Jadwal Ujian Nasional dan POS Pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2009/2010
10/12/2009 | BSNP
Berdasarkan surat Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 178/MPN/HK/2009 tanggal 03 Desember 2009 perihal: Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2009/2010, maka dengan ini diberitahukan bahwa Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) akan menyelenggarakan UN pada tahun 2010 dengan jadwal sebagai berikut:
Jadwal Ujian Nasional SMA/MA, SMALB, dan SMK Tahun Pelajaran 2009/2010
* UN Utama (22 - 26 Maret 2010)
* UN Susulan (29 Maret - 5 April 2010)
* UN Ulangan (10 - 14 Mei 2010)
Jadwal Ujian Nasional SMP/MTs dan SMPLB Tahun Pelajaran 2009/2010
* UN Utama (29 Maret - 1 April 2010)
* UN Susulan (5 - 8 April 2010)
* UN Ulangan (17 - 20 Mei 2010)
Jadwal UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 SD/MI dan SDLB
* UN Utama (4 - 6 Mei 2010)
* UN Susulan (10 - 12 Mei 2010
Mata pelajaran yang diujikan sama seperti tahun lalu kecuali program keagamaan untuk MA. Kriteria kelulusan sama seperti tahun lalu. Peserta didik mengikuti UN di sekolah penyelenggara masing – masing dengan sistem pengawasan acak dan ada ujian ulangan.
Untuk kisi - kisi Ujian Nasional dapat dilihat dalam:
Peraturan Mendiknas Nomor 74 Tahun 2009
Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2009/2010
Peraturan Mendiknas Nomor 75 Tahun 2009
Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010
Peraturan Mendiknas Nomor 84 Tahun 2009
Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010
Peraturan Mendiknas Nomor 76 Tahun 2009
Ujian Nasional Program Paket C Kejuruan Tahun 2009
Peraturan Mendiknas Nomor 77 Tahun 2009
Ujian Nasional Program Paket A, Program Paket B, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan Tahun 2010
Prosedur Operasi Standar (POS) Pelaksanaan UN Tahun 2009 dapat dilihat di sini:
POS UASBN SD/MI/SDLB Tahun Pelajaran 2009/2010
POS UN SMA/MA Tahun Pelajaran 2009/2010
POS UN SMP, MTs, SMPLB, SMALB, DAN SMK Tahun Pelajaran 2009/2010
Untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut silakan menghubungi:
BSNP
Gedung D Lantai 2
Mandikdasmen
Jl. RS Fatmawati, Cipete
Jakarta Selatan
Telp. (021) 7668590
Faks. (021) 7668591
---------------> IMAH PANGANCIKAN RAGA, BASA PANGANCIKAN RASA, SUNDA PENGANCIKAN KULA<----------------- SUKABUMI : Jalan Pelabuhan Gang Sejahtera IV No. 44 CIPOHO-SUKABUMI 43142 PROPINSI JAWA BARAT, (ALAMAT SEKARANG DI BENGKULU : Jalan Batang Hari VI NO. 8 KUALA ALAM - PADANG HARAPAN - KOTA BENGKULU - PROVINSI BENGKULU
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
WILUJENG SUMPING
Rabu, 30 Desember 2009
Mampukah kita Mencintai Tanpa Syarat… ???

Kisah Nyata, Buat para suami baca ya….. istri & calon istri juga boleh.. semoga bermanfaat
Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam,Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun.
Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga
seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi
Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian..
Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan
siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.
Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.
Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.
Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. ..bahkan bapak
tidak ijinkan kami menjaga ibu” . dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak,
kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.
Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.” Anak2ku ……… Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah….. .tapi ketahuilah dengan adanya
ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat
menghargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.
Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”
Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno.. dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2.. disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita.
“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..
Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari
penggantinya apalagi dia sakit,,,
Sambut 2010 dengan Sedekah dan Shalat, bukan Pesta dan Maksiat

Menyambut malam tahun baru 2010, umat Islam tidak perlu membebek tradisi jahiliyah seperti meniup terompet, menyalakan petasan, kembang api, konvoi dan lain sebagainya. Selain tidak ada manfaatnya, kegiatan itu tidak ilmiah dan dalam pandangan agama tidak ada tuntunannya sama sekali.
Bagi umat Islam, kemeriahan tahun baru 2010 nanti akan bernilai ibadah jika menyambut salah satu fenomena alam yang menakjubkan: gerhana bulan sesuai ajaran Nabi.
Menurut peneliti utama astronomi dan astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaludin, pada 1 Januari 2010 dinihari akan terjadi gerhana bulan yang bisa dilihat oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Di seluruh wilayah Indonesia bisa mengamatinya"
Gerhana Bulan yang terjadi sekitar satu jam tersebut bisa dinikmati sepanjang di wilayah tersebut masih memasuki waktu malam.“Mulai pukul 01.53 WIB hingga 02.53 WIB di seluruh wilayah yang waktu itu malam hari bisa mengamati,” gerhana Bulan tersebut tidak terlalu besar. Bulatan Bulan yang tertutup bayangan Bumi hanya sekitar 7 persen.
Bila terjadi gerhana bulan maupun gerhana matahari, Rasulullah SAW memberikan tuntunan shalat sunnah khusyuf (shalat gerhana) dua rekaat.
..kita masuki tahun baru 2010 dengan shalat sunnah gerhana dan banyak sedekah, bukan malah buang-buang harta dengan petasan, kembang api, terompet dan banyak maksiat….
Shalat gerhana adalah sunnah muakadah menurut kesepakatan para ulama, dan dalilnya adalah As Sunnah yang tsabit dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Gerhana adalah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah untuk menakut-nakuti para hamba-Nya. Allah berfirman: “Dan kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti” (Al-Isra’ 59).
Ketika terjadi gerhana matahari di jaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam keluar dengan bergegas, menarik bajunya, lalu shalat bersama umat manusia, dan memberitakan kepada mereka: bahwa gerhana adalah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, dengan gerhana tersebut Allah menakut-nakuti para hamba-Nya; boleh jadi merupakan sebab turunnya azab untuk manusia, dan memerintahkan untuk mengerjakan amalan yang bisa menghilangkannya. Beliau memerintahkan untuk mengerjakan shalat, berdoa, istigfar, bersedekah, memerdekakan budak, dan amalan-amalan shalih lainnya ketika terjadi gerhana; hingga hilang musibah yang menimpa manusia.
Mari kita masuki tahun baru 2010 dengan shalat sunnah, berdoa, istigfar dan banyak sedekah. Bukan malah buang-buang harta dengan petasan, kembang api, terompet, potong kambing, kebo, sapi dan banyak maksiat.
Inna Lillahi Wainna Ilaihi Roji'un Gus Dur Meninggal Dunia

Jakarta, (tvOne)
Mantan Presiden Indonesia, Abdurrahman Wahid atau sering disapa dengan panggilan Gus Dur meninggal dunia. Gusdur dipastikan meninggal dunia, Rabu (30/12) pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM).
Adik kandung Gus Dur, Solahudin Wahid memastikan kabar duka cita tersebut, dengan mengatakan dalam wawancaranya di tvOne, bahwa ia menerima pesan pendek (SMS) dari RSCM. SMS itu berisi kematian kakaknya Gusdur, yang meninggal dunia pukul 18.45 WIB.
"Gus Dur dinyatakan wafat pada pukul 18.40 WIB sedang saat sedang dipersiapkan disemayamkan," kata sekretaris pribadi Gus Dur, Sulaeman seperti dilansir Antara.
Menurutnya, Gus Dur mengalami tanda-tanda kritis sejak Rabu siang dan didampingi seluruh keluarga dekat dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Tanda-tanda kritis tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sehingga Presiden segera bergegas ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pukul 18.30 WIB dan keluar setengah jam kemudian (19.00 WIB).
Saat ini para dokter RSCM sedang melakukan jumpa pers untuk memberikan keterangan atas wafatnya Gus Dur. Presiden SBY juga akan memberi keterangan atas wafatnya Gus Dur yang merupakan "bapak Bangsa" Indonesia.
Jumat, 25 Desember 2009
Di Surabaya, Presiden Lantik 1.092 Lulusan Akademi TNI dan Akpol

Rabu, 23 Desember 2009, 10:37:24 WIB
Surabaya: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (23/12) pagi di Dermaga Ujung Koarmatim, Surabaya, melantik 1.092 Perwira Remaja lulusan Akademi TNI dan Akademi Ilmu Kepolisian (Akpol) tahun 2009. Mereka yang dilantik terdiri dari lulusan Akmil 275 orang, AAL 195 orang dan AAU 123 orang. Sedangkan lulusan Akpol yang dilanik 499 orang, 65 diantaranya adalah perwira Polisi Wanita (Polwan).
Dalam amanatnya, Presiden SBY mengatakan, mengawali penugasan dan pengabdian di lingkungan TNI dan Polri yang terus berubah dan makin sarat dengan tantangan dan mengglobal, dengan sifat keterpengaruhan dan ketergantungan yang semakin tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi juga tumbuh amat pesatnya. "Hal ini tentu mengharuskan kita semua, termasuk jajaran TNI dan Polri, untuk dapat menyesuaikan diri dan merespon perkembangan dunia itu secara cerdas dan tepat agar kepentingan nasional kita dapat dicapai dan dipertahankan,” kata Presiden.
“Karena itu, kalian tidak perlu takut gagal dalam tugas. Jalani dan hadapi semua ujian dengan tegar dan percaya diri. Pegang teguh etika, dan kehormatan dan kecintaan pada bangsa dan tanah air," kata SBY. SBY minta agar dipelihara kekompakan dan persatuan sesama perwira TNI serta kekompakan TNI dan Polri dengan tetap menghormati fungsi dan tugas masing-masing, sebagaimana yang diamanatkan konstitusi dan UU.
Presiden juga berharap agar TNI harus semakin profesional dan memiliki kemampuan, dan siap mengembang tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. "Demikian juga dengan kepolisian, para perwira polri agar bisa menjalankan tugas memberantas kejahatan, meneggakkan hukum dan memelihara keamanan dan ketertiban publik, serta membri pelayanan pada masyarakat dengan baik. Hal ini diperlukan karena ragam kejahatan saat ini juga makin canggih dan berkembang," tutur SBY.
Presiden yakin, dengan modal awal yang dimiliki dan diterima saat pendidikan, para perwira akan dapat melaksanakan tugas dengan berhasil. "Saya garis bawahi, teruslah belajar, kembangkan diri, dan berbuat yang terbaik. Jangan lalai dan berpuas diri, agar sukses dalam karir, " ujar SBY .
SBY juga mengingatkan pentingnya stabilitas keamanan dan stabilitas nasional karena mejadi prasyarat kondisional bagi keberhasilan kita dalam menjaga perekonomian nasional di tengah dunia yang sedang bergejolak saat ini. "TNI dan Polri memiliki peran penting dalam memelihara keamanan itu. Jalankan tugas penting ini dengan penuh tanggung jawab. Kita juga perlu senantiasa menegakan kerangka kehidupan bernegara yang bertumpu pada konstitusi, undang-undang dan pranata hukum yang berlaku,” tambahnya.
Presiden mengingatkan bahwa kebebasan yang menjadi anak kandung dari demokrasi haruslah disertai dengan kepatuhan kepada pranata hukum dan aturan yang berlaku "Insya Allah, kalau kepatuhan itu dilakukan, maka ke depan demokrasi kita makin matang dan membawa manfaat bagi masyarakat," ujar SBY.
Lulusan terbaik tahun 2009, yang mendapat penghargaan Adhi Makayasa, adalah Sermatutar Aminto Suryo Mutiara (Akmil) , Sermatukad Aldwin Hafids Harsandy (AAL), Sermatukar Bayu Anugrah Rahardjo Putra (AAU), dan Brigtutar Riyanto SH serta Brigtutar Tiksnarto Andaru Rahutomo (Akpol).
Selain melantik, Presiden SBY yang juga selaku inspektur upacara Prasetya Perwira itu, mengambil sumpah 594 perwira remaja Akademi TNI. Sementara lulusan Akpol telah disumpah Kapolri di Semarang pada tanggal 10 Desember 2009. (win)
Sumber :www.presidenri.go.id
Langganan:
Postingan (Atom)