemahan, banyak diterbitkan pemerintah kolonial pada waktu itu. Wawacan “Panji Wulung”, merupakan salah satu karyanya yang cukup populer di masyarakat Sunda. Berkat jasa dan hubungannya yang baik dengan pemerintah kolonial, Muh. Musa sempat memperoleh medali emas. Muh. Musa pun banyak mengusahakan buku bacaan berbahasa Sunda. Menurut catatan Moriyama (2005), Muh. Musa sedikitnya menerbitkan 14 judul buku yang dicetak pada zaman pemerintah kolonial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh ketiga dan keempat adalah D.K. Ardiwinata (1866-1947) dan Yuhana. Keduanya tokoh sastra Sunda pada zaman Balai Pustaka yang banyak menulis novel. Baruang ka nu Ngarora (1914) adalah novel pertama berbahasa Sunda yang ditulis oleh D.K. Ardiwinata. Selain itu ia pun menulis dongeng dan banyak menyadur karya-karya pengarang dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikirannya yang terpenting adalah bahwa orang Sunda harus banyak menulis prosa ketimbang puisi (dangding) yang sering kali merusak bahasa karena hendak memenuhi aturan pupuh. Adapun Yuhana (nama aslinya Achmad Bassach) adalah pengarang novel Sunda yang karya-karyanya setia diterbitkan oleh penerbit swasta. Tidak tercatat satu pun novelnya yang diterbitkan Balai Pustaka. Novel populernya yang pertama adalah Carios Eulis Acih (1923). Novel tersebut menuai sukses besar pada waktu itu dan sempat dibuat film. Setelah itu keluar novelnya yang lain, seperti Neng Yaya (1923), Agan Permas (1926), dan yang paling terkenal Rasiah nu Goréng Patut (1928) atau lebih dikenal dengan Karnadi Anémer Bangkong karena tokoh utamanya bernama Karnadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel ini dikarang bersama dengan Sukria serta pernah dibuat film. Hal yang membuat Yuhana dapat digolongkan sebagai pembaru sastra Sunda karena karya-karyanya dapat hidup di luar bayang-bayang Balai Pustaka. Meski berbeda gaya dalam berkarya, keduanya berpengaruh dalam sastra Sunda, terutama dalam penulisan novel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tini Kartini&lt;br /&gt;Tokoh kelima dan keenam adalah GS dan Tini Kartini (lahir 1933-sekarang). Menurut M.A. Salmun, GS bernama lengkap G. Sastradiredja. Namun menurut R. Éro Bratakusumah, GS bernama lengkap G. Soewandakoesoemah. GS adalah pelopor penulisan cerpen berbahasa Sunda. Dogdog Pangréwong (1930) adalah kumpulan cerpennya yang pertama dalam bahasa Sunda dan merupakan kumpulan cerpen yang pertama terbit di Indonesia. Isinya delapan cerpen bernada humor yang dialog antartokohnya terasa hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menulis cerpen, GS pun menulis karangan lepas dalam majalah Parahiangan. Adapun Tini Kartini dapat disebutkan sebagai pengarang wanita cukup kuat dalam cerpen Sunda. Kumpulan cerpennya yang pertama terbit ialah Jurig!, Paméran, dan Nyi Karsih. Selain itu Tini Kartini banyak melakukan penelitian tentang sastra dan sastrawan Sunda. Meskipun keduanya berbeda zaman, namun dalam hal kepengarangannya, baik GS maupun Tini Kartini termasuk tokoh berpengaruh dalam sastra Sunda, terutama dalam penulisan cerpen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh ketujuh dan kedelapan adalah Kis Ws (1922-1995) dan Sayudi (1932-2000). Keduanya pelopor dan pembaru dalam penulisan sajak Sunda. Kis Ws adalah orang Sunda pertama yang menulis sajak Sunda sekitar tahun 1950-an. Sempat terjadi polemik ketika sajaknya untuk pertama kali dimuat dalam Sk. Sipatahunan, karena pada waktu itu orang Sunda lebih mengenal dangding. Selain menulis sajak, Kis Ws pun banyak menulis cerpen dan esai. Adapun Sayudi banyak disebut sebagai penulis sajak epik pertama dalam sastra Sunda. Lalaki di Tegal Pati (1962) merupakan buku kumpulan sajak karya Sayudi dan pertama dalam sastra Sunda. Setelah itu Sayudi mengeluarkan kumpulan sajaknya yang kedua berjudul Madraji (1983). Banyak ahli menyebutkan bahwa Madraji merupakan carita pantun modern, karena bentuknya seperti paduan antara sajak dan carita pantun. Kis Ws dan Sayudi merupakan tokoh berpengaruh dalam sastra Sunda, terutama dalam penulisan sajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAF&lt;br /&gt;Tokoh kesembilan dan kesepuluh adalah RAF (1929-2008) dan R.H. Hidayat Suryalaga (1941-sekarang). Keduanya sastrawan yang banyak menulis naskah drama, atau setidaknya mempunyai perhatian yang luas terhadap dunia teater. RAF (Haji Rahmatullah Ading Affandie) disebut-sebut sebagai pelopor dalam drama Sunda modern. Lewat jasa-jasanya kita pernah melihat gending karesmen dan drama berbahasa Sunda muncul pertama kalinya di layar kaca TVRI. “Inohong di Bojongrangkong” adalah judul sinetron (?) garapannya yang cukup melegenda dan sangat dipikalandep oleh penonton TVRI pada masanya. Ditayangkan sebulan sekali sampai 110 episode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R.H. Hidayat Suryalaga banyak menulis naskah gending karesmen, longser, dan drama berbahasa Sunda. Penelitian Agus Suherman (1998) mencatat lebih dari 25 naskah gending karesmen, longser, dan drama yang sudah ditulis R.H. Hidayat Suryalaga. Di antara naskah drama yang paling kuat adalah “Sanghyang Tapak”, “Cempor”, dan “Setatsion Para Arwah”. R.H . Hidayat Suryalaga termasuk tokoh yang memelopori berdirinya Teater Sunda Kiwari (1975) dan berhasil menerjemahkan Alquran ke dalam bentuk pupuh. Keduanya bolehlah disebut tokoh berpengaruh dalam penulisan naskah drama dan gending karesmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajip rosidi&lt;br /&gt;Tokoh kesebelas dan kedua belas adalah Ajip Rosidi (1938-sekarang) dan Duduh Durahman (1939-sekarang). Keduanya kritikus kuat dalam sastra Sunda. Ajip Rosidi dipandang sebagai tokoh kritis, frontal, dan pemberani dalam berpolemik. Banyak esai kritik yang telah ditulisnya, di antaranya dikumpulkan dalam buku Dur Panjak! (1967), Dengkleung Déngdék (1985), Hurip Waras! (1988), dan Trang-trang Koléntrang (1999). Selain itu Ajip Rosidi pun banyak berkiprah dalam dunia penerbitan. Namun pekerjaan raksasanya dalam dunia sastra Sunda antara lain penelitian tentang folklor dan pantun Sunda, penyusunan Ensiklopedi Sunda, pemrakarsa Konferensi Internasional Budaya Sunda I, dan sejak tahun 1989 secara rutin memberikan Hadiah Rancagé untuk sastrawan berbahasa Sunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Duduh Durahman, banyak menulis kritik terhadap sastra Sunda. Karya kritiknya telah dikumpulkan dalam Catetan Prosa Sunda (1984) dan Sastra Sunda Sausap Saulas (1991). Selain itu Duduh Durahman pun banyak menulis cerpen dan setia mengasuh rubrik sastra di majalah Manglé. Duduh Durahman pun dikenal sebagai aktor dan kritikus film. Maka meskipun tidak sejajar dalam produktivitas berkarya dan aktivitas kegiatan, keduanya tokoh berpengaruh terutama dalam penulisan kritik sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu Wibisana&lt;br /&gt;Tokoh ketigabelas dan keempatbelas adalah Wahyu Wibisana (1935-sekarang) dan Yus Rusyana (1938-sekarang). Keduanya praktisi sekaligus akademisi sastra Sunda yang banyak menulis sajak, prosa, maupun drama dalam bahasa Sunda. Sebagai akademisi, keduanya memang seorang pendidik dan peneliti. Wahyu Wibisana, misalnya, pernah menjadi guru SD dan dosen tamu di IKIP Bandung. Selain itu Wahyu pun banyak melakukan penelitian dalam bidang sastra Sunda, menyusun kurikulum mata pelajaran bahasa dan sastra Sunda, menulis buku pelajaran sastra Sunda, dan menulis berbagai makalah tentang sastra Sunda yang disampaikan dalam forum pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yus Rusyana&lt;br /&gt;Yus Rusyana adalah guru besar bahasa dan sastra Indonesia dan Sunda pada Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Banyak melakukan penelitian, menulis buku pelajaran sastra Sunda, dan menyampaikan prasaran dalam forum ilmiah. Beliaulah sastrawan Sunda yang pertama mendapat hadiah Rancagé lewat karyanya Jajatén Ninggang Papastén (1989). Selain sebagai sastrawan, keduanya dapat ditempatkan sebagai tokoh akademisi dalam sastra Sunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh kelimabelas dan keenambelas adalah Godi Suwarna (1956-sekarang) dan Etty R.S. (1958-sekarang). Keduanya pengarang sajak Sunda yang sangat potensial. Godi Suwarna pernah menggemparkan jagat Sunda berkat sajak-sajaknya yang dekonsturktif. Kata-kata dalam sajak-sajak Godi punya idiom bahasa Sunda yang khas. Idiom tersebut merupakan paduan antara bahasa Sunda lulugu, dialek, dan populer. Selain piawai menulis, Godi juga sangat terampil membaca sajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Etty R.S. merupakan pengarang wanita dalam sajak Sunda yang kuat dalam memilih diksi. Sajak-sajaknya realistis dan sedikit arkhais. Banyak yang menyatakan bahwa Etty pelopor pengarang wanita dalam menulis sajak Sunda kontemporer. Baik Godi maupun Etty R.S., keduanya merupakan pelopor dalam penulisan sajak Sunda kontemporer. Di tangan Godi dan Etty, sajak Sunda dapat disukai oleh remaja dan anak-anak sekolah. Terbukti dalam setiap perlombaan deklamasi sajak Sunda antarpelajar, sajak Godi dan Etty selalu menjadi sajak wajib untuk dideklamasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etty RS&lt;br /&gt;Itulah 16 tokoh berpengaruh dalam sastra Sunda. Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya sempat mendapat hadiah Rancagé, Yus Rusyana untuk karya (1989) dan jasa (2000), RAF untuk karya (1991) dan jasa (1998), Godi Suwarna untuk karya (1993, 1996, 2008), Kis Ws untuk jasa (1993), Sayudi untuk jasa (1994), Etty RS untuk karya (1995), Wahyu Wibisana untuk jasa (1997), Duduh Durahman untuk jasa (1999), dan Tini Kartini untuk jasa (2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak tokoh sastra Sunda lainnya yang berpengaruh. Sebutlah, antara lain R. Méméd Sastrahadiprawira, Moh. Ambri, Ki Umbara, Sjarif Amin, Muh. Rustandi Kartakusuma, Abdullah Mustapa, Yoseph Iskandar, H. Rusman Sutiasumarga, Dedy Windyagiri, Holisoh MÉ, dan Tatang Sumarsono. Dengan demikian, maka apa yang dapat dilakukan? Kiranya harus ada tulisan tentang 100 tokoh berpengaruh dalam sastra Sunda. ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Deni Hadiansah, Mahasiswa S-2 Kajian Sastra Kontemporer Unpad Bandung, pengasuh acara “Ngamumulé Basa Sunda” di RRI Bandung, aktif di Yayasan Atikan Sunda (YAS) Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Khazanah, Pikiran Rakyat, Bandung&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6702128145241967592?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6702128145241967592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6702128145241967592' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6702128145241967592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6702128145241967592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/enam-belas-tokoh-sastra-sunda-yang.html' title='Enam Belas Tokoh Sastra Sunda yang Berpengaruh'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-stbFpzVHtgQ/TrZCCzqjUwI/AAAAAAAAA6I/waL2MH0LOYw/s72-c/hasan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-4813229611523612992</id><published>2011-11-06T00:58:00.000-07:00</published><updated>2011-11-06T01:02:44.405-07:00</updated><title type='text'>Hal yang membatalkan ke Islaman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-7HX7r3EMNZM/TrY_HXRgu3I/AAAAAAAAA58/OIXALfgzcno/s1600/MUSLIM.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7HX7r3EMNZM/TrY_HXRgu3I/AAAAAAAAA58/OIXALfgzcno/s200/MUSLIM.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671790176458816370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku seagama!. Ketahuilah, bahwa ada beberapa hal yang dapat membatalkan keislaman seseorang. Dan yang paling banyak terjadi ada sepuluh macam yang wajib dihindari. Hal-hal tersebut ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERTAMA&lt;/span&gt; : Mempersekutukan Allah (Syirk) dalam ibadah. Allah berfirman: Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah niscaya Allah akan mengharamkan sorga baginya, dan tempat tinggalnya (kelak) adalah neraka; dan tiada seorang penolongpun bagi orang-orang yang zhalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara perbuatan syirik tersebut ialah meminta do’a dan pertolongan kepada orang-orang yang telah mati, begitu pula bernadzar dan menyembelih kurban demi mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEDUA&lt;/span&gt;: Menjadikan sesuatu sebagai perantara antara dirinya dengan Allah dengan meminta do’a dan syafa’at serta berserah diri (tawakkal) kepada perantara itu. Yang melakukan hal tersebut, menurut kesepakalan Ulama’ (Ijma’), adalah kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KETIGA&lt;/span&gt;: Tidak mengkafirkan orang musyrik, atau ragu akan kekafiran mereka, ataupun membenarkan faham (madzhab) mereka, dengan demikian ia telah kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEEMPAT&lt;/span&gt;: Berkeyakinan bahwa selain tuntunan Nabi Muhammad saw. itu lebih sempurna, atau berkeyakinan bahwa selain ketentuan hukum beliau itu lebih baik, sebagaimana mereka yang mengutamakan aturan-aturan manusia yang melampaui batas lagi menyimpang dari hukum Allah (aturan-aturan Taghut), dan mengenyampingkan hukum Rasulullah saw. Maka yang berkeyakinan seperti ini adalah kafir. Sebagai contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkeyakinan bahwa aturan-aturan dan perundang-undangan yang diciptakan manusia lebih utama dari pada Syari’at lslam, atau berkeyakinan bahwa aturan lslam tidak tepat untuk diterapkan pada abad kedua puluh ini, atau berkeyakinan bahwa lslam adalah sebab kemunduran kaum Muslimin, atau berkeyakinan bahwa lslam itu terbatas dalam mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya saja, tidak mengatur urusan segi kehidupan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpendapat bahwa melaksanakan hukum Allah dalam memotong tangan pencuri, atau merajam pelaku zina yang telah kawin (muhsan), tidak sesuai lagi masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkeyakinan dengan dibolehkannya menggunakan selain hukum Allah dalam segi mu’amalat Syar’iah (seperti: perdagangan, sewa menyewa, pinjam meminjam dlsb.), atau dalam menentukan Hukum Pidana, atau lainnya, sekalipun tidak disertai dengan keyakinan bahwa hukum-hukum tersebut lebih ulama dari pada Syari’at lslam. Karena dengan demikian ia telah menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah, menurut kesepakatan Ulama’ (Ijma’). Sedangkan setiap orang yang menghalalkan apa yang sudah jelas dan tegas diharamkan oleh AlIah dalam Agama, seperti: zina, arak, riba dan penggunaan perundang-undangan selain syari’at Allah, maka ia adalah kafir menurut kesepakatan ummat Islam (Ijma’).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KELIMA&lt;/span&gt;: Membenci sesuatu yang telah ditetapkan oleh Rasulullah saw sebagai Syari’at beliau, walaupun ia mengamalkannya, maka ia menjadi kafir, karena Allah telah berfirman: Demikian itu adalah dikarenakan mereka benci terhadap apa yang diturunkan oleh Allah, maka Allah menghapuskan (pahala) segala amal perbuatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEENAM&lt;/span&gt;: Memperolok-olok terhadap sesuatu dari ajaran, Rasulullah saw., ataupun terhadap pahala maupun siksaan yang telah menjadi ketetapan Agama, maka ia menjadi kafir, karena Allah telah berfirman: Katakanlah (wahai Muhammad), terhadap AlIahkah dan ayat-ayatNya serta RasulNya kau sekalian memperolok-olok? tiada arti kau meminta ma’af, karena kau kafir setelah beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KETUJUH&lt;/span&gt;: Sihir, diantaranya ialah ilmu guna-guna (sarf) yaitu merobah kecintaan seorang suami terhadap isterinya menjadi suatu kebencian; begitu juga ilmu pekasih, yaitu menjadikan seseorang mencintai sesuatu yang tak disenanginya dengan cara-cara syetani. Maka barang siapa yang mengerjakan sihir atau senang dan rela dengannya mak ia adalah kafir, karena Allah berfirman: Sedang kedua malaikat itu tidak mengajarkan (suatu sihir) kepada seorangpun sebelum mengatakan, sesungguhnya kami hanya cobaan bagimu, sebab itu janganlah kamu kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEDELAPAN&lt;/span&gt;: Membantu dan menolng orang-orang musyrik untuk memusuhi kaum Muslimin, karena Allah berfirman: Dan barang siapa diantara kamu mengambil mereka (Yahudi dan Nasrani) menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KESEMBILAN&lt;/span&gt;: Berkeyakinan bahwa sebagian manusia diperbolehkan tidak mengikuti Syari’at Muhammad saw., maka yang berkeyakinan seperti ini adalah kafir. Karena Allah berfirman: Barang siapa menghendaki selain lslam sebagai agama, maka tak akan dtterima agama itu daripadanya, dan ia di akhirat tergolong orang-orang yang merugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KESEPULUH&lt;/span&gt;: Berpalirng secara keseluruhan dari agama AIlah, atau dari hal-hal yang menjadi syarat mutlak sebagai muslim, tanpa mempelajarinya dan tanpa melaksanakan ajarannya. Karena Allah berfirman: Tiada yang lebih zhalim daripada orang yang telah mendapatkan peringatan melalui ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling daripadanya, Sesungguhnya Kami akan menimpakan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: Dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal-hal yang membatalkan keislaman ini, tak ada bedanya dalam hukum, antara yang main-main dan yang sungguh-sungguh bersengaja melanggar atau pun yang karena takut terkecuali yang dipaksa. Semoga Allah melindungi kita dari hal-hal yang mendatangkan kemurkaanNya dan kepedihan siksa-Nya. Amin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-4813229611523612992?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/4813229611523612992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=4813229611523612992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4813229611523612992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4813229611523612992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/hal-yang-membatalkan-ke-islaman.html' title='Hal yang membatalkan ke Islaman'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-7HX7r3EMNZM/TrY_HXRgu3I/AAAAAAAAA58/OIXALfgzcno/s72-c/MUSLIM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-4463244035626906411</id><published>2011-11-06T00:49:00.000-07:00</published><updated>2011-11-06T00:53:24.117-07:00</updated><title type='text'>Memahami Makna Idul Adha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-7LdCuMjnCkU/TrY867h_mLI/AAAAAAAAA5s/9mt1qAExuSQ/s1600/kurban.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 186px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7LdCuMjnCkU/TrY867h_mLI/AAAAAAAAA5s/9mt1qAExuSQ/s200/kurban.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671787763830069426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bulan ini merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. Pasalnya, di bulan ini kaum muslimin dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji adalah ritual ibadah yang mengajarkan persamaan di antara sesama. Dengannya, Islam tampak sebagai agama yang tidak mengenal status sosial. Kaya, miskin, pejabat, rakyat, kulit hitam ataupun kulit putih semua memakai pakaian yang sama. Bersama-sama melakukan aktivitas yang sama pula yakni manasik haji.&lt;br /&gt;Selain ibadah haji, pada bulan ini umat Islam merayakan hari raya Idul Adha. Lantunan takbir diiringi tabuhan bedug menggema menambah semaraknya hari raya. Suara takbir bersahut-sahutan mengajak kita untuk sejenak melakukan refleksi bahwa tidak ada yang agung, tidak ada yang layak untuk disembah kecuali Allah, Tuhan semesta alam.&lt;br /&gt;Pada hari itu, kaum muslimin selain dianjurkan melakukan shalat sunnah dua rekaat, juga dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban bagi yang mampu. Anjuran berkurban ini bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim kepada putra terkasihnya yakni Nabi Ismail.&lt;br /&gt;Peristiwa ini memberikan kesan yang mendalam bagi kita. Betapa tidak. Nabi Ibrahim yang telah menunggu kehadiran buah hati selama bertahun-tahun ternyata diuji Tuhan untuk menyembelih putranya sendiri. Nabi Ibrahim dituntut untuk memilih antara melaksanakan perintah Tuhan atau mempertahankan buah hati dengan konsekuensi tidak mengindahkan perintahNya. Sebuah pilihan yang cukup dilematis. Namun karena didasari ketakwaan yang kuat, perintah Tuhanpun dilaksanakan. Dan pada akhirnya, Nabi Ismail tidak jadi disembelih dengan digantikan seekor domba. Legenda mengharukan ini diabadikan dalam al Quran surat al Shaffat ayat 102-109.&lt;br /&gt;Kisah tersebut merupakan potret puncak kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Nabi Ibrahim mencintai Allah melebihi segalanya, termasuk darah dagingnya sendiri. Kecintaan Nabi Ibrahim terhadap putra kesayangannya tidak menghalangi ketaatan kepada Tuhan. Model ketakwaan Nabi Ibrahim ini patut untuk kita teladani.&lt;br /&gt;Dari berbagai media, kita bisa melihat betapa budaya korupsi masih merajalela. Demi menumpuk kekayaan rela menanggalkan ”baju” ketakwaan. Ambisi untuk meraih jabatan telah memaksa untuk rela menjebol ”benteng-benteng” agama. Dewasa ini, tata kehidupan telah banyak yang menyimpang dari nilai-nilai ketuhanan. Dengan semangat Idul Adha, mari kita teladani sosok Nabi Ibrahim. Berusaha memaksimalkan rasa patuh dan taat terhadap ajaran agama.&lt;br /&gt;Di samping itu, ada pelajaran berharga lain yang bisa dipetik dari kisah tersebut. Sebagaimana kita ketahui bahwa perintah menyembelih Nabi Ismail ini pada akhirnya digantikan seekor domba. Pesan tersirat dari adegan ini adalah ajaran Islam yang begitu menghargai betapa pentingnya nyawa manusia.&lt;br /&gt;Hal ini senada dengan apa yang digaungkan Imam Syatibi dalam magnum opusnya al Muwafaqot. Menurut Syatibi, satu diantara nilai universal Islam (maqoshid al syari’ah) adalah agama menjaga hak hidup (hifdzu al nafs). Begitu pula dalam ranah fikih, agama mensyari’atkan qishosh, larangan pembunuhan dll. Hal ini mempertegas bahwa Islam benar-benar melindungi hak hidup manusia. (hlm.220 )     &lt;br /&gt; Nabi Ismail rela mengorbankan dirinya tak lain hanyalah demi mentaati perintahNya. Berbeda dengan para teroris dan pelaku bom bunuh diri. Apakah pengorbanan yang mereka lakukan benar-benar memenuhi perintah Tuhan demi kejayaan Islam atau justru sebaliknya?.&lt;br /&gt;Para teroris dan pelaku bom bunuh diri jelas tidak sesuai dengan nilai universal Islam. Islam menjaga  hak untuk hidup, sementara mereka—dengan aksi bom bunuh diri— justru mencelakakan  dirinya sendiri. Di samping itu, mereka juga membunuh rakyat sipil tak bersalah, banyak korban tak berdosa berjatuhan. Lebih parah lagi, mereka  bukan membuat Islam berwibawa di mata dunia, melainkan menjadikan Islam sebagai agama yang menakutkan, agama pedang dan sarang kekerasan. Akibat aksi nekat mereka ini justru menjadikan Islam laksana ”raksasa” kanibal yang haus darah manusia.&lt;br /&gt;Imam Ghazali dalam Ihya ’Ulumuddin pernah menjelaskan tentang tata cara melakukan amar ma’ruf nahi munkar.  Menurutnya, tindakan dalam bentuk aksi pengrusakan, penghancuran tempat kemaksiatan adalah wewenang negara atau badan yang mendapatkan legalitas negara. Tindakan yang dilakukan Islam garis keras dalam hal ini jelas tidak prosedural. (vol.2 hlm.311)  &lt;br /&gt;Sudah semestinya dalam melakukan amar makruf nahi munkar tidak sampai menimbulkan kemunkaran yang lebih besar. Bukankah tindakan para teroris dan pelaku bom bunuh diri ini justru merugikan terhadap Islam itu sendiri ?. Merusak citra Islam yang semestinya mengajarkan kedamaian dan rahmatan lil ’alamin. Ajaran Islam yang bersifat humanis, memahami pluralitas dan menghargai kemajemukan semakin tak bermakna.&lt;br /&gt;Semoga dengan peristiwa eksekusi mati Amrozi cs, mati pula radikalisme Islam, terkubur pula Islam yang berwajah seram. Pengorbanan Nabi Ismail yang begitu tulus menjalankan perintahNya jelas berbeda dengan pengorbanan para teroris.&lt;br /&gt;Di hari Idul Adha, bagi umat Islam yang mampu dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban. Pada dasarnya, penyembelihan binatang kurban ini mengandung dua nilai yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Kesalehan ritual berarti dengan berkurban, kita telah melaksanakan perintah Tuhan yang bersifat transedental. Kurban dikatakan sebagai kesalehan sosial karena selain sebagai ritual keagamaan, kurban juga mempunyai dimensi kemanusiaan.&lt;br /&gt;Bentuk solidaritas kemanusiaan ini termanifestasikan secara jelas dalam pembagian daging kurban. Perintah berkurban bagi yang mampu ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang respek terhadap fakir-miskin dan kaum dhu’afa lainnya. Dengan disyari’atkannya kurban, kaum muslimin dilatih untuk mempertebal rasa kemanusiaan, mengasah kepekaan  terhadap masalah-masalah sosial, mengajarkan sikap saling menyayangi terhadap sesama.&lt;br /&gt;Meski waktu pelaksanaan penyembelihan kurban dibatasi (10-13 Dzulhijjah), namun jangan dipahami bahwa Islam membatasi solidaritas kemanusiaan. Kita harus mampu menangkap makna esensial dari pesan yang disampaikan teks, bukan memahami teks secara literal. Oleh karenanya, semangat untuk terus ’berkurban’ senantiasa kita langgengkan pasca Idul Adha.&lt;br /&gt;Saat ini kerap kita jumpai, banyak kaum muslimin yang hanya berlomba meningkatkan kualitas kesalehan ritual tanpa diimbangi dengan kesalehan sosial. Banyak umat Islam yang hanya rajin shalat, puasa bahkan mampu ibadah haji berkali-kali, namun tidak peduli dengan masyarakat sekitarnya. Sebuah fenomena yang menyedihkan. Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan dua kesalehan sekaligus yakni kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Selamat berhari raya !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-4463244035626906411?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/4463244035626906411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=4463244035626906411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4463244035626906411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4463244035626906411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/memahami-makna-idul-adha.html' title='Memahami Makna Idul Adha'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-7LdCuMjnCkU/TrY867h_mLI/AAAAAAAAA5s/9mt1qAExuSQ/s72-c/kurban.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6180672552121980812</id><published>2011-11-01T09:07:00.000-07:00</published><updated>2011-11-01T09:17:10.029-07:00</updated><title type='text'>Andai saya jadi anggota DPRD</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/--zq738Oefvk/TrAbfhLVNrI/AAAAAAAAA5g/WaokpUBgP_w/s1600/mobil.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 110px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/--zq738Oefvk/TrAbfhLVNrI/AAAAAAAAA5g/WaokpUBgP_w/s200/mobil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5670062159155246770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya akan berkunjung&lt;br /&gt;Ke semua SMA &amp; SMK&lt;br /&gt;Di daerah pemilihan saya&lt;br /&gt;Saya data masalah &amp; kebutuhannya&lt;br /&gt;Lalu saya perjuangkan di DPRD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dipenuhi kebutuhannya&lt;br /&gt;Saya akan cek kemanfaatannya&lt;br /&gt;Sambil dialog dengan guru &amp; kepala sekolah&lt;br /&gt;Apa yang bisa dioptimalkan utk cerdaskan warga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru &amp; kepala sekolah pasti senang&lt;br /&gt;Mereka akan promosikan nama saya&lt;br /&gt;kepada smua murid &amp; orang tua&lt;br /&gt;Bahwa saya berjasa buat sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan SLTA berpenghuni jutaan pemilih&lt;br /&gt;Dikalikan tiga dg ayah ibunya&lt;br /&gt;Jadi jumlah suara yang dahsyat&lt;br /&gt;Untuk memilih saya di PEMILU yad&lt;br /&gt;Jadi anggota DPRD lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada periode brikutnya&lt;br /&gt;Saya tambahkan jumlah sekolah&lt;br /&gt;Lakukan hal yang sama diatas&lt;br /&gt;Sehingga saya punya puluhan juta pemilih&lt;br /&gt;Hantarkan saya ke kursi DPR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya luaskan lagi wilayah kunjungan&lt;br /&gt;Lakukan hal yang sama&lt;br /&gt;Nama saya makin melambung&lt;br /&gt;Sebagai tokoh yang peduli pendidikan&lt;br /&gt;dan saya terpilih lagi&lt;br /&gt;jadi anggota DPR periode kedua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu muncul di berbagai forum&lt;br /&gt;Sehingga media tak henti publikasi&lt;br /&gt;Hingga presiden meminta saya jadi menteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu pendidikan itu mahal&lt;br /&gt;Saya tak akan minta beberapa pemilih saya&lt;br /&gt;Digratiskan bayaran oleh sekolah&lt;br /&gt;Karena itu merusak citra saya&lt;br /&gt;sebab ribuan guru merekam kinerja saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada saya disukai segelintir pemilih&lt;br /&gt;Lebih baik saya lakukan strategi di atas&lt;br /&gt;Bermitra &amp; membantu sekolah&lt;br /&gt;Yang muluskan jalan saya&lt;br /&gt;Ke kursi DPRD, DPR, hingga Menteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“eh … Bangun Kang!!!! … Kamu tertidur” teman saya membangunkan …. Ha ha ha ha ha … Saya bermimpi …. diiringi lagu yg dinyanyikan Ayu Tingting, penyanyi yg jadi beken dari Kota Bogor dekat kota lahirku Kota Sukabumi … Anda tahu judulnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Kang Dedi D Dwitagama dan Akang PLS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6180672552121980812?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6180672552121980812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6180672552121980812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6180672552121980812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6180672552121980812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/andai-saya-jadi-anggota-dprd.html' title='Andai saya jadi anggota DPRD'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/--zq738Oefvk/TrAbfhLVNrI/AAAAAAAAA5g/WaokpUBgP_w/s72-c/mobil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-555702061163083774</id><published>2011-11-01T08:47:00.000-07:00</published><updated>2011-11-01T09:00:57.470-07:00</updated><title type='text'>Andai saya walikota "blame it on the rain"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-qbkJt-Y2daM/TrAXsgMAoqI/AAAAAAAAA5U/m1wanQ5ZUgg/s1600/kabayan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 196px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-qbkJt-Y2daM/TrAXsgMAoqI/AAAAAAAAA5U/m1wanQ5ZUgg/s200/kabayan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5670057984181445282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt; adalah negara hutan hujan tropik (tropikal rainforest). Hampir di semua kota di indonesia akan mengalami curah hujan yang tinggi. Sehingga akan banyak permasalahan rutin yang SEHARUSNYA sudah diantisipasi sebelumya oleh para walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Seandainya saya seorang walikota&lt;/span&gt;, maka saya akan mengutamakan pemecahan masalah curah hujan tinggi yang bisa mengganggu kepentingan umum seperti infrastruktur dan perekonomian setiap tahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Infrastruktur Jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Manusia menjadi sangat mulia ketika bertindak menghilangkan duri/paku atau penghalang apapun yang ada di Jalan. manusia mulia yang mengutamakan kepentingan umum (jalan raya) dibanding kepentingan pribadinya. Saya tak mengizinkan pemblokiran jalan yang dilalui angkot hanya untuk kepentingan pribadi seperti pesta pernikahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lobang Juga Penghalang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Curah hujan tinggi di Indonesia juga membuat Jalan jadi mudah berlubang. Seandainya saya menjadi walikota, maka saya tidak akan menyalahkan hujan seperti lagu "blame it on the rain" milli vanilli yang tertangkap basah melakukan lypsinc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Andai saya walikota&lt;/span&gt;, di saat musim kemarau, saya berusaha mencegah banjir sebelum musim hujan tiba. Saya akan memerintahkan pimpinan dinas PU untuk membuat proyek pembuatan gorong gorong yang lebih besar di pinggir jalan menggantikan got kecil. Lalu menambal semua jalan aspal. Bila daerah tersebut tanahnya lebih rendah maka jalan aspal harus diganti beton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saya sebagai walikota&lt;/span&gt; yang baik tidak mau melihat ada jalan yang berlubang sampai ke jalan di pelosok kota yang dilalui semua rute delman, ojek, angkot, mobil pribadi, travel plat hitam (belum kuning)bis, dan truk . Karena Lubang adalah penghalang yang, membahayakan pengendara, rawan kecelakaan luka atau mati, membuat jalan macet, menghabiskan/memboroskan BBM. Akibatnya, perekonomian terhambat hanya gara gara jalan berlubang dan banjir. Saya tak ingin meniru kekurangan walikota x, yang membiarkan atau setengah setengah dalam menangani masalah jalan. Malah sibuk menghias pemisah jalan hanya di sekitar kantor walikota saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Andai saya walikota&lt;/span&gt;, saya akan memerintahkan penegakan hukum dengan adil, pembenahan sektor pendidikan dan penempatan pejabat sesuai dengan keahliannya tanpa unsur KKN untuk itu kepala BKD harus orang yang sangat JUJUR. Serta menciptakan program pendidikan yang berorientasi pada ketrampilan dan wirausaha. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Akang Kasepak Kuda, Kuala Alam, Kota Bengkulu (01-11-2011).&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-555702061163083774?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/555702061163083774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=555702061163083774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/555702061163083774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/555702061163083774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/11/andai-saya-walikota-blame-it-on-rain.html' title='Andai saya walikota &quot;blame it on the rain&quot;'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-qbkJt-Y2daM/TrAXsgMAoqI/AAAAAAAAA5U/m1wanQ5ZUgg/s72-c/kabayan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-8952711171900172746</id><published>2011-10-19T18:23:00.000-07:00</published><updated>2011-10-19T18:27:39.983-07:00</updated><title type='text'>Profil Ibu Fatmawati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-8kH7MU_1_UI/Tp95A5EejJI/AAAAAAAAA5I/j5PKjqczJZI/s1600/sukarno.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 118px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-8kH7MU_1_UI/Tp95A5EejJI/AAAAAAAAA5I/j5PKjqczJZI/s200/sukarno.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665379912481934482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masa Kecil Fatmawati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatmawati lahir pada hari Senin, 5 Pebruari 1923 Pukul 12.00 Siang di Kota Bengkulu, sebagai putri tunggal keluarga H. Hassan Din dan Siti Chadidjah. Masa kecil Fatmawati penuh tantangan dan kesulitan, akibat sistem kolonialisme yang dijalankan oleh Pemerintah Hindia Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahandanya, Hassan Din semula adalah pegawai perusahaan Belanda, Bersomij di Bengkulu. Tetapi karena tidak mau meninggalkan kegiatannya sebagai anggota Muhammadiyah, ia kemudian keluar dari perusahaan itu. Setelah itu, Hassan Din sering berganti usaha dan berpindah ke sejumlah kota di kawasan Sumatera Bagian Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak diketahui orang bahwa sebenarnya Fatmawati merupakan keturunan dari Kerajaan Indrapura Mukomuko. Sang ayah Hassan Din adalah keturunan ke-6 dari Kerajaan Putri Bunga Melur. Putri Bunga Melur bila diartikan adalah putri yang cantik, sederhana, bijaksana. Tak heran bila Fatmawati mempunyai sifat bijaksana dan mengayomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Cinta Bung Karno dan Fatmawati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalinan cinta antara Bung Karno dan Fatmawti pada awalnya membutuhkan perjuangan yang sangat berat. Demi memperoleh Fatmawati yang begitu dicintainya Bung Karno dengan perasaan yang sangat berat terpaksa harus merelakan kepergian Bu Inggit, sosok wanita yang begitu tegar dan tulusnya mendampingi Bung Karno dalam perjuangan mencapai Indonesia Merdeka.  Pahit getir sebagai orang buangan (tahanan Belanda) sering dilalui Bung Karno bersama Bu Inggit. Namun sejarah berkata lain. Perjalanan waktu berkehendak lain, kehadiran Fatmawati diantara Bung Karno dan Bu Inggit telah merubah segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1943 Bung Karno menikahi Fatmawati, dan oleh karena Fatmawati masih berada di Bengkulu, sementara Bung Karno sibuk dengan kegiatannya di Jakarta sebagai pemimpin Pusat Tenaga Rakyat (Putera), pernikahan itu dilakukan dengan wakil salah seorang kerabat Bung Karno, Opseter Sardjono. Pada 1 Juni 1943, Fatmawati dengan diantar orang tuanya berangkat ke Jakarta, melalaui jalan darat, sejak itu Fatmawati mendampingi Bung Karno dalam perjuangan mencapai kemerdekaan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan sepasang merpati penuh cinta ini, akhirnya dikaruniai lima orang putra-putri: Guntur, Mega, Rachma, Sukma, dan Guruh. Belum genap mereka mengarungi bahtera rumah tangga, Sukarno tak kuasa menahan gejolak cintanya kepada wanita lain bernama Hartini. Inilah salah satu pangkal sebab terjadinya perpisahan yang dramatis antara Sukarno dan Fatmawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proklamasi 17 Agustus 1945&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Jumat di bulan Ramadhan, pukul 05.00 pagi, fajar 17 Agustus 1945 memancar di ufuk timur kala, embun pagi masih menggelantung di tepian daun, para pemimpin bangsa dan para tokoh pemuda keluar dari rumah Laksamana Maeda, dengan diliputi kebanggaan setelah merumuskan teks Proklamasi hingga dinihari. Mereka, telah sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia hari itu di rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 10.00, dengan suara mantap dan jelas, Soekarno membacakan teks proklamasi, pekik Merdeka pun berkumandang dimana-mana dan akhirnya mampu mengabarkan Kemerdekaan Indonesia ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang bertanya, apa peran perempuan menjelang detik-detik proklamasi kemerdekaan? Tentu kita akan teringat dengan sosok Fatmawati, istri Bung Karno.  Dialah yang menjahit bendera Sang Saka Merah Putih. Setelah itu, ada seorang pemudi Trimurti yang membawa nampan dan menyerahkan bendera pusaka kepada Latief Hendraningrat dan Soehoed untuk dikibarkan. Dan, semua hadirin mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Pada hari itu, Ibu Fatmawati ikut dalam upacara tersebut dan menjadi pelaku sejarah Kemerdekaan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Negara Pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu butir keputusan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dalam sidangnya tanggal 19 Agustus 1945 adalah memilih Bung Karno dan Moh. Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia. Pada tanggal 4 Januari 1946 pusat pemerintahan Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta karena keadaan Jakarta dirasakan makin tidak aman, menyusul hadirnya tentara NICA yang membonceng kedatangan tentara sekutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota gudeg itu, Ibu Fatmawati mendapatkan banyak simpati, karena sikapnya yang ramah dan mudah bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat. Sebagai seorang Ibu Negara, Ibu Fatmawati kerap mendampingi Bung Karno dalam kunjungan ke berbagai wilayah Republik Indonesia untuk membangkitkan semangat perlawanan rakyat terhadap Belanda dan mengikuti kunjungan Presiden Soekarno ke berbagai Negara sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran serta wanita dalam pembangunan telah ditunjukkan Ibu Fatmawati, beliau sering melakukan kegiatan social, seperti aktif melakukan pemberantasan buta huruf, mendorong kegiatan kaum perempuan, baik dalam pendidikan maupun ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghargaan dan Mengenang Ibu Fatmawati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit Fatmawati pada mulanya bernama Rumah Sakit Ibu Soekarno, terletak di Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Wilayah Jakarta Selatan, Didirikan pada tahun 1954 oleh Ibu Fatmawati Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula direncanakan untuk dijadikan sebuah Sanatorium Penyakit Paru-paru bagi anak-anak. Pada tanggal 15 April 1961 penyelenggaraan dan pembiayaan rumah sakit diserahkan kepada Departemen Kesehatan sehingga tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi RS Fatmawati. Dalam perjalanan RS Fatmawati, tahun 1984 ditetapkan sebagai Pusat Rujukan Jakarta Selatan dan tahun 1994 ditetapkan sebagai RSU Kelas B Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kota Bengkulu, sebagai kota kelahiran Ibu Fatmawati, Pemerintah Daerah beserta seluruh elemen memberikan apresiasi terhadap Ibu Fatmawati. Sebagai bentuk penghargaan dan sekaligus untuk mengenang Ibu Fatmawati, maka pada tanggal 14 Nopember 2001, Bandar Udara Padang Kemiling diubah menjadi Bandar Udara Fatmawati. Perubahan nama Bandar udara ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan Ibu Fatmawati selama masa sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan diakui oleh Pemerintah Pusat, melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118/TK/2000 tanggal 4 Nopember 2000 oleh Presiden Abdurrahman Wahid, maka Pemerintah Republik Indonesia memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Ibu Fatmawati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-8952711171900172746?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/8952711171900172746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=8952711171900172746' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8952711171900172746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8952711171900172746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/10/profil-ibu-fatmawati.html' title='Profil Ibu Fatmawati'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-8kH7MU_1_UI/Tp95A5EejJI/AAAAAAAAA5I/j5PKjqczJZI/s72-c/sukarno.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5947724627094166583</id><published>2011-10-14T23:30:00.000-07:00</published><updated>2011-10-14T23:35:19.145-07:00</updated><title type='text'>Memahami Pendidikan Anak Usia Dini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-xG8JDV2yI-0/TpkpoPh9ddI/AAAAAAAAA48/zbZHOBJzce0/s1600/cs-67-anaksufi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-xG8JDV2yI-0/TpkpoPh9ddI/AAAAAAAAA48/zbZHOBJzce0/s200/cs-67-anaksufi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5663603777735587282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah salah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dasar hukum yang berkaitan dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pembukaan UUD 1945 ; ‘Salah satu tujuan kemerdekaan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.’&lt;br /&gt;2. Amandemen UUD 1945 pasal 28 C&lt;br /&gt;’Setiap anak berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. UU No. 23/2002 Tentang Perlindungan Anak Pasal 9 ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’Setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minta dan bakat.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. UU No 20/2003 pasal 28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, non formal, dan/atau informal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan non formal berbentuk kelompok bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Pendidikan anak usia dini pada jalur informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAUD MERUPAKAN KOMITMEN DUNIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen Jomtien Thailand (1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’Pendidikan untuk semua orang, sejak lahir sampai menjelang ajal.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi Dakkar (2000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’Memperluas dan memperbaiki keseluruhan perawatan dan pendidikan anak usia dini secara komprehensif terutama yang sangat rawan dan terlantar.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi  ”A World Fit For Children” di New York (2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Penyediaan Pendidikan yang berkualitas’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PENTINGNYA PAUD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) PAUD sebagai titik sentral strategi pembangunan sumber daya manusia dan sangat fundamental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) PAUD memegang peranan penting dan menentukan bagi sejarah perkembangan anak selanjutnya, sebab merupakan fondasi dasar bagi kepribadian anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Anak yang mendapatkan pembinaan sejak dini akan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan fisik maupun mental yang akan berdampak pada peningkatan prestasi belajar, etos kerja, produktivitas, pada akhirnya anak akan mampu lebih mandiri dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Merupakan Masa Golden Age (Usia Keemasan). Dari perkembangan otak manusia, maka tahap perkembangan otak pada anak usia dini menempati posisi yang paling vital yakni mencapai 80% perkembangan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Cerminan diri untuk melihat keberhasilan anak dimasa mendatang. Anak yang mendapatkan layanan baik semenjak usia 0-6 tahun memiliki harapan lebih besar untuk meraih keberhasilan di masa mendatang. Sebaliknya anak yang tidak mendapatkan pelayanan pendidikan yang memadai membutuhkan perjuangan yang cukup berat untuk mengembangkan hidup selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONDISI YANG MEMPENGARUHI ANAK USIA DINI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Faktor Bawaan : faktor yang diturunkan dari kedua orang tuanya, baik bersifat fisik maupun psikis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Faktor Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan dalam kandungan&lt;br /&gt;Lngkungan di luar kandungan : lingkungan keluarga, masyarakat, sekolah dll.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMAHAMI KARAKTERISTIK ANAK USIA DINI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengetahui hal-hal yang dibutuhkan oleh anak, yang bermanfaat bagi perkembangan hidupnya.&lt;br /&gt;2. Mengetahui tugas-tugas perkembangan anak, sehingga dapat memberikan stimulasi kepada anak, agar dapat melaksanakan tugas perkembangan dengan baik.&lt;br /&gt;3. Mengetahui bagaimana membimbing proses belajar anak pada saat yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.&lt;br /&gt;4. Menaruh harapan dan tuntutan terhadap anak secara realistis.&lt;br /&gt;5. Mampu mengembangkan potensi anak secara optimal sesuai dengan keadaan dan kemampuannya. (Akang Kasep)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5947724627094166583?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5947724627094166583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5947724627094166583' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5947724627094166583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5947724627094166583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/10/memahami-pendidikan-anak-usia-dini.html' title='Memahami Pendidikan Anak Usia Dini'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-xG8JDV2yI-0/TpkpoPh9ddI/AAAAAAAAA48/zbZHOBJzce0/s72-c/cs-67-anaksufi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-646114975327108652</id><published>2011-09-22T08:35:00.001-07:00</published><updated>2011-09-22T08:40:17.019-07:00</updated><title type='text'>Ternyata Walikota Solo Nggak pernah ambil gajinya ya...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-m28y_3TBQ9Y/TntW2GoQwOI/AAAAAAAAA40/_QxAcFoJKDk/s1600/walkot%2Bsolo.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-m28y_3TBQ9Y/TntW2GoQwOI/AAAAAAAAA40/_QxAcFoJKDk/s200/walkot%2Bsolo.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5655209244586197218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya para pejabat di negeri ini malu pada walikota Solo yang satu ini. Sementara yang diatas ribut soal bagi-bagi harta kekayaan negara dengan cara berlomba-lomba menaikkan gajinya.....eeh yang terjadi di Solo ini malahan kebalikannya. Seorang walikota nggak mau terima gajinya. Hebat nih pak walikota Solo...semoga banyak pejabat lain yang terinspirasi mengikuti jejakmu. Jangan seperti presiden, DPR, dan pejabat tinggi lainnya....yang nggak peduli masih banyak rakyatnya yang miskin dan nggak bisa makan.....malahan gaji sendiri yang sudah segede gunung....dinaikkan lagi....weleh...weleh...mau jadi apa negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut mengenai ini simak artikel berikut yang saya kutip dari vivanews.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Urusan gaji pejabat tinggi belakangan ini kian ramai dibicarakan. Pemicunya, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal gajinya yang sudah tujuh tahun tidak juga naik. Tapi tidak semua pejabat negara mempermasalahkan gaji. Walikota Solo Joko Widodo, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walikota yang tengah menjalani masa jabatan dua periode ini ternyata belum pernah sekali pun mengambil gajinya. Bahkan, mobil dinas walikota yang saat ini dipakainya juga merupakan 'warisan' pejabat walikota sebelumnya, Slamet Suryanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jokowi panggilan akrab walikota Solo ini menuturkan, Sabtu 28 Januari 2011 hingga hari ini belum pernah melihat ataupun menerima amplop gaji bayarannya sebagai walikota. “Kalau teken saya memang teken tapi tidak pernah lihat amplopnya. Ambil gimana, wong lihat amplopnya saja tidak pernah,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya kenapa tidak mengambil gajinya, dengan rendah hati ia tidak mau menjawabnya. “Nggak, nggak, saya tidak mau menjawabnya karena terlalu riskan. Yang penting saya tidak pernah ambil gaji. Kalau tidak percaya, tanya saja kepada sekretaris atau ajudan saya,” tegas dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal mobil dinas, dia juga enggan menggantinya dengan yang baru. Mobil dinas Toyota Camry keluaran tahun 2002 ini merupakan peninggalan mobil dinas walikota Solo sebelumnya, Slamet Suryanto. “Mobil asal bisa dinaikin, tidak perlu mobil baru,” ujar Jokowi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dia mengaku memang tidak suka gonta-ganti mobil. Seperti halnya mobil pribadinya yang sudah 14 tahun tidak diganti. “Saya bukan sok, tapi saya memang orang nggak punyai birahi terhadap mobil baru. Jenis mobil dinasnya keluaran tahun berapa, saya juga tidak tahu. Silakan tanya Pak Suli saja (sopir walikota). Pokoknya saya naik dan selamat saja,” tutur dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikut saya kutipkan komentar dari salah satu pembaca di forum kaskus tentang Joko Wi sang walikota Solo:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak jokowi orgnya emang low profile bgt.. kebetulan ane pernah ikut seminar dmn beliau menjadi pembicara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tp knp beliau bs begitu??.. beliau adlh seorang pengusaha yg sukses merintis karier dr bawah.. bs dibilang beliau sdh kaya sblm jd walikota.. jd motivasi beliau mjd walikota bkn utk memperkaya diri.. salute sama beliau..&lt;br /&gt;salah satu kebijakan beliau yg keren adlh melarang adanya supermarket/hypermarket di dalam kota solo (jaraknya hrs jauh dr pasar tradisional).. selama kepemimpinan beliau sdh belasan pasar tradisional yg direnovasi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jd inget kata2nya j.kristiadi, "sebaiknya klo mau jd pejabat publik, orang tersebut sdh selesai dgn urusannya sendiri"..&lt;br /&gt;mksdnya klo mo jd pejabat jgn mikirin perut sendiri, krn menjadi pejabat publik adlh utk memikirkan rakyat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Didik sugiarto.com&lt;br /&gt;Label: politik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-646114975327108652?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/646114975327108652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/646114975327108652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/09/ternyata-walikota-solo-nggak-pernah_22.html' title='Ternyata Walikota Solo Nggak pernah ambil gajinya ya...'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-m28y_3TBQ9Y/TntW2GoQwOI/AAAAAAAAA40/_QxAcFoJKDk/s72-c/walkot%2Bsolo.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3082137486538637411</id><published>2011-09-22T08:35:00.000-07:00</published><updated>2011-09-22T08:38:32.019-07:00</updated><title type='text'>Ternyata Walikota Solo Nggak pernah ambil gajinya ya...</title><content type='html'>Seharusnya para pejabat di negeri ini malu pada walikota Solo yang satu ini. Sementara yang diatas ribut soal bagi-bagi harta kekayaan negara dengan cara berlomba-lomba menaikkan gajinya.....eeh yang terjadi di Solo ini malahan kebalikannya. Seorang walikota nggak mau terima gajinya. Hebat nih pak walikota Solo...semoga banyak pejabat lain yang terinspirasi mengikuti jejakmu. Jangan seperti presiden, DPR, dan pejabat tinggi lainnya....yang nggak peduli masih banyak rakyatnya yang miskin dan nggak bisa makan.....malahan gaji sendiri yang sudah segede gunung....dinaikkan lagi....weleh...weleh...mau jadi apa negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut mengenai ini simak artikel berikut yang saya kutip dari vivanews.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Urusan gaji pejabat tinggi belakangan ini kian ramai dibicarakan. Pemicunya, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal gajinya yang sudah tujuh tahun tidak juga naik. Tapi tidak semua pejabat negara mempermasalahkan gaji. Walikota Solo Joko Widodo, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walikota yang tengah menjalani masa jabatan dua periode ini ternyata belum pernah sekali pun mengambil gajinya. Bahkan, mobil dinas walikota yang saat ini dipakainya juga merupakan 'warisan' pejabat walikota sebelumnya, Slamet Suryanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jokowi panggilan akrab walikota Solo ini menuturkan, Sabtu 28 Januari 2011 hingga hari ini belum pernah melihat ataupun menerima amplop gaji bayarannya sebagai walikota. “Kalau teken saya memang teken tapi tidak pernah lihat amplopnya. Ambil gimana, wong lihat amplopnya saja tidak pernah,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya kenapa tidak mengambil gajinya, dengan rendah hati ia tidak mau menjawabnya. “Nggak, nggak, saya tidak mau menjawabnya karena terlalu riskan. Yang penting saya tidak pernah ambil gaji. Kalau tidak percaya, tanya saja kepada sekretaris atau ajudan saya,” tegas dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal mobil dinas, dia juga enggan menggantinya dengan yang baru. Mobil dinas Toyota Camry keluaran tahun 2002 ini merupakan peninggalan mobil dinas walikota Solo sebelumnya, Slamet Suryanto. “Mobil asal bisa dinaikin, tidak perlu mobil baru,” ujar Jokowi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dia mengaku memang tidak suka gonta-ganti mobil. Seperti halnya mobil pribadinya yang sudah 14 tahun tidak diganti. “Saya bukan sok, tapi saya memang orang nggak punyai birahi terhadap mobil baru. Jenis mobil dinasnya keluaran tahun berapa, saya juga tidak tahu. Silakan tanya Pak Suli saja (sopir walikota). Pokoknya saya naik dan selamat saja,” tutur dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikut saya kutipkan komentar dari salah satu pembaca di forum kaskus tentang Joko Wi sang walikota Solo:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak jokowi orgnya emang low profile bgt.. kebetulan ane pernah ikut seminar dmn beliau menjadi pembicara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tp knp beliau bs begitu??.. beliau adlh seorang pengusaha yg sukses merintis karier dr bawah.. bs dibilang beliau sdh kaya sblm jd walikota.. jd motivasi beliau mjd walikota bkn utk memperkaya diri.. salute sama beliau..&lt;br /&gt;salah satu kebijakan beliau yg keren adlh melarang adanya supermarket/hypermarket di dalam kota solo (jaraknya hrs jauh dr pasar tradisional).. selama kepemimpinan beliau sdh belasan pasar tradisional yg direnovasi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jd inget kata2nya j.kristiadi, "sebaiknya klo mau jd pejabat publik, orang tersebut sdh selesai dgn urusannya sendiri"..&lt;br /&gt;mksdnya klo mo jd pejabat jgn mikirin perut sendiri, krn menjadi pejabat publik adlh utk memikirkan rakyat..&lt;br /&gt;Sumber : didik sugiarto.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3082137486538637411?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3082137486538637411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3082137486538637411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3082137486538637411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3082137486538637411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/09/ternyata-walikota-solo-nggak-pernah.html' title='Ternyata Walikota Solo Nggak pernah ambil gajinya ya...'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-8561595152174570664</id><published>2011-09-10T19:41:00.000-07:00</published><updated>2011-09-10T19:46:13.207-07:00</updated><title type='text'>Udara Bersih di Bandung Tinggal 32 Hari dalam Setahun</title><content type='html'>TEMPO Interaktif, Bandung 10-09-2011. Dampak polusi udara di Kota Bandung semakin gawat. Dua tahun lalu, Bandung masih punya 55 hari bersih dalam setahun. "Sekarang tinggal 32 hari. Tiga tahun lagi Bandung tidak punya udara bersih kalau begini terus kondisinya," kata Mubiar Purwasasmita, anggota Dewan Pakar dari Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), Sabtu 10 September 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data tersebut berasal dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat. Menurut Mubiar, polusi udara menunjukkan kondisi lingkungan Bandung semakin berat, setelah sebelumnya pencemaran air dan tanah. Penyebabnya karena jumlah kendaraan bermotor semakin banyak dan kondisi alam cekungan Bandung. "Akibatnya udara kotor yang terkumpul tak pergi kemana-mana," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi itu tak terkurangi oleh penerapan hari bebas tanpa kendaraan (car free day) di Jalan Dago dan Buah Batu setiap Ahad. Begitu pula penghijauan dengan mengalih fungsikan bekas lahan pom bensin menjadi taman kota. Mubiar menyarankan dua langkah jalan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, penghijauan terutama di jalur Dago-Lembang. Penanaman pohon itu untuk mendinginkan suhu sehingga udara kotor turun lalu mengalir keluar cekungan. Daerah perbukitan Dago sampai Lembang, kata Mubiar, satu-satunya cerobong yang menjadi jalan keluar udara kotor karena tebingnya landai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah kedua, mengubah moda transportasi ke angkutan masal bertenaga listrik. Cara ini untuk mengurangi emisi bahan bakar. Bandung dinilai cocok menjadi kota prioritas untuk pemakaian kendaraan tenaga listrik karena sejumlah pembangkit listrik tenaga air dan panas bumi berada di sekitar cekungan. "PLN harus prioritaskan, sebab kalau tidak, Bandung bertambah kritis," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kata Mubiar, pasokan listrik ke industri juga harus cukup. Tujuannya untuk mengurangi asap pembakaran dari pemakaian batu bara. "Polusi udara terjadi dari akumulasi yang berjalan pelan, dan itu pembersihannya sangat lama," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sejumlah aktivis lingkungan dan komunitas kreatif di Bandung Ahad, 11 September 2011, akan menghancurkan aspal di dalam kawasan hutan Babakan Siliwangi. Penghancuran aspal itu untuk menambah area resapan di dalam hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi tersebut, menurut salah seorang peserta dari Bandung Creative City Forum, Ridwan Kamil, mengawali rencana deklarasi Babakan Siliwangi sebagai  World City Forest pada 27 September mendatang. "Acara deklarasi itu akan dihadiri oleh Wakil Presiden juga perwakilan Perserikatan Bangsa-bangsa," katanya hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ridwan, badan PBB yaitu United Nation Environtmental Program baru-baru ini telah mengakui Babakan Siliwangi sebagai hutan kota. Sehingga kawasan itu harus bebas dari pembangunan. "UNEP juga minta seluruhnya dihutankan tanpa ada bangunan," katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, di kawasan Babakan Siliwangi berdiri gedung Sasana Budaya Ganesha serta arena olahraga seperti lapangan sepakbola dan trek lari serta kolam renang yang dikelola oleh ITB. "Katanya ITB menyewa sampai beberapa tahun," ujarnya. Lahan hutan juga rencananya akan dibangun hotel baru, namun terus dihambat aksi penolakan para aktivis lingkungan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-8561595152174570664?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/8561595152174570664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=8561595152174570664' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8561595152174570664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8561595152174570664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/09/udara-bersih-di-bandung-tinggal-32-hari.html' title='Udara Bersih di Bandung Tinggal 32 Hari dalam Setahun'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-1016319798497173758</id><published>2011-08-27T07:44:00.000-07:00</published><updated>2011-08-27T07:46:04.393-07:00</updated><title type='text'>MUDIK TANPA DEG - DEGAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-X4BHTnp8Sjc/TlkDIOvu8JI/AAAAAAAAA4s/FKJj8twDVnU/s1600/mudik-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 88px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-X4BHTnp8Sjc/TlkDIOvu8JI/AAAAAAAAA4s/FKJj8twDVnU/s200/mudik-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645547047817769106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lebaran sebentar lagi. Apa yang akan Anda lakukan saat lebaran nanti? Beberapa dari Anda memutuskan untuk tinggal saja di rumah, menunggu sanak keluarga yang bersilaturahmi. Atau malah ingin menghabiskan hari libur Lebaran dengan menonton teve di rumah. Setiap stasiun teve menyuguhkan acara-acara istimewa, lho, saat Lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tidak bisa kita pungkiri bahwa banyak orang yang memutuskan untuk pulang kampung atau istilahnya mudik. Bersilaturahmi dengan orang tua dan para kerabat di kampung halaman. Nah, repotnya, ketika pulang kampung, banyak orang yang bingung mengenai berapa jumlah uang tunai yang sebaiknya mereka bawa. Apakah Rp 500 ribu? Apakah Rp 2 juta? Atau, apakah sebaiknya bawa uang tunai sebesar Rp 5 juta? Ingat, lho, kita bicara uang tunai di sini. Artinya, yang dimaksud uang tunai adalah uang yang Anda bawa di tangan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Ibu, Saya mau kasih tahu satu rahasia. Kalau Anda ingin pulang kampung, sebaiknya bawa saja jumlah uang tunai secukupnya. Lho, kok, begitu? Bukannya semakin banyak uang tunai yang dibawa semakin baik? Kan, jadi enggak perlu ambil uang lagi di ATM? Betul sih, tapi biasanya, semakin banyak jumlah uang tunai yang Anda bawa, biasanya akan semakin deg-degan juga jantung Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang enggak deg-degan kalau bawa uang tunai banyak-banyak. Apalagi beberapa di antara Anda banyak yang pulang kampung dengan menggunakan bis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang, berapa, sih, jumlah uang tunai yang dianggap mencukupi? Hanya ada 2 hal yang harus Anda perhitungkan dalam membawa uang tunai ketika mudik lebaran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Biaya Transport selama pergi ke kampung halaman.&lt;br /&gt;    Alat transportasi apa yang Anda pilih ketika pulang kampung? Kendaraan sendiri seperti mobil atau motor Anda? Atau kendaraan umum seperti bis, kereta, pesawat terbang atau kapal laut? Atau mungkin travel? Nah, beberapa di antara alat transportasi tersebut ada yang mengharuskan Anda keluar uang selama di perjalanan, seperti motor atau mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tapi beberapa di antara alat transportasi tersebut tidak membutuhkan pengeluaran uang selama di perjalanan, mengingat umumnya pengeluaran Anda sudah dilakukan di muka dalam bentuk pembelian tiket. Cuma ya tetap saja, beberapa dari kendaraan umum tersebut ada yang tetap mengharuskan Anda keluar uang di perjalanan walaupun tidak besar. Sebagai contoh, kalau Anda naik pesawat terbang, Anda toh butuh uang tunai untuk membayar airport tax? Satu lagi, biaya transpor ini tidak hanya pengeluaran selama perjalanan ke kampung halaman, lho, tapi juga pengeluaran untuk sampai di rumah. Contohnya, kalau Anda pulang kampung ramai-ramai dengan naik kereta, hitung saja berapa yang harus Anda keluarkan untuk naik taksi dari stasiun kereta ke rumah. Bisa banyak tuh! Jangan salah, lho, Bu, becak, ojek atau taksi yang nangkring di stasiun atau bandara umumnya meminta harga tinggi bagi penumpang yang baru datang dari luar kota. Maklum, mereka pikir, kan, Anda pegang banyak uang tunai. Jadi sekali lagi, ketika Anda pulang kampung, pegang uang tunai untuk kebutuhan transportasi Anda selama di perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Biaya Makan dan Minum selama di perjalanan.&lt;br /&gt;    Anda pasti butuh makan toh selama di perjalanan? Katakan saja Anda pulang kampung berlima dengan anggota keluarga Anda yang lain dengan membawa kendaraan sendiri. Nah, selama di perjalanan, pastilah ada rasa lapar yang datang, yang membuat Anda ingin mampir sebentar ke sebuah tempat makan dan makan di situ. Syukur kalau orangnya sedikit, nah, kalau orangnya banyak gimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Biaya makan dan minum selama di perjalanan enggak murah, lho. Menjelang Lebaran dimana harga-harga sembako naik, banyak di antara tempat-tempat makan yang menjual makanan dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya. Itulah kenapa, kalau Anda mudik ke kampung halaman, Anda perlu membawa uang tunai untuk biaya makan Anda. Tidak ada uang tunai, bisa-bisa Anda enggak makan di perjalanan. Iya, enggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kedua hal itulah yang harus diperhatikan ketika Anda membawa uang tunai sampai ke kampung halaman. Mungkin beberapa di antara Anda bertanya: "Lho, saya, kan, harus kasih angpau juga ke keponakan. Kenapa juga enggak saya bawa sekalian?" Beda dong Bu, untuk angpau, saran saya, sih, ambil saja dari ATM segera setelah Anda sampai di kampung halaman. Ngapain juga uang untuk angpau Anda bawa-bawa di tas Anda. Nanti enggak aman lagi. Jadi, kalau Anda pulang kampung, bawa uang tunai secukupnya. Untuk semua kebutuhan selama di kampung halaman, ambil saja dari ATM. Jadi, Anda enggak perlu bawa banyak uang tunai sehingga membuat jantung Anda deg-degan. Setuju ya? Salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;Safir Senduk&lt;br /&gt;Perencana Keuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-1016319798497173758?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/1016319798497173758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=1016319798497173758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1016319798497173758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1016319798497173758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/08/mudik-tanpa-deg-degan.html' title='MUDIK TANPA DEG - DEGAN'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-X4BHTnp8Sjc/TlkDIOvu8JI/AAAAAAAAA4s/FKJj8twDVnU/s72-c/mudik-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-2824717340128384105</id><published>2011-08-27T07:37:00.000-07:00</published><updated>2011-08-27T07:43:36.252-07:00</updated><title type='text'>Enggak Mudik? Enggak Masalah!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-YwP6_GPbPjY/TlkCkOURjFI/AAAAAAAAA4k/D2LmHTiFMuQ/s1600/mudik.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 126px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-YwP6_GPbPjY/TlkCkOURjFI/AAAAAAAAA4k/D2LmHTiFMuQ/s200/mudik.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5645546429227306066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mudik memang menjadi ritual tahunan yang wajib dilakukan saat Lebaran. Malah bagi sebagian orang mudik menjadi puncak kebahagiaan setelah sebulan menunaikan ibadah puasa. Bila tak sempat mudik, jangan sedih. Dengan sedikit kreativitas, Anda tetap bisa meramaikan Lebaran di rumah. Selamat mencoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Piknik bersama keluarga. Cara ini mungkin sudah lama tak Anda lakukan karena membeli makanan di tempat wisata kini dianggap lebih praktis. Namun, cobalah untuk kembali melakukan kegiatan ini. Pilih tempat yang memungkinkan Anda menggelar tikar, misalnya pantai dan taman. Taruh makanan yang sudah disiapkan dari rumah dan santap bersama keluarga. Jangan lupa membawa kantong untuk membawa kembali sampah atau sisa makanan Anda agar tidak mengotori lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menggelar makan bersama. Cara ini bisa Anda tiru bila Anda dan keluarga tinggal di sekitar perumahan. Ajak para tetangga yang tidak mudik untuk membuat acara makan-makan di lapangan kompleks. Masing-masing keluarga membawa makanan untuk disantap bersama, bila mungkin makanan tersebut dimasak sendiri. Selain seru dan tidak perlu memerlukan biaya besar, cara seperti ini semakin mengakrabkan Anda dengan keluarga-keluarga muda yang karena beberapa alasan tak dapat lagi merayakan Lebaran di kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Keliling dengan teman-teman&lt;br /&gt;Anda dan teman-teman (tentu sambil mengajak suami dan anak) mendatangi rumah kerabat lainnya. Ajak teman Anda yang tidak mudik. Caranya, Anda bisa menyewa mobil untuk berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya. Yang perlu diingat di sini, Anda dan teman-teman harus datang di hari yang tepat. Pihhlah hari kedua atau ketiga Lebaran ketika kerabat yang akan Anda kunjungi sudah tidak sibuk dengan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengunjungi teman-teman. Keuntungan bagi yang tidak mudik, Anda bisa mendatangi teman-teman lama atau kerabat kantor saat Lebaran. Cara ini cukup menyenangkan. Anda jadi tahu kabar mereka saat ini. Cerita akan semakin seru bila Anda dan teman itu sudah lama tidak berjumpa. Sekalian Anda bisa memperkenalkan suami dan anak kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Membawa makanan hantaran. Cara ini sering dilakukan di daerah-daerah di penjuru Indonesia. Sambil bersilaturahim, seseorang akan membawa makanan hantaran untuk si tuan rumah. Sebetulnya ini dilakukan antarkeluarga satu dengan keluarga lainnya. Berhubung keluarga Anda jauh di luar kota, Anda bisa melakukannya kepada tetangga dan rekan-rekan. Supaya lebih spesial, Anda bisa membuat sendiri hantaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengundang teman-teman ke rumah. Bila jauh dari keluarga besar, Anda bisa mengundang teman-teman dan para tetangga untuk bertandang ke rumah. Tentu acara ini tidak bisa dilakukan saat Lebaran pertama karena teman-teman Anda akan berkumpul dengan keluarga besarnya. Anda bisa membuat acara ini ketika memasuki Lebaran kedua atau ketiga. Caranya, kabari teman-teman dan para tetangga jauh-jauh hari sebelum Lebaran. Sebagai tuan rumah yang baik, sajikan makanan favorit yang dapat menggugah selera teman-teman Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mengunjungi atasan. Bila Anda mempunyai hubungan yang kurang harmonis dengan atasan, inilah saatnya untuk memperbaiki hubungan tersebut. Anda bisa datang ke rumah atasan saat Lebaran. Tapi sebelumnya pastikan dulu apakah atasan Anda ada di rumah atau malah mudik bersama keluarganya. Selain itu perhatikan juga hari yang tepat untuk berkunjung. Misalnya Anda memilih hari ketiga atau keempat Lebaran. Ingat jangan datang pada hari pertama Lebaran karena bisa jadi waktu itu dikhususkan untuk keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Merencanakan reuni kecil-kecilan. Coba hubungi teman-teman sekolah Anda dulu. Bila mereka tidak punya acara dan tidak mudik bersama keluarga, Anda bisa memanfaatkan momen ini sebagai ajang reuni kecil-kecilan. Sebagai tuan rumah yang baik, sajikan makanan-makanan favorit yang dapat menggugah selera. Atau, cari tempat makan yang sudah disepakati bersama. Jangan lupa ajak suami dan anak. &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-2824717340128384105?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/2824717340128384105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=2824717340128384105' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2824717340128384105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2824717340128384105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/08/enggak-mudik-enggak-masalah.html' title='Enggak Mudik? Enggak Masalah!'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-YwP6_GPbPjY/TlkCkOURjFI/AAAAAAAAA4k/D2LmHTiFMuQ/s72-c/mudik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-4327968366770941414</id><published>2011-08-17T02:47:00.000-07:00</published><updated>2011-08-17T02:50:01.275-07:00</updated><title type='text'>Menuntut Ilmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-qIdY-MDgolA/TkuOwExF0SI/AAAAAAAAA4c/IL2zPSSnmcI/s1600/anggaran.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qIdY-MDgolA/TkuOwExF0SI/AAAAAAAAA4c/IL2zPSSnmcI/s200/anggaran.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641759914776187170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;bismillah..&lt;br /&gt;semoga Allah Yang Maha Tahu segala-galanya membimbing kita untuk mengetahui siapa diri kita, lebih mengenal Allah, dan tau bagaimana hidup ini. tanpa mengetahui itu kita takan tau jalan pulang menghadap Allah.&lt;br /&gt;apa yang kita rasakan jika kita dipanggil ‘bodoh’ oleh orang lain? sedih, kesal, marah, esmosi mungkin juga kita akan protes. tidak ada orang yang suka di katai bodoh. tapi kenapa kita sering kali kata bodoh ini meluncur dari mulut kita di lontarkan kepada orang lain dengan ringan nya?&lt;br /&gt;kata ini adalah kata yang tak enak untuk di dengar, Bodoh yang dalam arti tidak tau apa-apa memang sangat menyedihkan. orang yang tdk tau apa” terkadang sering dijadikan bulan-bulanan mereka yang lebih banyak tau. makin sedikit ilmu yang kita tau makin terasa pahit hidup ini. tanpa pengetahuan, tangan dan kaki secara tidak langsung akan terbelenggu tidak bisa bergerak kemana-mana. cakrawala berfikir akan sempit. orang yang tidak berpengetahuan mungkin tdk akan tau akan janji Allah . sehingga ia pun enggan mencari dan menambah ilmu.&lt;br /&gt;sungguh, semakin sedikit ilmu yang tdk kita ketahui akan terasa semakin pahit hidup ini . karena akan banyak masalah yang tidak terselesaikan. jadii .. kalo kita ingin sukses ingatlah janji Allah bahwa Allah akan mengangkat beberapa derajat orang yang berilmu.&lt;br /&gt;“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ” (Q.S Al-Mujadilah 11)&lt;br /&gt;dan yang paling mengesankan lagi, ilmu itu adalah jalan menuju kebahagiaan. kita dapat mencapai apapun dengan ilmu.&lt;br /&gt;semua akan bisa kita hadapi dengan ilmu, bagaimana mungkin kita bisa menyikapi segala perubahan tanpa menambah ilmu?? jika kondisi perubahan di sekeliling kita tidak di imbangi dengan pertambahan ilmu, yang ada justru hanyalah emosi dan ketegangan. maka tidak heran jika si skeliling kita banyak orang yang setres derpesi and then.. bisa gila. Na’udzubillai min dzaalik!&lt;br /&gt;salah satu ciri orang yang kurang ilmu adalah hilang nya kearifan. dia selalu mengandalkan otot dan amarah. emosinya tdk terkendali. ingin nya marah terus menerus. sedikit aja tersinggung maka memuncaklah amarah sampai ke ubun-ubun. jika sudah seperti itu, dia tidak akan tau mana yang salah dan keliru .. eh, mana yang salah dan benar. solusi ketika kita dalam keadaan seperti itu, maka hendaklah kita untuk beristigfar.. karena sungguh, ketika dalam keadaan seperti itu. syetan yang ada di sekeliling kita akan dengan sangat mudah nya memasuki hati kita.,. na’udzubillah .. hendaklah kita tenang .. berpikir jernih, dan yang paling penting. bukalah hati kita untuk menerima saran dan masukan dari orang” di skeliling kita. karena pada saat itu merekalah yang dapat berpikir dengan benar (orang yang netral)&lt;br /&gt;banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mendapat ilmu. sesungguhnya adalah pola belajar tiada henti yang ada pada kesungguhan tekad untuk melakukan nya. keterbatasan materi ataupun kemampuan fisik dan teknis tidak akan membuat seseorang mengurungkan niat belajar jika tekad nya sudah kuat.&lt;br /&gt;belajar tiada henti harus dijadikan sebagai program harian. cobalah untuk saling bertanya setiap kali bertemu dengan teman untuk sekedar share, dan saling menanyakan “ilmu apa yang telah engkau dapatkan hari ini?” ilmu apa yang telah engkau amalkan hari ini?” sungguh yang seperti itu lebih indah dan lebih bermanfaat dari hanya sekedar mengobrol tanpa arah dan tujuan.&lt;br /&gt;apa yang kita lihat, harus menjadi ilmu. kita harus mendapatka ilmu yang bermanfaat dari tayangan televisi yang kita lihat, walaupun sekarang 89% tayangan televisi kurang menjurus pada hal yang positif, malah bisa di bilang negatif semua yaa.. minimal berita” tentang kejadian di luar itu bisa jadi bahan pembelajaran dan juga renungan bagi kita.&lt;br /&gt;kita harus menambah terus menambah ilmu, wawaswan dan pengalaman dari setiap aktifitas yang kita lakukan.&lt;br /&gt;seseorang yang sudah tau arti kehidupan tidaka akan panik mengahadapi kehidupan. akan tetapi orang yang sedikit ilmu nya akan terombang-ambing tersapu ombak, dalam memenuhi kesenangan, akan membabi buta. ketika sedih ia akan terpuruk putus asa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga dengan pertolongan Allah kita bisa melakukan amal perbuatan apapun dalam hidup di dunia ini, dengan ilmu pengetahuan yang benar. Wallahu a’lam … :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat ..&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-4327968366770941414?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/4327968366770941414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=4327968366770941414' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4327968366770941414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4327968366770941414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/08/menuntut-ilmu.html' title='Menuntut Ilmu'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qIdY-MDgolA/TkuOwExF0SI/AAAAAAAAA4c/IL2zPSSnmcI/s72-c/anggaran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-7247158391075391744</id><published>2011-08-09T22:06:00.000-07:00</published><updated>2011-08-09T22:09:56.697-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan, Momentum Perubahan Menuju Bisnis Penuh ‘Berkat’ dan Berkah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-s2nH321eihk/TkISj2pEoAI/AAAAAAAAA4U/9t3zr2Ra-hM/s1600/Al-Qur%2527an.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-s2nH321eihk/TkISj2pEoAI/AAAAAAAAA4U/9t3zr2Ra-hM/s200/Al-Qur%2527an.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5639090090593787906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SHAUM di dalamnya setiap muslim – tentu termasuk pebisnis muslim di dalamnya – dituntut untuk berkorban dengan menahan rasa lapar, dahaga dan sejumlah amal lainnya demi meraih derajat takwa. Takwa adalah puncak hikmah dari ibadah shaum pada bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa (QS al-Baqarah [2]: 183).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut al-Jazairi, frasa “agar kalian bertakwa” bermakna: agar dengan shaum itu Allah SWT mempersiapkan kalian untuk bisa menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya (Al-Jazairi, I/80). Bahasa sederhananya, dengan shaum itu kita dipahamkan, diingatkan dan disadarkan bahwa bukan harta yang diinginkan Dien kita, tetapi ketaatan kita sepenuhnya pada aturan-Nya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengusaha, Ramadhan sudah semestinya menjadi momentum perubahan menuju bisnis yang sesuai dengan aturan Allah Swt. Saya biasa menyebutnya sebagai bisnis yang penuh ‘berkat’ dan berkah. ‘Berkat’ bermakna bisnis kita menghasilkan profit yang terus tumbuh dan sinambung. Berkah adalah keridloan Allah Swt, Dzat Pemberi Rizki, yang diraih ketika seluruh amal bisnis kita berjalan sesuai dengan syariah-Nya.  Karena itu, setidaknya ada tiga hal yang dikokohkan dan diingatkan Ramadhan pada kita :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(1) Ramadhan Mengokohkan Orientasi Akhirat Pada Bisnis Kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt berfirman kepada malaikat yang diserahi urusan rezeki bani Adam: “Hamba manapun yang kalian dapati cita-citanya hanya satu, yaitu semata-mata untuk kehidupan akhirat, jaminlah rezekinya di langit dan di bumi; dan  hamba manapun yang kalian dapati mencari rezekinya dengan jujur karena berhati-hati dalam mencari keadilan, berilah ia rezeki yang baik dan mudahkanlah ia; dan jika ia telah melampaui batas kepada selain itu, biarkanlah ia sendiri mengusahakan apa yang dikehendakinya. Kemudian dia tidak akan mencapai lebih dari apa yang Aku tetapkan untuknya.” (HR Abu Na’im dari Abu Hurairah ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini merupakan janji Allah kepada orang-orang yang selalu berorientasi akhirat dalam setiap perbuatannya. Allah akan memberikan rezeki dan memudahkan urusan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(2) Ramadhan Mengingatkan Kita Bahwa Hanya Nafkah yang Halal Lagi Baik yang Membawa Keberkahan dan Nikmat Hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : Wahai manusia, sesungguhnya Allah tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik (thoyyib) dan sesungguhnya Allah memerintahkan kaum mukmin sebagaimana halnya Ia memerintah para Rasul. Kemudian, Ia berfirman, ” Wahai para Rasul, makanlah dari rejeki yang baik-baik, dan berbuat baiklah kalian. Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang engkau ketahui.” Selanjutnya Beliau bercerita tentang seorang laki-laki yang berada dalam perjalanan yang sangat panjang, hingga pakaiannya lusuh dan berdebu. Laki-laki itu lantas menengadahkan dua tangannya ke atas langit dan berdoa, “Ya Tuhanku, Ya Tuhanku..”, sementara itu makanan yang dimakannya adalah haram, minuman yang diminumnya adalah haram, dan pakaian yang dikenakannya adalah haram; dan ia diberi makanan dengan makanan-makanan yang haram. Lantas, bagaimana mungkin doanya dikabulkan?” (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qadliy berkata, “hadits ini merupakan salah satu pilar agama Islam dan tonggak dari hukum-hukum Islam. Ada 40 hadits yang menjadi bagian tak terpisahkan dari hadits ini. Di dalam hadits ini ada perintah kepada kaum Muslim untuk berinfak dengan rejeki yang halal serta larangan untuk berinfak dengan rezeki yang haram. Hadits ini juga menerangkan bahwa minuman, makanan, pakaian dll harus halal dan terjauh dari syubhat; dan siapa saja yang berdoa hendaknya ia memenuhi syarat-syarat tersebut dan menjauhi minuman, makanan dan pakaian yang haram.” (Imam Nawawiy, Syarah Sahih Muslim, hadits no 1686). Nah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(3) Ramadhan Mengingatkan Kita bahwa Bisnis yang Halal dan Thoyyib Memuliakan Kita di Dunia dan Akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya, dunia itu diperuntukkan bagi empat orang : Pertama, seorang hamba yang diberi harta dan ilmu oleh Allah Swt dan menghubungkan silaturrahim dan ia mengetahui bahwa ada hak Allah di dalam hartanya. Ini adalah seutama-utama kedudukan. Kedua, seorang hamba yang diberi ilmu oleh Allah namun tidak diberi harta, kemudian ia berniat seraya berkata, ‘Seandainya aku punya harta, sungguh aku akan beramal sebagaimana si fulan (yang kaya).’ Dengan niatnya itu, maka pahala keduanya adalah sama. Ketiga, seorang hamba yang tidak diberi ilmu, namun hanya diberi harta oleh Allah. Lalu, ia membelanjakan hartanya tanpa dengan pengetahuan dan tidak dijadikan sebagai wasilah untuk bertakwa kepada Allah Swt dan menyambung silaturrahim, dan ia juga tidak tahu bahwa di dalamnya ada hak Allah Swt, maka ini adalah serendah-rendahnya kedudukan. Keempat, seorang hamba yang tidak diberi harta dan ilmu oleh Allah Swt dan ia berkata, ‘Seandainya saya memiliki harta, maka saya akan beramal sebagaimana si fulan (yang ketiga) tersebut’, maka dosa keduanya adalah sama. (HR Turmudziy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Makin jelas bagi pengusaha yang ingin meraih ‘berkat’ dan berkah bahwa Islam telah memotivasi umatnya untuk bekerja – tentu saja termasuk berbisnis – dengan serius, dengan tetap memperhatikan dan melaksanakan ketentuan syariat Allah Swt dan kaidah sebab akibat atas segala usahanya. Halal dan baik lakukan, haram lagi laknat tinggalkan. Allah pun akan membalasnya dengan ‘reward’ kemudahan rezeki dan kemudahan urusan bisnis kita. Subhanallahu.&lt;br /&gt;Ramadhan bulan penuh berkah dan ampunan, semoga menjadikan kita insan Allah yang selalu berpikir, bersikap dan beramal kehidupan – termasuk dalam amal bisnis kita – dengan dipenuhi ‘berkat’ dan keberkahan. Bisnis yang akan memuliakan kita di dunia dan  akhirat. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-7247158391075391744?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/7247158391075391744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=7247158391075391744' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7247158391075391744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7247158391075391744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/08/ramadhan-momentum-perubahan-menuju.html' title='Ramadhan, Momentum Perubahan Menuju Bisnis Penuh ‘Berkat’ dan Berkah'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-s2nH321eihk/TkISj2pEoAI/AAAAAAAAA4U/9t3zr2Ra-hM/s72-c/Al-Qur%2527an.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-8602624840442454699</id><published>2011-07-10T20:03:00.000-07:00</published><updated>2011-07-10T20:04:15.775-07:00</updated><title type='text'>FILM LUAR VERSI PADANG</title><content type='html'>Category: Carito Ranah Minang&lt;br /&gt;Enemy at the Gates — Lah tibo lawan di pintu…&lt;br /&gt;Batman Forever — Kalalauang&lt;br /&gt;Remember the Titans — Lai Takana jo si Titan&lt;br /&gt;The Italian Job — Karajo maliang&lt;br /&gt;Die Hard — Payah matinyo&lt;br /&gt;Die Hard II — Alun Juo Mati Lai…?&lt;br /&gt;Die Hard III With A Vengeance — Ondeh Mandeh.. ndak juo mati mati doh…?&lt;br /&gt;Bad Boys — Anak Kalera&lt;br /&gt;Sleepless in Seattle — Mangantuak..&lt;br /&gt;Lost in Space — Ilang di awang awang&lt;br /&gt;Brokeback Mountain — Gunuang patah tulang&lt;br /&gt;lCheaper by Dozens — Bali salusin tambah murah..&lt;br /&gt;You’ve got Mail — Ado surek tuh ha…&lt;br /&gt;Paycheck — Pitih Gaji&lt;br /&gt;Independence Day — Hari Rayo&lt;br /&gt;The Day After Tomorrow — Saisuak&lt;br /&gt;Die Another Day — Ndak kini matinyo..?&lt;br /&gt;There is Something About Marry — Manga si Merry yo..?&lt;br /&gt;Silence of the Lamb — Kambiang pangambok&lt;br /&gt;All The Pretty Horses — Kudonyo rancak-rancak&lt;br /&gt;Planet of the Apes — Planet Siamang&lt;br /&gt;Gone in Sixty Seconds — Barangkek lah waang Lai&lt;br /&gt;Original Sin — Sabana-bana doso…&lt;br /&gt;Mummy Returns — Lah Baliak si One tadi..?&lt;br /&gt;Crash — Balago kambiang&lt;br /&gt;Copycat — Kopi Kuciang&lt;br /&gt;Seabiscuit — Makan Biskuit di Lauik&lt;br /&gt;Freddy vs Jason — Bacakak&lt;br /&gt;Just in Heaven — Lah di Surgo&lt;br /&gt;Air Bud — aia si Budi&lt;br /&gt;How To Lose A Guy in 10 Days — Baa caronyo manyipak urang..&lt;br /&gt;Lord Of The Ring — Juragan batu cincin&lt;br /&gt;Deep Impact — Taraso dalamnyo&lt;br /&gt;Million Dollar Baby — Anak Rangkayo&lt;br /&gt;Blackhawk Down — Buruang itam si Don&lt;br /&gt;Saving Private Ryan — Mahagia les ka si Ryan&lt;br /&gt;Dumb and Dumber — Pakak jo sabana Pandia..&lt;br /&gt;Sent by: e-ketawa on July 11th, 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-8602624840442454699?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/8602624840442454699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=8602624840442454699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8602624840442454699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8602624840442454699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/07/film-luar-versi-padang.html' title='FILM LUAR VERSI PADANG'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-1599873377781494783</id><published>2011-07-10T19:56:00.000-07:00</published><updated>2011-07-10T19:57:47.109-07:00</updated><title type='text'>ANDA ORANG MINANG/PADANG SEJATI KALAU :</title><content type='html'>Category: Carito Ranah Minang&lt;br /&gt;Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau:&lt;br /&gt;1. Tidak bisa melihat dan membiarkan trotoar kosong atau nganggur.&lt;br /&gt;2. Berjalan/mengendarai mobil lebih pelan di perempatan/pertigaan untuk melihat peluang membuka rumah makan.&lt;br /&gt;3. Mengeluh bila belum makan masakan Padang minimal sekali sehari.&lt;br /&gt;4. Tidak bisa makan tanpa cabe atau sambal pedas serta selingan kerupuk jengkol.&lt;br /&gt;5. Kalo makan berkeringat, tapi kalo kerja maunya tidak berkeringat.&lt;br /&gt;6. Hal pertama yang ditanya begitu sampai di suatu kota adalah dimana ada rumah makan Padang terdekat.&lt;br /&gt;7. Membawa nasi rames Padang ke dalam pesawat sejak Airlines di Indonesia tidak lagi menyediakan makanan.&lt;br /&gt;8. Lebih memilih rendang jengkol dan sambel pete daripada menu daging, ayam atau sambel ABC.&lt;br /&gt;9. Pada saat makan pagi, anda sudah mengetahui kemana dan makanan apa yang akan dimakan untuk siang dan malam harinya.&lt;br /&gt;10. Makanan kesukaan anda di daftar menu adalah yang paling murah dan paling banyak porsinya.&lt;br /&gt;11. Terhimpit maunya di atas, terkurung maunya diluar.&lt;br /&gt;12. Masih menawar harga barang di swalayan atau department store yang sudah ada Price Tag-nya dengan harapan bisa dapat lebih murah.&lt;br /&gt;13. Hal pertama yang muncul di pikiran saat membeli barang adalah apakah bisa dijual kembali dengan sedikit keuntungan.&lt;br /&gt;14. Berhasil dengan sukses menjual serta meyakinkan seseorang untuk membeli barang kelas kaki lima dengan harga swalayan.&lt;br /&gt;15. Tahu perkembangan naik turun harga barang di pasar, harga emas, harga kain, upah jahit baju, ongkos cetak dan sewa tempat di pasar.&lt;br /&gt;16. Berkunjung ke department store, swalayan atau toko hanya untuk mengetahui perbandingan harga barang untuk kemudian mencarinya di kaki lima.&lt;br /&gt;17. Simbol matematika yang paling dikenal adalah tanda + (tambah) dan tanda X (kali), tidak mengenal tanda - (kurang) dan tanda : (bagi).&lt;br /&gt;18. Lancar mengucapkan kalimat satu 5 ribu, dua 7 setengah, tiga 10 ribu.&lt;br /&gt;19. Hasil perhitungan 2+2=7 karena 4 pulang modal, 2 keuntungan dagang, 1 untuk sewa tempat/ongkos.&lt;br /&gt;20. Tangan menerima uang lebih cepat dan tangkas daripada tangan membayar.&lt;br /&gt;21. Pelajaran yang paling diminati di sekolah adalah aritmatika, hitung dagang, harga pokok dan marketing.&lt;br /&gt;22. Tempat duduk favorite anda waktu berkunjung ke cafe atau restorant adalah di dekat kasir atau pintu masuk, untuk melihat penerimaan uang masuk dan jumlah pengunjung yang datang.&lt;br /&gt;23. Perintah tambahan anda saat menyuruh seseorang membeli barang di toko atau warung adalah cari harga yang paling murah dan usahakan untuk menawar.&lt;br /&gt;24. Selalu naik angkutan umum atau angkot yang ada musicnya.&lt;br /&gt;25. Menyetop taxi, membuka pintu depan, kemudian bertanya ke sopir taxi-nya "Jurusan mana Bang??".&lt;br /&gt;26. Lebih memilih tarif taxi sistem tawar menawar daripada sistem argometer demi alasan kepastian harga dan kepuasan menawar.&lt;br /&gt;27. Selalu memilih duduk paling depan kalo naik angkutan umum, bus atau pesawat dengan tujuan supaya bisa sampai lebih cepat dan lebih dulu.&lt;br /&gt;28. Pesta pernikahan anda belum terasa lengkap tanpa ada panggung orgen tunggal yang menampilkan penyanyi terkenal se-kecamatan atau kabupaten.&lt;br /&gt;29. Begitu keluar dari kampung halaman, langsung bisa berbahasa Indonesia Raya yang baik dengan logat Minang yang kental serta gimana gitu.&lt;br /&gt;30. Selalu berprinsip "Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung, tapi kampung halaman dan pulang kampung tetap nomor satu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS. Sorry bagi yang tersinggung, hanya sekedar bercanda dan self critics. GO Padang, Hidup Minang.....tambuah ciek.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-1599873377781494783?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/1599873377781494783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=1599873377781494783' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1599873377781494783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1599873377781494783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/07/anda-orang-minangpadang-sejati-kalau.html' title='ANDA ORANG MINANG/PADANG SEJATI KALAU :'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-9189250124297818286</id><published>2011-07-10T19:42:00.000-07:00</published><updated>2011-07-10T19:44:08.045-07:00</updated><title type='text'>BODOR AJO LAH....</title><content type='html'>Si Padang dan Si Batak&lt;br /&gt;Category: Humor &lt;br /&gt;Pada suatu hari dua orang sahabat Si Batak dan Si Padang sedang menunggu Bis Metromini di Jakarta yang padat. Sewaktu bis mereka melintas di pasar yang ramai, tiba-tiba si Batak bertanya ke si Padang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Batak : "Hey, anda tahu nggak, bagaimana cara menghitung banyaknya orang Padang di Jakarta ini...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Padang : "Wah...banyak sekali..saya tidak tahu cara menghitungnya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Batak : "Gampang... jumlah orang Padang di Jakarta sama dengan jumlah rumah makan Padang di Jakarta dikali 10, he...he...he..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Padang : "Kok dikali 10?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Batak : "Boss satu, koki dua, pelayan tujuh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Padang : "Ah..bisa aja (kesel...). Kalau begitu sih ambo juga tahu cara menghitung banyaknyo orang Batak di Jakarta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Batak : "Bagaimana...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Padang : "4 x banyaknya seluruh bis Metromini di Jakarta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Batak : "Kok... dikali 4..???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Padang : "1 orang sopir, 1 orang kenek dan 2 orang copet..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Batak : "?????"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-9189250124297818286?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/9189250124297818286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=9189250124297818286' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/9189250124297818286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/9189250124297818286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/07/bodor-ajo-lah.html' title='BODOR AJO LAH....'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-1073163180461014948</id><published>2011-07-06T18:11:00.000-07:00</published><updated>2011-07-06T18:16:26.218-07:00</updated><title type='text'>Khasiat Ampuh Petai (PETE) Atasi Berbagai Penyakit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-uR-eFHtV0EE/ThUI3RcTGTI/AAAAAAAAA4I/qflfYYQa5t4/s1600/petai.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-uR-eFHtV0EE/ThUI3RcTGTI/AAAAAAAAA4I/qflfYYQa5t4/s200/petai.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626413055137225010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anda semua pasti mengenal bahwa Petai (Pete) sebagai buah yang membuat bau mulut dan bau kentut sangat tidak sedap. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya jangan heran jika pete adalah buah yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat pete menjadi salah satu makanan penting dalam makanan keseharian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia. Bisa jadi di masa depan petai akan menggantikan kedudukan cokelat sebagai makanan yang paling dicari saat orang stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PMS (premenstrual syndrome)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengalami PMS saat 'tamu' datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan darah tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan otak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istiraha, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembelit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat mabuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan "penyakit" mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekenyangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mual di pagi hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gigitan nyamuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk saraf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi. Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka lambung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatur suhu tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah 'dingin' yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi. Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau). Pete dapat membantu penderita SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stress&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stroke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine," makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caplak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah, jika anda ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete, dan letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca semua fakta diatas maka anda harus percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan  apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Pete juga kaya kalium dan merupakan buah dengan nilai makanan terbaik. Jadi mungkin sekaranglah saatnya anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: "A Petai a day keeps the doctor away" (makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain banyak manfaat diatas, sayuran ini menyimpan banyak menyimpan manfaat lainnya. Petai sangat kaya akan protein sebagaimana famili leguminoceae (kacang-kacangan) pada umumnya. Petai juga mengandung kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Vitamin B6 yang terkandung di dalamnya berperan untuk memperbaiki mood seseorang, atau istilahnya cooling product dalam budaya oriental. Dari berbagai sumber: www.suaramedia.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-1073163180461014948?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/1073163180461014948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=1073163180461014948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1073163180461014948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1073163180461014948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/07/khasiat-ampuh-petai-pete-atasi-berbagai.html' title='Khasiat Ampuh Petai (PETE) Atasi Berbagai Penyakit'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-uR-eFHtV0EE/ThUI3RcTGTI/AAAAAAAAA4I/qflfYYQa5t4/s72-c/petai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6166008327856499987</id><published>2011-07-06T08:32:00.000-07:00</published><updated>2011-07-06T08:57:23.796-07:00</updated><title type='text'>Dibutuhkan Pemimpin Informatif Di Kota Bengkulu Tahun 2012</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-I6L10t4jFuY/ThSFvTFbh-I/AAAAAAAAA4A/zSlff09nf_8/s1600/pilwalkot-smg2012%2Bcopy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 156px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-I6L10t4jFuY/ThSFvTFbh-I/AAAAAAAAA4A/zSlff09nf_8/s200/pilwalkot-smg2012%2Bcopy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626268882115987426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang diharapkan di era demokrasi adalah pemimpin yang mampu memberikan informasi yang sejuk, nyaman, akurat, cepat dan dapat dipertanggungjawabnya kepada rakyatnya. Hal ini dimaksudkan agar rakyat tidak dibingungkan dengan informasi yang diterima dengan sumber informasi yang tidak jelas. Sebagai seorang pemimpin, maka semua informasi mengenai organisasinya ada padanya, termasuk informasi yang datang dari luar organisasi. Dengan demikian pemimpin merupakan sumber informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era demokrasi ini dibutuhkan pemimpin yang informatif dan dapat diteladani dan menjadi contoh atau panutan dari rakyatnya. Menurut saya, minimal ada tiga yang perlu dimiliki dari seorang pemimpin yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTAMA, keteladanan dalam caranya memposisikan konstitusi, hukum, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dalam wilayah kepemimpinannya, apakah pada tingkat nasional ataupun daerah. Pemimpin yang patut diteladani adalah pemimpin yang tunduk pada hukum dan perundang-undangan yang sudah ditetapkan melalui proses hukum dan proses politik dan yang demokratis. Konstitusi dan hukum di atas segala-galanya. Di samping itu konstitusi, hukum, peraturan dan perundang-undangan yang masih berlaku wajib hukumnya untuk disampaikan dan disosialisasikan kepada rakyatnya, bukan sebagai jebakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEDUA, keteladanan dalam sikapnya menghadapi permasalahan ataupun tindakannya dalam menghadapi krisis tertentu. Pemimpin yang perlu diteladani adalah pemimpin yang selalu bersikap teguh memegang keyakinan bahwa prosedur dan institusi demokrasi adalah satu-satunya cara menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan kolektif, dengan demikian tidak menutup kemungkinan masuknya kekuatan-kekuatan anti-demokrasi ataupun kekuatan-kekuatan yang menggunakan kekerasan untuk memaksakan kehendaknya. Prosedur dan Institusi adalah cara menyelesaikan masalah, bukan pemaksaan kehendak dan kekerasan serta tidak pandang bulu. Misalnya, pejabat di daerah yang terindikasi melakukan KKN, aparat harus selidiki jangan kongkalikong agar dapat bagian. Keakraban aparat MUSPIDA jangan diartikan segela sesuatu bisa diatur, tetapi bagaimana agar hukum tidak memandang siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIGA, keteladanan dalam perilakunya yang selalu menghindari cara-cara non-demokratis ataupun melawan hukum dalam melaksanakan kebijakan tertentu ataupun dalam menggunakan sumber-sumber daya pembangunan dalam mencapai tujuan tertentu yang sudah digariskan. Pendeknya, pemimpin yang baik tidak mengahalaIkan segala cara untuk mencapai tujuan tertentu alias jujur dan tidak KKN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari sosok pimpinan yang dapat diteladani merupakan pekerjaan yang “susah-susah gampang”, dan seringkali mengandung resiko, mengingat definisi pemimpin mengandung berbagai makna yang terkait dengan pengetahuan, etika, moralitas, keahlian, kredibilitas, serta kemampuan melakukan komunikasi, keluasan visi dan persyaratan-persyaratan lain yang dianggap penting dan perlu dipenuhi oleh seorang pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin harus memahami keadaan rakyatnya dan harus memiliki empati agar pemimpin tersebut bisa merasakan sebagaimana yang dirasakan rakyatnya. Sebagai contoh, ketika berkunjunga ke suatu daerah yang rakyatnya kurang memahami dari segi bahasa, kita sebagai pemimpin jangan menyampaikan dengan bahasa yang tinggi, dengan menggunakan istilah-istilah asing dan sebagainya, atau setiap kali berkunjung sambutan rakyatnya maunya dibuat semeriah mungkin padahal rakyatnya sangat miskin. Contoh yang lain, ada seorang jama’ah disalah satu masjid mendengarkan tausiah dari seorang Kiyai. Pendek cerita Kiyai tersebut mengatakan barangsiapa yang datang terlebih dahulu sholat berjam’ah ke masjid maka pahala akan lebih besar dari yang datang belakangan. Namun dalam pelaksanaannya sholat jama’ah tersebut belum dilaksanakan karena menunggu Kiyai tersebut datang, yang sekaligus sebagai imam. Nah, jama’ah yang pernah mendengarkan tausiahnya langsung punya pemikiran bahwa apakah benar datang lebih awal itu pahalanya lebih besar dari pada belakangan?, jangan-jangan kita dibohongin, bahwa justru yang datang belakangan pahalanya lebih besar, mengapa?, karena Kiyainya datang belakangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan contoh informasi tersebut, ada yang salah, sebagai seorang pemimpin harus mampu memahami dulu kondisi rakyatnya, seperti apa keadaannya, bukan memberikan informasi atau solusi terlebih dahulu sebelum tahu permasalahan yang dihadapi rakyatnya. Ini bukan jaman orde baru lagi, setiap pejabat yang mau datang selalu diservice, sampai jalan saja di tambal sulam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang perlu penulis sampaikan menjelang PEMILU 2012 di Kota Bengkulu, bahwa rakyat Kota Bengkulu dalam informasi dan komunikasi politik itu masih sangat kurang, oleh karena itu jalan satu-satunya yang harus dilakukan oleh pemimpin ke depan adalah PENDIDIKAN POLITIK harus lebih dikedepankan sebelum melaksanakan pesta demokrasi agar rakyat tidak bingung apa yang harus dilakukan, jangan bisanya mengenal gambar atau nomornya tapi tidak mengenal nomor dan nama serta gambar calon WALIKOTA NYA. Semoga RAKYAT KOTA BENGKULU SEMAKIN DEWASA DAN CERDAS  DALAM MEMILIH. AMIN..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6166008327856499987?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6166008327856499987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6166008327856499987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6166008327856499987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6166008327856499987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/07/dibutuhkan-pemimpin-informatif-di-kota.html' title='Dibutuhkan Pemimpin Informatif Di Kota Bengkulu Tahun 2012'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-I6L10t4jFuY/ThSFvTFbh-I/AAAAAAAAA4A/zSlff09nf_8/s72-c/pilwalkot-smg2012%2Bcopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6329959183795239594</id><published>2011-06-05T06:01:00.000-07:00</published><updated>2011-06-05T06:35:05.136-07:00</updated><title type='text'>Apa pendidikan karaktek?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-rd6ceuhT3X4/TeuF-uVLS8I/AAAAAAAAA3w/N1RJsjkJgyE/s1600/karakter.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 149px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-rd6ceuhT3X4/TeuF-uVLS8I/AAAAAAAAA3w/N1RJsjkJgyE/s200/karakter.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614728673082690498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dasar pendidikan karakter harus dimulai sejak usia kanak-kanak atau biasa disebut para ahli psikologi sebagai usia emas (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;golden age&lt;/span&gt; karena pada usia ini terbukti menentukan kemapuan anak dalam mengembangkan potensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50 persen variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Peningkatan 30 persen berikutnya terjadi pada usia 8 tahun, dan 20 persen sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua.&lt;br /&gt;Menurut publikasi BPS pada bulan Agustus 2010, jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil sensus ini adalah sebanyak 237.556.363 orang, yang terdiri dari 119.507.580 laki-laki dan 118.048.783 perempuan. Jumlah ini tentu sangat mendukung untuk program Kemdiknas dalam menjalankan program pendidikan karakter yang didengungkan oleh Presiden. Namun perlu diingat bahwa Pengaruh Globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara terutama pendidikan karakter adalah :&lt;br /&gt;1. Pengaruh globalisasi Ekonomi&lt;br /&gt;Kekuatan globalisasi ekonomi atau globalisasi kapitalisme adalah liberalisme ekonomi. Ilmuwan menyebutnya kapitalisme pasar bebas. Berbeda dengan kapitalisme kesejahteraan, yaitu kapitalisme yang diregulasi dan direformasi, kapitalisme ini tidak membiarkan pasar berjalan sebebas-bebasnya tanpa kendali, tapi perlu diatur agar kapitalismememberikan keuntungan dan keadilan sampai orang-orang dibawah tingakat kesejahteraan.&lt;br /&gt;a. Kapitalisme&lt;br /&gt;Suatu system ekonomi yang mengatur proses produksi dan distribusi barang dan jasa. Cirri-cirinya: sebagian besar sarana produksi dimiliki individu, barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas (free market) yang kompetitif (terbuka untuk siapa saja) dan modal diinvestasikan dalam usaha intik hasilkan laba.&lt;br /&gt;b. Kenyataanya&lt;br /&gt;Abad ke-19, kapitalisme pasar bebas hanya menguntungkan Negara kaya. Banyak orang yang menjadi semakin miskin karena kapitalisme ini. Kapitalisme ini telah melampaui kesederhanaan dan tenaga kerja menjadi roda dan mesin kapitalis raksasa. Pada akhir abad 20, kapitalisme mengendalikan hamper seluruh perekonomian internasional. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mendukung kapitalisme pasar bebas.&lt;br /&gt;Wujud nyata globalisasi ekonomi terjadi pada aspek:&lt;br /&gt;· Aspek produksi&lt;br /&gt;Perusahaan dapat berproduksio di berbagai Negara dengan sasaran agar biaya prosuksi lebih rendah.&lt;br /&gt;· Aspek pembiayaan Akses peroleh investasi&lt;br /&gt;· Aspek tenaga kerja; perusahaan global punya manfaat tenaga kerja dari seluruh dunia.&lt;br /&gt;· Aspek jaringan informasi; dengan cepat dan mudah mendapatkan informasi&lt;br /&gt;· Aspek perdagangan; penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan non tariff.&lt;br /&gt;2. Pengaruh globalisasi social dan budaya.&lt;br /&gt;Globalisasi dapat memperluas kawasan budaya. Globalisasi dapat timbulkan dampak negative. Akibat dari pengaruh globalisasi:&lt;br /&gt;Disorientasi, dislokasi atau krisis social-budaya dalam masyarakat.&lt;br /&gt;Berbagai ekspresi social budaya asing yang sebenarnya tidak memiliki basis dan preseden kulturalnya.&lt;br /&gt;Semakin merebaknya gaya hidup konsumerisme dan hedonisme.&lt;br /&gt;Sisi negative budaya by bird (budaya gado2 tanda identitas), yaitu:&lt;br /&gt;· Akibatkan erosi budaya&lt;br /&gt;· Lenyapnya identitas cultural nasional dan local&lt;br /&gt;· Kehilangan arah sbg bangsa yang memiliki jati diri.&lt;br /&gt;· Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme&lt;br /&gt;· Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.&lt;br /&gt;Menurut Anthony Giddens, dampak globalisasi:&lt;br /&gt;Meningkatnya individualitas&lt;br /&gt;Individualisme adalah orang secara aktif dan bebar membentuk diri mereka sendiri dan menentukan identitas mereka sendiri. Tradisi dan nilai-nilai masyarakat perlahan ditinggalkan.&lt;br /&gt;Pola kerja&lt;br /&gt;Pola kerja pun berubah dalam era globalisasi ini. System kerja, tujuan kerja dan proses kerja nerubah pada era global.&lt;br /&gt;Kebudayaan pop&lt;br /&gt;Globalisasi melahirkan homogenitas atau kesamaan budaya yang lebih besar.&lt;br /&gt;3. Pengaruh globalisasi bidang politik&lt;br /&gt;Globalisasi politik merupakan pergulatan global dalam mewujudkan kepentingan para pelaku yang menjalankannya. Pelaku globalisasi bidang politik:&lt;br /&gt;· Semua Negara&lt;br /&gt;· Organisasi antar pemerintah: ASEAN, NATO dll.&lt;br /&gt;· Perusahaan internasional dan transnasional&lt;br /&gt;Pemerintah nasional yang dipilih secara demokratis, tidak lagi dapat mengontrol batas-batas Negara mereka.&lt;br /&gt;Globalisasi dan Risiko&lt;br /&gt;1. Lingkungan&lt;br /&gt;· Bergantungnya manusia pada sumber-sumber alam yang akan menyebabkan krisis lingkungan hidup.&lt;br /&gt;· Polusi lingkungan: pencemaran atmosfer, pencemaran sungai oleh limbah industri.&lt;br /&gt;· Masalah hutan: populasi dunia terlalu cepat dan banyak, sehingga lahan untuk perumahan dan bahan mentah untuk memenuhi kebutuhan sudah mulai langka.&lt;br /&gt;· Pemanasan global (global warming). Peningkatan jumlah emisi (penyinaran/pemancaran) dari industri ke atmosfer meningkatkan suhu global.&lt;br /&gt;2. Kesehatan&lt;br /&gt;· Dampak lapisan ozon&lt;br /&gt;· Manufactured risk pada makanan: kemanjuan proses pembuatan makanan dengan zat kimia berbahaya.&lt;br /&gt;3. Masyarakat risiko global&lt;br /&gt;Perubahan pola pekerjaan, mundurnya tradisi dan adapt-istiadat dalam identitas diri.&lt;br /&gt;Aspek Positif dan Negatif Globalisasi&lt;br /&gt;1. Aspek Positif&lt;br /&gt;· Globalisasi Teknologi&lt;br /&gt;Berkembangnya teknologi informasi, komunikasi dan transportasi menjadi lebih efektif dan efisien.&lt;br /&gt;· Globalisasi Perdagangan&lt;br /&gt;Maraknya perkembangan industri sehingga lebih efektif dan efisien.&lt;br /&gt;· Globalisasi Industri dan Jasa&lt;br /&gt;Setiap Negara membuka peluang industri dan jasa sehingga tenaga ahli dari suatu negara dapat bekerja di negara lain.&lt;br /&gt;· Globalisasi social dan budaya&lt;br /&gt;Manusia dapat bergerak dinamis kemanapun berada.&lt;br /&gt;· Globalisasi dan lingkungan hidup&lt;br /&gt;LSM semakin kritis membahas persoalan lingkungan suatu negara.&lt;br /&gt;· Globalisi Politik&lt;br /&gt;Penyelenggaraan Negara dituntut transparan, demokratis dan menghargai HAM.&lt;br /&gt;2. Aspek Negatif Globalisasi&lt;br /&gt;· Kesenjangan ekonomi&lt;br /&gt;· Negara yang perekonomiannya kuat, bersekongkol untung meraup untung sebesar-besarnya. Hal ini merugikan Negara miskin yang ekonominya lemah.&lt;br /&gt;· Timbulnya fanatisme rasial, etnis dan agama dalam forum dan organisasi&lt;br /&gt;· Kadar kualitas kejahatan semakin tinggi dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi.&lt;br /&gt;· Mundurnya Sumber Daya Alam vital: air, hutan dan terjadinya pencemaran global.&lt;br /&gt;Dampak Globalisasi bagi bangsa Indonesia:&lt;br /&gt;1. Politik&lt;br /&gt;· Penyebaran nilai-nilai politik barat&lt;br /&gt;· Semakin lunturnya nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, gotong-royong, musyawarah dan mufakat.&lt;br /&gt;· Menguatnya nilai politik dengan semangat individualitas, kelompok, oposisi, dictator atau tirani.&lt;br /&gt;· Transparansi, akuntabilitas dan professional dalam penyelenggaraan Negara semakin dapat sorotan public.&lt;br /&gt;· Semakin banyaknya lahir partai politik, LSM sebagai sponsor atau penyaluran aspirasi rakyat.&lt;br /&gt;2. Ekonomi&lt;br /&gt;· Berlakunya the survival of the best, siapa yang memiliki modal besar akan semakin kuat.&lt;br /&gt;· Pemerintah hanya sebagai regulator pengaturan ekonomi yang mekanismenya ditentukan pasar.&lt;br /&gt;· Sector-sektor rakyat yang diberi subsidi semakin berkurang dan sulit berkembang.&lt;br /&gt;· Kompetisi produk dan harga semakin tinggi.&lt;br /&gt;3. Sosial dan budaya&lt;br /&gt;· Mudahnya arus westernisasi masuk melalui media&lt;br /&gt;· Memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya local dan nilai-nilai agama.&lt;br /&gt;· Semakin lunturnya semangat kebersamaan masyarakat.&lt;br /&gt;4. Hukum, pertahanan dan keamanan&lt;br /&gt;· Menguatnya supremasi hokum, demokratisasi dan tuntutan dilaksanakannya HAM&lt;br /&gt;· Menguatnya regulasi hokum dan pembuatan peraturan perundang-undangan untuk kepentingan rakyat.&lt;br /&gt;· Aparat hukum dituntut lebih professional, transparan dan akuntabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter adalah cara berpikir dan berprilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Sedangkan pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;cognitive&lt;/span&gt;), perasaan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;feeling&lt;/span&gt;0, dan tindakan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;action&lt;/span&gt;). Tanpa ketiga aspek tersebut pendidikan karakter tidak akan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAMPAK POSITIF PENDIDIKAN KARAKTER&lt;br /&gt;1. Meningkatnya motivasi siswa sekolah dalam meraih prestasi akademik pada sekolah-sekolah yang menerapkan pendidikan karakter.&lt;br /&gt;2. Adanya penurunan drastis pada perilaku negatif siswa yang dapat menghambat keberhasilan akademik.&lt;br /&gt;3. Rasa percaya diri, kemampuan bekerjasama, kemampuan bergaul, kemampuan berkonsentrasi, rasa empati dan kemampuan berkomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh : Akang (Bengkulu,05-06-2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6329959183795239594?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6329959183795239594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6329959183795239594' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6329959183795239594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6329959183795239594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/06/apa-pendidikan-karaktek.html' title='Apa pendidikan karaktek?'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-rd6ceuhT3X4/TeuF-uVLS8I/AAAAAAAAA3w/N1RJsjkJgyE/s72-c/karakter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-2601686190108014498</id><published>2011-05-31T06:30:00.000-07:00</published><updated>2011-05-31T06:38:19.572-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Untuk Semua Gratis Bagi Masyarakat, Mahal Bagi Kota Bengkulu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-TzYNfVQW2co/TeTvJwO4bgI/AAAAAAAAA3k/N6NQ9ZeHnLk/s1600/anak%2Bsd%2Bsampai%2Bsma.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-TzYNfVQW2co/TeTvJwO4bgI/AAAAAAAAA3k/N6NQ9ZeHnLk/s200/anak%2Bsd%2Bsampai%2Bsma.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612873986455662082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan gratis bagi masyarakat Kota Bengkulu kini terus menjadi perbincangan berbagai kalangan. Bagi mereka yang berada dalam wilayah kekuasaan kependidikan masih beranggapan bahwa pendidikan tidak mungkin gratis. Dibarengi dengan berbagai argumen yang dibangun untuk mencitrakan bahwa pendidikan itu mahal dan perlu partisipasi (uang)  masyarakat. Di Kota Bengkulu sangat berpotensi, mengklaim sebagai Kota Pelajar mestinya lebih mengutamakan warganya agar mudah mendapatkan akses pendidikan secara gratis dan bermutu. Perlu diingat bahwa, di daerah lain sudah bukan hal yang istimewa, seperti Sukoharjo, Jembrana, Banyuasin, Natuna dan lainnya, kini telah menyelenggarakan pendidikan dasar dan menengah gratis bagi warganya. Demikan pula pada daerah yang biaya hidup dan harga keperluan sekolah mahal, Pemprov DKI Jakarta sudah memberikan pembiayaan gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Jakarta.&lt;br /&gt;Harapan dari rintisan dana BOS 2005-2006 sampai sekarang TAHUN 2011..., Mendiknas berharap, dana BOS itu seharusnya masih ditambah biaya operasional pendidikan (BOP) yang ditanggung APBD sehingga sudah memadai untuk menuntaskan program wajib belajar baik gratis maupun mendekati gratis di Indonesia. BOS adalah subsidi dari pemerintah pusat, tetapi tanggung jawab utama untuk pendidikan dasar dan menengah serta Madrasah Ibtidaiyah kewenangannya ada pada pemerintah kabupaten/kota. BOS itu hanya bantuan saja dari pemerintah pusat terhadap pembiayaan pendidikan kabupaten kota. Jadi mestinya pembiayaan pendidikan yang utama berasal dari pemerintah kabupaten/kota. Namun justru beberapa pemerintah kabupaten/kota yang menjadikan BOS sebagai pendapatan utama sementara anggran daerah hanya sebagai pelengkap saja bahkan ada yang menghentikan sama sekali BOP setelah adanya BOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum di Kota Bengkulu masih menghadapi masalah akses dan pemerataan pendidikan. Masih adanya siswa putus sekolah, baik dengan alasan ekonomi maupun non ekonomi. Disamping itu, kurang meratanya kualitas pendidikan di Kota Bengkulu. Pola pikir dan kemampuan profesional guru belum memuaskan, misalnya : berkaitan dengan implementasi kurikulum baru. Sementara beberapa sekolah mencanangkan diri sebagai sekolah standar nasional bahkan internasional yang menurut mereka berkonsekwensi pada kenaikan biaya pendidikan. Menurut para ahli bahwa peningkatan standar ini hanya lebih berkonotasi pada peningkatan teknologi serta sarana dan prasarana saja, namun tidak menyentuh pada subtansi mutu yang sesungguhnya. Akibat klaim standar ini menciptakan opini masyarakat bahwa sekolah-sekolah ini tidak memberikan akses yang adil terutama masyarakat miskin yang ingin memperoleh fasilitas pendidikan dari negara. Yang dikhawatirkan munculnya stigma diskriminasi dalam pendidikan, orang miskin dilarang sekolah di Kota. Mudah-mudahan tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kita telah mempunyai komitmen yang dituangkan dalam Peraturan Perundangan terhadap pendidikan di Indonesia, berikut&lt;br /&gt;A.1.  Undang-Undang Dasar 1945, Bab XIII, Pasal 31:&lt;br /&gt;(1)    Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.&lt;br /&gt;(2)    Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.2. Undang-Undang Dasar 1945, Bab XIII, Pasal 31&lt;br /&gt;(3)  Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. UU Sisdiknas tahun No 20 Tahun 2003:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Bagian Keempat,  Pasal 11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)        Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.&lt;br /&gt;(2)        Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab VIII pasal 34 ayat 2: “Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya”. Konsekwensi yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah adalah memberikan alokasi dana untuk membiayai seluruh komponen Biaya Satuan Pendidikan, apapun kemampuan keuangan Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan gratis yang dimaksud adalah bermakna membebaskan siswa dari seluruh pungutan yang dibebankan pada siswa. Jika kita berkomitmen Kota Bengkulu menuju Bengkulu Kota Pelajar (Anak usia sekolah wajib menyelesaikan pendidikan minimal SMA/Sederajat). Implikasinya semua rintangan yang menghalangi anak menempuh pendidikan menengah atas harus dihilangkan. Demikian halnya dalam Visi Pememerintah Kota Bengkulu yang sering  disampaikan dalam berbagai media oleh para pejabat.&lt;br /&gt;Bahwa pendidikan adalah hak warganegara yang harus diberikan oleh negara (Pemerintah) kepada rakyatnya. Kesulitan rakyat terhadap akses memperoleh pendidikan yang merata dan memadai harus disikapi dengan upaya tanggungjawab Pemerintah mewujudkanya melalui alternatif kebijakan yang tepat. Masyarakat yang notabene secara umum belum bisa secara mandiri membiayai proses pendidikan dasar-menengah bukan terus menerus dijadikan sasaran mobilisasi dana. Pemerintahlah yang harus berinisiatif mengupayakan alokasi anggaran dengan strategi dan kebijakan yang berpihak pada rakyatnya bukan senantiasa beralibi pada bayang-bayang kesulitan dan kekhawatiran yang kurang masuk akal. Masyarakat belum melihat pemanfanfaatn anggaran pemerintah secara optimal, karena peluang pemborosan masih sangat lebar. Selain itu belum terasa upaya sungguh-sungguh dari pemerintah melayani masyarakat dalam memperoleh jaminan pendidikan secara wajar. Semoga…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-2601686190108014498?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/2601686190108014498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=2601686190108014498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2601686190108014498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2601686190108014498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/05/pendidikan-untuk-semua-gratis-bagi.html' title='Pendidikan Untuk Semua Gratis Bagi Masyarakat, Mahal Bagi Kota Bengkulu'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TzYNfVQW2co/TeTvJwO4bgI/AAAAAAAAA3k/N6NQ9ZeHnLk/s72-c/anak%2Bsd%2Bsampai%2Bsma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-4760703997696740555</id><published>2011-05-07T16:47:00.002-07:00</published><updated>2011-05-07T16:54:59.199-07:00</updated><title type='text'>Menanti Dosen Melek Internet di Perguruan Tinggi Swasta Bengkulu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ffNrSHMs8W0/TcXbzPgWw6I/AAAAAAAAA3c/GT52awWXR8E/s1600/internet%2Bdosen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ffNrSHMs8W0/TcXbzPgWw6I/AAAAAAAAA3c/GT52awWXR8E/s200/internet%2Bdosen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5604126984714503074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wawasan para dosen harus terus ditingkatkan, terutama saat ini dalam penguasaan internet sebagai media pembelajaran di kampus. Harus ada lompatan besar guna meningkatkan kualitas dosen untuk mengatasi ketertinggalan pada era digital saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Akang "Dosen Melek Internet" di acara Kuliah 40 mahasiswa mata kuliah SIM Fak. Ekonomi Unihaz Bengkulu di Bengkulu, Jum'at (6/5/2011). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harus ada lompatan revolusioner di bidang pendidikan agar bangsa ini tidak tertinggal oleh bangsa lain," tegas Akang. Ia mengatakan, secara intensif dosen-dosen yang sama sekali tidak mengenal, tidak mengerti, dan tidak memahami internet harus menjadi dosen yang "melek" internet. Internet telah menjadi sumber belajar yang luar biasa sehingga harus diketahui dengan baik oleh dosen sebagai garda depan dunia pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di dunia maya banyak sekali informasi dan sumber belajar yang bisa diaplikasikan di dalam kampus apalagi Unihaz sendiri sudah memiliki hotspot sendiri. Informasi pendidikan, cara mengajar, dan metode pembelajaran juga bisa menjadi inspirasi dosen untuk berkreativitas di kelas. Dengan semakin menariknya pembelajaran di kelas, interaksi dosen-mahasiswa dalam kegiatan belajar-mengajar juga semakin intens. Dengan begitu, dosen dan mahasiswa akan terus dituntut berinovasi," ujar akang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini artinya dosen pun dituntut untuk terus belajar. Bukan hanya mahasiswa saja yang belajar," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-4760703997696740555?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/4760703997696740555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=4760703997696740555' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4760703997696740555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4760703997696740555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/05/menanti-dosen-melek-internet-di.html' title='Menanti Dosen Melek Internet di Perguruan Tinggi Swasta Bengkulu'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ffNrSHMs8W0/TcXbzPgWw6I/AAAAAAAAA3c/GT52awWXR8E/s72-c/internet%2Bdosen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3214139357410688798</id><published>2011-05-07T16:47:00.001-07:00</published><updated>2011-05-07T16:47:57.413-07:00</updated><title type='text'>Menanti Guru Melek Internet</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3214139357410688798?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3214139357410688798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3214139357410688798' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3214139357410688798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3214139357410688798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/05/menanti-guru-melek-internet.html' title='Menanti Guru Melek Internet'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5990818389509260632</id><published>2011-04-30T06:19:00.000-07:00</published><updated>2011-04-30T06:23:13.694-07:00</updated><title type='text'>HARUS HATI-HATI DENGAN SUKABUMI!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qdsXSGUiM-M/TbwNOpzXwsI/AAAAAAAAA3Q/j4bOlDa0UbA/s1600/Anak%2Bbaca%2Bkoran.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 145px; height: 192px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qdsXSGUiM-M/TbwNOpzXwsI/AAAAAAAAA3Q/j4bOlDa0UbA/s200/Anak%2Bbaca%2Bkoran.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601366581932704450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Akang YM.Erlangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wees voor zichtig met Soekaboemi, want an kleine A komt van Soekaboemi, wordt an grote A in Bandoeng” (Harus hati-hati dengan Sukabumi, sebab A kecil yang datang dari Sukabumi, bisa menjadi A besar di Bandung). Begitulah ungkapan yang cukup terkenal di jaman Kolonial Belanda dulu. Ungkapan ini memberi gambaran betapa posisi Sukabumi dalam konstelasi politik regional dan nasional sangatlah diperhitungkan kala itu. Tercatat sejumlah aktivis pergerakan nasional yang pernah tinggal di Sukabumi; baik yang menetap permanen sebagai orang bebas seperti dr. Cipto Mangunkusumo, maupun sebagai orang buangan Belanda seperti Mohammad Hatta dan Sutan Syahrir. Dalam hal ini Hatta dan Syahrir tinggal di Sukabumi antara bulan Pebruari sampai Maret 1942, setelah sebelumnya mereka mengalami masa pembuangan di Banda Neira.&lt;br /&gt;Banyaknya tokoh nasional dan orang-orang politik yang dibuang dan tinggal di Sukabumi tentunya telah berpengaruh terhadap pembentukan nasionalisme dan patriotisme masyarakat Sukabumi. Pertempuran heroik Bojongkokosan pada tanggal 9 Desember 1945 (selanjutnya diperingati sebagai Hari Juang Siliwangi) adalah salah satu ciri betapa nasionalisme yang kental dan jiwa patriotis yang militan telah tertanam begitu kuat dalam jiwa masyarakat Sukabumi. Barangkali bermula dari watak dan karakter masyarakat Sukabumi itulah, maka tidak berlebihan bila Pemerintah Kolonial Belanda sangat menaruh kecurigaan sekaligus kewaspadaan terhadap isu dan gerakan yang berasal dari Sukabumi seperti yang diungkapkan dalam kalimat di awal tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soekaboemi Tempo Doeloe Dalam terminologi Bahasa Sunda, secara etimologis Sukabumi berasal dari kata “suka-bumen” yang bermakna senang bertempat tinggal. Konon menurut mitologi para leluhur, mereka yang sudah datang ke Sukabumi biasanya akan betah menetap di Sukabumi dan tidak berupaya untuk pindah ke daerah lain. Ungkapan para leluhur ini sedikit banyak ternyata dapat dibuktikan. Seperti halnya Bandung, Soekaboemi tempo doeloe juga merupakan surga dan incaran orang-orang Belanda dan Eropa (Preanger Planters) untuk bertempat tinggal sekaligus membuka perkebunan-perkebunan besar di daerah Sukabumi Selatan. Sampai awal tahun empat puluhan menjelang keruntuhan kolonialisme Belanda di Indonesia, tercatat puluhan perusahaan perkebunan besar di Sukabumi seperti teh, kina, dan karet. Sekolah-sekolah juga mulai dibuka antara lain MULO, Wilhelmina School, SD Zending, Chinese School, Sekolah Pertanian dan Politieschool (kini menjadi Sekolah Pembentukan Perwira Polri).&lt;br /&gt;Dengan iklimnya yang sejuk dan nyaman berada di ketinggian rata-rata 600 dpl, serta topografi alamnya yang landai dan elok, kiranya tidaklah berlebihan jika orang-orang Belanda memilih Sukabumi sebagai tempat tinggalnya, disamping tentunya karena alasan posisi Sukabumi yang sangat strategis berada di jalur perlintasan dua kota besar, Jakarta dan Bandung. Bekas hunian orang Belanda ini dapat kita telusuri dari banyaknya bangunan dan gedung peninggalan Belanda di Sukabumi yang hingga kini relatif masih terawat rapi. Karena alasan banyak bermukimnya para Preanger Planters inilah dan dalam rangka memberikan pelayanan yang istimewa kepada mereka, selanjutnya Pemerintah Kolonial Belanda menetapkan Sukabumi sebagai gemeente (Kota Praja) sejak tanggal 1 April 1914 yang hingga saat ini diperingati sebagai Hari Jadi Kota Sukabumi. Kelahiran Kota Sukabumi sebagai daerah otonom tampaknya memiliki keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan kelahiran kota-kota lain di Indonesia. Jika kota lain biasanya lahir karena adanya proses pemekaran dari kabupaten induk sehingga usia kota tersebut selalu lebih muda dari usia kabupaten induknya. Namun Kota Sukabumi malahan lebih dulu berdiri dibandingkan dengan “saudara kandungnya” kabupaten Sukabumi yang baru lahir pada tanggal 1 Oktober 1945, satu setengah bulan setelah Republik Indonesia merdeka. Jauh sebelum gemeente Sukabumi terbentuk, Kota dan Kabupaten Sukabumi merupakan bagian dari Kabupaten Cianjur yang waktu itu masuk dalam wilayah Karesidenan Priangan sekaligus menjadi ibukotanya. Akibat meletusnya Gunung Gede yang memorakporandakan Kota Cianjur, maka pada tahun 1864 Pemerintah Kolonial Belanda berinisiatif memindahkan Ibukota Karesidenan Priangan dari Cianjur ke Bandung. Selanjutnya pada tahun 1926 Pemerintah Kolonial Belanda melakukan reorganisasi pemerintahan dengan mengintegrasikan wilayah Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi menjadi bagian dari wilayah Karesidenan Bogor. Kini memasuki usianya yang ke-97 tahun, Kota Sukabumi tentunya semakin dihadapkan pada berbagai permasalahan dan tantangan yang cukup kompleks. Namun demikian dengan mengusung visi “Terwujudnya Kota Sukabumi sebagai pusat pelayanan jasa berkualitas bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan di Jawa Barat berlandaskan iman dan taqwa”, Kota Sukabumi terus bertekad untuk mewujudkan Sukabumi Cerdas, Sehat dan Sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Sukabumi Kini Seiring dinamika yang terjadi, Kota Sukabumi yang diawal kelahirannya hanya seputaran wilayah pusat inti kota lama sekitar Gunungparang dan Cikole, kini secara administratif wilayahnya telah berkembang menjadi 4.800,23 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 299.247 jiwa (sensus penduduk 2010). Struktur perekonomian kota pun mengalami perubahan cukup berarti. Saat Gemeente Sukabumi dibentuk tahun 1914 perekonomian masyarakat lebih bertumpu pada sektor jasa pertanian dan perkebunan. Kini kontribusi terbesarnya disumbang oleh Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran dengan share terhadap perekonomian sekitar 43 persen. Hal inilah sesungguhnya yang menjadi dasar argumentasi perumusan visi kota yang lebih bertumpu pada pengembangan sektor jasa perdagangan karena secara faktual merupakan base sector, dikolaborasikan dengan pengembangan jasa pendidikan dan kesehatan yang sudah menjadi dasar kebutuhan masyarakat sesuai amanat konstitusi. Untuk memotret keberhasilan pembangunan daerah, dewasa ini lazim digunakan parameter Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari catatan BPS diketahui bahwa IPM Kota Sukabumi pada tahun 2009 adalah sebesar 74,79 poin lebih tinggi dari rata-rata IPM Jawa Barat sebesar 71,64 poin. Posisi ini sekaligus menempatkan Kota sukabumi pada peringkat ketujuh dari 26 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat.&lt;br /&gt;Bila kita teliti lebih seksama, diketahui bahwa dari tiga indikator keberhasilan pembangunan yakni indeks pendidikan, kesehatan dan daya beli (kesejahteraan), nampaknya aspek daya beli masyarakat harus mendapatkan perhatian yang lebih khusus. Dalam jangka pendek solusi efektifnya adalah dengan mendesain APBD agar lebih&lt;br /&gt;bersifat pro poor, pro job dan pro growth. APBD dalam konteks ini harus diorientasikan pada penciptaan program yang mampu mengurangi angka kemiskinan, penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Namun dalam jangka panjang upaya serius dan mendasar harus mulai kita bangun melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu hal yang penting dalam konteks kesejahteraan masyarakat adalah dengan menumbuhkan kreatifitas dan jiwa entrepreneurship masyarakat terutama di kalangan generasi muda. Barangkali harus sudah mulai dipikirkan bagaimana agar sistem pendidikan di negara kita agar mampu mendorong siswa menjadi lebih kreatif dan mempunyai jiwa kewirausahaan yang tangguh. Epilog Sebuah bangsa akan maju pesat perekonomiannya manakala kreativitas dan jiwa-jiwa entrepreneurship telah tumbuh dengan baik pada bangsa yang bersangkutan. Kita tentunya merasa prihatin sebab “syahwat entrepreneurship” bangsa kita sangatlah lemah, hal ini berbanding terbalik dengan “syahwat politik” bangsa ini yang kelewat besar.&lt;br /&gt;Dewasa ini kita hanya memiliki 400 ribu entrepreneur saja atau sekitar 0,18 persen dari keseluruhan jumlah penduduk Indonesia. Padahal menurut catatan Ir. Ciputra sedikitnya dibutuhkan 2 persen entrepreneur dari keseluruhan jumlah penduduk sebagai daya ungkit agar sebuah bangsa dapat maju dan sejahtera. Untuk kasus Indonesia sedikitnya dibutuhkan 4,7 juta entrepreneur dengan asumsi jumlah penduduk sebesar 235 juta jiwa, sedangkan untuk kasus Kota Sukabumi paling tidak 6.000 entrepreneur dengan asumsi penduduk Kota Sukabumi sebanyak 300 ribu jiwa. Gerakan inilah sesungguhnya yang harus terus digelorakan secara nasional dan juga oleh setiap daerah, termasuk Kota Sukabumi. Saatnya kini mengaplikasikan jiwa nasionalisme dan patriotisme masyarakat Sukabumi ke medan laga yang lebih kontemporer: berjuang dan berusaha mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan berpijak pada kaki sendiri. Dirgahayu Kota Sukabumi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5990818389509260632?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5990818389509260632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5990818389509260632' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5990818389509260632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5990818389509260632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/harus-hati-hati-dengan-sukabumi.html' title='HARUS HATI-HATI DENGAN SUKABUMI!'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qdsXSGUiM-M/TbwNOpzXwsI/AAAAAAAAA3Q/j4bOlDa0UbA/s72-c/Anak%2Bbaca%2Bkoran.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5377664549405385373</id><published>2011-04-20T20:57:00.000-07:00</published><updated>2011-04-20T21:04:26.787-07:00</updated><title type='text'>Riwayat Singkat  "RADEN AJENG KARTINI"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-dXMApY9eKV4/Ta-sqBOOHOI/AAAAAAAAA3I/OYvO6u1BgT8/s1600/ibu%2Bkartini-6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 170px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-dXMApY9eKV4/Ta-sqBOOHOI/AAAAAAAAA3I/OYvO6u1BgT8/s200/ibu%2Bkartini-6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597882699727379682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-X9q7i4nXids/Ta-sp9QNPTI/AAAAAAAAA3A/1mywvT_aMkg/s1600/ibu%2Bkartini-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 109px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-X9q7i4nXids/Ta-sp9QNPTI/AAAAAAAAA3A/1mywvT_aMkg/s200/ibu%2Bkartini-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597882698661969202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Llc_uKbIvxM/Ta-sp2K5inI/AAAAAAAAA24/NhJZEvy71wU/s1600/ibu%2Bkartini-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Llc_uKbIvxM/Ta-sp2K5inI/AAAAAAAAA24/NhJZEvy71wU/s200/ibu%2Bkartini-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597882696760658546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-O__bNROaZGA/Ta-sprk7KAI/AAAAAAAAA2w/dg6K7XMZUSw/s1600/ibu%2Bkartini.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 116px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-O__bNROaZGA/Ta-sprk7KAI/AAAAAAAAA2w/dg6K7XMZUSw/s200/ibu%2Bkartini.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597882693917026306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Raden Ajeng Kartini dilahirkan di jepang pada tanggal 21 April 1879, jadi bertepatan 127 tahun yang lalu. Beliau adalah Putri dari seorang Bupati Jepara pada waktu itu, yaitu Raden Mas Adipati Sastrodiningrat. Dan merupakan cucu dari Bupati Demak, yaitu Tjondronegoro. Pada waktu itu kelahiran Raden Ajeng Kartini, nasib kaum wanita penuh dengan kegelapan, kehampaan, dari segala harapan, ketiadaan dalam segala perjuangan, dan tidak lebih dari perabot kaum laki-laki belaka, dan bertugas tidak lain dari yang telah ditentukan secara alamiah, yaitu mengurus dan mengatur rumah tangga saja, kaum wanita telah dirampas dan diinjak-injak harkat dan martabatnya sebagai manusia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya berpikir kaum wanita tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya, kaum wanita tidak diberi kesempatan untuk mengembangkan dirinya untuk melebihi dari apa yang diterimanya dari alam. Karena kaum wanita tidak berdiri kesempatan untuk belajar membaca, menulis dan sebagainya. Dengan kata lain kaum wanita hanya mempunyai kewajiban tetapi tidak mempunyai hak sama sekali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Ajeng Kartini yang telah meningkat dewasa pada waktu itu, tidak dapat melihat kenyataan ini meskipun beliau dilahirkan didalam lingkungan ditengah-tengah kebangsawanan atau keningratan yang pada waktu itu mempunyai taraf kehidupan sosial yang sangat berbeda dengan masyarakat banyak yang hidup didalam lingkungan kehidupan adat yang sangat mengekang kebebasan tetapi beliau tidak segan-segan turun kebawah bergaul dengan masyarakat biasa, untuk mengembangkan ide dan cita-citanya yang hendak merombak status sosial kaum wanita, dan cara-cara kehidupan dalam masyarakat dengan semboyan : "Kita harus membuat sejarah, kita mesti menentukan masa depan kita yang sesuai dengan keperluan serta kebutuhan kita sebagai kaum wanita dan harus mendapat pendidikan yang cukup seperti halnya kaum laki-laki".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melanggar segala aturan-aturan adat pada saat itu, Raden Ajeng Kartini mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya yang setara dengan pendidikan kaum penjajah belanda pada waktu itu, beliau sempat mempelajari kegiatan-kegiatan kewanitaan lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengetahuan serta pengalaman yang didapatnya, Raden Ajeng Kartini secara berangsur-angsur dan setahap demi setahap tapi pasti berusaha menambah kehidupan yang layak bagi seorang kaum wanita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan Raden Ajeng Kartini pada tahun 1903 dengan Raden Adipati Joyoningrat Bupati Rembang mengharuskan beliau mengikuti suami, dan di daerah inilah beliau dengan gigih meningkatkan kegiatannya dalam dunia pendidikan. Peranan Suami, dalam usaha Raden Ajeng Kartini Meningkatkan perjuangan sangat menentukan pula karena dengan dorongan dan bantuan suaminyalah beliau dapat mendirikan sekolah kepandaian putri dan disanalah beliau mengajarkan tentang kegiatan wanita, seperti belajar jahit menjahit serta kepandaian putri lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha-usaha Raden Ajeng Kartini dalam meningkatkan kecerdasan untuk bangsa indonesia dan kaum wanita, khususnya melalui sarana-sarana pendidikan dengan tidak memandang tingkat dan derajat, apakah itu bangsawan atau rakyat biasa. Semuanya mempunyai hak yang sama dalam segala hal, bukan itu saja karya-karya beliau, persamaan hak antara kaum laki-laki dan kaum wanita tidak boleh ada perbedaan. Beliau juga mempunyai keyakinan bahwa kecerdasan rakyat untuk berpikir, tidak akan maju jika kaum wanita ketinggalan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah perjuangan Raden Ajeng Kartini yang telah berhasil menampakkan kaum wanita ditempat yang layak, yang mengangkat derajat wanita dari tempat gelap ketempat yang terang benderang. sesuai dengan karya tulis beliau yang terkenal, yang berjudul "Habis Gelap Terbitlah Terang".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Ajeng Kartini meninggal dunia dalam usia 25 tahun, beliau pergi meninggalkan Bangsa Indonesia dalam usia yang relatif muda, yang masih penuh dengan cita-cita perjuangan dan daya kreasi yang melimpah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi perjuangan serta cita-cita beliau tetap berkumandang dan berkembang, terbukti dalam masa pembangunan sekarang ini tidak sedikit kaum wanita yang memegang peranan penting, baik dalam pemerintahan dalam bidang swasta sesuai dengan profesi masing-masing.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pengungkapan kembali sejarah perjuangan Raden Ajeng Kartini, semoga peringatan kali ini membawa manfaat dan membulatkan tekad kita bersama dalam membangun masyarakat, bangsa dan negara yang sangat kita cintai ini, dan kita dapat memetik buahnya serta butir-butir perjuangan beliau demi kelanjutan perjuangan bangsa indonesia umumnya dan perjuangan wanita khususnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami ucapkan banyak terima kasih atas segala perhatian Bapak-bapak dan Ibu-ibu, saya sudahi dengan wabillah hitaufiq walhidayah wassalamualaikum Wr.Wb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5377664549405385373?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5377664549405385373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5377664549405385373' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5377664549405385373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5377664549405385373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/riwayat-singkat-raden-ajeng-kartini.html' title='Riwayat Singkat  &quot;RADEN AJENG KARTINI&quot;'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-dXMApY9eKV4/Ta-sqBOOHOI/AAAAAAAAA3I/OYvO6u1BgT8/s72-c/ibu%2Bkartini-6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5875684132080377883</id><published>2011-04-19T18:53:00.000-07:00</published><updated>2011-04-19T19:24:17.931-07:00</updated><title type='text'>SEJARAH MASJID DEMAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-A1hPUXE3jpE/Ta5DpQPVUQI/AAAAAAAAA2o/_g-m2g5XEVk/s1600/demak-7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-A1hPUXE3jpE/Ta5DpQPVUQI/AAAAAAAAA2o/_g-m2g5XEVk/s200/demak-7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485762881081602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-35MLVoCkx2g/Ta5DpCgIgsI/AAAAAAAAA2g/QeTa7KRqnlw/s1600/demak-7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-35MLVoCkx2g/Ta5DpCgIgsI/AAAAAAAAA2g/QeTa7KRqnlw/s200/demak-7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485759193449154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-pz1nt8PlITE/Ta5Do3n0oqI/AAAAAAAAA2Y/cW8O8pjYY5I/s1600/demak-6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-pz1nt8PlITE/Ta5Do3n0oqI/AAAAAAAAA2Y/cW8O8pjYY5I/s200/demak-6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485756272911010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-807Zrh_Lcdc/Ta5DedJqtTI/AAAAAAAAA2Q/pOGOKqjs5iY/s1600/masjid%2Bdemak-5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 92px; height: 67px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-807Zrh_Lcdc/Ta5DedJqtTI/AAAAAAAAA2Q/pOGOKqjs5iY/s200/masjid%2Bdemak-5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485577368417586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-WSkyNukujMA/Ta5DeEwQnbI/AAAAAAAAA2I/_W3JnGj2qcI/s1600/masjid%2Bdemak-4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-WSkyNukujMA/Ta5DeEwQnbI/AAAAAAAAA2I/_W3JnGj2qcI/s200/masjid%2Bdemak-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485570819399090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-TJRKNLCawSA/Ta5DeNt7IAI/AAAAAAAAA2A/KzwlJGvaibY/s1600/masjid%2Bdemak-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-TJRKNLCawSA/Ta5DeNt7IAI/AAAAAAAAA2A/KzwlJGvaibY/s200/masjid%2Bdemak-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485573225521154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-rDo8o8CbpJc/Ta5DdivdGCI/AAAAAAAAA14/bfmeDhqbRdk/s1600/masjid%2B%2Bdemak-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-rDo8o8CbpJc/Ta5DdivdGCI/AAAAAAAAA14/bfmeDhqbRdk/s200/masjid%2B%2Bdemak-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485561689217058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-greWo63wYbE/Ta5DdqCYg5I/AAAAAAAAA1w/cwR4h6fgDDY/s1600/masjid%2Bdemak-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-greWo63wYbE/Ta5DdqCYg5I/AAAAAAAAA1w/cwR4h6fgDDY/s200/masjid%2Bdemak-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5597485563647656850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masjid Agung Demak adalah sebuah mesjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini terletak di desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, disebut juga Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di Tanah Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan yang terbuat dari kayu jati ini berukuran 31 m x 31 m dengan bagian serambi berukuran 31 m x 15 m. Atap tengahnya ditopang oleh empat buah tiang kayu raksasa (saka guru), yang dibuat oleh empat wali di antara Wali Songo. Saka sebelah tenggara adalah buatan Sunan Ampel, sebelah barat daya buatan Sunan Gunung Jati, sebelah barat laut buatan Sunan Bonang, sedang sebelah timur laut yang tidak terbuat dari satu buah kayu utuh melainkan disusun dari beberapa potong balok yang diikat menjadi satu (saka tatal), merupakan sumbangan dari Sunan Kalijaga. Serambinya dengan delapan buah tiang boyongan merupakan bangunan tambahan pada zaman Adipati Yunus (Pati Unus atau pangeran Sabrang Lor), sultan Demak ke-2 (1518-1521) pada tahun 1520.&lt;br /&gt;A. Selayang Pandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid ini memiliki nilai historis yang sangat penting bagi perkembangan Islam di tanah air, tepatnya pada masa Kesultanan Demak Bintoro. Banyak masyarakat memercayai masjid ini sebagai tempat berkumpulnya para wali penyebar agama Islam, yang lebih dikenal dengan sebutan Walisongo (Wali Sembilan). Para wali ini sering berkumpul untuk beribadah, berdiskusi tentang penyebaran agama Islam, dan mengajarkan ilmu-ilmu Islam kepada penduduk sekitar. Oleh karenanya, masjid ini bisa dianggap sebagai monumen hidup penyebaran Islam di Indonesia dan bukti kemegahan Kesultanan Demak Bintoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Agung Demak didirikan dalam tiga tahap. Tahap pembangunan pertama adalah pada tahun 1466. Ketika itu masjid ini masih berupa bangunan Pondok Pesantren Glagahwangi di bawah asuhan Sunan Ampel. Pada tahun 1477, masjid ini dibangun kembali sebagai masjid Kadipaten Glagahwangi Demak. Pada tahun 1478, ketika Raden Fatah diangkat sebagai Sultan I Demak, masjid ini direnovasi dengan penambahan tiga trap. Raden Fatah bersama Walisongo memimpin proses pembangunan masjid ini dengan dibantu masyarakat sekitar. Para wali saling membagi tugasnya masing-masing. Secara umum, para wali menggarap soko guru yang menjadi tiang utama penyangga masjid. Namun, ada empat wali yang secara khusus memimpin pembuatan soko guru lainnya, yaitu: Sunan Bonang memimpin membuat soko guru di bagian barat laut; Sunan Kalijaga membuat soko guru di bagian timur laut; Sunan Ampel membuat soko guru di bagian tenggara; dan Sunan Gunungjati membuat soko guru di sebelah barat daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Keistimewaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas keseluruhan bangunan utama Masjid Agung Demak adalah 31 x 31 m2. Di samping bangunan utama, juga terdapat serambi masjid yang berukuran 31 x 15 m dengan panjang keliling 35 x 2,35 m; bedug dengan ukuran 3,5 x 2,5 m; dan tatak rambat dengan ukuran 25 x 3 m. Serambi masjid berbentuk bangunan yang terbuka. Bangunan masjid ditopang dengan 128 soko, yang empat di antaranya merupakan soko guru sebagai penyangga utamanya. Tiang penyangga bangunan masjid berjumlah 50 buah, tiang penyangga serambi berjumlah 28 buah, dan tiang kelilingnya berjumlah 16 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini memiliki keistimewaan berupa arsitektur khas ala Nusantara. Masjid ini menggunakan atap limas bersusun tiga yang berbentuk segitiga sama kaki. Atap limas ini berbeda dengan umumnya atap masjid di Timur Tengah yang lebih terbiasa dengan bentuk kubah. Ternyata model atap limas bersusun tiga ini mempunyai makna, yaitu bahwa seorang beriman perlu menapaki tiga tingkatan penting dalam keberagamaannya: iman, Islam, dan ihsan. Di samping itu, masjid ini memiliki lima buah pintu yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lain, yang memiliki makna rukun Islam, yaitu syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji. Masjid ini memiliki enam buah jendela, yang juga memiliki makna rukun iman, yaitu percaya kepada Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, hari kiamat, dan qadha-qadar-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk bangunan masjid banyak menggunakan bahan dari kayu. Dengan bahan ini, pembuatan bentuk bulat dengan lengkung-lengkungan akan lebih mudah. Interior bagian dalam masjid juga menggunakan bahan dari kayu dengan ukir-ukiran yang begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk bangunan masjid yang unik tersebut ternyata hasil kreativitas masyarakat pada saat itu. Di samping banyak mengadopsi perkembangan arsitektur lokal ketika itu, kondisi iklim tropis (di antaranya berupa ketersediaan kayu) juga mempengaruhi proses pembangunan masjid. Arsitektur bangunan lokal yang berkembang pada saat itu, seperti joglo, memaksimalkan bentuk limas dengan ragam variasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Agung Demak berada di tengah kota dan menghadap ke alun-alun yang luas. Secara umum, pembangunan kota-kota di Pulau Jawa banyak kemiripannya, yaitu suatu bentuk satu-kesatuan antara bangunan masjid, keraton, dan alun-alun yang berada di tengahnya. Pembangunan model ini diawali oleh Dinasti Demak Bintoro. Diperkirakan, bekas Keraton Demak ini berada di sebelah selatan Masjid Agung dan alun-alun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lingkungan Masjid Agung Demak ini terdapat sejumlah benda-benda peninggalan bersejarah, seperti Saka Tatal, Dhampar Kencana, Saka Majapahit, dan Maksurah. Di samping itu, di lingkungan masjid juga terdapat komplek makam sultan-sultan Demak dan para abdinya, yang terbagi atas empat bagian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Makam Kasepuhan, yang terdiri atas 18 makam, antara lain makam Sultan Demak I (Raden Fatah) beserta istri-istri dan putra-putranya, yaitu Sultan Demak II (Raden Pati Unus) dan Pangeran Sedo Lepen (Raden Surowiyoto), serta makam putra Raden Fatah, Adipati Terung (Raden Husain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Makam Kaneman, yang terdiri atas 24 makam, antara lain makam Sultan Demak III (Raden Trenggono), makam istrinya, dan makam putranya, Sunan Prawoto (Raden Hariyo Bagus Mukmin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Makam di sebelah barat Lasepuhan dan Kaneman, yang terdiri atas makam Pangeran Arya Penangsang, Pangeran Jipang, Pangeran Arya Jenar, Pangeran Jaran Panoleh.&lt;br /&gt;* Makam lainnya, seperti makam Syekh Maulana Maghribi, Pangeran Benowo, dan Singo Yudo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Arsitektur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid ini mempunyai bangunan-bangunan induk dan serambi. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut saka guru. Bangunan serambi merupakan bangunan terbuka. Atapnya berbentuk limas yang ditopang delapan tiang yang disebut Saka Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam lokasi kompleks Masjid Agung Demak, terdapat beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak dan para abdinya. Di sana juga terdapat sebuah museum, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat berdirinya Masjid Agung Demak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Lokasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Agung Demak terletak di Desa Kauman, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Akses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak masjid yang berada di tengah kota memudahkan bagi pengunjung untuk menuju lokasi, baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.&lt;br /&gt;(Akang, Demak 17 April 2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5875684132080377883?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5875684132080377883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5875684132080377883' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5875684132080377883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5875684132080377883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/sejarah-masjid-demak.html' title='SEJARAH MASJID DEMAK'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-A1hPUXE3jpE/Ta5DpQPVUQI/AAAAAAAAA2o/_g-m2g5XEVk/s72-c/demak-7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5256350689398941286</id><published>2011-04-15T03:13:00.001-07:00</published><updated>2011-04-15T03:15:30.671-07:00</updated><title type='text'>Spiritnya, Mencapai Asas Kepatutan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-K3VZpLJBABY/TagavO0oztI/AAAAAAAAA1o/ESDbEcw53vA/s1600/gambar-9.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 198px; height: 131px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-K3VZpLJBABY/TagavO0oztI/AAAAAAAAA1o/ESDbEcw53vA/s200/gambar-9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751935742889682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/--oop2qy5sJk/TagarRSxqUI/AAAAAAAAA1g/E3SLM2XmJcc/s1600/gambar-8.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--oop2qy5sJk/TagarRSxqUI/AAAAAAAAA1g/E3SLM2XmJcc/s200/gambar-8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751867686693186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Z0zk9onavwk/TagarM3R9PI/AAAAAAAAA1Y/wv8tf45JqOE/s1600/gambar-7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 159px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Z0zk9onavwk/TagarM3R9PI/AAAAAAAAA1Y/wv8tf45JqOE/s200/gambar-7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751866497627378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-gAswJtkcH8w/TagarEgoyKI/AAAAAAAAA1Q/wiqsTPfuMHQ/s1600/gambar-6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-gAswJtkcH8w/TagarEgoyKI/AAAAAAAAA1Q/wiqsTPfuMHQ/s200/gambar-6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751864255170722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-da5ioX6FVC4/Tagaq2bynAI/AAAAAAAAA1I/IvdXtkj3uA8/s1600/gambar-6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-da5ioX6FVC4/Tagaq2bynAI/AAAAAAAAA1I/IvdXtkj3uA8/s200/gambar-6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751860476746754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-C_Y3tId6dQk/TagaquZVucI/AAAAAAAAA1A/tRn-TzJSTlI/s1600/gambar-5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-C_Y3tId6dQk/TagaquZVucI/AAAAAAAAA1A/tRn-TzJSTlI/s200/gambar-5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751858318981570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-bnbwA-ObTSs/TagaiNKjGwI/AAAAAAAAA04/42f0dkNHpdU/s1600/gambar-4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-bnbwA-ObTSs/TagaiNKjGwI/AAAAAAAAA04/42f0dkNHpdU/s200/gambar-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751711959620354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-82NTxt81JQs/TagahuQpCeI/AAAAAAAAA0w/nS9Jdgj2YFc/s1600/gambar-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 137px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-82NTxt81JQs/TagahuQpCeI/AAAAAAAAA0w/nS9Jdgj2YFc/s200/gambar-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751703663675874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-zb1HZFYwizs/Tagahu79avI/AAAAAAAAA0o/KuKOFcpQF7s/s1600/gambar-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zb1HZFYwizs/Tagahu79avI/AAAAAAAAA0o/KuKOFcpQF7s/s200/gambar-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751703845366514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-XPycYP2g3PI/TagahVRQnsI/AAAAAAAAA0g/GKl-WktdXDo/s1600/GAMBAR-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-XPycYP2g3PI/TagahVRQnsI/AAAAAAAAA0g/GKl-WktdXDo/s200/GAMBAR-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751696955383490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-MXeRZfK28Ak/TagahWWGcxI/AAAAAAAAA0Y/79Rw2rWi5HE/s1600/gambar10.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 137px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-MXeRZfK28Ak/TagahWWGcxI/AAAAAAAAA0Y/79Rw2rWi5HE/s200/gambar10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595751697244123922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SEPENINGGAL SISKS Paku Buwono X, Keraton Surakarta Hadiningrat tidak habis riwayatnya. Berdirinya Keraton Kulon adalah simbol sekaligus bukti berlanjutnya keraton setelah usia 200 tahun. Dan wafatnya SISKS Paku Buwono XII, 11 Juni 2004, juga bukan tanda berakhirnya peninggalan sejarah dinasti Mataram itu, walau yang disebut demikian sebenarnya tinggal sisa-sisa bangunan dan kehidupan beberapa gelintir komunitas adatnya. Walaupun demikian, mereka tetaplah bagian dari monumen keraton kulon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara monumen hidup dan keberadaan sejumlah sarana pendukung kehidupan mereka merupakan fakta yang harus dilihat dan dicermati. Terlebih bila sebagai monumen hidup mereka masih aktif, bahkan agresif menjalankan berbagai aktivitas budayanya. Sambil berjalan menembus ruang dan waktu, mereka melakukan aktualisasi diri dan penyesuaian-penyesuaian, seiring perubahan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta adanya sarana pendukung kehidupan mereka bisa dihitung mulai dari bangunan fisik kompleks keraton, yang sesuai dengan Kepres No 23/ 1988, batasnya mulai dari pintu masuk Gladag hingga Gapura Gading. Fakta sejarah dan keputusan presiden itu menunjuk Masjid Agung adalah satu di antara aset yang berada di dalam wilayah kompleks situs peninggalan sejarah, yang dilindungi UU Cagar Budaya No 5 Tahun 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebutkan satu per satu bagian demi bagian bangunan di kompleks keraton itu tentu akan melelahkan. Tetapi sebagai gambaran, fakta eksistensi keraton secara fisik sesuai keputusan presiden itu adalah Gapura Gladag beserta landscape, kompleks Alun-alun Lor berikut sejumlah bangunan pendukung di sekitarnya, termasuk Masjid Agung, kompleks Pendapa Pagelaran Sasana Sumewa, termasuk Sitinggil Lor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk kawasan tembok Baluwarti, diawali dari pintu masuk atau lawang gapit yang bernama Kori Brajanala Lor yang disambung dengan halaman Kamandungan. Di situ ada beberapa bangunan pendukung, termasuk topengan (teras), bangsal, dan klinik. Melalui Kori Kamandungan, barulah mendapati bangunan inti Pendapa Sasana Sewaka dan pendukung di sekitarnya, termasuk kompleks Museum Art Gallery dan Keraton Kulon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar bangunan inti, tetapi masih dalam tembok Baluwarti, ada lebih belasan bangunan besar yang dulu dipinjamkan kepada para pangeran putra atau anak-anak SISKS Paku Buwono X. Bangunan itu, di antaranya kompleks Pendapa Sasanamulya atau lojen, ndalem Suryohamijayan, Purwodiningratan, Mloyokusuman, dan Suryobratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Masjid Suranatan sebagai fasilitas umum, ada banyak permukiman sentana, abdi dalem, dan masyarakat umum yang memanfaatkan ndalem-ndalem yang berukuran besar, antik, dan berlandscape cukup cantik serta luas. Di bagian selatan di luar Kori Brajanala Kidul, ada Sitinggil Kidul dan kompleks Alun-alun Kidul yang luas nan lapang karena kosong tanpa bangunan, kecuali dua kandang gerbong kereta peninggalan SISKS Paku Buwono X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gapura Gading memang menjadi pintu masuk, sekaligus batas wilayah Keraton di ujung selatan. Tetapi Kori Butulan Kulon dan Butulan Wetan merupakan batas permukiman di dalam Baluwarti di ujung timur dan barat. Di luar batas tembok atau wilayah keraton, masih banyak ndalem serupa berukuran besar, seperti Hadiwijayan dan Kusumabratan. Menurut GRAy Koes Moertiyah, selaku Pengageng Sasana Wilapa, beberapa rumah itu masuk wilayah ''abu-abu''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibantu suaminya, KP Edy Wirabhumi, selaku pimpinan tim inventarisasi aset keraton, melakukan tugas sesuai dengan yang diterima dari almarhum SISKS Paku Buwono XII pada tahun 2001.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5256350689398941286?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5256350689398941286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5256350689398941286' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5256350689398941286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5256350689398941286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/spiritnya-mencapai-asas-kepatutan.html' title='Spiritnya, Mencapai Asas Kepatutan'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-K3VZpLJBABY/TagavO0oztI/AAAAAAAAA1o/ESDbEcw53vA/s72-c/gambar-9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-8965214184644592128</id><published>2011-04-05T07:59:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T08:07:30.381-07:00</updated><title type='text'>SAMAGAHA ABDI TEH PARA WARGI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-aSht_FbSb4U/TZswKSIewGI/AAAAAAAAA0Q/LHEO1L3U-_w/s1600/Tangan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-aSht_FbSb4U/TZswKSIewGI/AAAAAAAAA0Q/LHEO1L3U-_w/s200/Tangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5592116315534835810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Samagaha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tresna kacida rongkahna. ninggal rindat nu mawa tibelat,&lt;br /&gt;reret nu mantak nyeredet, dilak nu salawasna kapicangcam,&lt;br /&gt;teuteup seukeut nu nembus kana ieu jajantung.&lt;br /&gt;Samagaha tresna dina ieu kahirupan.......&lt;br /&gt;Mindingan asih anu geus dua windu dina ngojayan sagara tresna.&lt;br /&gt;Asih anu geus ngabukti ku ayana buah ati titipan Gusti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enya........&lt;br /&gt;Ukur patamorgana dina ieu teuteupan&lt;br /&gt;Moal bisa kapibanda nu saenyana, sanajan duriat kacida rongkahna.&lt;br /&gt;Ukur harepan nu bakal katangsu, ukur lengkah nu bakal mawa salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampura geulis.........&lt;br /&gt;Akang ngumbar sawangan lain diri anjeun,&lt;br /&gt;Geus micinta nu lain kuduna.&lt;br /&gt;Samagaha moekan urang dina lalayaran mapay sagara kahirupan.Hampura, mun ieu diri katangsu.&lt;br /&gt;Kota Bengkulu, 5 April 2011&lt;br /&gt;Akang Rustandi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-8965214184644592128?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/8965214184644592128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=8965214184644592128' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8965214184644592128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8965214184644592128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/samagaha-abdi-teh-para-wargi.html' title='SAMAGAHA ABDI TEH PARA WARGI'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-aSht_FbSb4U/TZswKSIewGI/AAAAAAAAA0Q/LHEO1L3U-_w/s72-c/Tangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-2873080084720624124</id><published>2011-04-01T08:35:00.000-07:00</published><updated>2011-04-01T08:36:48.871-07:00</updated><title type='text'>Nabi Muhammad SAW Pendidik Ideal</title><content type='html'>Profil Rasulullah&lt;br /&gt;Panalungtikan ngeunaan Rasulullah minangka pendidik ideal jadi bahasan anu penting pikeun diaji. Hal eta dumasar posisi pendidik dina seuseuhanana aya di barisan panghareupna. Tanpa eksistensi pendidik, proses pendidikan henteu boga harti nanaon. Pikeun ngawujudkeun pendidik profesional dumasar ruh Islam, urang kudu nyawang kahirupan atawa profil Rasulullah minangka pendidik ideal, lantaran hakekat diutusna Rasulullah ka ieu dunya minangka uswat al-hasanat jeung rahmatii-alamin. Sakabeh sunnah Rasulullah jadi pituduh utama sanggeus Al-Qur'an pikeun mangrupa-rupa aspek kahirupan manusa utamana aspek pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kahananana minangka pendidik mangrupa sumber konsep pendidikan anu bebeneranana geus meunang rekomendasi ti Allah SWT. Rasulullah SAW minangka pendidik Islam anu munggaran jeung pangutamana. Proses transformasi elmu pangaweruh, internalisasi ajen-inajen spiritualisme jeung bingbingan emosional anu dipilampahna bisa disebutkeun minangka mukjizat anu luar biasa, sarta manusa saha bae moal bisa ngalakukeun hal anu sarua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pendidikan Islam dina zaman Rasulullah kaciri tina kamampuh mu¬rid-muridna (para sahabat) anu luar biasa. Misilna: Umar ibn Khattab ahli hukum dan pamarentahan, Abu Hurairah ahli hadis, Salman al-Farisi ahli studi banding agama (Majusi, Yahudi, Nasrani, jeung Islam), atuh Ali Ibn Abi Thalib ahli hukum jeung tafsir AI-Quran. Sarta murid ti para sa¬habat Rasulullah nya eta para tabiin, rea anu jadi ahli dina rupa-rupa widang ilmu pangaweruh kayaning sain, teknologi, astronomi, filsafat, anu nganteurkeun Islam ka zaman kaemasan ¬utamana dina awal kakawasaan dinasti Abbasiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran sarta pola pendidikan Islam zaman Rasulullah SAW boh mangsa Makkah jeung Madinah mangrupa sajarah baheula anu perlu diungkab deui, pikeun bahan studi banding, sumber gagasan, gambaran strategi anu nyukseskeun proses pendidikan Islam. Pola pendidikan zaman Rasullah SAW, henteu bisa leupas tina metode, evaluasi, materi, kurikulum, pendidik, peserta didik, lembaga, dasar, tujuan jeung lian-lianna deui anu aya patalina jeung proses pendidikan Islam, boh sacara teoretis atawa praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Politik Sosiokultural Awal Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceuk Ahmad M. Saefuddin, "Sangkan urang nyaho misi Muham¬mad SAW minangka pendidik sarta rahmatal lil alamin, kudu nitenan sajarah ngeunaan kaayaan masarakat samemeh Nabi Muhammad dibabarkeun, nepi ka bakal jentre wujud anu sabenerna tina eta rahmat teh. Ku kituna urang perlu ngungkab sajarah dumasar sumber Al Quran jeung tafsirna, sarta sawatara katerangan tina hadis, para sahabat, kitab-kitab, jeung buku-buku anu disusun ku para ahli sajarah.” (Taha al-lsmail, Tarikh Muhammad Teladan Perilaku Umat, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1996)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran dunya politik samemeh pertengahan abad ka-6 Masehi, jadi bukti yen dunya aya dina kaayaan poek tur parna ku rupa-rupa takhayul anu ngaruksak kahirupan spiritual manusa. Kasarakahan jeung tirani geus ngaruksak kasejahteraan moral, panindesan geus ngalumpuhkeun mayoritas penduduk. Bangsa-bangsa anu baheula kungsi merdeka jeung produktif ku peradaban-peradaban kuno di dunya, saperti: Siria, Tunisia, jeung Mesir kiwari teu bisa menyat deui dina kakawasaan ajag Romawi. Sawatara kitu peradaban Babylonia anu ancur lantaran dominasi Persia anu sarua tirani, ngan diidinan hirup sacara marginal (pas-pasan), sedengkeun sakabeh kakayaan nagri, taneuh subur antara dua walungan (Eufrat jeung Tigris) disedot pikeun ngeusian perbendaharaan para kaisar Persia katut anak buahna. Di lingkungan imperium Romawi, kaom elite anu ngabogaan budak anu rea sarta harta banda anu ngaleuya bari jeung bebas tina pajak. Sedengkeun kaom pribumi kudu mayar pajak bari dibere kawajiban anu kaleuleuwihi boh sacara fisik atawa finansil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawatara kitu, kondisi sosiokultural saditinggalkeunana ku Nabi Isa, ajaran agama Allah anu disyiarkeunana beuki lila beuki luntur sarta cahayana beuki surem. Manusa lambat laun ngajauhan jeung nyimpang tina ajaran agama anu bener, dibawa ku hawa nafsuna kana jurang kahinaan tur kanistaan. Kamanusaan arahna mengkol kana sipat sato galak, anu kuat nindes anu lemah, anu beunghar meres nu miskin, panguasa nyiksa bawahanana, balukarna sistem kakulawargaan robah jadi mumusuhan, persatuan jadi perpecahan, rasa asih robah jadi bengis, ngawula ka Allah jadi ngawula ka sasama manusa, berhala, seuneu, sato, kai jeung batu. Hal ieu kaalaman ku masarakat ahli kitab (Yahudi jeung Nasrani) jeung masarakat musrik. Tah kitu gambaran dunya lima ratus taun sanggeus kalahiran Nabi Isa boh anu kajadian di Eropa, Afrika, Persia jeung Asia. Leuwih-leuwih anu kajadian di Arab dina zaman jahiliah, hiji pajamanan anu poek-mongkleng lantaran katutupan ku kabodoan jeung kaprimitifan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mun jiwa ujug-ujug bae mikahayang nyeuseup kabagjaan dunya atawa milampah sabagian tradisi anu lain pujieun, pitulung ti Allah bakal datang pikeun ngawatesanan antara diri anjeunna sareng kasenangan tea. Sabda Rasulullah SAW anu diriwayatkeun ku Ibnu Atsir, “Henteu kapikir ku kuring hiji kahayang pikeun nurutan kabiasaan anu sok dipigawe ku kaom jahiliyah iwal ti dua kali. Tapi geus kitu Allah ngahalangan antara diri kuring jeung eta kahayang. Tah sanggeus kitu mah kuring teu boga kahayang saeutik oge dugi ka Allah maparin kamulyaan dina risalah-Na. Hiji peuting kuring nyarita ka hiji pamuda nu bareng ngangon domba di tegalan di Makkah, “Kuring nyuhunkeun tulung pangawaskeun domba, lantaran rek indit ka Makkah geusan ruang-riung jeung para pamuda di ditu,” “Mangga”, tembalna. Nya kuring indit. Di gigireun imah nu pangheulana kaliwatan kadenge sora genjring ditabeuh. ”Aya naon ieu teh ?” kuring nanya. Jawabna, ”Pesta pernikahanana Fulan ka Fulanah.” Kuring milu diuk bari nongton anu keur jaroged. Tapi aneh, Allah nutupan ceuli kuring nepi ka harita keneh kuring sare, sarta kakara hudang isukna pabeubeurang sanggeus karasa panasna panonpoe. Kuring balik deui ka tegalan nemonan babaturan angon, manehna nanyakeun naon anu kaalaman ku kuring. Kuring nyaritakeun lalampahan sapeuting eta. Peuting saterusna kajadian anu sarua kaalaman ku kuring, nya ti harita kuring teu hayang deui milampah hal-hal anu goreng.” (kasohehan ieu hadits dijadikeun debat. Al-Hakim nganggap soheh, sedengkeun Ibn Katsir nganggap doif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Mahabijaksana. Pikeun calon panutan ummat, Muhammad bin Abdullah ti anggalna keneh geus disiapkeun kalawan dijaga tina sikep-sikep jahiliah. Lantaran ahlakna anu pantes dipuji, pinuh ku ajen-ajen humanisme jeung spiritualisme, di tengah-tengah ummat anu geus teu boga rasa kamanusaan, Muhammad bin Abdullah masih bisa meunang gelar penghargaan anu luhur, nyaeta al-Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad bin Abdullah teguh mertahankan tradisi Nabi Ibrahim, ulet dina neangan bebeneran anu hakiki, ngajauhkeun “din” tina raramean jeung sikep hedonisme ku jalan kontemplasi (nyorangan) di guha Hira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu anu Munggaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taun 610 M tanggal 17 Ramadhan turun wahyu munggaran surat al-'Alaq ayat 1-5, anu jadi awal pendidikan Islam di Mekkah. “Baca! Kalawan nyebut asma Pangeran anu geus nyiptakeun. Anjeunna geus nyiptakeun manusa tina sakumpulan getih. Pek baca, jeung Pangeran Nu Maha Murah anu mere pangajaran ka manusa make tulisan, mere pangajaran ka manusa ngeunaan naon-naon anu henteu dipikayaho samemehna”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunna wahyu anu munggaran teh hiji tanda yen Muhammad geus resmi jadi Rasul anu mawa risalah-risalah Ilahi anu bakal mawa manusa kana jalan kapinteran jeung kasampurnaan. Muhammad SAW geus ngabongkar kabiadaban jeung kajahiliahan ka masarakat anu mibanda kamanusaan jeung peradaban.*****&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-2873080084720624124?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/2873080084720624124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=2873080084720624124' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2873080084720624124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2873080084720624124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/nabi-muhammad-saw-pendidik-ideal.html' title='Nabi Muhammad SAW Pendidik Ideal'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-7257710826037212350</id><published>2011-04-01T08:26:00.000-07:00</published><updated>2011-04-01T08:27:47.726-07:00</updated><title type='text'>Asal – Usul Palabuanratu/Nyi Roro Kidul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-TW4rsf-ZVe0/TZXu6iVshdI/AAAAAAAAAzo/0HVALLRlnMo/s1600/02-nyi%252Broro%252Bkidul.gif.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 144px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-TW4rsf-ZVe0/TZXu6iVshdI/AAAAAAAAAzo/0HVALLRlnMo/s200/02-nyi%252Broro%252Bkidul.gif.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590637201867965906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Anis Jatisunda, diropea ku Asep Idjuddin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carita dibuka ku catetan sajarah runtagna karajaan PAJAJARAN, nurutkeun sumber bahan, pantun Bogor-Arkais, nu mangrupa peperenian AKI UYUT BAJU RAMBENG nu puseurna di Gunung Kendeng. Harita basa PAKUAN PAJAJARAN digempur ku Surasowan (Banten) dina mangsa sakakala BAHLA (9), CAI (4), SAGARA (4) NGUMPUL (1) - taun 1449 Saka=taun 1527 M. Kacatet dina sajarah dina mangsa kakawasaan Prabu SURAWISESA, atawa RATU SANGHYANG – ku Portugis disebut Ratu Samiam, (1521-1535 M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegesna kajadian gempuran teh 6 taun sabada SRI BADUGA MAHARAJA/Prabu Siliwangi, PUPUS .Eta teh gempuran/serangan nu ka tilu kalina dina taun eta.PAJAJARAN ngalaman kaancuran, sabab sajaba pasukan Islam Banten dibantuan ku pasukan Demak jeung Cirebon, harita aya saurang urut gegeden Pajajaran nu hianat, muka lawang gintung/pintu gerbang ti jero (dua kali gempuran samemehna musuh teu bisa asup, sabab lawang gintung teu bisa dibuka ti luar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja jeung kulawarga katut wadyabala nu satia kapaksa nyingkah ngungsi nyalametkeun diri,ngorolos ti Pakuan(Pusat Pamarentahan) sabab karaton ludes diduruk musuh. Dina waktu ngungsi, disatengahing jalan rombongan paburencay jadi opat kolompok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Kolompok Raja jeung pangiringna, nu mangrupa kolompok panglobana, nyungsi ka wewengkon TEGAL BULEUD (SUkabumi kidul ayeuna), tadina rek meuntas ka NUSALARANG (pulo nu ayeuna diaku ku Ustrali, jadi Chrismast Island).Hanjakal teu jadi sabab parahu jeung loba alat nu ruksak dibabuk ku badai laut kidul.Sakolompok di antarana ayan nu balik deui ka wewengkon urut karaton(Bogor sabudeureunana), aya nu ka wetan (hipotetif ngadegkeun karajaan leutik di Sancang-Garut), sawareh aya nu ka kulon(ujung kulon) jeung sabagian leutik aya nu milu ka Raja, terus Hyang (tapa nepi ka maot).&lt;br /&gt;   2. Kolompok anu dipingpin ku 3 gegedug BAREUSAN PANGANGINAN (pasukan husus panjaga Pakuan/pengawal istana) nya eta ; DEMANG HAURTANGTU, PUUN BULUH PANUNJANG, JEUNG GURU ALAS LINTANG KENDESAN. Ahirna ngadegkeun kolompok masrakat nu disebut PANGER PANGANGINAN, sumebar di wewengkon Bogor kaler, pusatna di Kampung URUS desa KIARA PANDAK kacamatan CIGUDEG Kabupaten Bogor,di wewengkon kabupaten Lebak Beulah kidul jeung kidul-kulon, kiwari pusatna di kampong CITOREK kacamatan BAYAH, jeung di Sukabumi Kidul pusatna di kampong CIPTARASA kacamatan CISOLOK. Najan aya di tilu wilayah kabupaten nu beda, tapi sitem PATRONASE boga fungsi sabage TRIUMVIRAT (pamingpin kolegial/marentah bareng) nu teu bisa dipisahkeun, kadieunakeun maranehna nyebut masyarakatna KESATUAN BANTEN KIDUL.&lt;br /&gt;   3. Kolompok nu dipingpin ku Prabu Anom/Yuwaraja/putra mahkota RAHYANG SANTANG ARIA CAKRABUANA (lain Kean Santang),nu ngungsi ka Beulah kulon, kiwari turunana (sacara hipotetif) jadi PUUN jeung masrakat TANGTU PARAHYANG nu pusatna di kampong CIBEO desa KANEKES kacamatan LEUWIDAMAR kabupaten LEBAK.&lt;br /&gt;   4. Kolompok nu pangsaeutikna ngan 3-an, nya eta NYI PUTRI PURNAMASARI (Putri bungsu raja Pajajaran ti istri nu ka 7) jeung salakina RAHYANG KUMBANG BAGUS SETRA, diaping ku saurang Puragabaya (Kopasus), nu ngaran RAKEAN KALANG SUNDA. Di antara 4 kolompok tadi,kolompok ka 4 ieu nu jadi bibit-buit cikal-bakal ngadegna PALABUAN RATU.Kalawan figure sentralna PUTRI PURNAMASARI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dina perjalanan ngungsina, Putri Purnamasari dibeberik ku JAYA ANTEA, urut Mantri Majeuti (Mensesneg) Pajajaran, nu harita geus asup Islam kalawan gelar Syeh Al Kowana. Demi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sababna, JAYA ANTEA bogoh ti baheula ka Purnamasari, tapi teu laksana sabab kaburu dikawinkeun ka putra mahkota Pajajaran Girang (Pulasari)-karajaan leutik bawahan Pajajaran, RAHYANG KUMBANG BAGUS SETRA. Alesan ieu nu jadi sabab manehna hianat ka Pajajaran nepika ditamping (dipecat) tina kalungguhan/jabatan jeung kawarganagaraan. Dina mangsa dibuang, JAYA ANTEA ngahiji jeung batur-baturna para padagang ti Timur tengah, tuluy asup Islam malah indit ka Tanah Arab ngamukim salila 5 taun. Balik deui ka Nusantara, manehna langsung ngadeuheus ka Sultan Banten, bari ngaku-ngaku Putra Mahota Pajajaran, syaga babakti ngabdikeun diri demi siar Islam, Sulatan Banten percaya. Jaya Antea dibere pancen beurat tapi suci, ngislamkeun Pajajaran. Tugas ieu dipake kasempetan keur ngalaksanakeun niat jahatna ngarebut Putri Purnamasari,nu teu bisa poho, teu nolih kana tugas suci nu jadi pancenna. Manehna nu mukakeun Lawanggintung ti jero –da datang ka Pajajaran teu dicuriga rahayat, jeung masih keneh diarajenan da disangka rek babalik pikir, nepika kabeh pasukan Islam Banten,Cirebon,Demak, gampang naker arasup ka Pakuan, bisa ngaduruk karaton nu lobana 5 bangunan baradag-.Harita Purnamasari keur kakandungan 5 bulan. Dina tarung patutunggalan antara Jaya Antea jeung RAHYANG KUMBANG BAGUS SETRA, RAHYANG nu perlaya,sabab kasaktian Jaya Antea memang pinunjul. Ahirna tarung patutungalan jeung RAKEAN KALANG SUNDA, 7 poe 7 peuting silihsered silihbanting kasaktenna estu saimbang, Nu galungan nepi kana hiji pasir. Dina Pasir ieu Jaya Antea ngalaman naas, awakna dibalangkeun ka laut, disanggap rancebna karangcuri jeung ombak nu ngagalura, nepika perlaya. Eta pasir disebut Pasir JAYANTI, urut JAYA ANTEA ngemasi PATI, kuloneun walungan KARANG PAMULANG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri Purnamasari disalametkeun tuluy ku Rakean dibawa ka basisir kidul disumputkeun di sisi walungan Cimandiri. Sanggeus dianggap aman, kakara Rakean nyieun imah leutik keur Nyi Putri, di sisi Cinyusu (mata air) nu kahilirna ngamalirkeun walungan nu ngamuara ka laut. Rakean ge ngadegkeun imah pamujaan di handapeun rungkun haur nu katelah SUMUR HAUR PAMUNJUNGAN. Cinyusu mangrupa kulah leutik handapeun iuh-iuh tangkal dadap,walungan nu ngamalirna disebut walungan CIDADAP, imah nyi putri jeung saung tempat Rakean disebut BABAKAN CIDADAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nepi kana waktuna Putri Purnamasari ngalahirkeun, RAKEAN bingung, sabab didinya taya saurang-urang acan AMBU BEURANG – paraji. Kapikir ku Rakean kudu nepungan Putri Gandrung Arum, lanceuk Purnamasari, nu keur tapa di LEBAK CAWENE, dibaturan ku 7 urang dayang. Rakean indit neangan Putri Gandrung Arum, ari Nyi Putri Purnamasari dititipkeun ka 3 kokolot nu milu caricing nyarieun imah di Babakan Cidadap, nya eta Ki SARAGOTA, KI SANAYA, jeung KI GANDANA. Hanjakal Rakean sasab ti leuweung ka leuweung, teu bisa manggihan putri Gandrung Arum. Teu bisa balik deui ka Babakan Cidadap. Peutingna saditinggalkeunnana ku Rakean Kalang Sunda, Putri Purnamasari ngimpi didatangan ku NINI PARAKATRIKA,nini-nini geulis, ninina Rakean. Ceuk NINI PARAKTRIKA, Purnamasari bakal ngalahirkeun isukan, orokna awewe kudu dingaranan NYAI PUTRI MAYANGSAGARA PAMULANGAN.Bakal dibantuan ku 2 urang AMBU BEURANG nu dikirim ku NINI PARAKTRIKA. Tong ngadadagoan RAKEAN KALANG SUNDA, Da Mo balik deui ka dinya, cenah. Sagala nu diomongkeun ku NINI P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ARAKTRIKA kabeh jadi kanyataan, sabab keur putri Purnamasari mangrupa wangsit. NGARAN PAMULANGAN, putrid MAYANGSAGARA boga pancen beurat, kudu MULANGKEUN deui kajayaan PAJAJARAN, dina wangun nagri mandiri (beda jeung Pajajaran bareto).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beuki gede MAYANGSAGARA tumuwuh jadi putri geulis jeung pinter, kamajuan Babakan Cidadap beuki rame, loba parahu=parhu Cina nu daratang ngadon dagang di basisirna.Mimiti putrid Purnamasari dijenengkeun ku rahayat Cidadap jadi PUUN-ketua kelompok masrakat,sabab geus bisa mawa kamajuan, tina babakan leutik nepi ka jadi kampong gede malah jadi pusat perdagangan,tur nyarahoeun yen inyana turunan raja Pajajaran, eta sababna putri Purnamasari dijenengkeun jadi RATU, disebutna RATU PUUN BABAKAN CIDADAP, NU FUNGSINA JADI Palabuan di Basisir kidul. Kulantaran loba warga masrakat nu usul, jeung disatujuan ku 3 kokolotan. Ngaran Palabuan diganti tina Babakan Cidadap, jadi PALABUAN NYAI RATU,pangna kitu sabab warga Cidadap sadar yen nu mimiti BALABUH, dating terus cicing, nya etaputri Purnamasari. Nu sejen mah naluturkeun.Wajar mun ngaran Nyai Ratu dihormat diterapkeun dipake jadi ngaran Palabuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salila pamarentahan NYAI RATU PUUN PURNAMASARI, kungsi 2 kali diserang ku Bajo –Bajaklaut- ti Nusabarung- Jawa Timur. Tapi ku wawanen, kasantikaan-elmu olah kanuragan,jeung gawe bareng jeung padagang Cina, taya saurang ge Bajo nu nyesa, beak kabeh diancurkeun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nepi kana mangsa kolot, Purnamasari ngecagkeun kalungguhan, eureun tina kapamingpinan, kulantaran Mayangsagara can dewasa, pamarentahan dipasrahkeun ke 3 kokolot nu sarua pada geus kolot, Ki SARAGOSA&lt; KI GANDANA,KI SANAYA. Nyi Putri PURNAMASARI pindah, ngisat diri bari tatapa ka Babakan leutik di desa KIHARA PAPAK hiji pasir nu dihandapna aya walungan CIBUHUNG ayeuna asup ka kacamatan , asup ka Desa CICAREUH kacamatan WARUNGKIARA. Saditinggalkeunana ku NYAI RATU PUUN PURNAMASARI Cidadap Palabuan Nyai Ratu, morosot ngalaman mundur teu rame kawas tiheula. Ku hasil babadamian jeung tinimbangan 3 kokolot nu ngawasa pamarentahan saheulaanan, Palabuan Cidadap dipindahkeun ka kalereun walungan CIMANDIRI, nya eta palabuan ratu ayeuna. Sanggeus Putri MAYANGSAGARA dianggap dewasa, pamarentahan dipasrahkeun ka manehna, kalawan gelar NYAI RATU KIDUL (Nyai RORO KIDUL). Sedengkeun ngaran CIDADAP PALABUAN NYAI RATU,sanggeus dipindahkeun,tur dipingpin ku NYAI RATU KIDUL, diganti ngaranna jadi PALABUAN NYAI RATU, teu make CIDADAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dina kapamingpinan NYAI RATU KIDUL MAYANGSAGARA nu kawin ka RAHYANG BAGUS SANGGA LARAPAN, turunan bangsawan Pakuan Gunung Tambaga, kaayaan Palabuan Nyai Ratu rame deui, loba deui kapal-kapal Cina jeung Siem nu daratang balabuh, daragang. Wilayah Palabuan ge ngalegaan, ka kulonna nepi ka Tanjung Panto di Muarabinuangeun, kabuapten Lebak ayeuna, ka wetanna nepi ka Gebang KUNING wilayah kabupaten Garut ayeuna. Cenah ti PALABUAN NYAI RATU bakal ngelebet deui panji-panji, bandera karajaan PAJAJARAN nu warna HIDEUNG BODAS DISULAM KUJANG NGARENDENG JEUNG TANGKAL PAKU JAJAR. Nu dikelebetkeun deui ku turunan NYAI RATU PURNAMASARI, nnya eta NYAI RATU KIDUL MAYANGSAGARA. Malah PALABUAN NYAI RATU bakal NYADEUG jadi dayeuh / kota, nu bakal jadi pusat pamarentahan PAKUAN PAJAJARAN MANDIRI. Malah ngaranna bakal diganti, cenah jadi PALABUANRATU PAKUAN PAJAJARAN MANDIRI ( teu make kecap NYAI)-duka teuing. Nu sidik Pemda DT II Kab.Sukabumi taun 1998/1999 mindahkeun ibukota Kabupaten Sukabumi ka Palabuanratu.Jeung ngaran nu sohor RATU KIDUL, taya lian iwal ti PUTRI MAYANGSAGARA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catetan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Walungan Cidadap ayeuna geus teu aya,jadi darat, pernahna di tengah2 antara jambatan Bagbagan, di kaler jeung Jambatan Cinyosok di kidul.Cinyusuna/mata air, kira2 100 meter deukeut jambatan Cinyosok.&lt;br /&gt;   2. Tina rentetan kajadian asal-usul Palabuan Ratu, aya sababaraha toponimi (ngaran asal-usul tempat,gunung,walungan jsb), Gunung Jayanti tina Jaya Antea, walungan Cidadap, sabab baheula di hulucaina aya tangkal dadap. Cimandiri, ikrar Putri Purnamasari nu haying mulangkeun kajayaan Pajajaran sacara mandiri.Nyamplung Dosol, tangkal nyamplung nu katembak pelor mariem Bajo, napel dina tangkalna, kawas bujal dosol. Babakan Lebu, urut kampong Cidadap nu diduruk Bajo, kari lebuna.Punclak kadongdong baheulana Punglak Kadongdong,Balerante, urut rante kapal Bajo. Karang Pamulang, baheula urut arwah Bagus Setra, nitah balik ka Rakean Kalang Sunda. Si Kontrol/Si Ronda. Lauk krepu sagede parahu,nepi ka taun 1960 masih keneh sok muncul, cenah arwah Jaya Antea jadi lauk raksasa.Wara Kalong/Muara Kalong,tempat ngalong,teu sare sapeupeuting, ngajaga kohkol ngabejaan mun Bajo daratang.Arca Sembah Jaya Tipati, cenah tarang Jaya Antea ambles kana bumi jadi arca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curug Rabul,urut rabul mararunculna Bajo nu rek nyerang Cidadap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * ANIS JATISUNDA budayawan,sastrawan Sunda,mantan Kasi Kebudayaan Kanwil Dikbud Propinsi Jabar, mantan Penilik Kebudayaan Kecamatan Surade Jampang kulon Sukabumi, Kungsi jadi asisten peneliti Dr.Viviane Sukanda Tercier, khusus naskah-naskah Sunda kuno. Anis teureuh Bugis Makasar nu leuwih Sunda tibatan Sunda. Kisah ngungsina Purnamasari kungsi ditulis scara rinci ku Prof.Dr.Yus Rusyana, make judul NYINGKUR dimuat dina Buku SAWIDAK CARITA PONDOK(PT Mangle Panglipur, 1983).&lt;br /&gt;    * Asep Idjuddin, satrawan,budayawan,wartawan Sunda, alumnus Fasa-Unpad,pamingpin Umum majalah basa Sunda SALAKA online. Kungsi jadi peneliti pembantu di SUNDANOLOGI(Lembaga penelitian ,pengkajian &amp; Pengembangan Budaya Sunda) taun 1983-1985 khusus naskah Sunda kuno.Dipingpin ku Prof.Dr.H.Eddy S.Ekadjati(suwargi). Salahsahiji tulisanana dimuat dina SAWIDAK CARITA PONDOK judulna Ngandidat.Nepi ka ayeuna masih keneh daek nyebarkeun SAJARAH SUNDA versi NAGARA KRTABHUMI, jeung AKSARA SUNDA RATU PAKUAN ngaliwatan radio Kenacana, sababaraha seminar, diskusi di sababaraha Paguron Luhur, natar guru2 SD/SMP di Garut.jeung ditulis dina Salaka online.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-7257710826037212350?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/7257710826037212350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=7257710826037212350' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7257710826037212350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7257710826037212350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/asal-usul-palabuanratunyi-roro-kidul.html' title='Asal – Usul Palabuanratu/Nyi Roro Kidul'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TW4rsf-ZVe0/TZXu6iVshdI/AAAAAAAAAzo/0HVALLRlnMo/s72-c/02-nyi%252Broro%252Bkidul.gif.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-2759142789223706350</id><published>2011-04-01T08:02:00.000-07:00</published><updated>2011-04-01T08:12:43.413-07:00</updated><title type='text'>Facebook: Antara akal besar, akal sedang dan akal kecil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-x3RFdlYveMc/TZXrY16o87I/AAAAAAAAAzg/v7VtLisN-gA/s1600/logo_facebook.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 75px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-x3RFdlYveMc/TZXrY16o87I/AAAAAAAAAzg/v7VtLisN-gA/s200/logo_facebook.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590633324472759218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata mutiara dalam Bahasa Inggris menyebutkan: "Great minds discuss ideas. Average minds discuss events. Small minds discuss people." (Orang berakal besar membicarakan ide-ide. Orang berakal sedang membicarakan kejadian-kejadian. Orang berakal kecil membicarakan orang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akal besar hanya dimiliki oleh orang-orang besar. Orang besar pasti mempunyai akal besar. Untuk menjadi orang besar haruslah mempunyai akal yang besar. Akal besar hanya dimiliki oleh mereka yang selama hidupnya bergelut dengan hal-hal yang besar yakni ide-ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak yang dimiliki orang yang berakal besar penuh dengan ide-ide. Tema utama pembicaraan mereka dalam kehidupan sehari-hari adalah ide-ide. Mereka mendedikasikan jatah umur, waktu, tenaga, pikiran dan harta yang mereka miliki untuk memikirkan, menghasilkan, membicarakan, membahas, mendiskusikan, menyebarluaskan dan merealisasikan ide-ide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berakal besar tidak menyia-nyiakan umur, waktu, tenaga, pikiran dan harta mereka untuk hal-hal yang sia-sia, remeh temeh dan tidak berbobot, bernilai dan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain. Mereka tidak menggunakan semua sumber daya, fasilitas dan kemampuan yang mereka miliki untuk memikirkan, membicarakan, membahas, mendiskusikan dan menyebarluaskan informasi tentang kejadian-kejadian dan orang-orang kecuali untuk mengambil dan menghasilkan ilmu, ibrah (pelajaran), hikmah dan pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh terbaik orang besar adalah Nabi Muhammad saw. berikut para sahabat beliau. Mereka bagaikan lebah. Apa yang masuk ke, diproses di dan dihasilkan dari tubuh lebah hanyalah yang baik, bernilai dan bermanfaat saja. Demikian juga beliau beserta para sahabat. Apa-apa yang mereka inputkan melalui mata dan telinga ke dalam otak, yang mereka proses di dalam otak, dan yang mereka outputkan dari otak berupa ucapan, tulisan dan tindakan adalah yang mengandung hikmah, baik, berbobot, bernilai dan bermanfaat bagi diri mereka sendiri dan banyak orang hingga akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batasan ide dan Informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide adalah semua produk otak yang meliputi ilmu, teori, konsep, ilham, gagasan, pikiran, rencana dan pemikiran. Informasi kejadian adalah semua informasi yang terkait dengan peristiwa-peristiwa baik yang disengaja maupun tidak yang terjadi pada atau dialami seseorang atau sebuah kelompok masyarakat baik yang benar-benar terjadi di alam nyata maupun yang tidak seperti di dalam film, drama dan novel. Informasi kejadian juga menyangkut segala informasi tentang acara-acara atau even-even yang diketahui, diikuti atau disaksikan seseorang atau sekelompok orang seperti acara wisata, acara pernikahan dan pertandingan olah raga. Informasi tentang orang adalah semua informasi dan fakta yang menyangkut seseorang atau sekelompok masyarakat baik yang benar-benar ada eksistensinya maupun yang tidak seperti tokoh-tokoh di dalam novel, drama dan film. Informasi ini antara lain meliputi ciri-ciri fisik, cara berpakaian, jenis pakaian, gaya hidup, makanan favorit, gaya rambut, sifat, perilaku, watak, kekurangan dan kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena Facebook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Facebook adalah salah satu jejaring sosial online. Facebook merupakan jejaring online paling populer dan paling banyak membernya. Seperti halnya dengan jejaring sosial lainnya, dengan facebook para membernya bisa melakukan beragam aktivitas komunikasi. Chatting, mengirim dan membalas pesan, juga berbagi dan mengomentari info, link, foto dan video. Dengan facebook, para membernya juga bisa mengetahui, memberitahukan, membicarakan, mendiskusikan, membahas dan menyebarluaskan berbagai informasi tentang apa saja termasuk tentang kejadian-kejadian dan orang-orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana media teknologi, informasi dan komunikasi lain pada umumnya, Facebook sekadar media. Facebook bukan ustadz atau kyai yang bisa menilai baik atau buruk, benar atau salah dan bermanfaat atau mudharat tiap konten yang diisikan oleh para membernya. Facebook juga bersifat terbuka dan siap menerima informasi apa saja. Facebook memberikan kepada para membernya kebebasan dan kemudahan untuk mengisinya dengan segala informasi menurut kehendak, minat, hobi dan kecenderungannya masing-masing. Benar salah, baik buruk, bermanfaat mudharatnya informasi yang dimasukkan ke dalam Facebook sepenuhnya tergantung member sendiri. Ada manfaat atau tidaknya Facebook juga terpulang dan tergantung pada member sendiri. Di dalam dunia facebook, masing-masing member mempunyai kebebasan dan kekuasaan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat ukur mengetahui ukuran akal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kata-kata mutiara yang Akang kutip di awal tulisan ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa topik yang diangkat oleh seorang member ketika menggunakan Facebook dengan segala aktivitas komunikasinya menunjukkan berapa besar ukuran akal yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sejak pertama kali akun Facebooknya aktif, seorang member hanya, sering atau pernah bergelut dengan ide-ide baik itu idenya sendiri maupun orang lain, berarti ukuran akalnya termasuk kategori besar. Jika tema yang diangkatnya hanya berupa informasi tentang kejadian-kejadian saja – baik yang dialaminya sendiri maupun yang dialami orang lain seperti anggota keluarga, teman dan selebritis - tanpa pernah menyentuh ide sama sekali, berarti ukuran akalnya termasuk kategori sedang. Sedangkan jika dia hanya asyik dengan informasi tentang orang saja - baik dirinya sendiri maupun orang lain seperti anggota keluarga, teman dan selebritis - tanpa pernah menyentuh ide sama sekali, berarti ukuran akalnya termasuk kategori kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk kategori manakah akal yang kita miliki? Besar, sedang atau kecil?&lt;br /&gt;Nasib baik pemilik akal besar, contohnya (Ayah Nazwa) Uda Yendi di Diknas Kota Bengkulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memiliki anugerah besar berupa akal besar ada begitu banyak manfaat yang diperoleh seseorang. Selama masa hidupnya, orang yang berakal besar hidupnya bernilai. Hidupnya berharga dan bermanfaat bagi banyak orang. Sejarah hidup dan ide-idenya dikaji, dipelajari, diamalkan, disebarluaskan, serta dijadikan referensi dan teladan. Riwayat hidup dan ide-idenya menginspirasi dan memotivasi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah meninggal, nama dan ide-idenya tetap “hidup”. Sejarah hidup dan ide-idenya tetap terus menginspirasi dan memotivasi banyak orang. Juga tetap terus dikaji, dipelajari, diamalkan, disebarluaskan, serta dijadikan referensi dan teladan oleh banyak orang dari generasi ke generasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ide-idenya adalah baik dan benar menurut penilaian Allah swt. dan Rasul-Nya, serta jika segala usahanya yang dicurahkan untuk ide-idenya diniatkan untuk ibadah, pemilik akal besar Muslim akan mendapatkan nilai plus dan poin khusus. Meskipun badannya telah hancur dan terbaring diam di dalam kubur, dia tetap mendapatkan kiriman pahala secara terus menerus karena telah mempunyai investasi amal jariyah. Warisannya berupa ide-ide menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan pahala tiada terputus bagi dirinya karena ide-idenya secara terus menerus diamalkan oleh banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari kiamat, pemilik akal besar Muslim juga akan mendapatkan nilai plus dan poin khusus. Dia akan lulus dan lolos dari pengadilan di hari kiamat. Pengadilan tersebut mempertanyakan pemanfaatan umur (dan waktu), ilmu, harta, dan badannya (anggota badan dan tenaganya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda yang artinya: “Tidak akan bergeser kaki seorang hamba di hari kiamat hingga ditanyakan kepadanya tentang umurnya telah dipergunakan untuk apa, tentang ilmunya apa yang telah diperbuat dengan ilmunya, tentang hartanya dari mana diperoleh dan dibelanjakan untuk apa, dan tentang badannya telah dipergunakan untuk apa.” (HR. Ad-Darimy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan dan Harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang berhak dan bisa menjadi pemilik akal besar. Untuk memiliki akal besar, dibutuhkan tiga faktor, yaitu niat, usaha dan doa. Usaha yang harus dilakukan adalah dengan cara mendayagunakan segala sumber daya, fasilitas dan kemampuan yang dimiliki untuk memikirkan, menghasilkan, membicarakan, membahas, mendiskusikan, menyebarluaskan dan merealisasikan hal-hal yang besar, bernilai, berbobot dan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita berusaha memperbesar volume akal kita dengan melakukan langkah sederhana dan gampang yaitu dengan menggunakan Facebook secara bijaksana. Bijaksana dalam arti cerdas dalam membagi dan mempergunakan waktu, harta dan badan secara adil dan seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalamnya ada hak untuk Allah swt, agama, umat, masyarakat, keluarga dan diri sendiri. Bijaksana juga dalam arti memanfaatkan Facebook untuk hal-hal yang baik, benar, berbobot, bernilai, bermanfaat bagi diri kita sendiri baik ketika hidup di dunia, beristirahat di alam barzah, di hari kiamat, maupun di kampung akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bermanfat bagi diri kita sendiri, juga memberi manfaat positif bagi banyak orang selama kita masih hidup dan setelah kita tidak hidup lagi di dunia ini. Semoga kita mampu meneladani suri teladan terbaik kita yakni Rasulullah saw.&lt;br /&gt;Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang menyiakan-nyiakan waktu, umur, harta dan badan kita yang merupakan anugerah Allah swt. yang sangat berharga. &lt;br /&gt;Bengkulu, 1 April 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-2759142789223706350?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/2759142789223706350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=2759142789223706350' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2759142789223706350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/2759142789223706350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/facebook-antara-akal-besar-akal-sedang.html' title='Facebook: Antara akal besar, akal sedang dan akal kecil'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-x3RFdlYveMc/TZXrY16o87I/AAAAAAAAAzg/v7VtLisN-gA/s72-c/logo_facebook.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6197654446032133379</id><published>2011-04-01T07:46:00.000-07:00</published><updated>2011-04-01T07:58:02.024-07:00</updated><title type='text'>Revolusi Teknologi Informasi Bikin Remaja Bengkulu Kurang Tidur</title><content type='html'>Banjirnya tekonologi komunikasi dan informasi mulai berdampak pada kalangan remaja khususnya di Kota Bengkulu. Sebuah pengamatan dan temuan terbaru menyebutkan, remaja Kota Bengkulu disinyalir tidak cukup tidur gara-gara terlalu banyak bermain-main dengan teknologi komunikasi ketika seharusnya mereka tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah studi dari Sukabumi Komputer berpusat di Kuala Alam Kota Bengkulu yang mengamati masalah tidur menyebutkan, hampir setengah dari remaja berusia 13-19 tahun berselancar di internet setiap malam pada jam-jam tidur mereka mulai dari Jalan Suprapto hingga Jalan Batang Hari dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan, 36% di antara mereka bermain game video dan 18% terbangun karena email, telefon atau pesan pendek di telepon genggam, demikian sebagaimana dikutip Akang Rustandi.&lt;br /&gt;Dalam pengamatan itu juga dikatakan remaja paling banyak mengoperasikan teknologi terbaru dibandingkan kelompok usia lainnya. Dan sejumlah pakar kedokteran mengatakan kekurangan tidur akan menimbulkan gangguan kesehatan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang yang menghadapi kesulitan tidur adalah Aa Iqbal, yang berusia 16 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya banyak menggunakan komputer untuk pekerjaan rumah, melihat-lihat Facebook atau apa pun untuk menyaksikan video. Telefon seluler saya sering digunakan untuk mengirim pesan pendek dan juga saya juga mungkin nonton televisi satu jam satu malam," kata Aa Iqbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengaku bahwa kebiasaan itu mengirimkan pesan yang salah kepada otaknya ketika dia seharusnya tidur. "Saya bisa berjaga malam hari ketika menggunakan komputer. Kelihatannya mata saya tersangsang cahaya komputer sehingga sulit tidur bahkan tubuh saya lebih aktif," tambah Neneng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Aa Iqbal, kalau pun membaca buku dia kembali ke internet sehingga kebiasaannya untuk melihat-lihat situs online kembali muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut seorang spesialis yang menganggap kurang tidur disebabkan antara lain penggunaan teknologi dapat menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang bagi para remaja Kota Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami yakin terdapat interaksi yang besar antara tidur yang kurang dengan berat badan. Mereka menjadi kegemukan ketika masa kanak-kanak sehingga menimbulkan ancaman tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung ketika mereka dewasa," jelas dokter spesialis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sukabumi Komputer, para remaja ini sebenarnya termasuk kelompok usia yang sulit tidur di Kota Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga termasuk kelompok yang sulit mematikan teknologi komunikasi yang mereka gunakan.* Pengamatan Akang Rustandi Jan-Maret 2011 di Warnet dan di rumah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6197654446032133379?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6197654446032133379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6197654446032133379' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6197654446032133379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6197654446032133379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/04/revolusi-teknologi-informasi-bikin.html' title='Revolusi Teknologi Informasi Bikin Remaja Bengkulu Kurang Tidur'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-64575960417079695</id><published>2011-03-31T06:31:00.000-07:00</published><updated>2011-03-31T06:47:11.185-07:00</updated><title type='text'>Paribasa Kolot Baheula</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-xHqupsSONX4/TZSF1oLDTYI/AAAAAAAAAzI/rlechi86cis/s1600/TUT%2BWURI%2BWARNA.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-xHqupsSONX4/TZSF1oLDTYI/AAAAAAAAAzI/rlechi86cis/s200/TUT%2BWURI%2BWARNA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590240193836961154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-e4VToMtWTww/TZSFfuqjKrI/AAAAAAAAAzA/coi05cWJrTk/s1600/Pemda%2BKota%2BWarna.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 174px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-e4VToMtWTww/TZSFfuqjKrI/AAAAAAAAAzA/coi05cWJrTk/s200/Pemda%2BKota%2BWarna.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590239817622563506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Paribasa atau pepatah yang sudah diinformasikan secara lisan turun temurun dari para leluhur (karuhun) untuk bekal menjalani kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hubungan Dengan Sesama Mahluk &lt;br /&gt;* Ngeduk cikur kedah mihatur nyokel jahe kedah micarek (Trust - ngak boleh korupsi, maling, nilep, dlsb... kalo mo ngambil sesuatu harus seijin yg punya).&lt;br /&gt;* Sacangreud pageuh sagolek pangkek (Commitment, menepati janji &amp; consitent).&lt;br /&gt;* Ulah lunca linci luncat mulang udar tina tali gadang, omat ulah lali tina purwadaksina (integrity harus mengikuti etika yang ada)&lt;br /&gt;* Nyaur kudu diukur nyabda kudu di unggang (communication skill, berbicara harus tepat, jelas, bermakna.. tidak asbun).&lt;br /&gt;* Kudu hade gogod hade tagog (Appearance harus dijaga agar punya performance yg okeh dan harus consitent dengan perilakunya --&gt; John Robert Power melakukan training ini mereka punya Personality Training, dlsb).&lt;br /&gt;* Kudu silih asih, silih asah jeung silih asuh (harus saling mencintai, memberi nasihat dan mengayomi).&lt;br /&gt;* Pondok jodo panjang baraya (siapapun walopun jodo kita tetap persaudaraan harus tetap dijaga)&lt;br /&gt;* Ulah ngaliarkeun taleus ateul (jangan menyebarkan isu hoax, memfitnah, dlsb).&lt;br /&gt;* Bengkung ngariung bongok ngaronyok (team works &amp; solidarity dalam hal menghadapi kesulitan/ problems/ masalah harus di solve bersama).&lt;br /&gt;* Bobot pangayun timbang taraju (Logic, semua yang dilakukan harus penuh pertimbangan fairness, logic, common sense, dlsb)&lt;br /&gt;* Lain palid ku cikiih lain datang ku cileuncang (Vision, Mission, Goal, Directions, dls &lt;br /&gt;* Kudu nepi memeh indit (Planning &amp; Simulation... harus tiba sebelum berangkat, make sure semuanya di prepare dulu).&lt;br /&gt;* Taraje nangeuh dulang pinande (setiap tugas harus dilaksanakan dengan baik dan benar).&lt;br /&gt;* Ulah pagiri- giri calik, pagirang- girang tampian (jangan berebut kekuasaan).&lt;br /&gt;* Ulah ngukur baju sasereg awak (Objektivitas, jangan melihat dari hanya kaca mata sendiri).&lt;br /&gt;* Ulah nyaliksik ku buuk leutik (jangan memperalat yang lemah/ rakyat jelata)&lt;br /&gt;* Ulah keok memeh dipacok (Ksatria, jangan mundur sebelum berupaya keras).&lt;br /&gt;* Kudu bisa kabulu kabale (Gawul, kemana aja bisa menyesuaikan diri).&lt;br /&gt;* Mun teu ngopek moal nyapek, mun teu ngakal moal ngakeul, mun teu ngarah moal ngarih (Research &amp; Development, Ngulik, Ngoprek, segalanya harus pakai akal dan harus terus di ulik, di teliti, kalo sudah diteliti dan dijadikan sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan).&lt;br /&gt;* Cai karacak ninggang batu laun laun jadi dekok (Persistent, keukeuh, semangat pantang mundur).&lt;br /&gt;* Neangan luang tipapada urang (Belajar mencari pengetahuan dari pengalaman orang lain).&lt;br /&gt;* Nu lain kudu dilainkeun nu enya kudu dienyakeun (speak the truth nothing but the truth).&lt;br /&gt;* Kudu paheuyeuk- heuyeuk leungeun paantay-antay tangan (saling bekerjasama membangun kemitraan yang kuat).&lt;br /&gt;* Ulah taluk pedah jauh tong hoream pedah anggang jauh kudu dijugjug anggang kudu diteang (maju terus pantang mundur).&lt;br /&gt;* Ka cai jadi saleuwi kadarat jadi salogak (Kompak/ team work).&lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;2. Hubungan Dengan Tuhan (Yang Maha Kuasa)&lt;br /&gt;* Mulih kajati mulang kaasal (semuanya berasal dari Yang Maha Kuasa yang maha murbeng alam, semua orang akan kembali keasalnya).&lt;br /&gt;* Dihin pinasti anyar pinanggih (semua kejadian telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa yang selalu menjaga hukum-hukumnya).&lt;br /&gt;* Melak cabe jadi cabe melak bonteng jadi bonteng, melak hade jadi hade melak goreng jadi goreng (Hukum Yang Maha Kuasa adalah selalu menjaga hukum-2nya, apa yang ditanam itulah yang dituai, kalau kita menanam kebaikan walaupun sekecil elektron tetep akan dibalas kebaikan pula, kalau kita menanam keburukan maka keburukan pula yg didapat.... kira-2 apa yang sudah kita tanam selama ini sampai-2 Indonesia nyungseb seeeeeb ;))? )&lt;br /&gt;* Manuk hiber ku jangjangna jalma hirup ku akalna (Gunakan akal dalam melangkah, buat apa Yang Maha Kuasa menciptakan akal kalau tidak digunakan sebagai mestinya).&lt;br /&gt;* Nimu luang tina burang (semua kejadian pasti ada hikmah/ manfaatnya apabila kita bisa menyikapinya dengan cara yang positive).&lt;br /&gt;* Omat urang kudu bisa ngaji diri (kita harus bisa mengkaji diri sendiri jangan suka menyalahkan orang lain)&lt;br /&gt;* Urang kudu jadi ajug ulah jadi lilin (Jangan sampai kita terbakar oleh ucapan kita, misalnya kita memberikan nasihat yagn baik kepada orang lain tapi dalam kenyataan sehari- hari kita terbakar oleh nasihat-2 yang kita berikan kepada yang lain tsb, seperti layaknya lilin yang memberikan penerangan tapi ikut terbakar abis bersama api yang dihasilkan).&lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;3. Hubungan Dengan Alam&lt;br /&gt;* Gunung teu meunang di lebur, sagara teu meunang di ruksak, buyut teu meunang di rempak (Sustainable Development ~ Gunung tidak boleh dihancurkan, laut tidak boleh dirusak dan sejarah tidak boleh dilupakan... harus serasi dengan alam.).&lt;br /&gt;* Tatangkalan dileuweung teh kudu di pupusti (Pepohonan di hutan ituh harus di hormati, harus dibedakan istilah dipupusti (dihormati) dengan dipigusti (di Tuhankan) banyak yang salah arti disini).&lt;br /&gt;* Leuweung ruksak, cai beak, manusa balangsak (hutan harus dijaga, sumber air harus dimaintain kalo tidak maka manusia akan sengsara).&lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Papatah Kolot (Pepatah Orang Tua) beredar di kampung-2 adat Sunda, dlsb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-64575960417079695?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/64575960417079695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=64575960417079695' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/64575960417079695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/64575960417079695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/03/paribasa-kolot-baheula.html' title='Paribasa Kolot Baheula'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-xHqupsSONX4/TZSF1oLDTYI/AAAAAAAAAzI/rlechi86cis/s72-c/TUT%2BWURI%2BWARNA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3997057109004070928</id><published>2011-03-30T22:02:00.000-07:00</published><updated>2011-03-30T22:05:21.868-07:00</updated><title type='text'>HUMOR PASANTRÉN-MÉNGBAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-U7SmBxK-hPA/TZQLgBxrSUI/AAAAAAAAAy4/ABvsnfQU3Qs/s1600/Akang%2BPemda.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-U7SmBxK-hPA/TZQLgBxrSUI/AAAAAAAAAy4/ABvsnfQU3Qs/s200/Akang%2BPemda.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590105682334140738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;HIRUP di pasantrén, bener-bener ngadidik kamandirian parasantri. Teu deuk kitu kumaha, atuda sagala kudu dipigawé ku sorangan. Ti mimiti masak, nyeuseuh, ngumbah piring, bébérés urut saré, bébérés kobong (kamar). Malahan kadang-kadang ngabantosan bébérés di bumi Mama Ajengan lamun seug kabagéan pancén gawé. Da digilir, biasa di pasantrén disebut patrol.&lt;br /&gt;Sabataé capéna, apanan ngaji ogé unggal waktu. Rérés salat subuh ngaji Al-Quran bareng saréréa di masigit, nepi ka wanci haneut poyan. Geus salat lohor ngaji nahwu. Geus asar tasripan, Geus magrib fikih. Terus nguriling kitu unggal poé. Kabayang meureun kumaha capéna.&lt;br /&gt;Tapi sok sanajan kitu, Mama Ajengan méré peré, dina poé Kemis jeung Jumaah. Puguh wé poé Kemis jeung Jumaah téh, dua poé anu ditunggu-tunggu pisan ku parasantri mah. Dina dua poé éta, rupa-rupa polah parasantri. Aya anu ngadon ka pasir néangan régang jang ngaliwet, aya anu balik ke lemburna seja nyiar bekel ka kolotna, tapi aya ogé anu cicing, gégéléhéan di masjid, bari mutolaah macaan pangajaran anu geus diaji ku maranéhanana.&lt;br /&gt;Kateuing kailhaman ti mana. Hiji mangsa, dina poé Kemis, barudak santri kalah ayeuh-ayeuhan maréngbal di pipir kobong, dina sawah garing anu can dipelakan paré. Mama Ajengan ngaraos kabaribinan, terus nitah Lurah Santri nyarék ngarah barudak santri tong gandéng teuing.&lt;br /&gt;Abong cék paribasa, sajeungkal sok jadi sadeupa, sadeupa jadi sajeungkal. Lurah Santri, anu satadina ku Mama Ajengan dititah nyarék barudak santri ulah gandéng teuing, lain deui dongéngna. Sérénténg ngadatangan barudak santri anu keur aranteng suka bungah maréngbal. Geus anjog pok nyarita:&lt;br /&gt;“Barudak! Ka darieu!”&lt;br /&gt;Barudak santri anu keur meujeuhna ragot méngbal, reg areureun, bari panon mencrong ka Lurah Santri jiga anu nganaha-naha.&lt;br /&gt;“Aya naon Kang?” Budak anu pangkolotna ngawani-wani nyarita.&lt;br /&gt;“Ari silaing teu apal, deuleu?” cenah bari tipupuncereng.&lt;br /&gt;“Teu apal kumaha?” ampir bareng naranya.&lt;br /&gt;“Bisi saréréa teu apal, méngbal téh mimitina ti carita palaputrana Sayidina Ali. Hasan sareng Husén. Basa perang campuh marebutkeun bebeneran, mastaka Sayidina Hasan sareng Husén ditunggel jangga ku musuhna, mastakana dugi ka paragat. Tah ku musuhna, mastaka Sayidina Hasan sareng Husén dialungboyongkeun jiga maranéh ayeuna keur maréngbal. Jadi lamun aranjeun ayeuna maréngbal, sarua jeung najongan mastakana Sayidina Hasan sareng Husén! Ngarti?” Lurah Santri cumarita panjang lebar. &lt;br /&gt;Carita babaturan kuring di Cibadak-Kab. Sukabumi-Jabar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3997057109004070928?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3997057109004070928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3997057109004070928' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3997057109004070928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3997057109004070928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/03/humor-pasantren-mengbal.html' title='HUMOR PASANTRÉN-MÉNGBAL'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-U7SmBxK-hPA/TZQLgBxrSUI/AAAAAAAAAy4/ABvsnfQU3Qs/s72-c/Akang%2BPemda.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-7610973399209503580</id><published>2011-03-14T02:00:00.000-07:00</published><updated>2011-03-14T02:05:47.945-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Sufi Anak-anak Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-_bdEaS2autY/TX3aY7cjKgI/AAAAAAAAAyw/eu2Zq6N1tzI/s1600/cs-67-anaksufi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_bdEaS2autY/TX3aY7cjKgI/AAAAAAAAAyw/eu2Zq6N1tzI/s200/cs-67-anaksufi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5583859234818435586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pertanyaan muncul dari kalangan orang tua, yang berhasrat agar jiwa anak-anaknya tumbuh dalam pantulan Cahaya Allah Hasrat yang sungguh wajar dan mulia, karena anak-anak kita adalah diri kita di masa depan, harapan-harapan kesalehan yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai generasi yang “Qurrotu A’yun” (menyejukkan matahati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian generasi itu disebut sebagai anak-anak saleh. Sebuah figur kesalehan bukan pada ornament pakaian, bukan pula pada disiplin mereka belajar, juga bukan pada kepandaiannya membaca Qur’an, kepiawaiannya menghafal doa-doa. Namun justru tertumpu pada naluri-naluri jiwa yang tumbuh dengan penuh kebajikan, kepekaan terhadap nuansa Ilahiyah, dan kesadarannya terhadap akhlaq ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tengok sejenak anak-anak kita yang tersebar di sekolah-sekolah, mulai SD sampai SMA, mulai Madrasah Ibtidaiyah sampai Madrasah Aliyah, berapa persen dari mereka yang masih mendoakan kedua orang tuanya setiap habis sholat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan, ketika pagi hari saat matahari mulai memancarkan cahayanya di bumi, berjuta-juta anak sedang bersiap menuju sekolah, tinggal berapa persen diantara mereka yang pamit pada kedua orang tuanya sembari mencium telapak tangannya dengan rasa hormat dan patuh?&lt;br /&gt;Lebih menyakitkan lagi, tinggal berapa dari sekian juta anak-anak kita yang masih mencintai pelajaran agamanya dan bahkan memprioritaskan pelajaran agama dibanding pelajaran lainnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sampah gaya hidup modern, televisi, game, facebook, sms di HP, sudah merampok hati anak-anak kita. Lalu berjuta-juta anak-anak kita seperti robot, terseret oleh teknologi komunikasi dan permainan yang membuat kreativitas psikhologisnya terganggu?&lt;br /&gt;Alangkah nestapanya jika bertahun-tahun situasi itu berlalu tanpa koreksi yang fundamental atas dunia pendidikan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan di sekolah, pendidikan di tengah keluarga, pendidikan di masjid-masjid, pasang surut tanpa ada jedah refleksi untuk merenungkan kembali, “Mau dibawa kemana 20 tahun lagi anak-anak kita nanti?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh dua tahun silam ketika 3000 guru agama se Kota Sukabumi dikumpulkan oleh Walikotanya, di Stadion kota itu, saya mendengar pertanyaan kepada mereka (para guru Agama), “Apakah bapak-bapak dan ibu guru, ada yang mendoakan murid-muridnya setiap habis sholat?”. Mereka terdiam hening. Ya, para guru agama saja, sedang lalai mendoakan para muridnya setiap mereka berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantaslah jika para siswa kita, kehilangan “Bapak Spiritual” di sekolah, sedangkan di rumah, ayah bundanya sibuk bekerja. Siapa yang bertanggung-jawab kelak di akhirat nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Sang Sufi&lt;br /&gt;Coba kita ambil pelajaran dari doa sang Sufi. “Oh Tuhan, jadikan anak cucuku sampai akhir zaman nanti, anak-anak yang soleh dan solihah, hidupnya manfaat dunia akhirat, diberi tetap iman, terang hati dan selamat dunia akhirat.” Doa pendek yang dahsyat, yang menggetarkan jiwa kita semua.&lt;br /&gt;Generasi soleh dan solihat, generasi yang manfaat dunia akhirat, adalah konsep agung yang mesti kita terjemahkan dalam dunia pendidikan kita. Dan semua harus kita mulai dari lingkungan paling dekat kita: keluarga, sekolah, tempat-tempat dan wilayah kreativitas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Sufi mengenalkan Allah kepada anak-anaknya sejak dalam kandungan. Memperdengarkan suara-suara dzikrullah, sementara detak jantung ibundanya yang mengandung terus mendetakkan Allah Allah Allah. “Awwaluddiin Ma’rifatullah”. Mengenal Allah itu awal agama, dasar agama, mengenalkan Tauhid, disertai perilaku kebajikan yang luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak lahir ke dunia, suara adzan dan iqomah sudah dibunyikan di kedua telinganya. Sejak itulah, para Sufi mengajari bicara sang bayi, dengan bunyi-bunyian Ismu Dzat, agar kata yang pertama kali bisa diucapkan oleh sang bayi adalah kata Allah.&lt;br /&gt;Sang bayi berkembang menjadi anak dengan segenap pertumbuhan. Dengan segala kepasrahannya kepada Allah, kedua orang tuanya mendidik anak itu, tanpa memaksakan harus menjadi Ulama atau Kiai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, rasa cinta kepada Allah dan RasulNya, adalah atmosfir yang terus diliputkan dalam setiap pertumbuhan usianya. Ia tumbuh ibarat sebuah pohon “Syajarah Toyyibah”. Apa pun, mulai dari akar, ranting, batah tubuh pohon itu, daun, bunga dan buahnya senantiasa menjulang ke wilayah Samawat (Langit-langit Kebajikan dunia akhirat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan sholat, pembentukan karakter, membangun jiwa besar dalam dirinya, baru kemudian hal-hal yang berkaitan dengan pertumbuhan otak rasionalnya. Orang tua mencintai dan menyayangi anak, bukan karena rasa sayang ansich, sebagaimana umumnya orang tua mencintai anak. Namun, cinta kepada anak karena cintanya kepada Allah swt. Bukan mencintai anak untuk mencintai Allah. Namun mencintai Allah, dan pantulan cinta kepadaNya itu bertabur ke anak-anak mereka hingga ke akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kanak-kanak – oleh karenanya – mereka terus diingatkan untuk mendawamkan Ismu Dzat dalam hatinya. Dengan berbagai cara, orang tua mengingatkan mereka itu. Kelak ketika mereka tumbuh di masa depan, dengan lingkungan beragam seperti apa pun, kepekaan kepada Allah akan terus berjalan, sekaligus mengontrol jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tugas berat bagi kedua orang tua, bukan saja menyiapkan mental ruhani mereka, kecerdasan jiwa mereka, bahkan pada satu sisi hadirnya anak-anak bisa menjadi cobaan bagi iman mereka. Dalam Al-Qur’an disebutkan: “Sesungguhnya harta dan anak-anakmu adalah ujian.”&lt;br /&gt;Ujian harta selalu muncul ketika, manusia mulai mencintai harta itu. Lalu ia menjadi budaknya. Begitu juga ujian anak muncul ketika seseorang mencintai anak itu, dan merebut hatinya dari cintanya kepada Allah swt. Kecemburuan Allah menimbulkan cobaan, yang tak lain hanya untuk mengngingatkan “Kisah Cinta Ilahiyah”nya, jangan sampai ternoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah Cinta pada Allah menimbulkan tanggung-jawab terhadap keberlangsungan regenerasi manusia, agar generasi berikutnya juga mencintai Allah, karenanya, cinta kepada anak biar sebagai pantulan atau akibat cahaya cinta anda kepada Allah Azza wa-Jalla.&lt;br /&gt;Sebuah cinta penuh penyelamatan, karena memang pendaran cahayanya bermuatan daya keluhuran dariNya, dan semua itu memang harus kita pinta dalam doa-doa dan munajat kita. Sebab tanpa Tarikan Tangan ‘InayahNya, dan ketersingkapan HidayahNya, segalanya hanya sia-sia  belaka. Semoga Allah SWT melindungi kita semua. AMIN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-7610973399209503580?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/7610973399209503580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=7610973399209503580' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7610973399209503580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/7610973399209503580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/03/pendidikan-sufi-anak-anak-kita.html' title='Pendidikan Sufi Anak-anak Kita'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_bdEaS2autY/TX3aY7cjKgI/AAAAAAAAAyw/eu2Zq6N1tzI/s72-c/cs-67-anaksufi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-1532597525381274987</id><published>2011-02-21T04:10:00.000-08:00</published><updated>2011-02-21T04:15:48.942-08:00</updated><title type='text'>Televisi dan Wawasan Perkembangan kita (dan keluarga?)</title><content type='html'>Pagi kemarin saya menghabiskan waktu di rumah menjelang pergi undangan pesta (di Bengkulu bulan Februari ramai orang pesta nikah), memulihkan stamina yang sedang menurun, memang akhir-akhir ini cuaca sedang tidak menentu, kadang cerah, kadang hujan, jika tidak 'sedia payung sebelum hujan' maka kita akan terpercik air hujannya. Para pembaca yang sedang mengalami kondisi ini saya do'akan semoga menjadi penggugur dosa dan diberikan kesehatan yang baik, aamiin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kali ini saya tidak akan membahas panjang lebar tentang kesehatan, hanya bermaksud sharing tentang televisi. Benda kotak kaku itu membuat saya iseng-iseng menonton ada apa saja pelayanan yang disuguhkan oleh si kotak kaku yang 'menarik' itu. Kenapa disebut menarik, karena kotak itu sudah berhasil menyedot sebagian besar orang-orang untuk investasi waktunya di depan televisi, dan banyak juga suguhan menarik yang disajikan, mulai dari politik, olahraga, berita, infotainment dan entertainment, hingga pola hidup, menarik bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan pertama ketika pertama kali menyalakan televisi adalah infotainment gosip, astaghfirullah, pagi-pagi sudah disuguhi memakan 'bangkai' saudaranya sendiri, ironis. Ada yang berdalih sebagai hiburan semata, tapi kalau menurut saya, sesuatu yang menarik mata dan telinga akan mudah 'diendapkan' di dalam otak dalam jangka waktu yang lama. Belum lagi disuguhi oleh pakaian-pakaian 'yang merasa artis' dengan pakaian kayak lontong, ngepress, you can see but you can tauch it. Astaghfirullah, baru melihat sebentar saja langsung 'mual-mual', lanjut pindah channel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan kedua film kartun, saya kurang tahu judulnya apa, tapi tontonannya penuh dengan adegan kekerasan, seorang anak yang 'memalak' temannya dan berkata-kata kasar. Ga kebayang kalau ditonton anak-anak, padahal anak itu peniru yang unggul, ah sangat tidak menarik untuk ditonton lebih jauh akhirnya ku memutuskan untuk lanjut pindah channel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan ketiga, tentang politik, membahas kasus yang sedang hangat di negeri ini. Ah nonton ini saya jadi geli sendiri, dan akhirnya lanjut pindah channel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan keempat, tentang gaya hidup. Isinya menceritakan tentang pemakaian tatto sebagai trend hidup manusia zaman sekarang terutama wanita. Astaghfirullah... ternyata banyak di kota-kota besar sekarang wanita yang minta dibuatkan tatto pada tubuhnya, dengan alasan beragam, ada yang bilang biar lebih pede, ada yang bilang suka aja, ada lagi yang pede banget bilang kalau yang ditutup tubuhnya (dengan pakaian syar'i) belum tentu bener orangnya. Astaghfirullah, pola pikir yang sudah di brain wash dengan hedonisme dan sangat tidak lebar pemikirannya karena menurutnya bercermin pada keburukan lebih baik dari pada pada kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang berdalih juga, itu hak asasi orang mau pake tatto atau tidak kenapa 'situ' (anda-red) yang repot. Padahal kalau saja mereka tahu, bahwa wanita itu adalah tiang agama, jika wanitanya rusak maka rusaklah keseluruhan negara itu dan yang lebih ironis lagi ketika pemilik toko tatto ditanya siapa konsumen paling banyak dalam meminta dibuatkan tatto dan jawabnya adalah 60% wanita dan sisanya 40% pria. Astaghfirullah, ga tahan saya tontonan seperti itu, adakah stasiun televisi yang 'bener' ? Akhirnya lanjut pindah channel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tayangan kelima, tentang pertanian dan wirausaha, ditayangkan oleh salah satu pioner pertelevisian nasional pertama. (Alhamdulillah ada yang bener juga). Isinya menarik, mulai dari pertanian jagung hingga abon ikan yang lagi laris di daerah Jawa sana. Sangat-sangat menambah wawasan dan inspirasi walaupun telat nontonnya. Tapi sayang, tayangan seperti ini konon kurang laku, karena masyarakat terlanjur di brain wash tentang hedonisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kelima tayangan yang iseng saya tonton, hanya satu yang 'bener', sisanya 'ga bener' (lah iya toh lawan kata bener ya ga bener :) ). Ironis sekali menurut penulis. Jika waktu kita terlalu banyak diinvestasikan untuk televisi dengan sebagian besar tanyangan yang 'kurang mendidik' jangan heran kalau negara ini akan mulai kehilangan jati dirinya. Salah satu contohnya adalah perkara seks bebas, kalau dulu perempuan hamil diluar nikah sangat menjadi aib keluarga, sekarang 'pelaku seks bebas' malah sering ditayangkan di televisi bahkan hingga ada pendukung untuk si pelaku tadi, naudzubillahi min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kotak kecil tadi sebagian besar sangat beragam wawasan (yang negatif?) yang disuguhkan oleh pertelivisian kita saat ini, walaupun saya tidak menafikan ada juga tayangan yang bermanfaat seperti tayangan pertanian tadi atau siraman rohani atau tayangan lain yang bermanfaat. Tapi membiarkan anak-anak kita menonton sendirian tanpa pengawasan dan pendidikan dari orangtuanya adalah kesalahan besar. Karena anak-anak adalah aplikator yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ending-nya adalah saya memutuskan mematikan televisi tadi dan memilih beristirahat untuk memulihkan stamina saya sambil menceritakan 'pengalaman' saya ini kepada para pembaca. Semoga bisa diambil hikmahnya dan mohon maaf jika tidak sependapat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-1532597525381274987?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/1532597525381274987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=1532597525381274987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1532597525381274987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/1532597525381274987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/02/televisi-dan-wawasan-perkembangan-kita.html' title='Televisi dan Wawasan Perkembangan kita (dan keluarga?)'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-9177167770151614627</id><published>2011-02-14T08:33:00.000-08:00</published><updated>2011-02-14T08:37:21.446-08:00</updated><title type='text'>Tiga Tanda Kiamat Yang Harus Diantisipasi Dewasa Ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ffAbeQQN_No/TVlaOXRhDTI/AAAAAAAAAyg/BP_qEOcIrc8/s1600/kiamat.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 187px; height: 139px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ffAbeQQN_No/TVlaOXRhDTI/AAAAAAAAAyg/BP_qEOcIrc8/s200/kiamat.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573585216659852594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga tanda fenomenal dari tanda-tanda Kiamat yang perlu diantisipasi dewasa ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Dua di antara ketiga tanda itu masuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi kadang dimasukkan ke dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda- tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda-tanda besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang barangkali belum menyadari bahwa kondisi dunia dewasa ini ialah dalam kondisi dimana hampir segenap tanda-tanda kecil Kiamat yang diprediksikan oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah bermunculan semua. Coba perhatikan beberapa contoh tanda-tanda kecil Kiamat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dan perceraian banyak terjadi ويكثر الطلاق&lt;br /&gt;    * Dan banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) و الموت الفجاء&lt;br /&gt;    * Dan banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) و حلية المصاحف&lt;br /&gt;    * Dan masjid-masjid dibangun megah-megah و زخرفت المساجد&lt;br /&gt;    * Dan berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak و نقضت العهود&lt;br /&gt;    * Dan berbagai peralatan musik dimainkan و استعملت المأزف&lt;br /&gt;    * Dan berbagai jenis khamr diminum manusia و شربت الخمور&lt;br /&gt;    * Dan perzinaan dilakukan terang-terangan و فخش الزنا&lt;br /&gt;    * Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) و اؤتمن الخائن&lt;br /&gt;    * Dan orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) و خون الأمين&lt;br /&gt;    * Tersebarnya Pena (banyak buku diterbitkan) ظهور القلم&lt;br /&gt;    * Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan تتقارب الأسواق&lt;br /&gt;    * Penumpahan darah dianggap ringan استخفاف بالدم&lt;br /&gt;    * Makan riba أكل الربا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita perhatikan, contoh-contoh di atas jelas sudah kita jumpai di zaman kita dewasa ini. Bahkan bila kita buka kitab para Ulama yang menghimpun hadits-hadits mengenai tanda-tanda kecil Kiamat, lalu kita baca satu per satu hadits-hadits tersebut hampir pasti setiap satu hadits selesai kita baca kita akan segera bergumam di dalam hati: “Wah, yang ini sudah..!” Hal ini akan selalu terjadi setiap habis kita baca satu hadits. Laa haula wa laa quwwata illa billah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi tersebut ialah pertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan kedua, terjadinya gempa-gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar-manusia, baik yang bersifat antar-pribadi maupun antar-kelompok. Demikian pula dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti kedatangan Imam Mahdi merupakan tanda Akhir Zaman yang jelas-jelas harus kita antisipasi dalam waktu dekat ini. Dan jika sudah terjadi berarti kitapun harus segera mempersiapkan diri untuk mematuhi perintah Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam yang berkaitan dengan kemunculan Imam Mahdi. Kita diperintahkan untuk segera berbai’at dan bergabung ke dalam barisannya sebab episode-episode berikutnya merupakan rangkaian perang yang dipimpin Imam Mahdi untuk menaklukkan negeri-negeri yang dipimpin oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika kalian melihatnya (Imam Mahdi) maka ber-bai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Mahdi akan mengibarkan panji-panji Al-Jihad Fi Sabilillah untuk memerdekakan negeri-negeri yang selama ini dikuasai oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).Beliau akan mengawali suatu proyek besar membebaskan dunia dari penghambaan manusia kepada sesama manusia untuk hanya menghamba kepada Allah semata, Penguasa Tunggal dan Sejati langit dan bumi. Beliau akan memastikan bahwa dunia diisi dengan sistem dan peradaban yang mencerminkan kalimatthoyyibah Laa ilaha illAllah Muhammadur Rasulullahdari ujung paling timur hingga ujung paling barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ghazawaat (perang-perang) tersebut akan dimulai dari jazirah Arab kemudian Persia (Iran) kemudian Ruum (Eropa dan Amerika) kemudian terakhir melawan pasukan Yahudi yang dipimpin langsung oleh puncak fitnah, yaitu Dajjal. Dan uniknya pasukan Imam Mahdi Insya Allah akan diizinkan Allah untuk senantiasa meraih kemenangan dalam berbagai perang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian akan perangi jazirah Arab dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan menghadapi Persia dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Ruum dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Dajjal dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya.” (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kapan Nabiyullah Isa ’alihis-salaam akan turun dari langit diantar oleh dua malaikat di kanan dan kirinya? Menurut hadits-hadits yang ada Nabi Isa putra Maryam ’alihis-salaam akan datang sesudah pasukan Imam Mahdi selesai memerangi pasukan Ruum menjelang menghadapi perang berikutnya melawan pasukan Dajjal. Pada saat itulah Nabi Isa ’alihis-salaam akan Allah taqdirkan turun ke muka bumi untuk digabungkan ke dalam pasukan Imam Mahdi dan membunuh Dajjal dengan izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu Imam Mahdi dan pasukannya mendengar kabar bahwa Dajjal telah hadir dan mulai merajalela menebar fitnah dan kekacauan di muka bumi, maka Imam Mahdi mengkonsolidasi pasukannya ke kota Damaskus. Lalu pada saat pasukan Imam Mahdi menjelang sholat Subuh di sebuah masjid yang berlokasi di sebelah timur kota Damaskus tiba-tiba turunlah Nabi Isa ’alihis-salaam diantar dua malaikat di menara putih masjid tersebut. Maka Imam Mahdi langsung mempersilahkan Nabi Isa ’alihis-salaam untuk mengimami sholat Subuh, namun ditolak olehnya dan malah Nabi Isa ’alihis-salaam menyuruh Imam Mahdi untuk menjadi imam sholat Subuh tersebut sedangkan Nabi Isa ’alihis-salaam makmum di belakangnya. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" ينزل عيسى بن مريم ، فيقول أميرهم المهدي : تعال صل بنا ،&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فيقول : لا إن بعضهم أمير بعض ، تكرمة الله لهذه الأمة " .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Turunlah Isa putra Maryam ’alihis-salaam. Berkata pemimpin mereka Al-Mahdi: "Mari pimpin sholat kami." Berkata Isa ’alihis-salaam: "Tidak. Sesungguhnya sebagian mereka pemimpin bagi yang lainnya sebagai penghormatan Allah bagi Ummat ini." (Al Al-Bani dalam ”As-Salsalatu Ash-Shohihah”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, marilah kita bersiap-siap mengantisipasi kedatangan tanda-tanda Akhir Zaman yang sangat fenomenal ini. Tanda-tanda yang akan merubah wajah dunia dari kondisi penuh kezaliman dewasa ini menuju keadilan di bawah naungan Syariat Allah dan kepemimpinan Imam Mahdi beserta Nabiyullah Isa ’alihis-salaam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan memperoleh satu dari dua kebaikan: ’Isy Kariman (hidup mulia di bawah naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-9177167770151614627?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/9177167770151614627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=9177167770151614627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/9177167770151614627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/9177167770151614627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/02/tiga-tanda-kiamat-yang-harus.html' title='Tiga Tanda Kiamat Yang Harus Diantisipasi Dewasa Ini'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ffAbeQQN_No/TVlaOXRhDTI/AAAAAAAAAyg/BP_qEOcIrc8/s72-c/kiamat.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-8309707689519166562</id><published>2011-02-14T03:03:00.000-08:00</published><updated>2011-02-14T03:11:09.556-08:00</updated><title type='text'>Guru; Menuju Peningkatan Kualitas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-PNs7_B0Q-AA/TVkNxg9CzTI/AAAAAAAAAyY/e1m-ktWHrxU/s1600/guru%2Bngajar.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PNs7_B0Q-AA/TVkNxg9CzTI/AAAAAAAAAyY/e1m-ktWHrxU/s200/guru%2Bngajar.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573501158158421298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan merupakan aksi pembebasan manusia dari belenggu kebodohan. Tidak lain bahwa pendidikan merupakan sebuah kebutuhan primer bagi manusia karena dengan pendidikan tersebut, manusia akan menjadi manusia yang seutuhnya dan terbebas dari belenggu kebodohan. Dengan demikian, pendidikan menjadi sebuah kebutuhan yang mendasar bagi setiap manusia, bisa juga disetarakan dengan kebutuhan untuk makan, berpakaian, dan bertempattinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah pendidikan, ada beberapa faktor yang sangat menunjang akan keberhasilan pendidikan. Pendidikan yang berhasil adalah manakala pendidikan itu mampu mengentaskan dan membebaskan para peserta didiknya dari belenggu kebodohan. Salah satu faktor dan elemen penting guna menunjang keberhasilan cita-cita pendidikan tersebut adalah peran guru yang berkualitas. Guru yang berkualitas dan profesional adalah guru yang berhasil membebaskan para peserta didiknya dari belenggu kebodohan. Oleh karenanya, guru menjadi sosok sentral dalam dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan pada sebuah negara itu bisa maju jika didukung dengan tenaga pengajar atau guru yang berkualitas dan profesional. Sejarah telah membuktikan urgensi dan sentralitas guru dalam keberhasilan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh; setelah dua kota penting di Jepang, yakni kota Hiroshima dan Nagasaki dibombardir oleh pasukan Amerika Serikat, hal yang paling dicari dan ditanyakan oleh Kaisar Jepang waktu itu adalah keberadaan guru. Guru menjadi tonggak penting dalam membangun pendidikan yang maju. Hasilnya, bisa dilihat pada masa sekarang bahwa Jepang menjadi macan Asia. Sebenarnya, hal itu diawali dengan peran penting guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia merupakan sebuah negara yang berambisi besar untuk meningkatkan sumber daya manusianya (SDM). Pendidikan adalah sebuah sarana dan media yang tepat untuk peningkatan SDM tersebut. Sementara pilar dari pendidikan yang berkualitas adalah guru yang berkualitas dan profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru adalah sentral penyelenggaraan pembelajaran sekaligus sentral pembangunan pendidikan nasional. Tanpa guru yang berkualitas maka peningkatan kualitas sumber daya nasional dan daya saing bangsa akan sia-sia. Kualitas guru yang baik diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kualitas pembelajaran siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, guru menjadi tumpuan utama dalam peningkatan kualitas pendidikan sekaligus peningkatan SDM Indonesia. Dewasa ini, kualitas guru sangat diperhatikan, hal itu terbukti dari program sertifikasi guru yang menuntut kualifikasi tenaga pengajar pada pendidikan di Indonesia. Dengan adanya program sertifikasi, para guru dikualifikasi kemampuannya guna menunjang profesionalisme guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program sertifikasi tersebut tidak serta merta mempersulit guru dalam karirnya sebagai tenaga pengajar. Lebih dari itu, guru dituntut untuk menjadi seorang guru yang benar-benar berkualitas dan profesional dengan karakter personal, sosial, profesional, dan pedagogik. Dengan guru yang berkualitas tersebut, diharapkan pendidikan Indonesia menjadi pendidikan berkualitas dan mampu menghasilkan SDM yang berkualitas pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru memang benar-benar manjadi sosok yang sangat urgen karena guru dituntut untuk bisa memobilisasi dua fungsi pendidikan, yaitu transfer of knowledge (transfer pengetahuan) dan transref or value (transfer nilai). Transfer of knowledge adalah suatu proses transfer ilmu pengetahuan dari sumber belajar kepada yang belajar. Guru merupakan salah satu sumber belajar yang dengannya, tersebarlah ilmu pengetahuan yang kemudian ditangkap oleh yang belajar, yaitu peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, guru dituntut untuk bisa menjadi mediasi dari proses transfer ilmu pengetahuan tersebut. Oleh karena itu, guru benar-benar menjadi tumpuan bagi para peserta didik yang diajar dalam sebuah pendidikan. Apa yang disampaikan oleh guru kepada para peserta didiknya itu merupakan sebuah proses transfer ilmu pengetahuan sehingga guru dituntut menguasai ilmu pengetahuan yang diajarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara transfer of value merupakan suatu proses penyerapan nilai oleh peserta didik terhadap guru di luar ilmu pengetahuan. Hal inilah yang menuntut guru untuk memiliki moral yang luhur, menjaga norma-norma kesopanan, dan memiliki etika yang baik. Dalam hal ini, guru diperhitungkan perilaku dan tindakannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi teladan bagi para peserta didiknya. Oleh karena itu, tidak wajar jika seorang guru itu mencerminkan karakter yang buruk terhadap para peserta didiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam falsafah SUNDA mengatakan bahwa guru itu digugu dan ditiru. Digugu maksudnya bahwa apa yang disampaikan oleh guru berupa ilmu pengetahuan kepada para peserta didik itu merupakan suatu ilmu pengetahuan yang benar. Dengan demikian, guru mengajarkan kebenaran secara ilmiah, oleh karena itu guru harus memiliki kredibilitas terhadap para peserta didik dengan menguasai ilmu pengetahuan yang diajarkan. Dalam hal ini, terkait dengan fungsi pendidikan yang berupa transfer of knowledge.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ditiru maksudnya bahwa guru dijadikan sebagai sosok yang diteladani perilakunya. Oleh karena itulah guru harus memiliki moral yang luhur, menjaga norma-norma kesopanan, dan memiliki etika yang baik. Guru menjadi teladan bagi para peserta didiknya di luar penyampaian ilmu pengetahuan. Hal ini terkait dengan fungsi pendidikan yang berupa transfer of value. Semoga..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-8309707689519166562?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/8309707689519166562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=8309707689519166562' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8309707689519166562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/8309707689519166562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/02/guru-menuju-peningkatan-kualitas.html' title='Guru; Menuju Peningkatan Kualitas'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PNs7_B0Q-AA/TVkNxg9CzTI/AAAAAAAAAyY/e1m-ktWHrxU/s72-c/guru%2Bngajar.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-6284771337379438443</id><published>2011-02-12T07:57:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T08:05:57.953-08:00</updated><title type='text'>DINAMIKA EKONOMI KERAKYATAN DI ERA TEKNOLOGI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-VuAh5jeE0Ec/TVavzKVijgI/AAAAAAAAAyQ/KTBGLlYu744/s1600/URBAN.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 197px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-VuAh5jeE0Ec/TVavzKVijgI/AAAAAAAAAyQ/KTBGLlYu744/s200/URBAN.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572834882400456194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kata Ekonomi Kerakyatan sebagai Komoditas Politik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini di Kota Bengkulu, menjelang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2012 kata ekonomi kerakyatan menjadi sangat populer. Semua bakal calon (bagi yang mencalon lho)yang telah mendeklarasikan diri mengusung ekonomi kerakyatan sebagai dasar pembangunan ekonomi di masa mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Ekonomi Kerakyatan&lt;br /&gt;Ekonomi Kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berbasisi pada kekuatan rakyat sesuai dengan Pasal 33 ayat 1 UUD 45 dan sila ke empat Pancasila (Bob,2003). Didalam Ekonomi Kerakyatan setiap masyarakat berpartisipasi baik dalam penentuan kebijakan atau dalam kegiatan ekonomi sesuai dengan peranannya masing-masing, tanpa menutup atau menghalangi kesempatan masyarakat untuk maju dalam bidang perekonomian dengan memperhatikan pemerataan sebagai tujuan utama pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan pemerintah berhak atas penguasaan sektor-sektor penting yang menguasai hajat hidup orang banyak. Pemerintah berperan sebagai penyelenggara perekonomian dengan tugas utama mendistriubusikan sumber daya ekonomi dan menjaga atas ketersediaan prasarana kebutuhan pokok produksi barang dan jasa. Dalam ekonomi kerakyatan masyarakat berhak atas pendapatan dari hasil produksinya tanpa mengesampingkan azas kekeluargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergulatan ekonomi kerakyatan sebagai dasar pembangunan ekonomi telah memakan waktu yang panjang. Pergulatan ekonomi kerakyatan didalam pemerintahan meliputi implementasi dalam pembangunan ekonomi sampai pada pergulatan pemikiran ekonomi para akademisi. Berbagai pergulatan mengenai implementasi ekonomi kerakyatan dalam pembangunan ekonomi nasional dan perhelatan para pemikir ekonomi telah menjadi dinamika yang mengiringi sejarah bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamika Ekonomi Kerakyatan&lt;br /&gt;Ekonomi kerakyatan tidak bisa lepas dari sejarah panjang bangsa Indonesia. Konsep ekonomi kerakyatan sudah diperkenalkan sejak masa pra kemerdekaan. Semangat ekonomi kerakyatan menjadi simbol rakyat Indonesia dalam memperjuangkan keadilan. Dinamika ekonomi kerakyatan dalam tataran sejarah dapat dibagi menjadi tiga periode sebagai berikut:&lt;br /&gt; Periode Pra Kemerdekaan.&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 November 1933 Bung Hatta menulis artikel dengan judul Ekonomi Rakyat. Dalam artikel tersebut Bung Hatta mengungkapkan kegusarannya menyaksikan kondisi ekonomi Indonesia dibawah penjajahan Hindia Belanda. Konsep ekonomi rakyat dibentuk oleh Bung Hatta sebagai tandingan atas ekonomi kolonial. Yang dimaksud ekonomi rakyat ketika itu adalah ekonomi kaum pribumi atau kaum penduduk asli Indonesia. Sebelum Indonesia merdeka Bung Hatta sudah mendalami konsep ekonomi kerakyatan. Bung Hatta mempelajari keberadaan koperasi di Eropa (Denmark, Swiss). Bung Hatta percaya bahwa koperasi merupakan kegiatan ekonomi yang dapat mewujudkan gagasan ekonomi rakyat dan sesuai dengan kultur masyarakat. Para pendiri bangsa sudah menggagas konsep eknomi jauh sebelum Indonesia merdeka.&lt;br /&gt; Masa Pemerintahan Orde Lama&lt;br /&gt;Orde Lama menjadi masa pemerintahan yang paling setia dengan konsep ekonomi rakyat sebagai dasar pembangunan ekonomi. Setelah merdeka gagasan ekonomi rakyat menjadi dasar perekonomian Indonesia. Sukarno-Hatta menjadi motor penggerak pelaksanaan ekonomi rakyat dalam pembangunan. Funding father menjadikan ekonomi rakyat sebagai dasar perekonomian Indonesia melalui pasal 33 ayat 1 UUD 45. Bung Hatta memperkenalkan koperasi sebagai implementasi dari konsep ekonomi rakyat yang digagasnya sebelum Indonesia merdeka. Gagasan ekonomi Sukarno setelah Indonesia merdeka lebih bersifat setrategis. Ekonomi Berdikari adalah suatu gagasa kemandirian ekonomi tanpa bantuan dari pihak asing. Sukarno-Hatta percaya bahwa landasan perekonomian Indonesia adalah Ekonomi Rakyat. Gagasan strategis Sukarno dan intelekualitas Hatta adalah perpaduan sempurna dalam rangka menegakkan Ekonomi Rakyat pada masa awal berdirinya pemerintahan Indonesia.&lt;br /&gt; Masa Pemerintahan Orde Baru&lt;br /&gt;Retorika politik yang membawa Indonesia pada rezim Orde Baru berdampak besar terhadap keberadaan Ekonomi Rakyat yang telah digagas oleh Sukarno-Hatta. Pada masa awal Orde Baru istilah Ekonomi Kerakyatan diperkenalkan oleh Prof. Sarbini Sumawiyata. Gagasan ekonomi kerakyatan yang ditulis oleh Prof. Sarbini Sumawiyata tidak terlepas dari gagasan ekonomi rakyat yang pertama kali diperkenalkan oleh Bung Hatta. Pada masa awal pemerintahan Orde Baru Prof. Sarbini Sumawiyata menjadi satu-satunya orang yang tetap setia pada gagasan ekonomi rakyat ditengah maraknya penganut paham ekonomi neoliberal. Pada pertengahan masa orde Baru sekitar tahun 1980-an, guru besar ekonomi UGM mengobarkan kembali semangat ekonomi kerakyatan dengan label Ekonomi Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat ekonomi kerakyatan selalu mucul pada masa transisi. Hal ini tidak terlepas dari dua aspek pokok gagasan ekonomi rakyat Bung Hatta yaitu trasnformasi ekonomi dan transformasi sosial. Transformasi ekonomi dalam ekonomi kerakyatan adalah mendorong kegiatan ekonomi masyarakat sehingga pendapatan masyarakat meningkat. Seluruh masyarakat dipacu untuk lebih produktif sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat. Transformasi sosial dalam ekonomi kerakyatan adalah melakukan perubahan dengan menciptakan kegiatan ekonomi secara adil dimana para pelaku ekonomi bawah tidak ditekan oleh kekuatan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan Kembali Ekonomi Kerakyatan&lt;br /&gt;Dinamika ekonomi kerakyatan tidak terlepas dari perjalanan politik bangsa. Sekarang wacana kembali pada gagasan ekonomi rakyat menyeruak. Faktor yang mendorong kembali ke ekonomi kerakyatan adalah:&lt;br /&gt;1. kegagalan negara-negara kapitalis dengan sistem ekonomi neoliberal yang menyebabkan krisis finansial global, dan&lt;br /&gt;2. tuntutan untuk membangun perekonomian yang lebih adil dan merata yang tidak memarjinalkan suku, daerah dan kelompok masyarakat yang tidak mempunyai sumber daya ekonomi yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan proses transisi bangsa ini yang sepertinya belum juga menemukan kembali bentuk baru pembangunan yang sesuai dengan kondisi sosial masyarakat, kedua faktor tersebut menjadi pemicu wacana kembali ke ekonomi kerakyatan sebagai landasan pembangunan di segala bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemerintahan Orba runtuh dan sepuluh tahun reformasi berjalan tantangan ekonomi masih sama yaitu kemandirian ekonomi. Indonesia merupakan bagian dari konstelasi ekonomi dunia. Dengan meningkatnya konvergensi ekonomi global kemandirian ekonomi suatu negara menjadi kunci utama supaya kita tidak terombang ambing oleh keadaan ekonomi yang semakin fluktuatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemandirian dalam ekonomi kerakyatan meliputi falsafah ekonomi bangsa, kebijakan ekonomi dan kemandirian atas pemenuhan kebutuhan ekonomi suatu bangsa. Kemandirian ekonomi menghadapi tantangan yang cukup berat di era abad 21. Konstelasi ekonomi dunia menciptakan hubungan langsung ekonomi suatu negara dengan negara lain. Konvergensi ekonomi global menjadikan batasan legitimasi otoritas suatu negara menjadi kabur. Pada batasan tertentu negara berhak menegakan legitimasi atas ekonomi. Dalam ekonomi kerakyatan legitimasi pemerintah diatur dalam pasal 33 ayat (1) UUD 45.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari institusi dan kebijakan yang dibangun pemerintah, sistem ekonomi Indonesia menganut dual system economy yaitu kapitalis dan sosialis. Untuk mencapai keseimbangan dengan tidak menghilangkan hak individu dan menjamin terjadinya pemerataan, perekonomian Indonesia harus berpegang pada satu faham yang berazaskan kerakyatan. Bagi pemerintah tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana mengembangkan konsep dan mengimplementasikan ekonomi yang berazaskan kerakyatan sebagai dasar pembangunan ekonomi ditengah perkembangan ekonomi global yang semakin kompleks. Pembangunan dapat berjalan lancar jika perekonomian suatu negara sesuai dengan jadi diri bangsa. Ekonomi kerakyatan adalah representasi masyarakat Indonesia yang bersifat kekeluargaan. Ekonomi kerakyatan tidak hanya sekedar komoditas politik yang setelah pemilu usai wacana tersebut hilang dengan sendirinya. Tidak mudah menerapkan ekonomi kerakyatan sebagai dasar pembanguan ekonomi. Keberanian dan komitmen penuh pemerintah adalah faktor kunci dalam membangun ekonomi yang berazaskan kerakyatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akang.&lt;br /&gt;–OOO–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;Revrisond Baswir, “Ekonomi Rakyat dan Koperasi Sebagai Soko Guru Perekonomian Nasional”. Jurnal Ekonomi Kerakyatan, Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Jogjakarta&lt;br /&gt;Sritua Arif, “Memperingati Satu Abad Bung Hatta: Mengenang Bung Hatta Bapak Perekonomian Rakyat”.&lt;br /&gt;Munawar Ismail, “PT. SELECTA: Dapatkah Menjadi Alternatif Model Lembaga Ekonomi Kerakyatan?”. Jurnal, Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Surabaya.&lt;br /&gt;Sutejo K. Widodo, “Kebijakan Ekonomi Berdikari dan Perkembangan Sektor Perikanan”. Jurnal, Universitas Diponegoro, Semarang.&lt;br /&gt;“Era Baru Kebijakan Fiskal”. Departemen Keuangan.&lt;br /&gt;Asvi Warman Adam, “Soekarno dalam Sejarah Perjalanan Bangsa”.&lt;br /&gt;Ekonomi Kerakyatan dan Otonomi Daerah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-6284771337379438443?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/6284771337379438443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=6284771337379438443' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6284771337379438443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/6284771337379438443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/02/dinamika-ekonomi-kerakyatan-di-era.html' title='DINAMIKA EKONOMI KERAKYATAN DI ERA TEKNOLOGI'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VuAh5jeE0Ec/TVavzKVijgI/AAAAAAAAAyQ/KTBGLlYu744/s72-c/URBAN.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-287869911422238223</id><published>2011-02-12T07:24:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T07:53:42.435-08:00</updated><title type='text'>MEMBANGUN KULTUR dan ETIKA INTERNAL ORGANISASI YANG ANTI KECURANGAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qeEHRZNzZZg/TVas_UPqmII/AAAAAAAAAyI/hOnhwyUXF90/s1600/PNS.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 67px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qeEHRZNzZZg/TVas_UPqmII/AAAAAAAAAyI/hOnhwyUXF90/s200/PNS.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572831792683718786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap organisasi bertanggungjawab untuk berusaha mengembangkan&lt;br /&gt;suatu perilaku organisasi yang mencerminkan kejujuran dan etika yang&lt;br /&gt;dikomunikasikan secara tertulis dan dapat dijadikan pegangan oleh seluruh&lt;br /&gt;pegawai. Kultur tersebut harus memiliki akar dan memiliki nilai-nilai luhur yang&lt;br /&gt;menjadi dasar bagi etika pengelolaan suatu organisasi atau suatu entitas.&lt;br /&gt;Dalam intansi pemerintah misalnya BPKP telah menghimpun nilai-nilai luhur&lt;br /&gt;dari seluruh lapisan karyawan BPKP yang harus selalu dijadikan pedoman&lt;br /&gt;dalam segala kegiatan yang dilakukan yaitu:&lt;br /&gt;- Profesionalisme,&lt;br /&gt;- Kerjasama&lt;br /&gt;- Keserasian,keselarasan dan keseimbangan&lt;br /&gt;- Kesejahteraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dengan SK&lt;br /&gt;Nomor 25/KEP/M.PAN/4/2002 tanggal 25 April 2002 telah menentapkan 17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang nilai-nilai dasar budaya kerja bagi aparatur negara yaitu :&lt;br /&gt;1.Komitmen &amp; Kosisten&lt;br /&gt;2 Wewenang &amp; tanggungjawab&lt;br /&gt;3 Keikhlasan &amp; Kejujuran&lt;br /&gt;4 Integritas &amp; Profesionalisme&lt;br /&gt;5 Kreatifitas &amp; Kepekaan&lt;br /&gt;6 Kepemimpinan &amp; Keteladanan&lt;br /&gt;7 Kebersamaan &amp; Dinamika kelompok kerja&lt;br /&gt;8 Ketepatan &amp; Kecepatan&lt;br /&gt;9 Rasionalitas dan Kecerdasan Emosi&lt;br /&gt;10.Keteguhan &amp; Ketegasan&lt;br /&gt;11 Disiplin &amp; Keteraturan kerja&lt;br /&gt;12 Keberaniab &amp; Kearifan&lt;br /&gt;13 Dedikasi &amp; Loyalitas&lt;br /&gt;14 Semangat &amp; Motivasi&lt;br /&gt;15 Ketekunan &amp; Kesabaran&lt;br /&gt;16 Keadilan &amp; Keterbukaan&lt;br /&gt;17 Penguasaan ilmu Pengetahuan &amp;teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi Nilai-nilai yang terdapat dalam Budaya Kerja tersebut dalam&lt;br /&gt;suatu organisasi sangat erat hubungannya dengan kemauan manajemen untuk&lt;br /&gt;membangun suatu etika perilaku dan kultur organisasi yang anti kecurangan,&lt;br /&gt;sehingga dapat mengurangi atau menghindari terjadinya 3 ( tiga ) kecurangan&lt;br /&gt;pokok seperti:&lt;br /&gt;(1) kecurangan dalam laporan keuangan&lt;br /&gt;(2) kecurangan penggelapan aset&lt;br /&gt;(3) kecurangan tindak pidana korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor penentu keberhasilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan pembangunan suatu etika perilaku dan kultur organisasi&lt;br /&gt;yang anti kecurangan yang akan mendukung secara efektif penerapan nilai&lt;br /&gt;budaya kerja, sangat erat hubungan dengan hal-hal atau faktor-faktor&lt;br /&gt;penentu keberhasilannya yang saling terkait satu dengan yang lainnya sebagai&lt;br /&gt;berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Komitmen dari Top Manajemen Dalam Organisasi Manajemen harus memberikan tauladan dan kemauan yang kuat untuk membangun suatu kultur yang kuat dalam organisasi yang dipimpinnya.Peranan moral/kepribadian yang baik dari seorang pimpinan dan&lt;br /&gt;komitmennya yang kuat sangat mendorong tegaknya suatu etika prilaku dalam suatu organisasi dan dapat dijadikan dasar bertindak dan suri tauladan bagi seluruh pegawai. Pimpinan tidak bisa menginginkan suatu etika dan perilaku yang tinggi dari suatu organisasi sementara pimpinan itu sendiri tidak sungguh-sungguh untuk&lt;br /&gt;mewujudkannya. Dalam suatu unit organisasi, terutama unit organisasi yang besar, dari&lt;br /&gt;manajemen sangat dibutuhkan dua hal yaitu komitmen moral dan keterbukaan dalam komunikasi. Kedua hal tersebut dapat mewujudkan harapan munculnya etika perilaku yang kuat, karena banyak pegawai yang tidak menyukai perbuatan pimpinan yang kurang bermoral dan kurang terbuka dalam berkomunikasi. Manajemen memperlihatkan kepada karyawan tentang adanya kesesuain antara kata dengan perbuatan dan tidak memberikan tolerensi terhadap perbuatan-perbuatan yang melanggar kaedah-kaedah etika organisasi&lt;br /&gt;yaitu dengan diberikan sanksi hukuman yang jelas dan demikian pula sebaliknya terhadap pegawai yang berprestasi dan bermoral baik diberikan penghargaan yang proporsional. Adanya pelaksanaan hukuman dan penghargaan yang konsisten akan memberikan nilai tambah bagi terciptanya suatu etika perilaku dan struktur organisasi&lt;br /&gt;yang kuat. Pegawai akan merasakan diperlakukan secara adil dan merasa bersyukur atas posisi yang diraihnya bilamana etika organsasi dapat ditegakan secara konsisten oleh manajemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan hendaknya menjadi sponsor utama dalam upaya terciptanya semangat anti kecurangan yaitu dengan membangun suatu kultur organisasi yang mengandung sistem nilai yang kuat dan berdasarkan profesionalisme, integritas, kejujuran dan loyalitas yang tinggi untuk mewujudkan visi dan misi organisasi Kultur dan etika perilaku organisasi yang dimiliki harus dapat mencerminkan nilai utama dari organisasi ( misi organisasi ) dan tuntunan bagi pegawai dalam membuat keputusan sesuai dengan&lt;br /&gt;kewenangan yang mereka miliki dalam bekerja. Untuk lebih efektifnya etika dan aturan perilaku dalam suatu organisasi harus dikomunikasikan kepada seluruh karyawan dan dimengerti dengan baik. Secara bersama-sama manajemen dan karyawan harus membangun suatu hal yang positif untuk berkembangnya rasa memiliki akan suatu organisasi&lt;br /&gt;yang sehat yang ditopang oleh kultur yang kuat. Manajemen harus membuat pernyataan yang jelas mengenai harapannya terhadap semua pegawai, bagaimana harusnya bertingkah laku dan pemahaman erhadap visi dan misi organisasi. Pimpinan organisasi harus menunjuk salah satu manajer senior untuk bertanggungjawab atas perubahan yang akan dilakukan. Dan manager tersebut akan berbicara atas nama pimpinan mengenai permasalahan yang berkaitan dengan etika dan aturan perilaku . Manajer ini tidak melakukan kegiatan operasional di bagian lain organisasi dan bukan sebagai bagian dari pengambil keputusan. Akhirnya suatu etika dan aturan perilaku bisa merupakan&lt;br /&gt;buku pegangan atau buku petunjuk kebijakan atau dalam bentuk nama lain nya tergantung jenis organisasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membangun Lingkungan Organisasi Yang Kondusif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hasil penelitian memberikan indikasi perbuatan salah atau perbuatan curang seperti tindak pidana korupsi terjadi dalam suatu organisasi karena kurangnya kepedulian positif karyawan terhadap perbuatan salah tersebut bahkan dipandang sudah hal yang biasa atau pura-pura tidak mengetahuinya. Kepedulian positif dari lingkungan&lt;br /&gt;kerja sangat diperlukan dalam membangun suatu etika perilaku dan kultur oganisasi yang kuat. Rendahnya kepedulian dan rendahnya moral akan menyuburkan tindakan kecurangan yang pada akhirnya akan merusak bahkan dapat menghancurkan organisasi.&lt;br /&gt;Faktor-faktor ketidak pedulian tersebut antara lain disebabkan oleh :&lt;br /&gt;a. Top manajemen kurang peduli tentang hukuman dan penghargaan&lt;br /&gt;b. Umpan balik yang negatif yang dirasakan oleh pegawai yang bermoral atau bermental baik dan penempatan kerja yang tidak adil atau tidak berbasis kinerja dan tidak sesuai dengan kemampuan pegawai.&lt;br /&gt;c. Berkembangnya rasa ketidak pedulian akan organisasi&lt;br /&gt;d. Pimpinan lebih bersifat otoriter dan kurang menghargai partisipasi karyawan&lt;br /&gt;e. Rendahnya loyalitas dan rasa memiliki organisasi&lt;br /&gt;f. Anggaran yang tidak rasional dan adanya pemaksaan pencapaian terget yang tidak rasional tersebut.&lt;br /&gt;g. Kurangnya pelatihan pegawai dan kurangnya kesempatan promosi&lt;br /&gt;h. Tidak jelasnya pertanggungjawaban organisasi&lt;br /&gt;i. Kurangnya komunikasi dan metode kerja organisasi yang tidak jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian Personalia suatu organisasi hendaknya membantu dalam menciptakan instrumen yang mengarahkan kepada adanya kultur organisasi dan lingkungan kerja yang mendukung Unit pengelola Sumber Daya Manusia yang profesional bertanggungjawab terhadap&lt;br /&gt;implementasi program, berinisiatif dan konsisten dengan strategi manajemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini hal-hal yang dapat membantu terwujudnya lingkungan kerja yang positif dalam mengurangi resiko kecurangan yaitu :&lt;br /&gt;a. Memperkenalkan reward system yang berkaitan dengan pencapaian tujuan dan hasil&lt;br /&gt;b. Memiliki kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan&lt;br /&gt;c. Adanya tim orientik , kerjasama dalam mengambil suatu keputusan&lt;br /&gt;d. Program kompensasi administarasi yang profesional&lt;br /&gt;e. Program pelatihan yang profesional dan proritas dalam pembinaan karir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberdayaan karyawan dalam mengembangkan lingkungan kerja yang positif sangat membantu dalam membentuk suatu etika dan aturan perilaku internal organisasi yang anti kecurangan. Mereka dapat memberikan pandang an-pandangan dalam pengembangan dan&lt;br /&gt;memperbarui etika dan aturan perilaku ( code of conduct ) yang berlaku dalam suatu organisasi, Karyawan juga memperlihatkan kontribusinya yang signifikan dalam prilaku yang sesuai dengan code of conduct tersebut Karyawan juga dapat memberikan masukan kepada pimpinan sebelum mengambil keputusan penting atau yang berhubungan dengan masalah hukum dan implementasinya terhadap pelaksanaan sanksi pelanggaran etika dan aturan perilaku organisasi. Masukan juga bisa melalui saluran informasi resmi atau kotak saran serta surat pengaduan tanpa nama terutama telah terjadinya suatu kecurangan yang dilakukan oleh karyawan. Banyak organisasi menggunakanhotl ine atau menggunakan petugas untuk mencegah terjadinya kecurangan, internal auditor dan&lt;br /&gt;bentuk lainnya yang memungkinkan manajemen dapat mengetahui terjadinya tindakan kecurangan secara dini. Untuk menjamin efektifitas hasil kerja suatu internal investigasi maka Internal investigasi harus siap dan memiliki akses yang jelas ke pimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun/membuat pernyataan nilai dan etika perilaku mesti yang pantas dan dapat dilaksanakan, disusun dari prinsip-prinsip yang dapat diterima tidak hanya kata-kata mengenai hukum/peraturan, tetapi juga diikuti dengan penjiwaan atas maksudnya. Seharusnya aturan perilaku bukan hanya aturan yang keras, bukan dibuat seperti peraturan yang kaku yang mana tidak dapat untuk menjawab atau diterapkan pada&lt;br /&gt;semua unit dalam organisasi namun perlu dilakukan observasi mengenai prinsip-prinsip yang dipakai agar dapat dipahami bukan sekedar peraturan, namun memiliki jiwa yang mencerminkan sifat-sifat profesionalitas, kejujuran, integritas, dan loyalitas yang tinggi dalam membentuk organisasi yang bermoral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu organisasi yang suatu unit kerja yang memiliki otoritas harus berniat membantu dengan sikap mental/ pendirian yang kokoh dan konsekuen serta meiliki kemampuan untuk menghilangkan timbulnya perilaku curang , melalui proses penegakan kedisiplinan dan adanya kepatuhan dari para manajer dan staf, Proses harus transparan&lt;br /&gt;dan dapat dinilai dengan aturan perlaku yang ada , bebas dari pengaruh pertentangan kepentingan ( conflict of interest).Kemudian oragnisasi harus mempublikasikan hasil kegiatan dan menunjukan perubahan-perubahan yang dilakukan dan mau untuk memperbaiki apa ada kesalahan. Selain itu manajer harus bertanggungjawab atas budaya etika dan&lt;br /&gt;perilaku pegawainya. Manajer harus bisa merasakan sakit maupun enaknya tanggungjawab. Mereka harus menjadi contoh untuk berprilaku dan menjalani hukuman atas perilaku yang menyimpang.. Demikian juga ketika pegawai diketahui melakukan perbuatan yang tidak sesuai etika atau terlibat perbuatan curang, investigator harus juga mengetahui peran yang dilakukan manajer. Bisa saja terjadi manajer yang jelek&lt;br /&gt;akan menyebabkan pegawai melakukan perbuatan yang menyimpang dari etika dan aturan perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Perekrutan dan Promosi Pegawai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pegawai memiliki masing-masing seperangkat nilai-nilai kejujuran, integritas dan kode etik personal. Ketika suatu organisasi atau entitas berhasil dalam pencegahan kecurangan, dipastikan organisasi tersebut sudah memiliki kebijakan2 yang efektif yang dapat meminimalkan kemungkinan adanya merekrut atau mempromosikan&lt;br /&gt;pegawai yang memiliki tingkat kejujuran yang rendah , terutama untuk posisi yang memerlukan tingkat kepercayaaan.&lt;br /&gt;Prosedur rekrut dan promosi yang dapat meminimalkan atau mengurangi terjadi perbutan curang dikemudian hari antara meliputi :&lt;br /&gt;a. Melakukan Investigasi latar belakang dari invindu/ pegawai yang dipertimbangkan untuk dipekerjakan atau dipromosikan untuk posisi yang memerlukan tingkat kepercayaaan tertentu.&lt;br /&gt;b. Melakukan cek atas pendidikan , pengalaman kerja dan referensi pribadi dari calon pegawai.&lt;br /&gt;c. Melakukan pelatihan secara periodik bagi seluruh pegawai tentang nilai-nilai organisasi atau entitas dan standar-standar pelaksanaan (code of conduct ).&lt;br /&gt;d. Sejalan dengan Review Kinerja Rutin, penilaian bagi setiap indivindu telah memberikan kontribusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang tepat sesuai/ sejalan dengan nilai-niali entitas dan standar pelaksanaannya.&lt;br /&gt;e. Penilaian yang objektif dan terus menerus atas ketaatan terhadap nilai- nilai-niali entitas dan standar pelaksanaan, dengan pengungkapan penyimpangan-penyimpangan sesegera mungkin.&lt;br /&gt;4. Pelatihan Yang Berkesinambungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegawai baru sebaiknya diberi pelatihan tentang nilai-nilai organisasi atau entitas dan standar-standar pelaksanaan pada saat perekrutan. Pelatihan ini sebaiknya secara ekplisit dapat mengadopsi harapanharapan dari seluruh pegawai menyangkut :&lt;br /&gt;a. Kewajiban-kewajiban mengkomunikasikan masalah-masalah tertentu yang dijumpai.&lt;br /&gt;b. Membuat Daftar jenis-jenis masalah, termasuk kecurangan yang terjadi atau yang dicurigai untuk dikomunikasikan secara jelas dan spesifik ; dan&lt;br /&gt;c. Informasi bagaimana mengkomunikasikan masalah2 tersebut. Dan juga sebaiknya ada kepastian dari Manajemen Senior mengenai harapan-harapan pegawai dan tanggung jawab2 komunikasi tersebut. Pelatihan semacam itu sebaiknya meliputi suatu elemen “&lt;br /&gt;Sadar akan adanya Kecurangan ( “ fraud awareness”), yang positif tapi tidak ditekankan pada bahwa kecurangan dapat menjadi mahal bagi entitas dan para pegawainya.&lt;br /&gt;Komitmen untuk pendidikan yang berkelanjutan dan kesadaran bagi pegawai atas permasalahan yang berkaitan dengan etika dan anti korupsi. Program pendidikan harus disusun untuk kepentingan organisasi dan relevan dengan keinginan pegawai.&lt;br /&gt;Sebagai tambahan dalam memberikan pelatihan pada saat perekrutan , para pegawai sebaiknya memperoleh pelatihan secara periodik sesudahnya. Beberapa perusahaan dapat mempertimbangkan pelatihan berkelanjutan untuk posisi tertentu, seperti karayawan bagian pembelian atau pegawai yang terkait dengan tanggung jawab keuangan. Pelatihan sebaiknya dibuat spesifik bagi pegawai sesuai dengan dengan masing-masing tingkatan dalam organisasi, lokasi geografi, dan tanggung jawab-tanggungjawab penugasan. Sebagai contoh , pelatihan untuk manajer senior secara normal akan berbeda dari pegawai biasa, dan pelatihan untuk pegawai bagian pembelian akan berbeda dengan pegawai bagian penjualan , pegawai bagian internal audit dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menciptakan Saluran Komunikasi Yang Efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen membutuhkan informasi mengenai pelaksanaan dan pertanggungjawaban pekerjaan apakah sudah susuai dengan kode etik atau tidak dari masing-masing pegawai. Masing-masing pegawai harus dapat menginformasikan tentang pelaksanaan kode etik tersebut mulai dari pemegang posisi tertinggi sampai yang terendah. Permintaan&lt;br /&gt;komfirmasi tersebut minimal dilakukan setahun sekali, hal ini bukan hanya formalitas saja tetapi laporan tersebut betul-betul dapat digunakan sebagai pencegahan dan pendekteksian bila terjadinya perbuatan curang dalam organisasi. Laporan yang jujur dari karyawan sangat dibutuhkan dan bukan atas dasar sakit hati atau irihati pada&lt;br /&gt;seseorang.&lt;br /&gt;Demikian juga laporan internal auditor harus ditindaklanjuti oleh manajemen sesuai dengan aturan kode etik yang sudah disepakati. Pegawai harus diberi kesempatan untuk melaporkan perbuatan tidak baik yang dilakukan pegawai, manajer atau kliennya. Sistem ini harus harus menjamin dan menjaga kerahasiaan pegawai agar tidak diketahui&lt;br /&gt;namanya dan kelangsungan pekerjannya. Sistem juga hendaknya dapat meningkatkan rasa percaya diri pegawai terhadap sistem yang ada dan mereka merasa terlindung dari penuntutan. Sistem yang terbaik mungkin bisa menggunakan saluran khusus untuk pengaduan dengan menggunakan answering mechine Tak kalah pula pentingnya adanya&lt;br /&gt;sistem pelaporan yang dapat digunakan oleh pegawai untuk mendapatkan nasehat masalah dilema etika yang dialaminya setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Penegakan kedisiplinan&lt;br /&gt;Kedisiplinan merupakan suatu kunci penting keberasilan dalam menerapkan dan memelihara kode etik dalam suatu organisasi. Tindakan disiplin akan dapat mengurangi perbuatan curang yang dilakukan pegawai.&lt;br /&gt;Hal-hal berikut ini dapat mengurangi tindakan kecurangan :&lt;br /&gt;a. Investigasi terhadap suatu insiden dilakukan selalu dalam kerangka menegakan kode etik atau terhadap yang melanggar kode etik secara kosekuen.&lt;br /&gt;b. Perlakuan atas suatu kasus harus proporsional dan konsisten.&lt;br /&gt;c. Pengendalian yang relevan atas penugasan dan pengembangannya.&lt;br /&gt;d. Komunikasi dan pelatihan harus sesuai dengan nilai-nilai organisasi, kebutuhan dan sesuai kode etik dan harapan.&lt;br /&gt;Pandangan terhadap konsekuwensi kecurangan harus secara nyata&lt;br /&gt;disebarluaskan kepada seluruh pegawai. Pegawai harus disiplin dengan&lt;br /&gt;waktu dan sumber daya. Setiap perbuatan melanggar disiplin organisasi&lt;br /&gt;akan dikenakan sanksi. Pegawai yang disiplin akan dapat meningkatkan&lt;br /&gt;kultur organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Kepustakaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Statement on Auditing Standards No.99 “ Considerations of Fraud in a Financial Statement Audit .&lt;br /&gt;2. Manual Investigation, Association of Certified Fraud Examiners 2000&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-287869911422238223?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/287869911422238223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=287869911422238223' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/287869911422238223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/287869911422238223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/02/membangun-kultur-dan-etika-internal.html' title='MEMBANGUN KULTUR dan ETIKA INTERNAL ORGANISASI YANG ANTI KECURANGAN'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qeEHRZNzZZg/TVas_UPqmII/AAAAAAAAAyI/hOnhwyUXF90/s72-c/PNS.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-3016920635754257442</id><published>2011-01-04T02:45:00.000-08:00</published><updated>2011-01-04T03:08:46.191-08:00</updated><title type='text'>Ujian Nasional 18-21 April 2011</title><content type='html'>JAKARTA, KOMPAS.com — Ujian nasional tahun pelajaran 2010/2011 jenjang sekolah menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan (SMA/MA/SMK) akan diselenggarakan 18-21 April 2011. Sementara jenjang sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah (SMP/MTs) akan dilaksanakan 25-28 April 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal UN ini tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 45 Tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas Nomor 46 tentang Pelaksanaan UN SMP dan SMA Tahun Pelajaran 2010/2011 yang ditandatangani Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh Senin (4/1/2011) di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam UN April mendatang sudah digunakan formula baru untuk menentukan kelulusan yaitu nilai gabungan antara nilai UN dengan nilai sekolah yang meliputi ujian sekolah dan nilai rapor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdiknas Mansyur Ramly mengatakan, UN Susulan SMA/MA/SMK akan dilaksanakan 25-28 April 2011 dan pengumuman kelulusan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara UN Susulan SMP/MTs diselenggarakan 3-6 Mei 2011, sedangkan pengumuman UN SMP/MTs oleh satuan pendidikan pada tanggal 4 Juni 2011. "UN kompetensi keahlian kejuruan SMK dilaksanakan sekolah paling lambat sebulan sebelum UN dimulai," kata Mansyur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kelulusan diumumkan, sekolah mengirimkan hasil nilai sekolah untuk digabungkan dengan hasil nilai UN ke Kemdiknas. Selanjutnya, setelah digabungkan dengan formula 60 persen UN ditambah dengan 40 persen nilai sekolah, nilai tersebut dikembalikan lagi ke sekolah. Sekolah menggabungkan nilai dengan mata pelajaran lain. "Kan ada tujuh mata pelajaran lain yang harus lulus. Yang menentukan kelulusan tetap satuan pendidikan," kata Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuh melanjutkan, dari peta nilai akan dilakukan analisis setiap sekolah. Sekolah yang nilainya rendah akan dilakukan intervensi seperti tahun 2010 yakni memberikan insentif dana sebesar Rp 1 miliar sebagai stimulus kepada 100 kabupaten/kota yang memiliki nilai UN rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insentif dana itu diberikan pada kabupaten/kota dengan persentase kelulusan siswa kurang dari 80 persen. Selain dana, pemerintah juga melakukan intervensi program peningkatan kompetensi guru dan remedial. "Tidak ada target khusus kelulusan siswa. Targetnya kejujuran pelaksanaan UN. Itu yang lebih mahal karena dari angka kelulusan tahun lalu sudah 99 persen," kata Nuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-3016920635754257442?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/3016920635754257442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=3016920635754257442' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3016920635754257442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/3016920635754257442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/01/ujian-nasional-18-21-april-2011.html' title='Ujian Nasional 18-21 April 2011'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-4258821517001082012</id><published>2011-01-02T00:30:00.000-08:00</published><updated>2011-01-02T00:33:00.146-08:00</updated><title type='text'>Paradigma Sistem Ekonomi Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TSA4M5Tl7KI/AAAAAAAAAx0/40iIlo2psYY/s1600/ekonomi%2Bislam.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TSA4M5Tl7KI/AAAAAAAAAx0/40iIlo2psYY/s200/ekonomi%2Bislam.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557503734367775906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Ekonomi Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi Islam dapat didefinisikan sebagai sebuah studi tentang pengelolaan harta benda menurut perpektif Islam (tadbîr syu’un al-mâl min wijhah nazhar al-islam) (An-Nabhani, 1990).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara epistemologis, ekonomi Islam dibagi menjadi dua disiplin ilmu; Pertama, ekonomi Islam normatif, yaitu studi tentang hukum-hukum syariah Islam yang berkaitan dengan urusan harta benda (al-mâl). Cakupannya adalah: (1) kepemilikan (al-milkiyah), (2) pemanfaatan kepemilikan (tasharruf fi al-milkiyah), dan (3) distribusi kekayaan kepada masyarakat (tauzi’ al-tsarwah baina al-nas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian ini merupakan pemikiran yang terikat nilai (value-bond) atau valuational, karena diperoleh dari sumber nilai Islam yaitu Al-Qur`an dan As-Sunnah, melalui metode deduksi (istinbath) hukum syariah dari sumber hukum Islam yaitu al-Qur’an dan as-Sunnah. Ekonomi Islam normatif ini oleh Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani (1990) disebut sistem ekonomi Islam (an-nizham al-iqtishadi fi al-Islâm). Kedua, ekonomi Islam positif, yaitu studi tentang konsep-konsep Islam yang berkaitan dengan urusan harta benda, khususnya yang berkaitan dengan produksi barang dan jasa. Cakupannya adalah segala macam cara (uslub) dan sarana (wasilah) yang digunakan dalam proses produksi barang dan jasa. Bagian ini merupakan pemikiran universal, karena diperoleh dari pengalaman dan fakta empiris, melalui metode induksi (istiqra’) terhadap fakta-fakta empiris parsial dan generalisasinya menjadi suatu kaidah atau konsep umum (Husaini, 2002). Bagian ini tidak harus mempunyai dasar konsep dari al-Qur’an dan as-Sunnah, tapi cukup disyaratkan tidak boleh bertentangan dengan al-Qur’an dan as-Sunnah. Ekonomi Islam positif ini oleh Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani (1990) disebut ilmu ekonomi Islam (al-‘ilmu al-iqtishadi fi al-islam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma merupakan istilah yang dipopulerkan Thomas Khun dalam karyanya The Structure of Scientific Revolution (Chicago: The Univesity of Chicago Prerss, 1970). Paradigma di sini diartikan Khun sebagai kerangka referensi atau pandangan dunia yang menjadi dasar keyakinan atau pijakan suatu teori. Pemikir lain seperti Patton (1975) mendefinisikan pengertian paradigma hampir sama dengan Khun, yaitu sebagai “a world view, a general perspective, a way of breaking down of the complexity of the real world.” [suatu pandangan dunia, suatu cara pandang umum, atau suatu cara untuk menguraikan kompleksitas dunia nyata] (Fakih, 2001). Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani (2001) menggunakan istilah lain yang maknanya hampir sama dengan paradigma, yaitu al-qa’idah fikriyah, yang berarti pemikiran dasar yang menjadi landasan bagi pemikiran-pemikiran lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengertian itu, paradigma sistem ekonomi Islam ada 2 (dua), yaitu: Pertama, paradigma umum, yaitu Aqidah Islamiyah yang menjadi landasan pemikiran (al-qa’idah fikriyah) bagi segala pemikiran Islam, seperti sistem ekonomi Islam, sistem politik Islam, sistem pendidikan Islam, dan sebagainya. Aqidah Islamiyah di sini dipahami bukan sekedar sebagai Aqidah Ruhiyah (aqidah spiritual), yakni aqidah yang menjadi landasan aktivitas-aktivitas spiritual murni seperti ibadah, namun juga sebagai Aqidah Siyasiyah (aqidah politis), yakni aqidah yang menjadi landasan untuk mengelola segala aspek kehidupan manusia tanpa kecuali termasuk ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, paradigma khusus (cabang), yaitu sejumlah kaidah umum dan mendasar dalam Syariah Islam yang lahir dari Aqidah Islam, yang secara khusus menjadi landasan bangunan sistem ekonomi Islam. Paradigma khusus ini terdiri dari tiga asas (pilar), yaitu: (1) kepemilikan (al-milkiyah) sesuai syariah, (2) pemanfaatan kepemilikan (tasharruf fi al-milkiyah) sesuai syariah, dan (3) distribusi kekayaan kepada masyarakat (tauzi’ al-tsarwah baina al-nas), melalui mekanisme syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem ekonomi Islam, tiga asas tersebut tidak boleh tidak harus terikat dengan syariah Islam, sebab segala aktivitas manusia (termasuk juga kegiatan ekonomi) wajib terikat atau tunduk kepada syariah Islam. Sesuai kaidah syariah, Al-Ashlu fi al-af’âl al-taqayyudu bi al-hukm al-syar’i (Prinsip dasar mengenai perbuatan manusia, adalah wajib terikat dengan syariah Islam) (Ibnu Khalil, 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma sistem ekonomi Islam tersebut bertentangan secara kontras dengan paradigma sistem ekonomi kapitalisme saat ini, yaitu sekularisme. Aqidah Islamiyah sebagai paradigma umum ekonomi Islam menerangkan bahwa Islam adalah agama dan sekaligus ideologi sempurna yang mengatur segala asek kehidupan tanpa kecuali, termasuk aspek ekonomi (lihat Qs. al-Mâ’idah [5]: 3; Qs. an-Nahl [16]: 89) (Zallum, 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma Islam ini berbeda dengan paradigma sistem ekonomi kapitalisme, yaitu sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan).*1) Paham sekularisme lahir sebagai jalan tengah di antara dua kutub ekstrem, yaitu di satu sisi pandangan Gereja dan para raja Eropa bahwa semua aspek kehidupan harus ditundukkan di bawah dominasi Gereja. Di sisi lain ada pandangan para filosof dan pemikir (seperti Voltaire, Montesquieu) yang menolak eksistensi Gereja. Jadi, sekularisme sebagai jalan tengah pada akhirnya tidak menolak keberadaan agama, namun hanya membatasi perannya dalam mengatur kehidupan. Agama hanya ada di gereja, sementara dalam kehidupan publik seperti aktivitas ekonomi, politik, dan sosial, tidak lagi diatur oleh agama (An-Nabhani, 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, karena agama sudah disingkirkan dari arena kehidupan, lalu siapa yang membuat peraturan kehidupan? Jawabnya adalah: manusia itu sendiri, bukan Tuhan, karena Tuhan hanya boleh berperan di bidang spiritual (gereja). Lalu agar manusia bebas merekayasa kehidupan tanpa kekangan Tuhan, maka manusia harus diberi kebebasan (freedom/al-hurriyat) yaitu; kebebasan beragama (hurriyah al-aqidah), kebebasan berpendapat (hurriyah al-ra`yi), kebebasan berperilaku (al-hurriyah al-syahshiyah), dan kebebasan kepemilikan (hurriyah al-tamalluk). Bertitik tolak dari kebebasan kepemilikan inilah, lahir sistem ekonomi kapitalisme. Dari tinjauan historis dan ideologis ini jelas pula, bahwa paradigma sistem ekonomi kapitalisme adalah sekularisme (An-Nabhani, 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekularisme ini pula yang mendasari paradigma cabang kapitalisme lainnya, yaitu paradigma yang berkaitan dengan kepemilikan, pemanfaatan kepemilikan, dan distribusi kekayaan (barang dan jasa) kepada masyarakat. Semuanya dianggap lepas atau tidak boleh disangkutpautkan dengan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan sekularisme yang menafikan peran agama dalam ekonomi, maka dalam masalah kepemilikan, kapitalisme memandang bahwa asal usul adanya kepemilikan suatu barang adalah terletak pada nilai manfaat (utility) yang melekat pada barang itu, yaitu sejauh mana ia dapat memuaskan kebutuhan manusia. Jika suatu barang mempunyai potensi dapat memuaskan kebutuhan manusia, maka barang itu sah untuk dimiliki, walaupun haram menurut agama, misalnya babi, minuman keras, dan narkoba. Ini berbeda dengan ekonomi Islam, yang memandang bahwa asal usul kepemilikan adalah adanya izin dari Allah SWT (idzn Asy-Syâri’) kepada manusia untuk memanfaatkan suatu benda. Jika Allah mengizinkan, berarti boleh dimiliki. Tapi jika Allah tidak mengizinkan (yaitu mengharamkan sesuatu) berarti barang itu tidak boleh dimiliki. Maka babi dan minuman keras tidak boleh diperdagangkan karena keduanya telah diharamkan Allah, yaitu telah dilarang kepemilikannya bagi manusia muslim (An-Nabhani, 1990).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah pemanfaatan kepemilikan, kapitalisme tidak membuat batasan tatacaranya (kaifiyah-nya) dan tidak ada pula batasan jumlahnya (kamiyah-nya). Sebab pada dasarnya sistem ekonomi kapitalisme adalah cermin dari paham kekebasan (freedom/liberalism) di bidang pemanfaatan hak milik. Maka seseorang boleh memiliki harta dalam jumlah berapa saja dan diperoleh dengan cara apa saja. Walhasil tak heran di Barat dibolehkan seorang bekerja dalam usaha perjudian dan pelacuran. Sedangkan ekonomi Islam, menetapkan adanya batasan tatacara (kaifiyah-nya), tapi tidak membatasi jumlahnya (kamiyah-nya). Tatacara itu berupa hukum-hukum syariah yang berkaitan dengan cara pemanfaatan (tasharruf) harta, baik pemanfaatan yang berupa kegiatan pembelanjaan (infaqul mâl), seperti nafkah, zakat, shadaqah, dan hibah, maupun berupa pengembangan harta (tanmiyatul mal), seperti jual beli, ijarah, syirkah, shina’ah (industri), dan sebagainya. Seorang muslim boleh memiliki harta berapa saja, sepanjang diperoleh dan dimanfaatkan sesuai syariah Islam. Maka dalam masyarakat Islam tidak akan diizinkan bisnis perjudian dan pelacuran, karena telah diharamkan oleh syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah distribusi kekayaan, kapitalisme menyerahkannya kepada mekanisme pasar, yaitu melalui mekanisme harga keseimbangan yang terbentuk akibat interaksi penawaran (supply) dan permintaan (demand). Harga berfungsi secara informasional, yaitu memberi informasi kepada konsumen mengenai siapa yang mampu memperoleh atau tidak memperoleh suatu barang atau jasa. Karena itulah peran negara dalam distribusi kekayaan sangat terbatas. Negara tidak banyak campur tangan dalam urusan ekonomi, misalnya dalam penentuan harga, upah, dan sebagainya. Metode distribusi ini terbukti gagal, baik dalam skala nasional maupun internasional. Kesenjangan kaya miskin sedemikian lebar. Sedikit orang kaya telah menguasai sebagian besar kekayaan, sementara sebagian besar manusia hanya menikmati sisa-sisa kekayaan yang sangat sedikit.*2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ekonomi Islam, distribusi kekayaan terwujud melalui mekanisme syariah, yaitu mekanisme yang terdiri dari sekumpulan hukum syariah yang menjamin pemenuhan barang dan jasa bagi setiap individu rakyat. Mekanisme syariah ini terdiri dari mekanisme ekonomi dan mekanisme non-ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme ekonomi adalah mekanisme melalui aktivitas ekonomi yang bersifat produktif, berupa berbagai kegiatan pengembangan harta (tanmiyatul mal) dalam akad-akad muamalah dan sebab-sebab kepemilikan (asbab at-tamalluk) (An-Nabhani, 1990). Mekanisme ini, misalnya ketentuan syariah yang: (1) membolehkan manusia bekerja di sektor pertanian, industri, dan perdagangan; (2) memberikan kesempatan berlangsungnya pengembangan harta (tanmiyah mal) melalui kegiatan investasi, seperti dengan syirkah inan, mudharabah, dan sebagainya; dan (3) memberikan kepada rakyat hak pemanfaatan barang-barang (SDA) milik umum (al-milkiyah al-amah) yang dikelola negara seperti hasil hutan, barang tambang, minyak, listrik, air dan sebagainya demi kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang mekanisme non-ekonomi, adalah mekanisme yang berlangsung tidak melalui aktivitas ekonomi yang produktif, tetapi melalui aktivitas non-produktif. Misalnya dengan jalan pemberian (hibah, shadakah, zakat, dan lain-lain) atau warisan. Mekanisme non-ekonomi dimaksudkan untuk melengkapi mekanisme ekonomi, yaitu untuk mengatasi distribusi kekayaan yang tidak berjalan sempurna jika hanya mengandalkan mekanisme ekonomi semata, baik yang disebabkan adanya sebab alamiah seperti bencana alam dan cacat fisik, maupun sebab non-alamiah, misalnya penyimpangan mekanisme ekonomi (seperti penimbunan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme non-ekonomi bertujuan agar di tengah masyarakat segera terwujud keseimbangan (al-tawazun) ekonomi, dan memperkecil jurang perbedaan antara yang kaya dan yang miskin. Mekanisme ini dilaksanakan secara bersama dan sinergis antara individu dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme non-ekonomi ada yang bersifat positif (ijabiyah) yaitu berupa perintah atau anjuran syariah, seperti: (1) pemberian harta negara kepada warga negara yang dinilai memerlukan, (2) pemberian harta zakat yang dibayarkan oleh muzakki kepada para mustahik, (3) pemberian infaq, sedekah, wakaf, hibah dan hadiah dari orang yang mampu kepada yang memerlukan, dan (4) pembagian harta waris kepada ahli waris, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula yang mekanisme yang bersifat negatif (salbiyah) yaitu berupa larangan atau cegahan syariah, misalnya (1) larangan menimbun harta benda (uang, emas, dan perak) walaupun telah dikeluarkan zakatnya; (2) larangan peredaran kekayaan di satu pihak atau daerah tertentu; (3) larangan kegiatan monopoli serta berbagai penipuan yang dapat mendistorsi pasar; (4) larangan judi, riba, korupsi, pemberian suap dan hadiah kepada para penguasa; yang ujung-ujungnya menyebabkan penumpukan harta hanya di tangan orang kaya atau pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah uraian sekilas paradigma sistem ekonomi Islam. Dengan memahaminya, diharapkan umat Islam terdorong untuk menerapkannya dan sekaligus mengetahui perbedaan ekonomi Islam dengan ekonomi kapitalisme yang tengah diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya sistem ekonomi kapitalisme yang hanya menimbulkan penderitaan itu kita hancurkan dan kita gantikan dengan ekonomi Islam yang insyaAllah akan membawa barakah bagi kita semua. Marilah kita renungkan firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan berrtakwa, niscaya akan Kami limpahkan bagi mereka barakah dari langit dan bumi, tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya itu.” (Qs. al-A’râf [7]: 96). [ M. Shiddiq Al Jawi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Kaki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kapitalisme adalah sistem ekonomi yang berasal dab tumbuh di Barat pasca abad pertengahan (mulai abad ke-15), yang bercirikan adanya kepemilikan individu atas sarana produksi dan distribusi dan pemanfaatan sarana produksi dan distribusi itu untuk memperoleh laba dalam situasi pasar yang kompetitif (Milton H. Spencer, Contemporary Macro Economics, New York : Worth Publishers, 1977).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pada tahun 1985 misalnya, negara-negara industri yang kaya (seperti AS, Inggris, Perancis, Jerman, dan Jepang) yang penduduknya hanya 26 % penduduk dunia, menguasai lebih dari 78 % produksi barang dan jasa, 81 % penggunaan energi, 70 % pupuk, dan 87 % persenjataan dunia (Rudolf H. Strahm, Kemiskinan Dunia Ketiga, Jakarta : CIDES, 1999, hlm. 8-9). Pada tahun 1985 juga, pendapatan nasional (GNP) Indonesia besarnya adalah 960 dolar AS per orang setahunnya, sejumlah 80 % daripadanya merupakan nilai aktivitas ekonomi dari 300 grup konglomerat saja. Sedangkan selebihnya (hampir 200 juta rakyat) kebagian 20 % saja dari seluruh porsi ekonomi nasional (Republika, 28 Agustus 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fakih, Mansour. 2001. Sesat Pikir Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Husaini, S. Waqar Ahmed. 2002. Islamic Sciences. New Delhi : Goodwork Book.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ibnu Khalil, Atha`. 2000. Taisir Al-Wushul Ila Al-Ushul. Beirut : Darul Ummah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. An-Nabhani, Taqiy Al-Din. 1990. An-Nizham Al-Iqtishadi fi Al-Islam.. Beirut : Dar Al-Ummah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. ———-. 2001. Nizham Al-Islam. Tanpa Tempat Penerbit : Mansyurat Hizb Al-Tahrir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Strahm, Rudolf H. 1999. Kemiskinan Dunia Ketiga. Jakarta : CIDES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Zallum, Abdul Qadim. 2001. Demokrasi Sistem Kufur : Haram Mengambil, Menerapkan, dan Menyebarluaskannya. Bogor : Pustaka Thariqul Izzah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-4258821517001082012?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/4258821517001082012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=4258821517001082012' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4258821517001082012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/4258821517001082012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/01/paradigma-sistem-ekonomi-islam.html' title='Paradigma Sistem Ekonomi Islam'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TSA4M5Tl7KI/AAAAAAAAAx0/40iIlo2psYY/s72-c/ekonomi%2Bislam.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-5448240728414485621</id><published>2011-01-01T09:24:00.000-08:00</published><updated>2011-01-01T09:27:50.607-08:00</updated><title type='text'>Rahasia Mengapa Allah Menghapus Perbuatan Buruk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TR9kDWPAhyI/AAAAAAAAAxs/G9gzKVt7uBk/s1600/syukur.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TR9kDWPAhyI/AAAAAAAAAxs/G9gzKVt7uBk/s200/syukur.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557270473869395746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang beriman bercita cita memperoleh keridhaan, kasih sayang, dan surga Allah. Namun, manusia diciptakan dalam keadaan lemah dan lupa sehingga manusia melakukan banyak kesalahan dan memiliki banyak kelemahan. Allah Yang Maha Mengetahui keadaan hamba hambaNya dan Maha Pengasih dan Penyayang memberitahukan kita bahwa Dia akan menghapus perbuatan buruk dari hambaNya yang ikhlas dan akan memberikan kepada mereka pemeriksaan yang mudah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya dengan gembira.” [Q.s. al-Insyiqaq: 7-9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja Allah tidak mengubah perbuatan buruk setiap orang menjadi kebaikan. Adapun sifat orang-orang beriman yang perbuatan buruknya dihapus Allah dan diampuniNya diberitahukan dalam al Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang Menjauhi Dosa-dosa Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah ayat Allah menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kamu menjauhi dosa dosa besar di antara dosa-dosa yang kamu dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan kesalahanmu dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia.” (Q.s. an-Nisa’: 31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang orang yang beriman yang mengetahui fakta ini berbuat dengan sangat hati hati dengan memperhatikan batas batas yang ditetapkan Allah, dan mereka menghindari hal hal yang dilarang. Jika mereka melakukan kesalahan karena kealpaannya, mereka segera berpaling kepada Allah, bertobat, dan memohon ampunan.&lt;br /&gt;Allah memberitahukan kita dalam al Qur’an tentang hamba hamba Nya yang tobatnya akan diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, jika kita mengetahui perintah Allah, namun dengan sengaja kita melakukan dosa dan berkata, “Tidak apa apa, apa pun yang terjadi saya akan diampuni.” Perkataan ini benar-benar menunjukkan cara berpikir yang salah, karena Allah mengampuni perbuatan dosa hamba hambaNya yang dilakukan karena kealpaan dan ia segera bertobat dan tidak berniat mengulanginya lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran ketidaktahuan, yang kemudian mereka bertobat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima tobatnya oleh Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang orang yang mengerjakan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, ia mengatakan, ‘Sesungguhnya saya bertobat sekarang.’ Dan tidak pula orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” [Q.s. an-Nisa’: 17-8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas, menjauhi perbuatan dosa dengan sungguh sungguh sangatlah penting jika seseorang ingin perbuatan perbuatan buruknya dihapus, dan jika tidak menginginkan penyesalan pada hari pengadilan kelak. Dalam pada itu, seorang beriman yang melakukan suatu dosa, hendaknya secepatnya memohon ampun kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[written by Harun Yahya]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2119486535934429752-5448240728414485621?l=cipoho.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cipoho.blogspot.com/feeds/5448240728414485621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2119486535934429752&amp;postID=5448240728414485621' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5448240728414485621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2119486535934429752/posts/default/5448240728414485621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cipoho.blogspot.com/2011/01/rahasia-mengapa-allah-menghapus.html' title='Rahasia Mengapa Allah Menghapus Perbuatan Buruk'/><author><name>Rustandi Oman Suryadi Priatna</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15469730005879327677</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-ca9g-wKpm-w/TsdwwW2zUkI/AAAAAAAAA8Y/u178vEBuSvM/s220/Besurek-4.bmp'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TR9kDWPAhyI/AAAAAAAAAxs/G9gzKVt7uBk/s72-c/syukur.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2119486535934429752.post-719396094973492784</id><published>2011-01-01T09:13:00.000-08:00</published><updated>2011-01-01T09:16:18.597-08:00</updated><title type='text'>Rahasia Usia 40, Rahasia Usia Nubuwah Rasulullah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TR9hV0NiuQI/AAAAAAAAAxk/yTbNm_t_w5Y/s1600/soekarno.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_c6HIFfEtqIE/TR9hV0NiuQI/AAAAAAAAAxk/yTbNm_t_w5Y/s200/soekarno.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557267492619073794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rahasia umur Muhammad saat nubuwah, mulai tersingkap sedikit demi sedikit. Mengapa Muhammad mengemban misi kenabian saat beliau berusia 40 tahun? Dan bukannya usia 30 atau 35, puncak kehebatan [fisik] manusia? Mengapa harus 40 tahun? saat fisik sudah berrada di jalur turun, ibarat naik roll coster, 0-39 th adalah ketika kereta merambat naik, lalu di usia 40 lah si kereta roll coster mencapai puncak rel dan kemudian meroket turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa rahasia usia 40 tahun Muhammad ketika di serahkan misi mulia ini? Apa makna yang terkandung dalam usia 40 ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dia telah dewasa dan usianya sampai empat puluh tahun, ia berdoa, “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.” (Q.S. al-Ahqâf: 15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an memberikan apresiasi tersendiri terhadap manusia kala mencapai usia 40 tahun yang disebutkan dalam surat di atas. Pastilah bukan hal yang main-main, Allah menyebutkan secara jelas usia manusia yang dimaksud. Sebenarnya apa maksud Allah menyuruh manusia untuk berdo’a pada usia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para mufassir, usia 40 tahun merupakan usia dimana manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosional, karya, maupun spiritualnya. Orang yang berusia 40 tahun benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan beralih menapaki usia dewasa penuh. Apa yang dialami pada usia ini sifatnya stabil, mapan, kokoh. Perilaku di usia ini akan menjadi barometer pada langkah usia selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a yang terdapat dalam ayat tersebut sangat dianjurkan untuk dibaca oleh mereka yang menginjak usia 40 tahunan. Di dalamnya tampak terkandung uraian berbagai gejala orang yang berusia 40 tahun, yakni nikmat yang sempurna telah diterimanya dan diterima oleh orang tuanya, kecenderungan diri untuk beramal yang positif, rumah tangga yang beranjak harmonis, kecenderungan diri bertaubat dan kembali kepada Sang Pencipta, dan ketegasannya mendeklarasikan diri sebagai pemeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh beberapa ahli tafsir, ayat tersebut dijelaskan sebagai ayat yang berisikan nasihat kepada manusia untuk selalu bersyukur, mengingat dan mendoakan kebaikan bagi kedua orang tuanya sekaligus juga memohon petunjuk untuk dapat melakukan amal shaleh berupa kebaikan (agama) kepada keluarganya ketika manusia tersebut telah mencapai usia 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat tersebut setidaknya juga terdapat empat indikator kemuliaan manusia yang seharusnya menjadi identitas orang yang mencapai umur 40 tahun yaitu bersyukur, beramal shalih, bertaubat, dan berserah diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bersyukur kepada Allah atas karunia umur yang mengantarkannya mencapai angka 40.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bersyukur atas kenikmatan hidup yang telah dianugerahkan Allah baik berupa kenikmatan material maupun nikmat anak keturunan (dzuriyat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bersyukur sesuai hakikat bahwa semuanya karena kehendak yang mengikuti nilai-nilai kebaikan yang dikehendaki Allah dan dicontohkan dalam kehidupan Rasul dan para sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bertobat disertai kesadaran bahwa manusia mempunyai kalbu yang berbolak-balik antara tarikan kebaikan dan keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bertobat disertai perenungan dan perhitungan apakah di usia 40 tahun lebih berat kebaikannya atau keburukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berserah diri, yang merupakan pernyataan keikhlasan sebagai seorang muslim yang tunduk dan patuh terhadap ketentuan Allah SWT dan Rasul-Nya, sehingga upaya-upaya yang dilakukan tersebut dapat menjadi amal shaleh yang tidak tertolak dan dapat mendatangkan keridhoan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dengan demikian umur 40 tahun dapat dipandang sebagai gerbang pencerahan jiwa, menjadikannya cahaya menuju kehidupan yang lebih mulia.1] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat yang lain, Allah swt. berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam tempo yang cukup untuk berpikir bagi orang-orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepadamu pemberi peringatan? (Q.S. Fâthir: 37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Abbas, Hasan al-Bashri, al-Kalbi, Wahab bin Munabbih, dan Masruq, yang dimaksud dengan “umur panjang dalam tempo (tenggang waktu) yang cukup untuk berpikir” dalam ayat tersebut tidak lain adalah kala berusia 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa umur 40 tahun begitu penting?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tradisi Islam, usia manusia diklasifikasikan menjadi 4 (empat) periode, yaitu&lt;br /&gt;1) periode kanak-kanak atau thufuliyah,&lt;br /&gt;2) periode muda atau syabab,&lt;br /&gt;3) periode dewasa atau kuhulah, dan&lt;br /&gt;4) periode tua atau syaikhukhah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menyebut periode kanak-kanak itu mulai lahir hingga baligh, muda mulai dari usia baligh sampai 40 tahun, dewasa usia 40 tahun sampai 60 tahun, dan usia tua dari 60-70 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia 40 tahun dengan demikian adalah usia ketika manusia benar-benar meninggalkan masa mudanya dan beralih menapaki masa dewasa penuh yang disebut dengan usia dewasa madya (paruh baya) atau kuhulah. Hal ini sesuai dengan pendapat pakar psikologi seperti Elizabet B. Hurlock, penulis “Developmental Psychology”. Katanya, “masa dewasa awal” atau “early adulthood” terbentang sejak tercapainya kematangan secara hukum sampai kira-kira usia 40 tahun. Selanjutnya adalah masa setengah baya atau “middle age”, yang umumnya dimulai pada usia 40 tahun dan berakhir pada usia 60 tahun. Dan akhirnya, masa tua atau “old age” dimulai sejak berakhirnya masa setengah baya sampai seseorang meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuansa kejiwaan yang paling menarik pada usia 40 tahun ini adalah meningkatnya minat seseorang terhadap agama (religiusitas dan spiritualisme) setelah pada masa-masa sebelumnya minat terhadap agama itu boleh jadi kecil sebagaimana diungkapkan oleh banyak pakar psikologi sebagai “least religious period of life”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, dengan berbagai keistimewaannya, maka patutlah jika usia 40 tahun disebut tersendiri di dalam al-Qur’an. Dan karenanya, tidaklah heran jika para Nabi diutus pada usia 40 tahun. Nabi Muhammad saw. diutus menjadi nabi tepat pada usia 40 tahun. Begitu juga dengan nabi-nabi yang lain, kecuali Nabi Isa as. dan Nabi Yahya as., mereka diutus menjadi nabi ketika usia mereka genap 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di banyak negara ditetapkan, untuk menduduki jabatan-jabatan elit yang strategis, seperti kepala negara, disyaratkan bakal calon harus telah berusia 40 tahun. Masyarakat sendiri tampak cenderung baru mengakui prestasi seseorang secara mantap tatkala orang itu telah berusia 40 tahun. Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun. Soeharto menjadi presiden pada umur 46 tahun. J.F. Kennedy 44 tahun. Bill Clinton 46 tahun. Paul Keating 47 tahun. Sementara Tony Blair 44 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa keistimewaan usia 40 tahun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kacamata psikologi, usia 40 tahun sering disebut masa dewasa madya. Orang-orang yang berada di usia ini lebih popular disebut setengah baya, dari sudut posisi usia dan terjadinya perubahan fisik maupun psikologis, memiliki banyak kesamaan dengan masa remaja. Bila masa remaja merupakan masa peralihan, dalam arti bukan lagi masa kanak-kanak namun belum bisa disebut dewasa, maka pada setengah baya, tidak dapat lagi disebut muda, namun juga belum bisa dikatakan tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik, pada masa remaja terjadi perubahan yang demikian pesat (menuju ke arah kesempurnaan/kemajuan) yang berpengaruh pada kondisi psikologisnya, sedangkan individu setengah baya juga mengalami perubahan kondisi fisik, namun dalam pengertian terjadi penurunan/kemun-duran, yang juga akan mempengaruhi kondisi psikologisnya. Selain itu, perilaku dan perasaan yang menyertai terjadinya perubahan-perubahan tersebut adalah sama, yaitu salah tingkah/ canggung, bingung, dan kadang-kadang over acting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIRI-CIRI DEWASA MADYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masa yang ditakuti (a dreaded period).&lt;br /&gt;* Masa transisi (a time of transition).&lt;br /&gt;* Masa penyesuaian kembali (a time of adjustment).&lt;br /&gt;* Masa keseimbangan dan ketidakseimbang-an (a time of equilibrium and disequilibrium&lt;br /&gt;* Usia berbahaya (a dangerous age).&lt;br /&gt;* Usia kaku/canggung (a awkward age).&lt;br /&gt;* Masa berprestasi (a time of achievement).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;images19&lt;br /&gt;Masa yang ditakuti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Selain masa tua (old age), masa dewasa madya juga merupakan masa yang sangat ditakuti datangnya oleh kebanyakan individu, sehingga seolah-olah mereka ingin mengerem laju pertambahan usia mereka.&lt;br /&gt;* Bagi perempuan masa dewasa madya tidak saja berarti menurunnya kemampuan reproduktif dan datangnya menopause, namun juga menurunnya daya tarik seksual.&lt;br /&gt;* Umumnya mereka (individu dewasa madya) merasa tidak lagi menarik secara seksual bagi suami mereka, sehingga muncul kekhawatiran “akan kehilangan” suami dan kondisi ini selain dapat mengakibatkan para istri begitu mengharapkan suaminya bersikap seperti ketika masih pengantin baru, juga munculnya rasa cemburu yang kadang cenderung berlebihan, bila melihat suaminya berkomunikasi dengan perempuan yang lebih muda usianya.&lt;br /&gt;* Biasanya di usia2 ini, suami mereka mulai lebih berkonsentrasi pada karier dan peningkatan kariernya, sehingga mereka semakin merasa kesepian dan “diabaikan”.&lt;br /&gt;* Perasaan2 negatif ini bila tidak segera dicari pemecahannya dapat mengakibatkan para istri mengalami depresi.&lt;br /&gt;* Bagi pria, masa dewasa madya merupakan usia yang mengandung arti menurunnya kemampuan fisik secara menyeluruh, termasuk berkurangnya vitalitas seksual.&lt;br /&gt;* Sebagian kaum pria yang mengalami tanda-tanda terjadinya penurunan kemampuan seksual ini, akan mengalihkan perhatian mereka pada kesibukan bekerja demi meningkatkan prestasi dan memenuhi kebutuhan hidup yang semakin meningkat.&lt;br /&gt;* Selain masalah seksual, kaum pria yang telah memasuki usia dewasa madya, ada juga yang ingin menutupi “kelemahan” fisiknya dengan melakukan aktivitas fisik berlebihan, dan cenderung menolak bantuan dari mereka yang lebih muda.&lt;br /&gt;* Pada sebagian yang lain, justru bersikap kompensatif, dalam arti untuk menutupi “kekurangannya” mereka bersikap seperti anak muda dengan lebih memperhatikan penampilan fisik, berdandan sedemikian rupa untuk mencari perhatian dari lawan jenis yang berusia jauh lebih muda.&lt;br /&gt;* Mereka yang berperilaku seperti ini justru menunjukkan adanya ketidak percayaan yang cukup besar terhadap daya tarik seksual mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa Transisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Seperti juga masa remaja, individu pada masa dewasa madya juga disebut sebagai masa transisi dari masa dewasa awal ke masa dewasa lanjut (lansia).&lt;br /&gt;* Sebagian cirri-ciri fisik dan perilakunya masih memperlihatkan masa dewasa awal, sementara banyak ciri fisik dan perilaku lainnya justru telah menunjukkan ciri-ciri orang dewasa lanjut.&lt;br /&gt;* Kondisi transisi ini menyebabkan mereka harus banyak melakukan penyesuaian terhadap peran-peran baru yang diberikan oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat juga mengharapkan mereka untuk dapat berpikir dan berperilaku sesuai dengan usianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa Penyesuaian kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Memasuki usia dewasa madya, cepat atau lambat individu harus mengadakan penye-suaian kembali terhadap perubahan2 yang dialaminya, baik fisik maupun peranan.&lt;br /&gt;* Penyesuaian terhadap perubahan peranan, biasanya akan terasa lebih sulit dilakukan bila dibandingkan dengan penyesuaian terhadap berubahnya kondisi fisik. Misalnya kaum pria yang mengalami masa pensiun, atau kaum perempuan yang mengalami perubahan peran sebagai ibu dengan anak-anak yang akan mulai memasuki kehidupan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa Keseimbangan dan Ketidakseimbangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pengertian keseimbangan mengacu pada kemampuan penyesuaian terhadap terjadinya perubahan2 fisik dan psikologis yang dilakukan orang2 dewasa madya.&lt;br /&gt;* Keseimbangan ini dapat dicapai bila ada penyesuaian secara menyeluruh terhadap pola-pola kehidupannya. Mereka yang mampu mencapai keseimbangan akan merasakan kehidupan yang tenang, tenteram dan damai di rumah, sehingga tidak suka “keluyuran”/ buang-buang waktu di luar rumah untuk kegiatan yang tidak berguna.&lt;br /&gt;* Ketidakseimbangan artinya adalah terjadinya kegoncangan2/gangguan2 penyesuaian yang dialami individu pada masa ini, baik yang bersifat internal maupun eksternal, termasuk dengan pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;* Mereka yang tidak mampu mencapai keseimbangan ini akan merasa tidak betah di rumah, dan cenderung ingin “lari” dari rumah untuk memenuhi kebutuhan2 fisik dan psikologis yang tidak diperoleh di rumahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia Berbahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Yang dimaksud dengan usia berbahaya adalah dalam hal kehidupan seksual-nya, terutama dengan isterinya.&lt;br /&gt;* Juga dalam hal-hal yang berhubungan dengan segala aspek kehidupan lainnya, seperti kondisi fisik yang mulai rentan terhadap penyakit, juga kondisi psikologis yang relative menjadi lebih peka, dalam arti mudah tersinggung, tertekan, stress, hingga depresi.&lt;br /&gt;* Dalam hal-hal yang berhubungan dengan masalah seksual, tidak jarang terjadi para suami yang mulai merasa “bosan” dengan istrinya, sehingga mulai menyeleweng, atau pun menceraikan istrinya untuk kawin lagi dengan perempuan lain yang kadang-kadang seusia dengan anak gadisnya.&lt;br /&gt;* Adapun untuk hal-hal yang lain, individu usia dewasa madya, relative lebih sering mengalami gangguan fisik maupun mental, bahkan pada orang-orang tertentu dapat mengakibatkan bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia Kaku/Canggung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Seperti juga masa remaja ketika individu tidak bisa lagi disebut anak-anak, tetapi juga belum layak disebut dewasa, begitu juga individu dewasa madya, sudah kurang pantas disebut dewasa dini, namun juga belum bisa disebut tua. Dalam situasi seperti ini, kadang muncul rasa canggung dan bingung pada individu.&lt;br /&gt;* Pada sebagian individu kondisi ini mengakibatkan mereka ingin menutupi ketuaan dengan berbagai cara dan sejauh mungkin berusaha untuk tidak tampak tua, misalnya dalam hal pemilihan busana, berdandan/ pemakaian kosmetik dsb. Kadang-kadang apabila individu agak berlebihan di dalam menampilkan busana dan dandanan yang bertujuan untuk menutupi ketuaannya, maka hal ini justru menyebabkan mereka tampak janggal, sehingga terlihat kaku/canggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa Berprestasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berprestasi pada usia dewasa madya menurut Werner merupakan suatu gambaran yang positif dari seorang individu.&lt;br /&gt;* Pada usia 40 tahun pada orang-orang normal telah memiliki pengalaman yang cukup dalam pendidikan dan pergaulan, sehingga mereka telah memiliki sikap yang pasti serta nilai-nilai tentang hubungan social yang berkembang secara baik.&lt;br /&gt;* Kondisi keuangan dan kedudukan social mereka biasanya telah mapan, serta mereka telah memiliki pandangan yang jelas tentang masa depan dan tujuan yang ingin dicapai.&lt;br /&gt;* Apabila situasi ini diikuti dengan kondisi fisik yang prima, maka mereka dapat menyatakan bahwa hidup dimulai di usia 40 tahun (life begin 40th).&lt;br /&gt;* Menurut Hurlock yang dapat dicapai individu di usia d
