Yendi Widya Kota Bengkulu Bunga Rafflesia Bunga Raflesia Kawan Kawan Kawan Yendi ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH WILUJENG SUMPING

Minggu, 30 Agustus 2009

TRADISI MENYAMBUT RAMADHAN

Sudah menjadi kebiasaan di masyarakat kita pada umumnya untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan positif yang menjadi kebiasaan warga masyarakat.

Ada banyak kegiatan yang biasa dilakukan, salah satunya adalah tradisi MUNGGAHAN.
Tradisi ini adalah kebiasaan yang dilakukan oleh orang sunda dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Mungguhan adalah satu kegiatan berkumpul bagi anggota keluarga, sahabat dan bahkan juga teman-teman kita saling bermaaf-maafan sambil menikmati sajian makanan khas untuk kemudian mempersiapkan diri masing-masing dalam menghadapi bulan Ramadhan yang akan datang.
Biasanya tradisi ini dilakukan oleh hampir semua golongan masyarakat walaupun dengan cara yang berbeda-beda.
Tetapi intinya tetap satu, yaitu berkumpul bersama sambil menikmati sajian makanan yang disuguhkan.
Inilah mungkin tradisi yang biasa dilakukan ditengah masyarakat sunda pada umumnya yang secara turun temurun terus dipertahankan oleh setiap generasi berikutnya.
Hal telah membuat suasana setiap menjelang bulan suci Ramadhan menjadi tidak biasa bila tidak dilaksanakan tradisi ini.
Tidak hanya itu, pada kelompok pemuda masjid, pengurus DKM masjid sudah pasti sibuk berbenah untuk melakukan persiapan berbagai keperluan sarana ibadah selama bulan Ramadhan nanti.
Karena hampir dipastikan setiap masjid yang ada, pada saat waktu shalat atau saat shalat Tarawih pasti selalu penuh orang warga masyarakat yang melakukan kegiatan ibadah.
Karena itu pasti juga para pengurus masjid telah mempersiapkan segala keperluan di masjid agar pelaksanaan iabdah selama satu bulan ini bisa lebih khuyuk dan para jemaah dapat beribadah lebih tenang.
Masih banyak lagi tradisi lainnya yang biasa dilakukan oleh warga masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Setiap daerah, setiap suku pasti memiliki tradisi yang berbeda-beda sesuai dengan adat dan kebiasaan mereka.
Berbagai tradisi ini menjadi ciri betapa umat muslim sangat menantikan bulan yang penuh berkah dan ampunan ini, sehingga mereka berharap dapat melalui bulan suci ini melaksanakan ibadah penuh selama satu bulan.
Kebudayaan dan tradisi serta adat yang berlakukan di lingkungan setempat, ini telah membuktikan mempunyai pengaruh sanagt besar terhadap perkembangan agama islam di indonesia.
Jadi sepatutnyalah kita harus melestarikan tradisi ini dan mewariskankan kepada generasi yang akan datang.....

Tidak ada komentar: